cover
Contact Name
Yuliana Bakari
Contact Email
yulianabakari@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrinesia.journal@gmail.com
Editorial Address
1st Floor, Building Agriculture Faculty, Universitas Negeri Gorntalo, Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie Street, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province, 96119, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis
ISSN : 25977075     EISSN : 25416847     DOI : 10.37046
Core Subject : Agriculture,
AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis is a scientific periodical published by the Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo. AGRINESIA is published three times a year in November, March, and July. AGRINESIA is a scientific forum for researchers, academics and practitioners to publish scientific research.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
TINGKAT PENGETAHUAN SIKAP DAN KETERAMPILAN PETANI TERHADAP USAHATANI JAGUNG DI KECAMATAN TIBAWA KABUPATEN GORONTALO Latif, Yopan; Bempah, Irwan; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18386

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani pada usahatani jagung di Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai November 2022 dengan sampel sebesar 74 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku petani yang ditunjukkan dalam bentuk tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan memiliki kategori sangat tinggi pada usahatani jagung di Kecamatan Tibawa. Setiap perilaku petani memiliki tingkatan yang bervariatif. Sikap petani memiliki tingkatan paling tinggi dibandingkan dengan lainnya dengan persentase sebesar 90,03. Sedangkan, tingkat pengetahuan memiliki tingkat paling rendah dengan persentase sebesar 78,80 dan keterampilan berada ditengah-tengah dengan persentase sebesar 84,64.Aspek dari pengetahuan petani yang paling dominan adalah pengetahuan mengenai teknik budidaya tanaman jagung, untuk sikap adalah sikap petani dalam pembersihan lahan dari rumput liar atau gulma dan untuk keterampilan adalah keterampilan dalam pelaksanaan teknik tugal.
Analisis Pemasaran Kopra di Kecamatan Bonepantai Kabupaten Bone Bolango Pakaya, Mohammad Rivaldi; Saleh, Yanti; Wibowo, Larasati Sukmadewi
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 2, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18527

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui saluran pemasaran kopra yang ada di Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango (2).Menganalisis efisiensi pemasaran kopra di Kecamatan Bonepantai Kabupaten Bone Bolango. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik analisis kualitatif yang digunakan dalam mendeskripsikan saluran pemasaran. responden yang dijadikan sampel teridiri dari produsen kopra, pedagang pengumpul dan pedagang besar. Pengambilan sampel produsen kopra dilakukan dengan menggunakan metode (puposive Sampling) kemudian penggambilan sampel pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (tracking Sampling). Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif analisis margin pemasaran dan efisiensi pemasaran. Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kopra di Kecamatan Bonepantai melalului dua saluran pemasaran yaitu Petani Pedagang pengumpul Pedagang besar Pabrik, Petani Pedagang besar  Pabrik. Hasil analaisis margin pemasaran kopra saluran I yaitu Rp.3.000/Kg sedangkan saluran kedua Rp.1.000/Kg. Farmer share yang diterima petani kopra pada saluran I yaitu sebesar 70% sedangkan saluran kedua yaitu 90%. Efisiensi pemasaran pada saluran pertama sebesar 10,5% sedangkan nilai efisiensi saluran kedua adalah 5,5%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 5,5% Kata Kunci: Analisis Pemasaran, margin, Efisiensi Pemasaran
KARAKTERISTIK PETANI JAGUNG KETAN DI DESA BUHU KECAMATAN TIBAWA KABUPATEN GORONTALO Yusuf, Hendrik; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik petani jagung ketan Desa Buhu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan Oktober sampai bulan November 2022. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian survei dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian mereka tentang ciri-ciri petani jagung ketan. Karakteristik petani jagung yang relevan secara sosial, seperti umur, pendidikan, pengalaman bertani selama bertahun-tahun, dan jumlah tanggungan dalam rumah tangga. Di Desa Buhu rata-rata usia produktif adalah 37 tahun atau 92,5% dari jumlah penduduk; rata-rata tingkat pendidikan petani jagung adalah SMA sebanyak 19 orang atau 47,5%; rata-rata pengalaman bercocok tanam petani jagung 6-10 tahun sebanyak 25 orang atau 62,5%; dan rata-rata jumlah tanggungan keluarga petani bubur jagung adalah 0-3, yaitu 30 orang atau 75%. Karakteristik produsen jagung berdasarkan faktor ekonomi, seperti produksi usaha tani, status kepemilikan lahan, dan luas lahan. Luas lahan petani di Desa Buhu Kecamatan Tibawa rata-rata 0.51-1.00 Ha dengan jumlah penduduk 31 orang atau 77,5%, dan produksi usahatani jagung ketan di Desa Buhu mencapai 30.601/Kg dengan luas lahan 0,51-1,00 Ha mencapai 24.003/Kg dengan jumlah petani 31 orang. Status kepemilikan lahan petani jagung rata-rata dimiliki oleh 40 orang atau 100% di Desa Buhu Kecamatan Tibawa.
EFISIENSI HARGA KOMODITAS BAWANG MERAH DI MALANG RAYA Siswantoro, Ajik; Hardana, Andrean Eka
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.24871

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang efisiensi harga pada transportasi dan processing yang terdapat pada pemasaran komoditas bawang merah. Metode pengambilan responden usahatani dilakukan dengan pendekatan probability sampling dengan metode rancangan sampel acak sederhana (simple random sampling). Adapun jumlah sampel yang didapatkan berdasarkan pengambilan rumus parel adalah 37 orang (dari populasi sebanyak 356 orang). penentuan responden ditentukan melalui pendekatan nonprobability sampling dengan metode snowball sampling yaitu mengikuti alur pemasaran mulai dari petani bawang merah sampai ke tingkat konsumen akhir. Pengukuran efisiensi harga dapat ditinjau menurut biaya fungsi transportasi dan biaya fungsi prosessing yang telah dikeluarkan untuk pemasaran bawang merah. Efisiensi harga berdasarkan fungsi transportasi yaitu selisih harga antar tempat pemasaran bawang merah di daerah penelitian dan tidak lebih besar daripada biaya transportasi yang dikeluarkan oleh lembaga pemasaran. Berdasarkan efisiensi harga, pemasaran bawang merah didaerah penelitian untuk semua saluran pemasaran dapat dikatakan telah efisien, hal tersebut dikarenakan proporsi keuntungan pemasaran yang didapatkan lebih besar dibandingkan dengan biaya pemasaran yang dikeluarkan.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG SAYUR DI PASAR MINGGU TELAGA KABUPATEN GORONTALO Sahi, Rahmawati; Baruwadi, Mahludin H; Imran, Supriyo
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25612

Abstract

Rahmawati Sahi. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendapatan Pedagang Sayur di Pasar Minggu Telaga Kabupaten Gorontalo. Dibimbing oleh bapak Mahludin H. Baruwadi dan bapak Supriyo Imran. Tujuan Penilitian yaitu untuk mengetahui : 1) pendapatan pedagang sayur di pasar Minggu Telaga sebelum Covid-19 dan saat Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis jenis penilitian survey dengan mengunakan pendekatan kuantitatif.Sumber data dalam penilitian ini menggunkan data primer dan sekunder. Penilitian ini menggunkan analisis biaya, penerimaan, pendapatan. Hasil penelitian menunjukan tingkat pendapatan para pedagang sayur dipasar Minggu Telaga sebelum Covid-19 disekitran Rp 500.000 - 1.000.000 ad 18 pedagang sayur, Rp 2.000.000 - 3.000.000 ada 8 pedagang sayur, dan Rp 4.000.000 - keatas ada 4 pedagang sayur. Sedangkan pada saat Covid-19 tingkat pendapatan menurun menjadi Rp 100.000 - 500.000 ada sekitaran 17 pedagang sayur, Rp 500.000 - 1.000.000 ad 8 pedagang sayur, Rp 2.000.000 - 3.000.000 ada 3 pedagang sayur, dan Rp 4.000.000 - keatas ada 2 pedagang sayur. Hal ini di karenakan oleh menurunya jumlah produksi dan meningkatnya harga jual sayuran semenjak pandemi Covid-19. Akibatnya pedagang mengalami ketidak stabilan terhadap pendapatan pedagang sayur, seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa pendapatan sebelum pandemi Covid-19 lebih tinggi di bandingkan pada saat terjadinya pandemi Covid-19.Hal ini terjadi semenjak pemerintah melakukan Pembatasan Social Bersekala Besar (PSPB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menghambat aktivitas masyarakat. 
PROSPEK PENGEMBANGAN USAHATANI BAWANG MERAH DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA ILOMANGGA KECAMATAN TABONGO Abdussamad, Siti Nurcahyati; Imran, Supriyo; Indriani, Ria
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27079

Abstract

The purpose of this study was to analyze the income and feasibility of shallot farming in Ilomangga Village, Tabongo Subdistrict and to analyze the feasibility of shallot farming in Ilomangga Village, Tabongo Subdistrict. This research was conducted from November to January 2024 with a sample of 20 respondents. The research method used is the survey method. Data analysis used in this research is Income analysis, Return Cost ratio (R/C) method. The results of this study indicate that Ilomangga Village has the potential to develop business opportunities for Red Onion commodities in an effort to increase community income. This can be seen from the accessibility of the Ilomangga Village shallot shallot farming business which is quite good, with an average income of Rp 17,151,296.2. Onion farming in Ilomangga Village, Tabongo Subdistrict is feasible because the R / C Ratio value of 2.19 indicates that every Rp.1 cost expenditure will receive Rp.2.19, meaning that the Onion farming business in Ilomangga Village, Tabongo Subdistrict is feasible.
Analisis Pendapatan Usahatani Padi Sawah di Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango Kantu, Risky; Bakari, Yuliana; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani padi sawah di Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan dengan sampel penelitian sebanyak 44 responden. Metode penelitian yang dilakukan adalah survey berdasarkan data primer dengan jumlah sampel 44 responden. Teknik Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan Jumlah penerimaan petani padi sawah di Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango adalah sebesar Rp.462.300.000 dengan rata-rata sebesar Rp.10.506.818,2/satu kali musim, dan Total biaya yang dikeluarkan petani padi sawah di Desa Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango adalah sebesar Rp. sebesar Rp.102.471.627 dengan rata-rata biaya petani sebesar Rp.2.328.900,6 untuk setiap petani, dan Jumlah keseluruhan pendapatan petani padi sawah di Desa Desa Bulotalangi Kecamatan Bulango Timur Kabupaten Bone Bolango adalah sebesar Rp.359.828.373 dengan rata-rata pendapatan per petani adalah Rp. 8.177.917,5.
ANALISIS INTEGRASI PASAR DAN PERILAKU HARGA KOMODITAS JAGUNG DI PROVINSI GORONTALO Gobel, Abdul Rahman; Indriani, Ria; Bakari, Yuliana
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25436

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis integrasi pasar komoditas jagung Di Provinsi Gorontalo, 2) Menganalisis perilaku harga jagung Di Provinsi Gorontalo,. Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Gorontalo selama tiga bulan yaitu dari Bulan Oktober-Desember 2023. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dan sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian metode analisis IMC (Index of market connection) dan koefisien variasi. Hasil penelitian menunjukkan integrasi harga pada komoditas jagung antara tingkat petani dan tingkat konsumen di Provinsi Gorontalo menunjukkan integrasi harga tinggi yang artinya harga ditingkat konsumen sepenuhnya ditransmisikan ke tingkat petani. Harga jagung di tingkat petani cenderung stabil atau tidak mengalami fluktuasi yang signifikan. Faktor-faktor seperti pasokan dan permintaan yang relatif stabil dapat berkontribusi pada kondisi ini. Harga jagung di tingkat konsumen juga cenderung stabil atau tidak mengalami fluktuasi yang signifikan.
RANTAI PEMASARAN JAGUNG DI DESA LITO KECAMATAN PAGUYAMAN PANTAI KABUPATEN BOALEMO Mahmud, Rustam; Indriani, Ria; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25360

Abstract

Rustam Mahmud. Rantai Pemasaran Jagung Di Desa Lito Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo. Dibawah bimbingan Ria Indriani dan Yuriko Boekoesoe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Rantai Pemasaran Jagung Di Desa Lito Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lito Kecamatan Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo dari bulan April– Juni 2023 dengan jumlah sampel 15 orang petani, 2 pedagang pengumpul dan pedagang pengecer sebanyak 4 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis margin. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Ada 3 saluran pemasaran yang di lalui pemasaran Jagung oleh petani di lokasi penelitian, yaitu saluran pemasaran I : Petani – Konsumen, saluran pemasaran II : Petani – Pedagang Pengumpul – Pedagang Pengecer – Konsumen dan saluran pemasaran III : Petani – Pedagang Pengecer – Konsumen. 2) Marjin yang tertinggi pada saluran pemasaran III sebesar Rp. 1,000,- sedangkan untuk total marjin sebesar Rp 1.500,- karena melibatkan pedagang pengecer dan pedagang pengumpul. 
DIVERSIFIKASI BERBAGAI TANAMAN SELA PADA BUDIDAYA JAGUNG DI KABUPATEN BONE BOLANGO Amin, Nur Silfiah; Rauf, Asda; Saleh, Yanti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.29416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan diversifikasi tanaman sela pada budidaya jagung yang berada di Desa Longalo Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 60 responden petani jagung sistem tanam mereka. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali aspek teknis, ekonomi, dan sosial dari penerapan diversifikasi ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa petani responden lebih memilih cabai rawit sebanyak 35 orang karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan kebutuhan pasar yang stabil, sementara sistem tanam sela membantu memanfaatkan ruang antar barisan jagung secara efisien. Diversifikasi ini juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani hingga dibandingkan sistem monokultur jagung, meskipun memerlukan tambahan tenaga kerja meskipun petani merasa tidak puas atau sangat tidak puas dengan pendapatan mereka, yaitu sebanyak 31 orang. Faktor-faktor keberhasilan meliputi akses ke pasar, ketersediaan benih berkualitas, dan pengetahuan petani tentang pengelolaan tanaman sela. Secara keseluruhan, diversifikasi tanaman jagung dengan cabai rawit terbukti menjadi pendekatan yang potensial untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani.