cover
Contact Name
Albertus Rusputranto Ponco Anggoro, S.Sn., M.Hum
Contact Email
acintya@isi-ska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
acintya@isi-ska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Acintya
ISSN : 20852444     EISSN : 26555247     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 512 Documents
STUDI PUSTAKA TARI SRIMPI MUNCAR GAYA YOGYAKARTA DAN GAYA MANGKUNAGARAN SURAKARTA Soemaryatmi, Soemaryatmi
Acintya Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v13i2.4123

Abstract

ABSTRAK Penelitian dengan judul  Studi Pustaka Tari Srimpi Muncar Gaya Yogyakarta dengan Gaya Mangkunegaran Surakarta, merupakan penelitian  membandingkan dua judul tari yang sama guna  menemukan persamaan  untuk ditarik ke dalam konklusi baru. Penelitian pustaka ini bersifat  kualitatif, dengan menggunakan metode  studi pustaka dan pendekatan koreografi.Hasil penelitian menunjukan bahwa, tari Srimpi Muncar yang berkembang di Mangkunagaran Surakarta memiliki persamaan nama dan bentuk dengan tari yang berkembang di Istana Yogyakarta. Jenis tarian yang pada awalnya memiliki nilai sakral dan  dipergelarkan di kalangan terbatas yaitu istana,   seiring perubahan jaman menjadi pertunjukan hiburan dan disajikan dikalangan masyarakat.Tari Srimpi Muncar di Yogyakarta  diciptaan olah Hamengku Buwana ke VI sedang Srimpi Muncar di Mangkunegaran Surakarta disusun kembali oleh Mangkunegara VII. Di dalam sajiannya kedua Tari Srimpi Muncar terdapat perbedaan dan persamaan yang menarik. Tari Srimpi Muncar disusun dengan gerakan tari yang bersumber dari tari bedhaya,  dalam penyajiannya terdapat pengembangan gerak yang spesifik yaitu gerak sojah dan gerak guladrahan, dalam seluruh sajiannya memiliki teknis atau gaya yang berbeda. Adapun persamaannya, struktur sajian, iringan yang digunakan gending Muncar, desain kostum yang digunakan juga menyesuaikan dengan tokoh yang diperankannya yaitu putri cina dan putri jawa. Tema yang diangkat adalah percintaan dengan sumber ceritera mengambil dari Serat Menak yang bernafaskan ke-Islaman.  Kata Kunci: Tari, Muncar, Sojah, Guladrahan, Putri Cina ABSTRACTThe research entitled Literature Review about Srimpi Muncar Dance in Yogyakarta and Mangkunegaran Surakarta Style is a research that compare same dance in two different style. It aimed to find some similarities and then integrated into a new conclusion. It is a qualitatively research which uses literature method and choreography approach.Research result shows that Srimpi Muncar Dance which has developed at Mangkunegaran Surakarta actually has some similarities such as name and format with one else at Yogyakarta Palace. At first, this dance with sacred value performed for special audience. But now, it performed for all audience and come to be entertainment material. Srimpi Muncar dance either in Yogyakarta style or Mangkunegaran style, still in relation with its history. Both of dances have some differences and similarities in performance. Srimpi Muncar dance arranged with specific movements based on bedaya dance. They have specific movement such as sojah and goladraham but different in technique and style. They are equally accompanied by gendhing called Muncar. Costume for these dance allowing characters, Chinese and Javanese princes. Dance theme is romance inspired by Serat Menak with Islamic nuance. Keywords: Muncar Dance, Sojah, Guladrahan, Chinese princess. 
PEMBUATAN VIDEO TUTORIAL APLIKASI TEKNIK-TEKNIK SENI GRAFIS PADA PENCIPTAAN KARYA UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 Sitompul, Theresia Agustina
Acintya Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v13i2.4144

Abstract

The research with the title Making Video Tutorials for Application of Graphic Art Techniques in Creating Artwork for Elementary School Children During the Covid 19 Pandemic is intended as a response to the situation and conditions in Indonesia which is experiencing the Covid 19 pandemic. To stop the potential spread of Covid 19, the government makes a policy teaching and learning activities are diverted at home. Through this research, the authors want to contribute by making video tutorials on the application of various techniques in graphic arts in the creation of works for elementary school children that can be practiced at home. Graphic art has a wealth of techniques that can be applied in the creation of works for elementary school children. In this study, the authors will focus on relief techniques and stencil techniques. Selected video tutorials for creators as media to be easy to understand, practical, interactive and in line with government regulations during the Covid 19 pandemic to carry out social restrictions and physical distancing. With video tutorials, creators can share the technique of creating this work with more people using social media (via youtube or whatsapp). The artist hopes that with art activities, children can be more comfortable and at home with activities at home because in the activity of creating works of art there are aspects to express pent-up feelings and thoughts. Through art activities, children can communicate what is in their minds and the world around them. Art is believed to have a cathartic function so that it can release tension and pressure while studying at home during the Covid 19 pandemic.Keywords: covid 19 pandemic, graphic art techniques, elementary school children, video tutorials
TERAPI SENI UNTUK MENGATASI GANGGUAN KECEMASAN PADA LANSIA AKIBAT PANDEMI COVID-19 Shokiyah, Nunuk Nur; Syamsiar, Syamsiar
Acintya Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v13i2.4145

Abstract

The Covid-19 virus is still spreading throughout the world.  In fact, many are worried about being exposed to this virus, especially the elderly.  Anxious feelings due to excessive Covid-19 will lower his immunity.  Over time, this anxiety disorder can get worse and interfere with the sufferer's quality of life, therefore anxiety needs to be managed.  One way to deal with anxiety is through art therapy.Art therapy used in this study is through drawing and fruit creation, where the media used for art therapy is in accordance with the one chosen by the participants.  This study used a qualitative analysis based on: Self Report (Interview and Anxiety Scale using the measurement of anxiety levels using the TMAS (Taylor Manifest Anxiety Scale) instrument compiled and developed by Tylor, given three times, namely (pretest, posttest and follow up).  Ratiing By other, and Observation (Re-checting). The results of this study indicate a change in anxiety levels before and after the intervention.  Evidence obtained from the four participants shows a change in the total value of anxiety.  Thus, art therapy has been shown to reduce anxiety in the elderly due to the Covid-19 pandemicKeywords: Art therapy, Anxiety Disorders and Covid-19
Analisis Buku Fabel Cerita Bergambar “ Pajak Kita” Sebagai Media Dalam Menanamkan Moral Kepada Anak Solihah, Ira
Acintya Vol. 14 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i1.4295

Abstract

Analisis Buku Fabel Cerita Bergambar “ Pajak Kita” Sebagai Media Dalam Menanamkan Moral Kepada Anak Ira Solihah1, Warli Haryana M,Pd.2Departemen Pendidikan Seni RupaFakultas Pendidikan Seni dan DesainUniversitas Pendidikan IndonesiaEmail: irasolihah@upi.edu AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis buku cerita bergambar “Pajak kita” terhadap menanamkan nilai-nilai moral pada anak. Pada penelitian ini peneliti memakai metode kualitaif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan analisis documen. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan untuk melihat nilai-nilai moral pada anak usia dini yang terdapat dalam buku cerita bergambar “Pajak Kita” ini yang mana pada buku ini peneliti menganalisis tiga Series buku, yaitu diantaranya series diantaranya yaitu raja lebah dan sesendok Madu, anjing dan kelinci dan semut dan jangkrik. Setiap series buku memiliki nilai-nilai karakter yang bisa ditumbuhkan pada anak. Diantara nilai-nilai karakter yang terbisa pada setiap series buku yaitu, belajar untuk bisa saling tolong menolong, mengajak anak selalu berkata jujur, mengajarkan anak untuk bertanggung jawab, mengajarkan anak untuk patuh, dan mengajarkan anak untuk memiliki sikap keja keras dan mandiri.Kata kunci: buku cerita bergambar, fabel, pajak, moral, anak AbstractThe purpose of this study is to analyze the illustrated storybook "Our taxes" on instilling moral values in children. In this study, researchers used a qualitaves method with a descriptive approach. Data collection techniques carried out by documen analysis. Based on the results of research conducted to see moral values in early childhood contained in this illustrated storybook "Our Taxes" where in this book researchers analyzed three series of books, namely the series including the king of bees and a spoonful of Honey, dogs and rabbits and ants and crickets. Each series of books has character values that can be grown on children. Among the character values that are available in each series of books are learning to be able to help each other, inviting children to always tell honest words, teaching children to be responsible, teaching children to be obedient, and teaching children to have a tough and independent attitude.Keywords: picture storybook, fable, tax, moral, child 
PENCIPTAAN GAMBAR ILUSTRASI DARI NILAI NILAI MODERASI BERAGAMA yusup, ikhsanudin; Haryana, Warli
Acintya Vol. 14 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i1.4300

Abstract

The Indonesian nation is a rich nation that has a variety of cultures with their plural nature. Diversity includes differences in culture, religion, race, language, ethnicity, tradition and so on. In such a multicultural society, tensions and conflicts often occur between cultural groups and have an impact on the harmony of life. Religious moderation is very much needed in diversity and the role of religious educators in realizing national peace, so that it is hoped that it can create peace and peace for the Indonesian nation. Therefore, the author wants to campaign for the values of religious moderation through the media of illustration images which are expected to educate the importance of religious moderation for the community.Keywords: religious moderation, illustration images, media
UPACARA SEREN TAUN SEBAGAI BENTUK RASA SYUKUR MASYARAKAT KUNINGAN DIBIDANG PERTANIAN Amalia, Lia -; haryana, warli
Acintya Vol. 14 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i2.4301

Abstract

Upacara Seren Taun di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Masyarakat Kabupaten Kuningan memiliki cara tersendiri untuk melestarikan alam. Mereka memiliki tradisi yang dapat digunakan sebagai sarana Pendidikan moral untuk penganutnya. Selain itu tradisi ini memiliki kedekatan emosional hubungan antara manusia dengan alam. Upacara Seren Taun diadakan sebagai wujud rasa syukur atas hasil pertanian, serta doa semoga pertanian selanjutnya memiliki hasil yang melimpah. Dengan berbagai rangkaian prosesi acara dalam Upacara Seren Taun, ada banyak makna serta nilai dan norma yang dapat dipetik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
PENERAPAN MOTIF UKIR TRADISI PADA BLOK MESIN SEPEDA MOTOR Afrizal, Afrizal; Prabowo, Rahayu Adi
Acintya Vol. 14 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i1.4320

Abstract

ABSTRAKSeni ukir di Indonesia telah mengalami kemajuan dengan adanya ragam jenisnya, mulai dari pengembangan motif, media, teknik, dan aspek pengembangan lainnya. Dikenal di masyarakat luas bahwa seni ukir adalah sebuah tindakan pengolahan media dengan teknik cukil, gores, coret, dan pahat yang diterapkan pada media kayu, kulit, dan logam. Kekayaan seni ukir logam di Indonesia perlu ada pengembangan-pengembangan yang akan menambah ekspresi seni untuk para pengrajin dan para pegiat seni ukir logam. Pengembangan seni ukir logam diharapkan mampu memberi dampak yang nyata dalam rangka memberikan gambaran tentang alternatif pengembangan dari seni ukir yang berkembang selama ini. Fokus penerapan seni ukir logam pada sajian tulisan ini diaplikasikan pada bentuk benda yang sudah ada yaitu blok mesin sepeda motor. Sajian penelitian ini menggunakan metode aplikasi eksplorasi motif, yaitu memunculkan motif ukir tradisi yang dikemas dalam penerapannya pada blok mesin sepeda motor dengan mengaplikasikan pola motif garapan baru sesuai dengan ranah teknik ukir motif tradisi. Metode ini menuangkan motif tradisi Surakarta dan Mataram dengan gubahan pada pola mengikuti bentuk dari blok mesin sepeda motor. Kata Kunci : Seni Ukir, Logam, Blok Mesin  ABSTRACTThe art of carving in Indonesia has progressed with various types, ranging from the development of motifs, media, techniques, and other aspects of development. It is known in the wider community that the art of carving is an act of media processing with the technique of cutting, scratching, scribbling, and chiseling which is applied to wood, leather, and metal media. The wealth of metal carving in Indonesia needs developments that will add artistic expression to craftsmen and metal carving activists. The development of metal carving is expected to have a real impact in order to provide an overview of the alternative development of carving that has developed so far. The focus of the application of metal carving in the presentation of this paper is applied to the shape of an existing object, namely the motorcycle engine block. This research presentation uses the application method of motif exploration, namely bringing up traditional carving motifs that are packaged in their application to motorcycle engine blocks by applying new patterned motifs in accordance with the realm of traditional motif carving techniques. This method expresses the traditional motifs of Surakarta and Mataram with compositions in a pattern following the shape of the motorcycle engine block. Keywords: Carving, Metal, Machine Block
POINT OF INTEREST DALAM POSTER PENANGGANAN COVID 19 DI INDONESIA Rosmiati, Ana; Noviati Mariani, Endang Retnaningdyah Elis
Acintya Vol. 14 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i1.4321

Abstract

Penelitian mengenai Point of Interest dalam Poster Penangganan Cofid 19 ditinjau dari sudut Pragmatik ini menarik untuk dilakukan reseach. Hal ini menginggat masih tingginya kasus lonjakan cofid di berbagai negara di dunia. Poster ini sebagai salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam mencegah penularan cofid. Poster yang dibuat pun menggunakan bahasa yang komunikatif sehingga dapat mengedukasi masyarakat dengan baik. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana prinsip kesantunan berbahasa yang terdapat dalam poster edukasi cofid 19 dari kajian pragmatik dan bagaimana makna point of interest pada poster edukasi penangganan cofid 19 dari kajian pragmatik. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah menemukan prinsip kesantunan berbahasa yang terdapat dalam poster edukasi cofid 19 dari kajian pragmatik dan menemukan makna point of interest pada poster edukasi penangganan cofid 19 dari kajian pragmatik. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini  adalah sumber data primer berupa poster edukasi penangganan cofid 19. Adapun hasil penelitian ini adalah menemukan makna poin of interest pada poster penangganan cofid 19 serta menemukan maksim yang terdapat didalamnya.
PERTUNJUKAN WAYANG GOLEK MENAK LAKON ADAM MAKNA KAWEDHAR SEBAGAI BENTUK AKULTURASI CERITA LOKAL JAWA Pujiono, Bagong; Wicaksono, Andi
Acintya Vol. 14 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i1.4322

Abstract

ABSTRAKTujuan utama penelitian ini, yaitu menciptakan dan mempergelarkan wayang golek lakon Menak lakon Adam makna Kawedhar sebagai bentuk akulturasi cerita lokal masyarakat Jawa. Cerita kepahlawan Amir Hamzah, paman Nami Muhammad SAW disisipi dengan cerita asal-usul kitab Betal Jemur Adam Makna. Dalam kehidupan nyata, kitab ini oleh orang Jawa digunakan untuk menamai sebuah buku primbon. Target penelitian, yaitu: (1) terciptakannya struktur pertunjukan wayang golek lakon Menak Sarehas; (2) terciptakannya naskah pertunjukan wayang golek lakon Menak Sarehas; (3) tersediakannya vokabuler catur, sabet, dan iringan pertunjukan wayang golek lakon Menak Sarehas yang mudah dimengerti generasi muda; (4) tersajikannya pertunjukan wayang golek lakon Menak Sarehas garap padat secara online di channel youtube); (5) terbit artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi; (6) terdokumentasikannya satu bentuk pertunjukan wayang golek lakon Menak Sarehas; dan (7) diperoleh 1 sertifikat HKI. Metode penciptaan dan penyajian meliputi: (1) observasi untuk menentukan struktur pertunjukan; (2) eksplorasi menyusun naskah lakon; (3) menyusun vokabuler gerak, catur, dan iringan; (4) merancang struktur pertunjukan, sabet, catur, dan iringan; (5) penyajian wayang golek lakon Menak Sarehas; dan (6) evaluasi hasil penciptaan. Hasil penelitian berupa naskahwayang golek lakon Adam Makna Kawedhar yang dipergelarkan pada event Hari Wayang Dunia VII ISI Surakarta yang disiarkan melalui ISI TV channel. Kata Kunci: wayang golek, Menak Sarehas, akulturasi, primbon.
LIMBAH KERTAS DALAM PENCIPTAAN KARYA PATUNG POTRET DIRI : SIGNIFIKASI MATERIAL DALAM SENI RUPA Himawan, M. Hendra
Acintya Vol. 14 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v14i1.4323

Abstract

Abstrak : Signifikasi material membawa implikasi yang mendalam terhadap makna simbolik, konseptual, material dan empirik sebuah karya. Sebagai konsep estetika, materialitas mendudukkan posisi penting dalam formalisme khususnya pada aspek visual murni dan minat strukturalisme perihal konteks dan komunikasi seni. Mengikuti perkembangan wacana teori kritis yang mengakui relativias kebenaran, gagasan materialitas memberikan pendekatan teori seni yang berbasis pada waktu dan situasi. Gagasan terkait materialitas karya seni telah melampaui fakta materi fisiknya. Sebentuk akumulasi informasi yang relevan terkait keberadaan fisik karya, sejarah material, pengalaman personal seniman, benturan sosial, dinamika kerja studio, kecenderungan praktik dalam arus wacana sejarah seni, yang semuanya relevan dengan pengalaman estetis. Fisik karya seni, aspek-aspek yang dapat dirasakan dan diverifikasi oleh pemirsa menjadi pertimbangan pertama seniman. Selanjutnya, fisik karya yang diwujudkan akan berdampak pada konten, lebih lanjut lagi : makna. Makalah ini menguji sejauhmana pemanfaatan limbah kertas sebagai material penciptaan karya seni bersinggungan langsung dengan praktik penciptaan artistic dan dinamika internal subjek seniman.Keywords : Limbah kertas, material, patung potret The significance of the material brings a deep meaning to the symbolic, conceptual, material and empirical meaning of a work. As an aesthetic concept, materiality occupies an important position in formalism, especially in purely visual aspects and structuralism interests date context and art communication. Following the development of critical theory discourse that recognizes the relativity of truth, the notion of materiality provides a theoretical approach based on time and situation. Plants regarding the materiality of works of art have transcended the facts of their physical material. A form of accumulation of relevant information related to the physical existence of the work, historical material, the artist's personal experience, social, studio dynamics, practice trends in art history discourse, all of which are relevant to the aesthetic experience. The physicality of the work of art, aspects that can be enjoyed and enjoyed by the viewer are the first considerations of the artist. Furthermore, the physical work that is realized will have an impact on the content, furthermore: meaning. This paper examines the extent to which the use of paper waste as an art creation material is in direct contact with the practice of creating art and the dynamics of the artist's internal subject.Keywords : paper, material, portrait sculpture