cover
Contact Name
Saskiyanto Manggabarani
Contact Email
lppm@helvetia.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
keshatanglobal@helvetia.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Global
ISSN : -     EISSN : 26147866     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Global merupakan jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Pascasarjana Program Studi Magister Kesehatan Institut Kesehatan Helvetia. Jurnal ini memuat artikel penelitian (Research Article) di bidang kesehatan masyarakat yang terkait aspek Kesehatan Lingkungan, Epidemiologi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Biostatistik Kesehatan, Promosi Kesehatan dan Kesehatan Reproduksi yang akan tersedia secara online. Jurnal Kesehatan Global diterbitkan 3 (tiga) kali setahun, seperti pada bulan Januari, Mei dan September. Artikel yang diterima akan diterbitkan secara online.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2021): Edisi September" : 6 Documents clear
Permainan Toba dalam Meningkatkan Pengetahuan Ante Natal Care di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondang Wetan, Pasuruan Suryadinata, Rivan Virlando
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 3 (2021): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i3.4946

Abstract

Jumlah kematian bayi di Indonesia masih terbilang cukup tinggi walaupun sudah mengalami penurunan setiap tahunnya. Berbagai faktor yang mempengaruhi di masyarakat dapat menjadi penyebab peningkatan kematian bayi. Salah satu faktor terpenting adalah tingkat pengetahuan calon ibu terhadap pemantauan kesehatan bayi atau Ante Natal Care (ANC) sejak di dalam kandungan. Semua hal tersebut telah tercantum dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan, namun tidak semua calon ibu mampu memahami dan mengerti. Pendekatan lain dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman calon ibu melalui permainan yang dilakukan secara bersama. Permainan TOBA dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan Ante Natal Care (ANC) pada ibu usia subur di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Permainan tersebut berisi materi Ante Natal Care yang terdapat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan diikuti oleh 30 partisipan ibu usia subur. sebelum dan sesudah permainan akan dilakukan pre-post test untuk membandingkan tingkat pengetahuan. Hasil evaluasi yang dilakukan sebelum dan sesudah mengikuti permainan TOBA memperlihatkan adanya peningkatan nilai tes pada seluruh partisipan. Kegiatan permainan TOBA dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan pengetahuan Ante Natal Care yang terhadap buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), sehingga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan pemahaman kepada calon ibu.
Pengaruh Seminar Online terhadap Pengetahuan dalam Mempersiapkan Masyarakat Awam Menghadapi New Normal Fadilah, Mariatul; Pariyana, Pariyana; Berlin, Opel; Rizqullah, M Farid; Syakurah, Rizma Adlia
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 3 (2021): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i3.4996

Abstract

Penularan COVID-19 dapat meningkat apabila terjadi kerumunan manusia, namun aktivitas dan pekerjaan harus tetap dilakukan untuk memenuhi kebutuhan. Pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan new normal, yakni sebuah adaptasi kebiasaan baru agar masyarakat dapat tetap hidup produktif pada masa pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh seminar online terhadap pengetahuan masyarakat awam. Desain penelitian quasi exsperimental digunakan dalam penelitian ini. Partisipan dipilih menggunakan teknik total sampling dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, yaitu 70 responden. Analisis univariat menunjukkan responden rata-rata berusia 31,40 tahun, mayoritas berjenis kelamin wanita (80,4%), beragama islam (98,6), pendidikan terakhir perguruan tinggi (85,7%), mahasiswa dan belum bekerja (64,3 %), dan memiliki tingkat pengetahuan awal yang baik mengenai kebijakan protokol kesehatan pada new normal (84,3%). sebelum mengikuti seminar online. Analisis bivariat dengan uji Wilcoxon menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai kebijakan protokol kesehatan pada new normal yang signifikan sebelum dan setelah mengikuti seminar online dengan nilai P0,001. Pemerintah terkait dapat melakukan seminar online sebagai salah satu cara promosi kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan untuk mempersiapkan masyarakat awam menghadapi new normal.
Variasi Diabetes Self Management Education terhadap Ankle Brachial Index pada Pasien DM di RSUD Tengku Chik Ditiro Kartika, Kartika
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 3 (2021): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i3.4948

Abstract

Diabetes Tipe 2 merupakan salah satu yang disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat. seperti terlau banyak konsumsi gula dan kurang beraktivitas. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis efektivitas variasi Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap Ankle Brachial Index (ABI) pada pasien DM Tipe 2 RSUD Tengku Chik Ditiro. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Experimen Semu pretest-postest dengan kontrol. Penelitian dilaksanakan di  RSUD Tengku Chik Ditiro. Sampel dalama penelitian ini sebanyak 45 orang dengan ketentuan pada setiap kelompok 1:1:1 dimana masing-masing kelompok terdapat 15 orang. Penelitian ini melakukan pengukuran ABI sebelum dan sesudah diberikan DSME. Analisis data menggunakan lain uji paired-test dan uji annova. Hasil bivariat didapatkan pada kelompok kontrol p=0,461 0,05 artinya pada kelompok kontrol tidak didapaykan perbedaan nilai ABI, sedangkan pada kelompok DSME p=0,000 dan pada kelompok variasi DSME p=0,000 0,05 yang artinya terdapat perbedaan nilai ABI sebelum dan sesudah dilakukkannya DSME dan variasi DSME pada pasien DM. Penelitian menyimpulkan bahwa DSME dan variasi DSME memiliki keefektivan yang sama dalam meningkatkan nilai ABI pada Pasien DM Tipe 2 RSUD Tengku Chik Ditiro. Diharapkan kepada para pasien DM tipe 2 untuk konsisten dalam melakukan perawatan kaki karena terbukti dapat memperlancar aliran darah kaki
Analisis Kualitas Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis di Kota Padang Sejati, Sejati; Awaluddin, Awaluddin; Muslim, Burhan; Gusti, Awalia; Hidayanti, Rahmi
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 3 (2021): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i3.4902

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan tantangan global, hingga saat ini belum ada negara yang bebas TBC. Penemuan kasus TB di Puskesmas Andalas meningkat dari tahun sebelumnya, CDR 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas lingkungan rumah dengan kejadian TB di wilayah kerja Puskesmas Andalas. Desain penelitian adalah case control,  populasi adalah seluruh penderita yang diduga TB Paru dan melakukan pemeriksaan laboratorium sputum/dahak di Puskesmas bulan Juni s/d Desember 2019 dan jumlah sampel 70 terdiri dari 35 kasus dan 35 kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Data diperoleh melalui wawancara, pengukuran dan observasi. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil analisis data bivariat ada hubungan pencahayaan (p=0,002), kelembaban (p=0,016), ventilasi (p=0,013) dan kepadatan hunian (p=0,000) dengan kejadian tuberkulosis sedangkan lantai (p=1,000) tidak mempunyai hubungan dengan tuberkulosis. Kesimpulan pencahayaan, kelembaban, ventilasi yang tidak memenuhi syarat serta kepadatan hunian yang padat dapat meningkatkan kejadian tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Andalas. Saran kepada masyarakat untuk memperhatikan kualitas lingkungan rumah dan berperilaku hidup bersih sehat.
Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita tentang ASI Ekslusif dan MP-ASI Sebelum dan Sesudah Pemberian Edukasi Gizi Berbasis Media Sosial Helmizar Helmizar; Putri Aulia Arza
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 3 (2021): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i3.4981

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 saat ini akan semakin memperburuk kondisi anak stunting jika ibu atau pengasuh anak tidak memperhatikan pengasuhan anak yang layak. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap ibu tentang ASI Ekslusif dan MP ASI setelah diberikan.edukasi gizi berbasis media sosial. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan desain adalah quasy experimental pre-post test with control group design. Sampel sebanyak 30 ibu dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-September 2020. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample T-test karena data terdistribusi nornal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,036) dengan sikap dalam pemberian MP ASI (p = 0,013). Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan pada pengetahuan MPASI sebelum dan sesudah pendidikan masing-masing (p = 0,78) dan Sikap ibu tentang ASI ekslusif  (p = 0,86). Edukasi gizi melalui WhatsApp group efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam memberikan ASI eksklusif dan sikap ibu dalam memberikan MP ASI.
Faktor yang Memengaruhi Utilitas Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM) di Puskesmas Mompang Kecamatan Panyabungan Fitriani, Evi
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 3 (2021): Edisi September
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i3.4968

Abstract

Empat dari lima penyebab kematian terbanyak di Indonesia saat ini adalah penyakit tidak menular. Adapun rinciannya adalah stroke (21,1%), jantung koroner (12,9%), diabetes mellitus (DM) dengan komplikasi (6,7%), tuberkulosis (5,7%), dan hipertensi dengan komplikasi (5,3%), dimana penyakit-penyakit ini menjadi pembiayaan BPJS terbesar pada 2018 yaitu sekitar Rp 20 triliun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang memengaruhi utilitas atau pemanfaatan posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) pada Puskesmas Mompang Kec. Panyabungan Kab. Mandailing Natal. Penelitian ini menggunakan designe cross sectional dengan jumlah populasi sebanyak 480. Jumlah sampel diperoleh 90 orang menggunakan rumus slovin, dengan teknik simple random sampling. Pengolahan data dengan univariat, kemudian dilanjut bivariat dengan uji chi square, serta uji multivariat dengan regresi logistik. Hasil pada penelitian menunjukkan dominan responden memiliki pengetahuan tidak baik yaitu sebesar 63,3%, sikap tidak baik 55,6%, jarak dekat 71,1%, transportasi lancar 52,2%, dukungan keluarga baik 72,2%, sikap petugas baik 77,8%, dan utilitas posbindu PTM 53,3%. Kesimpulan penelitian ini adalah keenam variabel memengaruhi utilitas posbindu PTM dengan nilai p value 0,006 untuk pengetahuan dan sikap, jarak memiliki P Value 0,021, transportasi 0,016, dukungan keluarga 0,014, dan sikap petugas 0,024. Berdasarkan hasil analisis multivariat dengan regresi logistik, pengetahuan adalah faktor yang paling memengaruhi posbindu PTM di Puskesmas Mompang Kecamatan Panyabungan dengan nilai prevalence ratio 3.502. Disarankan kepada kader posbindu PTM untuk terus melaksanakan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat tentang program posbindu PTM guna menambah wawasan responden mengenai bahaya PTM.

Page 1 of 1 | Total Record : 6