Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH NANAS (ananas comosus L. Merr) MENJADI SYRUP KAYA VITAMIN DI KECAMATAN PAYARAMAN Mahmud, Ardiansyah; Wulandari, Ajeng; Leliyana, leni Riska; Wahyuputra, lalu Bintang; Maulana, Suhadi; Ningsih, Widia
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.117 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.363

Abstract

Kecamatan Payaraman merupakan suatu daerah yang memiliki potensi yang besar dalam bidang perkebunan nanas dan dapat menjadi komoditas unggulan daerah. Penggunaan tanah Payaraman sebagian besar diperuntukan untuk pertanian, padi, nanas, dan karet sedangkan sisanya untuk tanah kering yang merupakan bangunan dan fasilitas-fasilitas lainnya. Dengan luas perkebunan karet yang dimanfaatkan sebagai lahan tanam nanas. Banyaknya hasil perkebunan nanas yang dihasilkan membuat nanas menjadi komoditas unggulan dan mencukupi kebutuhan dan permintaan setempat hal ini mengakibatkan harga nanas dijual dengan harga rendah. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini pelatihan secara langsung dengan warga. Pembuatan sirup kulit nanas dengan cara memasak kulit nanas, belimbing putih telur dan gula pasir untuk kemudian dikemas dengan botol yang sudah disterilisasi dengan direndam air panas. Dengan pemberdayaan ini diharapkan warga dapat memanfaatkan kulit nanas sebagai meningkatkan asupan vitamin, nilai sehat, ekonomis serta dapat menjadi peluang usaha.
Analisa Identifikasi Penyakit pada Tanaman Kakao Menggunakan Metode Dempster Shafer Ningsih, Widia; Lokapitasari Belluano, Poetri Lestari; Kurniati, Nia
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v4i3.1807

Abstract

Tanaman kakao merupakan tanaman perkebunan yang mana seluruh bagian dari tanaman ini dapat diolah untuk menghasilkan produk yang berguna dibeberapa bidang kehidupan. Pembudidayaan tanaman kakao sedikit menyulitkan petani akibat timbulnya serangan organisme penggangu tanaman yang sulit dibedakan secara kasatmata. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan petani dalam mengidentifikasi serangan organisme pengganggu tanaman penyebab timbulnya penyakit pada tanaman kakao dengan cara penerapan sistem pakar. Metode yang digunakan dalam membangun sistem pakar adalah metode dempster shafer. Terdapat sebanyak 7 jenis penyakit dan 26 gejala yang digunakan untuk mengimplementasikan dempster shafer. Hasil dari penelitian ini berdasarkan pengujian akurasi bahwa tingkat akurasi yang dimiliki oleh metode dempster shafer dalam mengidentifikasi penyakit pada tanaman kakao sebesar 56%.
Management Of Collaborative Development Of Chinatown Village As A Tourist Attraction In Cirebon City Ningsih, Widia; Suryono, Chondro
Jurnal Toursci Vol 1 No 6 (2024): Vol 1 No 6 June 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chinatown is one of the alternative tourist destinations for tourists because it is not only part of history but is the heart of Cirebon. With the development of Chinatown villages, the community can be more proud and appreciate the value of local history and culture. In terms of Collaborative Management of Chinatown Development, which involves various essential components, including the government, the private sector, academics, and the community, trying to develop the potential possessed by Chinatowns, in addition to the great potential owned, several things are obstacles in the development of Chinatowns, including the low quality of human resources who fully understand sustainable management. This research activity is a field study using research methods by conducting observations and interviews with the government, the private sector, academics, and the community in the Kanoman Palace regarding the Collaborative Management of Chinatown Development as a Tourist Attraction in Cirebon City. Collaborative Management of Chinatown Development as a Tourist Attraction in Cirebon City is one of the Cirebon City Tourism Attractions which in the future will be managed well by various parties, both from the government, local communities, and the community on a sustainable basis (Sustainable management).
Analisis Ayat-Ayat Al-Qur’an Sebagai Landasan Dakwah Ningsih, Widia; Satriah , Lilis
Bahasa Indonesia Vol 5 No 1 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam Juni 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i1.998

Abstract

To properly understand da'wah, it must be through understanding the Qur'an as the main source of da'wah. However, the Qur'an can only be properly understood through interpretation. The purpose of this research is to analyze the verses of the Qur'an that are the basis of da'wah. This analysis is expected to provide a deeper understanding of the purpose and method of da'wah in accordance with the foundation of the Qur'an. The urgency of this research is made because effective da'wah can bring great benefits to individuals, communities, and nations. By understanding the foundation of da'wah from the Qur'an, it is hoped that dai and missionaries can carry out their duties better and optimally. This study uses a qualitative research method with a thematic interpretation approach. Based on the results of analysis and literature studies from various references, the results of this study are by understanding the foundation, purpose and method of da'wah according to the foundation in the Qur'an. His words are in Q.S Q.S Al-Baqarah: 214 and Q.S Al-Imron: 159 about the purpose of da'wah that this verse expressly explains that to obtain heaven from Allah, it is not enough just by faith. Muslims will be given various kinds of trials as befell the previous ummah as a test for them. Furthermore, in the Qur'an, Surah An-Nahl · Verse 125 conveys that Allah swt gives guidelines to His Messenger on how to invite people (da'wah) to the way of Allah
Model Pembelajaran PAI yang Relevan dengan Kehidupan Sehari-hari Siswa Ningsih, Widia
Komprehensif Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang model pembelajaran PAI yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan menganalisis berbagai penelitian, teori, dan sumber informasi terkait topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kontekstual merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Islami pada siswa Sekolah Dasar. Dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa, pendekatan ini menjadikan ajaran agama lebih relevan, mudah dipahami, dan aplikatif. Melalui model ini, siswa tidak hanya mempelajari ajaran Islam sebagai teori, tetapi juga memahami bagaimana menerapkannya dalam situasi nyata, seperti menunjukkan kejujuran, menghormati orang tua, dan menjaga lingkungan.
Analisis Sentimen Pengguna Aplikasi Gen Ai dari Appstore dan Googleplay Menggunakan Algoritma C45 Ningsih, Widia; Rahmaddeni; Adrianto, Sukri; Kurniawan, Fadly; Alfianda, Baginda
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 5 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i5.4327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen pengguna aplikasi Generative AI (ChatGPT, Bing AI, Microsoft Co-Pilot, Gemini AI, dan Da Vinci AI) yang tersedia di AppStore dan Google Play menggunakan algoritma C4.5. Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari ulasan pengguna yang tersedia di kedua platform. Proses penelitian meliputi pengumpulan data, pelabelan manual, dan pemrosesan data awal, termasuk pembersihan, tokenisasi, transformasi kasus, dan penghapusan stopword. Data yang diolah kemudian dianalisis menggunakan algoritma C4.5 untuk mengklasifikasikan sentimen menjadi positif, negatif, atau netral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma C4.5 dapat mengklasifikasikan sentimen dengan akurasi, presisi, dan recall yang tinggi. Penelitian ini berkontribusi untuk memahami pendapat pengguna tentang aplikasi Generative AI dan membantu pengembang aplikasi meningkatkan kualitas dan kinerja aplikasi mereka berdasarkan umpan balik pengguna.
The Dynamics of Social Conflict in Urban Communities: A Case Study on the Phenomenon of Gentrification in Jakarta Ningsih, Widia
Journal Of Social Science (JoSS) Vol 4 No 3 (2025): JOSS: Journal of Social Science
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/joss.v4i3.449

Abstract

Urban transformation in Jakarta has accelerated rapidly over the past decade, driven by large-scale infrastructure development and increasing investment in real estate. While these changes have modernized the cityscape, they have also sparked complex social conflicts, particularly in areas undergoing gentrification. This study investigates the dynamics of social conflict arising in urban communities affected by gentrification in Jakarta. The objective is to analyze how spatial displacement, socioeconomic inequality, and contested urban identities contribute to tensions between long-term residents, new urban elites, and state or private developers. Using a qualitative case study approach, this research draws on in-depth interviews, participatory observation, and document analysis conducted in selected gentrifying neighborhoods such as Kampung Bayam and Jatinegara. The findings reveal that gentrification is not merely a physical transformation but a process marked by unequal power relations, loss of communal identity, and grassroots resistance. Social conflicts are triggered by opaque urban planning policies, forced evictions, and the erosion of traditional livelihoods. This study contributes to the growing discourse on urban justice and provides critical insights into how gentrification processes in the Global South manifest unique patterns of conflict and resilience. The research highlights the need for inclusive urban governance that balances development with the rights of existing communities.
Local food-based education: Utilization of moringa leaves (Moringa oleifera, l.) for stunting prevention Amelia, Renny; Suharyani, Ine; Rizikiyan, Yayan; Lestari, Trisna; Sulastri, Lela; Supriyadi, Yadi; Azzahra, Siti; Ningsih, Widia; Mutmainah, Iin; Maryam, Diana Dwi; Shadrina, Ghesani Nur; Yasmin, Yasmin; Nurhidayah, Sri; Adiibah, Siti
Community Empowerment Vol 10 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12302

Abstract

Stunting, a condition of impaired growth in children due to chronic malnutrition, is a significant public health problem. This community service aimed to increase the knowledge of the community, particularly pregnant women, regarding the potential of Moringa oleifera leaves as a healthy snack alternative in stunting prevention. This activity employed a pre-test post-test design with an intervention of counseling and training on making chicken nuggets fortified with Moringa oleifera leaves. The target participants were pregnant women with low upper arm circumference and mothers with stunted children. Evaluation of participants' understanding of stunting and the benefits of Moringa oleifera leaves was conducted before and after the intervention. The evaluation results showed an increase in participants' understanding of stunting and the benefits of Moringa oleifera leaves, as indicated by an increase in the average score of correct answers in the post-test compared to the pre-test. A hedonic test on the chicken nuggets fortified with Moringa oleifera leaves showed a very high level of liking for taste and color, and a high level of liking for aroma and appearance. The texture of the nuggets was identified as an aspect requiring further improvement.
MEDIA POHON KEJUJURAN UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER JUJUR SISWA SEKOLAH DASAR Wahyudi, Ziyad Abyan; Ningsih, Widia; Kurniasih, Nita; Ikrimah, Ikrimah; Luthfiyah, Luthfiyah; Hayati, Auliya Aenul
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6233

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the “honesty tree” media as a means of building honest character in fifth-grade elementary school students. The study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through questionnaires and interviews, which were conducted at SDN 3 Kasugengan Lor. The results of the study indicate that most students demonstrate positive attitudes toward the value of honesty, both in academic activities such as completing assignments, in social interactions with peers, and in participating in other school activities. The “honesty tree” medium was deemed effective because it presents the value of honesty in a visual and interactive manner, thereby capturing students' interest and encouraging them to be more open and reflective about their behavior. The role of teachers is highly significant in guiding and setting an example, while support from the school environment further strengthens the process of cultivating honest behavior. Additionally, collaboration between schools, parents, and the community is an important supporting factor in instilling the value of honesty as part of educational culture. With the appropriate use of educational media and a supportive environment, honest character can be consistently shaped and instilled from a young age, providing a strong foundation for children's moral development in the future. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media “pohon kejujuran” sebagai sarana pembentukan karakter jujur pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara, yang dilaksanakan di SDN 3 Kasugengan Lor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan sikap positif terhadap nilai kejujuran, baik dalam aktivitas akademik seperti mengerjakan tugas, dalam interaksi sosial dengan teman sebaya, maupun dalam mengikuti kegiatan sekolah lainnya. Media “pohon kejujuran” dinilai efektif karena menyajikan nilai kejujuran secara visual dan interaktif, sehingga mampu menarik minat siswa dan mendorong mereka untuk lebih terbuka serta reflektif terhadap perilaku mereka. Peran guru sangat signifikan dalam membimbing serta memberikan keteladanan, sementara dukungan dari lingkungan sekolah turut memperkuat proses pembiasaan perilaku jujur. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor pendukung penting dalam menanamkan nilai kejujuran sebagai bagian dari budaya pendidikan. Dengan penerapan media pembelajaran yang tepat serta lingkungan yang mendukung, karakter jujur dapat dibentuk dan ditanamkan secara konsisten sejak usia dini, sehingga memberi fondasi kuat bagi perkembangan moral anak di masa depan.
PERAN PRAKTIK-PRAKTIK PEMBIASAAN DAN KEBIASAAN POSITIF DI SEKOLAH PADA PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Habiibah, Habiibah; Muniifah, Muniifah; Ningsih, Widia; Luthfiyah, Luthfiyah; Zahro, Hani Muslihatun; Sitarianti, Tiyas Febbi
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6234

Abstract

This study aims to analyze positive habits and practices in the school environment in order to shape students' character. The study was conducted at SDN Pelandakan 1 using a qualitative descriptive approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation of habit-forming activities such as flag ceremonies, religious activities, the 3S culture (Smile, Greet, Greet), student collaboration, as well as habits related to cleanliness and ethics. The results of the study indicate that consistent habit-forming practices play an important role in instilling character values, including discipline, responsibility, honesty, care for the environment, and respect for others. The roles of teachers, principals, and the entire school community are central as role models and drivers of positive culture. Additionally, parental involvement in the character education process further enhances the effectiveness of habit formation. In conclusion, positive habit formation integrated into daily school activities creates a conducive learning environment that supports the development of students with strong character, independence, and the ability to face future challenges ethically and with dignity. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembiasaan dan kebiasaan positif di lingkungan sekolah dalam rangka membentuk karakter siswa. Studi dilakukan di SDN Pelandakan 1 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas pembiasaan seperti upacara bendera, kegiatan keagamaan, budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam), kerja sama antar siswa, serta kebiasaan menjaga kebersihan dan etika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembiasaan yang dilaksanakan secara konsisten berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter, antara lain disiplin, tanggung jawab, kejujuran, peduli terhadap lingkungan, dan sikap hormat terhadap sesama. Peran guru, kepala sekolah, serta seluruh warga sekolah sangat sentral sebagai teladan dan penggerak budaya positif. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan karakter turut memperkuat efektivitas pembiasaan. Kesimpulannya, pembiasaan positif yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari di sekolah menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pembentukan pribadi siswa yang berkarakter kuat, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan secara etis dan bermartabat.