cover
Contact Name
Yuliana Bakari
Contact Email
yulianabakari@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrinesia.journal@gmail.com
Editorial Address
1st Floor, Building Agriculture Faculty, Universitas Negeri Gorntalo, Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie Street, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province, 96119, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis
ISSN : 25977075     EISSN : 25416847     DOI : 10.37046
Core Subject : Agriculture,
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis is a scientific periodical published by the Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo. AGRINESIA is published three times a year in November, March, and July. AGRINESIA is a scientific forum for researchers, academics and practitioners to publish scientific research.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
ANALISIS KINERJA PENYULUH PERTANIAN MELALUI PROGRAM KOSTRATANI DI BALAI PENYULUHAN PERTANIAN (BPP) KECAMATAN PULUBALA KABUPATEN GORONTALO Djajali, Trisud Yayan; Imran, Supriyo; Rauf, Asda
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kinerja penyuluh pertanian melalui program kostratani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023 sampai dengan bulan April 2024 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo dengan jumlah sampel 8 penyuluh. Metode penelitian yang digunakan adalah metode angket (kuesioner), analisis data yang digunakan adalah analisis skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian melalui program kostratani pada indikator Koordinasi Dan Sinergi Kegiatan Pembangunan Pertanian berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 71,88%, pembentukan, pengawalan dan pendampingan brigade sub sektor sesuai potensi lokasi berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 68,75%, pelatihan, kunjungan, supervisi, dan kegiatan pemberdayaan berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 62,50%, identifikasi masalah dan upaya pemecahannya dengan nilai rata-rata 62,50%, selanjutnya penyusunan, penyajian dan pelaporan hasil pelaksanaan program pembangunan pertanian kepada ketua kostrada berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 62,50%. Sehingga rekapitulasi dari keseluruhan nilai rata-rata indikator berada pada angka 65,62% dengan demikian analisis kinerja penyuluh pertanian melalui program kostratani di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo masuk dalam kategori baik
ANALISIS PERKEMBANGAN LUAS AREAL DAN PRODUKSI TANAMAN HIAS MAWAR DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Khairan, Adinda Rizky; Ardi, Muhammad; Jannah, Gyna Raudatul; Rahmadhani, Deva Allegra; Cahyono, Yoga Agusta Dwi; Mariyah, Mariyah
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.28754

Abstract

The national demand for roses experienced an increase from 2021 to 2023. However, in East Kalimantan Province, rose demand declined during the same period. This research examines the development of rose production in East Kalimantan. The objectives are to: 1) identify the trends in rose production area expansion and 2) analyze the development of rose production quantities in the province. The research employs library research and descriptive quantitative methods. Data were sourced from the National Bureau of Statistics (BPS) and the East Kalimantan Provincial Bureau of Statistics, along with relevant references regarding ornamental plant production in Indonesia and East Kalimantan. From 2021 to 2023, there was a significant decline in both the rose production area and output in East Kalimantan. This reduction in cultivation area was primarily due to land-use conversion triggered by population growth. Meanwhile, unpredictable weather and rural economic challenges contributed to the decrease in rose production. To address this issue, priority should be given to policies promoting the protection of productive land, technological innovation, and business diversification for farmers to boost rose cultivation area and output in East Kalimantan.
ANALISIS BIAYA DAN PENERIMAAN USAHA NELAYAN DI DESA PENTADU BARAT KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Buluati, Vanly; Bakari, Yuliana; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis biaya usaha nelayan Di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. 2) menganalisis pnerimaan nelayan Di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriftif kuantitatif. Jenis sumber data menggunakan data primer serta data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis biaya dan penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan nelayan per bulan yaitu sebesar Rp. 926.139 yang merupakan biaya penyusutan. Sedangkan biaya variabel yang dikeluarkan nelayan adalah sebesar Rp. 3.043.500. Penerimaan nelayan di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta berasal dari hasil tangkapan cumi dan ikan tuna. Dimana penerimaan nelayan dari hasil tangkapan ikan tuna sebesar rata-rata per nelayan Rp 17.552.500 pe rbulan sedangkan penerimaan dari hasil tangkapan cumi yaitu sbesar Rp 7.522.500 per bulan.
FAKTOR PENENTU PRODUKSI TOMAT DI DESA SUKAMAJU, KECAMATAN KADUDAMPIT, KABUPATEN SUKABUMI Cahya, Rizky Indra; Astutiningsih, Endang; Rini, Neneng Kartika
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.26868

Abstract

Pengaruh faktor produksi pada komoditas pertanian sangat dipengaruhi oleh kondisi lahan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak luas lahan, benih, pupuk kandang, dan pupuk NPK terhadap produksi tomat di Desa Sukamaju, dari Desember 2023 hingga Juni 2024. Data dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dan teknik Probability Sampling. Hasil menunjukkan luas lahan signifikan meningkatkan produksi tomat dengan t-hitung 8,860 t-tabel 2,060 dan sig. 0,000 0,05. Sebaliknya, benih, pupuk kandang, dan pupuk NPK tidak signifikan. Uji simultan menunjukkan F hitung 114,502 F tabel 2,74, artinya variabel luas lahan, benih, pupuk kandang, dan pupuk NPK bersama-sama memengaruhi produksi tomat. Pemerintah sebaiknya mendukung pengembangan lahan pertanian melalui program bantuan atau insentif untuk meningkatkan akses petani terhadap lahan yang lebih luas.
KARAKTERISTIK DAN PERSEPSI PETANI TERHADAP PENGUASAAN MATERI PENYULUH PERTANIAN DI KECAMATAN BULANGO TIMUR KABUPATEN BONE BOLANGO Arbie, Yayu; Halid, Amir; Rauf, Asda
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi karakteristik petani di Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango dan Menganalisis persepsi petani padi terhadap penguasaan materi penyuluh pertanian lapangan di Kecamatan Bulango Timur, Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei menggunakan kuissioner/angket sebagai alat penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menujukan bahwa : 1.) Karakteristik petani di Kecamatan Bulango Timur diketahui kelompok umur responden berkisar antara 35-44 tahun sebanyak 20 orang atau sebesar 50%, kemudian untuk pendidikan petani responden yaitu SD berkisaran 27 orang atau sebesar 68%, selanjutnya tanggungan keluarga responden antara lain 4-5 oarang atau sebesar 50%, untuk pengalaman berusahatani responden yaitu 30 tahun berjumlah 17 orang atau sebesar 43%, dan Luas lahan 0,4 – 0,6 ha denga jumlah 23 orang atau sebesar 58%. 2.) Penguasaan materi penyuluh pertanian berdasarkan rata-rata skor  jawaban petani padi responden diketahui 1184 atau dengan persentase 94,35% sehingga penguasaan materi peyuluh pertanian di Kecamatan Bulango Timur di kategorikan Sangat baik. 
ADOPSI INOVASI DALAM USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA OWATA KECAMATAN BULANGO ULU KABUPATENBONEBOLANGO Abdullah, Alfendri; Rauf, Asda; Sirajjudin, Zulham
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.26812

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui 10 komponen-komponen terhadap penerapan inovasi GAP. Tujuan penelitian ini yaitu pertama inovasi apakah yang perlu diadopsi oleh petani jagung untuk meningkatkan produktivitas jagung di Desa Owata Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango dan bagaimanakah keragaman adopsi inovasi yang dilakukan oleh petani jagung di Desa Owata Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixedmethodKombinasi kualitatif dengan kuantitatif, dengan model explorotary sequential design. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Owata, Kecamatan Bulango, Ulu Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. dari bulan Oktober sampai dengan November tahun 2023 dengan responden sebanyak 60 responden petani jagung.. Hasil pengujian menujukan bahwa adopsi GAP jagung di Desa Owata diatas dapat dilihat tingkat adopsi GAP jagung tertinggi yaitu, pengeringan setelah panendengan niali mean 4.82 selain itu terdapat adopsi GAP jagung yang terendah terdapat pada pembumbunan pada akar jagung dengan niali mean 1.63. Hasil panen jagung menurun akibat kurangnya pengetahuan petani tentang pembasmian gulma pada usahatani jagung hibrida di Desa Owata.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI KEMANGI DI DESA HUNTU UTARA KECAMATAN BULANGO SELATAN KABUPATEN BONE BOLANGO Tune, Merlan; Saleh, Yanti; Wibowo, Larasati Sukmadewi
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25919

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk: 1) Menganalisis pendapatan usahatani kemangi di Desa Huntu Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango. 2) Menganalisis kelayakan usahatani kemangi di Desa Huntu Utara Kecamatan Bulango Selatan Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriftif kuantitatif. Jenis sumber data menggunakan data primer serta data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis keyakan usaha. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendapatan usaha tani jagung pulut di Desa Huntu Utara  dengan rata-rata pendapatan/musim sebesar Rp. 5.651.589 dengan total penerimaan Rp. 7.800.000 serta total biaya yang dikeluarkan oleh petani sebesar Rp. 2.165.911. Nilai R/C Ratio usahatani kemangi di Desa Huntu sebesar 3,6, nilai 3,61 hal ini mengindikasikan bahwa usahatani kemangi dikatakan layak untuk di usahakan berrdasarkan hasil kriteria R/C Rasio.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH (Pada Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango) Suwanda, Putri Windaryati; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25867

Abstract

This study aims to find out: 1) the characteristict of lowlans rice farmers in the Tio Olami Combined Farmers Group (Gapoktan), Bongoime Village, Tilongkabila Subdistrict, Bone Bolango Regency, 2) the income of lowland rice farmers in the Tio Olami Combined Farmers Group (Gapoktan), Village, Tilongkabila Subdistrict, Bone Bolango Regency, and 3) the use of production factors in the production of lowland rice in the Tio Olami Combined Farmers Group (Gapoktan), Bongoime Village,Tilongkabila Subdistrict, Bone Bolango Regency. This research used several data analyses including descriptive analysis, income analysis, and multiple linier regression analysis. The results showed that the characteristics of rice farmers in the Tio OlamiCombined Farmers Group (Gapoktan),Bongoime Village,Tilongkabila Subdistrict were at the average age of 58 years, the low level of education of lowland rice farmers in the Tio OlamiCombined Farmers Group (Gapoktan),Bongoime Village, wich was still mostly elementary school graduates with a percentage of 71.6%, the average farming experience was 11 years, the average number of dependents was 3, and most of the farmers' land area wa less than 1 Ha which is cultivated with an average of 0.60 Ha, and most of the land ownership wa as Cultivators. Moreover, the average production was 20,389,619 Kg per Ha in each harvest. The average income of lowland rice farmers in the Tio Olami Combined Farmers Group (Gapoktan), Village, Tilongkabila Subdistrict, Bone Bolango Regency, every planting season was IDR 16,236,652. Production factors consisted of land area, seeds, urea fertilizer, phonska fertilizer, pesticides, and labor simultaneously had a significant effect on lowland rice production, while partially seeds, fertillizer urea and pesticide has an insignificant effect.
Analisis Kelembagaan Kelompok Tani Padi Sawah di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Masenge, Cecenli Daeng; Saleh, Yanti; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelembagaan kelompok tani padi sawah di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan bulan Desember 2023 di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dengan jumlah sampel 30 orang petani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode angket (kuesioner), analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelembagaan kelompok tani padi sawah di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk indikator kelas belajar berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 45,00%, wahana kerja sama berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 50,00%, dan untuk indikator nilai berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 48,89%. Sehingga rekapitulasi dari keseluruhan nilai rata-rata indikator berada pada angka 47,96% dengan demikian kelembagaan kelompok tani padi sawah di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara masuk dalam kriteria cukup baik.
ANALISIS USAHATANI KOMODITAS PADI SAWAH VARIETAS UNGGUL BARU (VUB) INPARI IR NUTRI ZINC DI KECAMATAN KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Kasim, Nitam; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 3, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.32485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pendapatan Varietas Unggul Baru (VUB) Beras Inpari IR Nutri Zinc di Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. 2) Menganalisis kelayakan finansial usaha tani Varietas Unggul Baru (VUB) beras Inpari IR Nutri Zinc di Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif, dan pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, dengan menggunakan metode analisis data yaitu analisis pendapatan dan kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan Hasil analisis yang dilakukan pada komoditas varietas unggul baru padi Inpari IR Nutri Zinc diperoleh bahwa total penerimaan sebesar Rp. 214.760.000, total biaya yang dikeluarkan untuk membudidayakan sebesar Rp. 101.455.433. Pendapatan yang Dihasilkan sebanyak Rp. 113.304.567, dan untuk perhitungan kelayakan finansial usahatani menunjukkan nilai 2,11 yang mana angka tersebut lebih besar dari 1 artinya usahatani padi Inpari IR Nutri Zinc layak untuk diusahakan dan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan.