cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 57 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 2 (2017)" : 57 Documents clear
KAJIAN KESEHATAN REPRODUKSI BENCANA DAN IDENTIFIKASI ANCAMAN, KAPASITAS, SERTA KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI DI DESA POTORONO, KECAMATAN BANGUNTAPAN, KABUPATEN BANTUL, DIY Utami, Fitriana Putri; Wijaya, Oktomi Putri
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.852 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.334

Abstract

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki kerentanan terhadap ancaman bencana alam. Ancaman terbesar adalah gempa bumi dan letusan gunung berapi. Semua orang yang hidup dalam situasi darurat bencana berhak atas kesehatan termasuk kesehatan reproduksi. Pencegahan terjadinya risiko kerugian yang tinggi akibat bencana baik dalam sektor kesehatan maupun sektor lainnya dapat dilakukan dengan melakukan identifikasi risiko bencana. Identifikasi risiko bencana ini terdiri dari identifikasi ancaman bencana, kerentanan bencana, dan kapasitas bencana di tingkat desa. Kajian kesehatan reproduksi bencana disampaikan dengan metode penyuluhan disertai diskusi interaktif. Identifikasi ancaman, kapasitas, dan kerentanan bencana menggunakan metode partisipatory. Peserta dipilih secara purposive. Data dianalisis secara deskriptif.  Peserta menyebutkan bahwa permasalahan kesehatan reproduksi yang dapat terjadi meliputi perasalahan kesehatan ibu dan anak, pelecehan seksual, dan penularan penyakit seksual yang diakibatkan oleh keadaan sarana prasarana pengungsian yang minim. Berdasarkan hasil identifikasi diketahui bahwa ancaman bencana gempa dapat menimbulkan kerentanan pada manusia khususnya bayi, anak-anak, lansia, dan penyandang cacat berupa luka sedang hingga kematian. Kerentanan pada infrastruktur berupa robohnya bangunan akibat struktur yang tidak kuat. Kapasitas bencana yang dimiliki desa berupa adanya forum kebencanaan dan pelatihan serta simulasi bencana yang mendukung adanya infrastruktur siaga bencana. Ancaman gempa bumi dapat menimbulkan kerugian pada asset berisiko desa yang berupa manusia dan infrastruktur, namun pihak desa telah memiliki kapasitas / kekuatan pada seluruh aspek berisiko tersebut untuk meminimalisir kerugian yang muncul. Diharapkan aparat desa dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan melakukan pemetaan risiko bencana desa secara berkesinabungan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BIOENERGI ALTERNATIF, MEDIA TANAM, DAN PUPUK ORGANIK Tentama, Fatwa; Maulana, Muchsin; Anggraeni, Rini
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.571 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.367

Abstract

Wilayah Ngemplak Sleman merupakan penghasil padi yang berlimpah yang menghasilkanbanyak limbah sekam padi. Masyarakat petani belum mampu memanfaatkan sekam padi yangberlimpah karena minimnya kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan dalam memanfaatkannya.Program ini dilaksanankan untuk dengan tujuan memanfaatkan sekam padi menjadi briket bioarang,media tanam, dan pupuk organik. Mitra IbM yaitu 2 kelompok tani di Bimomartani, NgemplakSleman. Metode pendekatan untuk mengatasi limbah sekam padi adalah pemberdayaan kelompoktani untuk memanfaatkan sekam padi menjadi briket bioarang, media tanam, dan pupuk organik.Hasil dari program ini adalah solusi penanggulangan pencemaran lingkungan, produk dari limbahsekam padi, dan pemberdayaan masyarakat mengolah limbah sekam.
PELATIHAN ‘BUNDA MUDA HEBAT’ Tentama, Fatwa; Tarnoto, Nissa; Pranungsari, Dessy
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.654 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.358

Abstract

Permasalahan anak jalanan pada saat ini semakin kompleks. Permasalahan yang munculdiantaranya dialami oleh ibu-ibu muda jalanan yang memiliki anak usia dini. Ibu-ibu muda jalananmerasa tidak siap memiliki anak akibat kehamilan di usia muda dan diluar nikah. Ibu-ibu mudajalanan tersebut tidak tidak mengetahui di usia berapa anak seharusnya mulai berbicara, mulaiberjalan, mulai bermain dan juga ketidaktahuannya terhadap tahap-tahap perkembangan anak. Halini menyebabkan kurangnya stimulasi yang diberikan orangtua yang berdampak negatif padaperkembangan anak. Tujuan program pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan danketrampilan ibu muda jalanan dalam menstimulasi perkembangan anak. Metode yang dilakukanberupa 1) Ceramah dan diskusi 2) Workshop, 3) Role Play yang di praktekan langsung oleh ibukepada anaknya. Hasil dari program ini adalah peserta mampu menyadari akan pentingnya peranorang tua dalam perkembangan anak, mampu memahami tahap-tahap perkembangan anak, mampumenstimulasi perkembangan anak dengan alat yang mudah didapat dan murah atau barang bekas,dan mampu melakukan stimulasi yang efektif dan menyenangkan bagi anak.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN UNTUK MENGHADAPAI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) MELALUI LESSON STUDI BASED LEARNING COMMUNITY DI SMP/MTS SE-KABUPATEN BANTUL Hanafi, Yahya; Aprilia, Nani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.318 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.315

Abstract

Pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam proses peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Peningkatan kualitas, kapasitas, kompetensi pedagogik-profesional dan pembinaan profesi pendidik (dalam hal ini guru) khususnya di Amal Usaha Muhammadiyahn (AUM) Sekolah Kabupaten Bantul (SMP/MTs) dapat dilakukan melalui melalui kegiatan Lesson study. Lesson study merupakan kegiatan yang dapat mendorong terbentuknya sebuah komunitas belajar (learning society) yang secara konsisten dan sistematis melakukan perbaikan diri, baik pada tataran individual maupun manajerial. Tahapan-tahapan dalam lesson study menggunakan konsep Plan-Do-Check-Act (PDCA). Kegiatan pelatihan lesson study diselenggarakan pada tanggal 10, 14, dan 16 Agustus 2017 di Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantul, dengan peserta perwakilan guru SMP/MTs Muhammadiyah seKabupaten Bantul. Output kegiatan pelatihan yaitu terbentuknya komunitas lesson study di SMP/MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Bantul. Tindak lanjut kegiatan yaitu penerapan lesson study di masing-masing sekolah, dengan cara pelaksanaan berbasis MGMP, berbasis sekolah, dan berbasis komunitas
PELATIHAN PERANCANGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN KEPADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH DI WILAYAH KABUPATEN KEBUMEN Mudayana, Ahmad Ahid; Wiboeo, Marsiana; Gusnita, Erni
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.733 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.339

Abstract

Media informasi dan teknologi menjadi komoditas utama dalam interaksi antar manusia, Media informasi dan teknologi ini tidak lepas dari dampak positif dan negatifnya, tergantung dari kesesuaian penggunaan masing-masing individu. Setiap orang bisa menyebarluaskan menyebarluaskan informasi yang akurat. Namun demikian, dalam menyebar luaskan informasi dengan media harus mempertimbangkan beberapa tahapan perancangan media, agar menghasilkan media yang efektif untuk kelompok sasaranRemaja adalah periode individu penuh rasa keingintahuan dalam segala hal. Permasalahan kesehatan yang dilalui individu remaja juga semakin kompleks. Keaktifan remaja dalam mengeksplorasi pengetahuan dan keterampilan ini sudah seharusnya menjadi peluang besar dalam memperdalam keterampilan remaja, terutama di era informasi dan media yang canggih sekarang ini. Remaja mempunyai daya tanggap yang cepat dalam mempelajari media, terutama media sosial dan digital. Perumusan pesan yang persuasif serta lay out media yang menarik dan seseuai dengan sasaran sangat dibutuhkan untuk mencapai media promosi kesehatan yang efektif. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah, diskusi dan skill development. Peningkatan pengetahuan peserta pelatihan tentang media promosi kesehatan dan peningkatan keterampilan dalam merancang media promosi kesehatan dapat dilihat dari antusiame peserta dalam mendengarkan pemaparan dan tanya jawab dan evaluasi proses dimana peserta dapat membuat pesan yang persuasif yang melalui media seperti poster, power point dan movie maker. Kata Kunci : Media, promosi kesehatan, Remaja 
PENYULUHAN DAN PELATIHAN TRIK SUKSES MENGHADAPI UJIAN NASIONAL (UN) MATEMATIKA SMP MUHAMMADIYAH PLERET KABUPATEN BANTUL Sumargiyani, Sumargiyani; Rusmining, Rusmining
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.516 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.373

Abstract

Pengabdian ini didasari atas permintaan dari Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah PleretKabupaten Bantul, yang menginginkan siswa –siswa kelas IX yang akan menghadapi UjianNasional (UN) sukses dan memperoleh nilai UN yang optimal. Tujuan dari pengabdian untuk : 1)memberikan wawasan pentingnya belajar untuk menghadapi UN, 2) Trik dalam mengerjakan soalUN, dan 3) pelatihan dalam menyelesaikan soal-soal latihan UN Matematika.Kegiatan dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Pleret pada semester genap TA 2016/2017pada tanggal 25 April 2017. Peserta siswa kelas IX MBS yang berjumlah 37 orang berdasarpermintaan pihak sekolah SMP Muhammadiyah Pleret. Kegiatan dibagi dalam 3 sesi (sesi aljabar,sesi geometri dan sesi statistik) yangberupa penyuluhan dan pelatihan.Hasil dan respon peserta dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini adalah : (1).Peserta memperoleh berbagai cara dalam menyelesaikan soal matematika, (2). Peserta antusiasdalam mengerjakan soal UN, (3) Peserta dapat bekerjasama dalam menyelesaikan soal soal UN, (4)Peserta dapat menggolongkan soal-soal UN yang tergolong mudah dan dapat mengerjkannya secarabenar dan (5) Rata-rata Nilai UN yang diperoleh siswa mengalami kenaikan dari nilai rata-rata tryout matematika 38,25 naik menjadi 90,00.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH NANAS (ananas comosus L. Merr) MENJADI SYRUP KAYA VITAMIN DI KECAMATAN PAYARAMAN Mahmud, Ardiansyah; Wulandari, Ajeng; Leliyana, leni Riska; Wahyuputra, lalu Bintang; Maulana, Suhadi; Ningsih, Widia
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.117 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.363

Abstract

Kecamatan Payaraman merupakan suatu daerah yang memiliki potensi yang besar dalam bidang perkebunan nanas dan dapat menjadi komoditas unggulan daerah. Penggunaan tanah Payaraman sebagian besar diperuntukan untuk pertanian, padi, nanas, dan karet sedangkan sisanya untuk tanah kering yang merupakan bangunan dan fasilitas-fasilitas lainnya. Dengan luas perkebunan karet yang dimanfaatkan sebagai lahan tanam nanas. Banyaknya hasil perkebunan nanas yang dihasilkan membuat nanas menjadi komoditas unggulan dan mencukupi kebutuhan dan permintaan setempat hal ini mengakibatkan harga nanas dijual dengan harga rendah. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini pelatihan secara langsung dengan warga. Pembuatan sirup kulit nanas dengan cara memasak kulit nanas, belimbing putih telur dan gula pasir untuk kemudian dikemas dengan botol yang sudah disterilisasi dengan direndam air panas. Dengan pemberdayaan ini diharapkan warga dapat memanfaatkan kulit nanas sebagai meningkatkan asupan vitamin, nilai sehat, ekonomis serta dapat menjadi peluang usaha.
LESSON STUDY: IMPROVING TEACHING SKILL FOR SENIOR HIGH SCHOOL TEACHER IN GUNUNGKIDUL Setayawan, Fariz; Taram, Abdul
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.295 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.353

Abstract

Keterampilan mengajar adalah salah satu bagian penting dari pendidikan matematika. Hal ini membutuhkan guru untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Oleh karena itu, tujuan dari makalah ini adalah untuk mendeskripsikan sejauh mana guru SMA menerapkan pelajaran pelajaran dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian yang ditemukan oleh pengamat bahwa mayoritas guru belum melaksanakan lesson study. Sebagian besar guru berpikir bahwa sulit untuk menerapkan lesson study karena manajemen waktu dan perbedaan kurikulum. Ditemukan bahwa SMK 1 Patuk melaksanakan lesson study untuk pertama kalinya. Guru berpikir bahwa pelajaran membantu kedua guru dan siswa dalam melakukan pembelajaran yang lebih baik. Guru membuat inovasi dalam proses pembelajaran. Ada tiga manfaat menggunakan strategi lesson study. Pertama, ini membantu guru untuk meningkatkan kemampuan mengajar mereka di kelas. Kedua, membangun Komunitas Pembelajaran Profesional dengan fokus pada Lesson Study. Ketiga, ia memberi lebih banyak informasi tentang proses belajar siswa di kelas. Kata
PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANJUT USIA (LANSIA) DI SLEMAN, YOGYAKARTA Rullyandari, Rochana; Matahari, Ratu; Firman, Firman
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.603 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.320

Abstract

Provinsi DI Yogyakarta dan secara khusus Kabupaten Sleman adalah contoh ril daerah yang memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan polulasi lansia. Rata-rata Umur Harapan Hidup (UHH) di Kabupaten Sleman mencapai 75,1 tahun sekaligus tertinggi di Indonesia, sementara UHH di tingkat Provinsi DIY adalah 73,2 tahun. Keadaan ini mengindikasikan bahwa struktur penduduk yang menua tersebut adalah keberhasilan pencapaian pembangunan manusia secara nasional, baik yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah, dan juga dukungan masyarakat. Namun demikian, pada aspek kesehatan masyarakat, kelompok lansia merupakan kelompok yang sedang mengalami proses perubahan fisik, biologi, kejiwaan, dan kehidupan sosial secara bertahap dalam jangka tertentu. Sehingga perkembangan kesehatan lansia sejalan dengan proses penuaan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai topic kesehatan lansia, pelatihan ketrampilan membuat kerajinan tangan, pemberian games untuk melatih daya ingat lansia, serta pre-post mengenai pengetahuan terhadap materi yang disampaikan Peserta pelatihan antusias mengikuti kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan permainan. Penilaian deskriptif terhadap hasil pre dan post test pengetahuan lansia menunjukkan bahwa pengetahuan lansia terhadap topic kesehatan mengalami peningkatan yaitu 92 persen dan meningkat menjadi 95 persen setelah mengikuti pelatihan, begitu juga pada materi kesehatan reproduksi lansia yaitu 70 persen peserta pelatihan memahami materi kesehatan reproduksi sebelum pelatihan menjadi 95 persen setelah mengikuti pelatihan. Melihat hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA EVAKUASI BENCANA DI SD MUHAMMADIYAH SE-KECAMATAN BANGUNTAPAN, BANTUL, DIY Wijaya, Oktomi; Isni, Khoiriyah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.878 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.344

Abstract

Tingginya risiko bencana yang ada di Provinsi Yogyakarta khususnya Kabupaten Bantul, maka mutlak diperlukan suatu upaya pengurangan risiko bencana, terutama di sekolah yang  merupakan komunitas anak-anak sebagai kelompok rentan. Sekolah dasar tentu harus mendapatkan perhatian yang lebih dikarenakan anak-anak SD memiliki kerentanan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu perhatian khusus kepada siswa sekolah dasar terkait dengan kemampuan menghadapi bencana. Upaya kesiapsiagaan sekolah dapat dimulai dengan analisis risiko bencana di sekolah, pembuatan prosedur kedaruratan bencana dan berlatih menyelamatkan diri saat terjadi bencana.  Metode yang digunakan dalam pelatihan ini antara lain: (1) pendidikan masyarakat atau penyuluhan, (2) pelatihan atau praktik, (3) simulasi. Tujuannya adalah peserta mendapatkan keterampilan tidak hanya berdasarkan pelatihan atau praktik, namun juga secara teori atau pengetahuan. Output kegiatan pelatihan ini antara lain: (1) peningkatan pengetahuan siswa dan guru sekolah dasar terkait perencanaan evakuasi bencana, (2) peningkatan keterampilan siswa dan guru sekolah dasar dalam mengevakuasi ketika terjadi bencana, (3) diseminasi hasil kegiatan berupa produk publikasi dan modul pelatihan. Outcome yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pembuatan peta dan jalur evakuasi yang dicetak ukuran besar dan ditempel di dinding sekolah, sehingga dapat diketahui dan dipahami setiap warga sekolah. Secara umum, kegiatan pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dan guru sekolah dasar mengenai perencanaan evakuasi bencana di sekolah. Disamping itu, tersusunnya peta, jalur, dan rambu evakuasi bencana sesuai situasi dan kondisi sekolah masingmasing