cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2019)" : 27 Documents clear
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Sakir Sakir; Azam Syukur Rahmatullah; Riska Sarofah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.914

Abstract

Kegiatan pemberdayaan sosial dilakukan dengan dua kegiatan utama yaitu pembuatan profil desa dan Penguatan Sistem Informasi Desa (SID) di Klaster Temanggung, Jetis Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul. Potensi yang dimiliki oleh dusun harus bisa menjadi identitas perkembangan kemajuan desa. Metode yang digunakan adalah membantu dan melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk langsung terjun ke lapangan dan menyusun profil dusun dan pembuatan situs web serta pelatihan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang handal. Output yang dihasilkan dari layanan masyarakat meliputi Pertama, Temanggung memiliki buku profil dengan edisi terbaru dan dengan penambahan informasi yang diperlukan. Kedua, Temanggung memiliki situs web yang berisi informasi dusun dan desa. Pengembangan yang perlu dilakukan setelah program termasuk memperbarui profil desa dan menggunakan media sosial dalam penyediaan layanan selain situs web yang telah dibuat oleh komunitas pemberdayaan.
MODEL FLIPPED CLASSROOM MENGGUNAKAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING Andriyani Andriyani; Suhendri Suhendri
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.941

Abstract

SD Muhammadiyah Kleco merupakan salah satu Sekolah Dasar bagian dari SD Muhammadiyah Kleco terpadu yang berupaya untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir HOTS (High Order Thinking Skills). Peningkatan kemampuan siswa ini, diupayakan dengan cara menerapkan model-model pembelajaran inovatif, bukan sekedar pembelajaran transmisif yang menyampaikan konsep-konsep matematika secara langsung kepada siswa. Guru berharap dapat menerapkan suatu model pembelajaran berbasis teknologi informasi yang dapat mengembangkan kemampuan representasi, berkolaborasi, dan menilai proses pembelajaran. Model pembelajaran Flipped classroom adalah salah satu model pembelajaran yang berpusat pada siswa untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran dengan berbasis IT. Model ini dapat diimplementasikan dengan menggunakan berbagai pendekatan yang bersifat student centered untuk mengaktifkan keterampilan berpikir kritis maupun kreatif siswa sesuai dengan karakteristik pendekatan saintifik yang disarankan dalam penerapan kurikulum 2013. Salah satu pendekatan yang sesuai adalah pendekatan Problem Based Learning. Implementasi pelatihan terkait model pembelajaran matematika berbasis Flipped classroom dengan pendekatan problem based learning ini, diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif yang mengefektifkan model pembelajaran matematika di SD Muhammadiyah Kleco.
MERESPONS KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP HUKUM MELALUI PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT DI KELURAHAN JATIMULYA, DEPOK Endra Wijaya; Rifkiyati Bachri; Aprilia Wardani; Kris Padayanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.999

Abstract

Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Jatimulya, Cilodong, Depok, Jawa Barat, dapat dicermati bahwa sebagian warga masyarakat masih belum bisa mengakses dan memahami hukum dengan baik. Dampak dari keadaan itu ialah sebagian warga masyarakat belum bisa menyelesaikan problem hukum yang mereka hadapi. Fokus kajian ini ialah mengenai persoalan adanya kesenjangan antara hukum yang tersedia dengan kebutuhan masyarakat terhadap hukum, dan bagaimana institusi fakultas hukum dapat merespons persoalan itu. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara penyuluhan hukum secara langsung kepada masyarakat. Kajian ini disusun berdasarkan data yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan tersebut, dan dengan menggunakan metode kajian hukum nondoktrinal. Kajian ini menyimpulkan bahwa kesenjangan antara hukum dan kebutuhan masyarakat akan hukum masih terjadi. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Depok sudah menyediakan beberapa sistem, seperti Depok Single Window. Namun demikian, sinergi dengan pihak perguruan tinggi, terutama fakultas hukum, masih diperlukan untuk terwujudnya akses kepada hukum serta keadilan yang maksimal bagi masyarakat. (There are still a gap between the existing law and the society’s need to the law indeed. Some people in the society still could not access to the law easily. That condition was captured when a community service activity held at Jatimulya Village, Cilodong, Depok, West Java. The aims of this study are to explain a gap between the law and the society’s need to it, and also how the higher education institution, especially the faculty of law, responds to such problem. This study is based on information collected by the researchers from a community service activity, which is held in the form of public legal consultation. This study uses non-doctrinal legal research method. This study concludes that there is a gap between the law and the society’s need to the law. Regarding to that, in Depok City, The Local Government has been establishing systems, such as Depok Single Window, to help its citizen in doing and solving their certain legal problems. Although the system has been established, but that system still need to be synergized with the faculty of law institution to extend and provide such kind of better access to justice mechanism for the society.)
PENINGKATAN PERAN KELOMPOK REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN PENYANDANG DISABILITAS Arni Surwanti; Warih Andan Puspitosari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1105

Abstract

Layanan pada penyandang disabilitas berbasis lembaga atau melalui panti membutuhkan pembiayaan tinggi  serta layanan pada penyandang disabilitas yang dapat dijangkai sangat terbatas. Oleh karena itu Kementerian Sosial sebagai leading sector penanganan masalah disabilitas telah menggulirkan kebijakan pemberdayaan disabilitas yang menitikberatkan pada partisipasi aktif keluarga dan masyarakat.Desa Panggungharjo salah satu desa di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Yogyakarta telah memiliki Kelompok Berbasis Masyarakat/RBM. Sebagai lembaga di Desa yang masih baru kelompok Rehabilitasi Berbasis Masyarakat ini masih belum menunjukkan perannya dengan baik dalam memberikan layanan pada penyandang Disabilitas. Hal ini karena pemahaman personil dalam kelompok ini tentang issue disabilitas masih terbatas. Sementara itu di sisi lain pada saat ini, penyandang disabilitas  di Desa Panggungharjo masih menghadapi persoalan yang berkenaan dengan kesejahteraan.Program Kemitraan Masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan  pertama, melakukan peningkatan kualitas personil kelompok rehabilitasi berbasis masyarakat. Kedua, pendampingan pada Kelompok Rehabilitasi Berbasis Masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatannya. Ketiga, peningkatan kapasitas penyandang disabilitas melalui pemberian pelatihan motivasi, pelatihan ketrampilan & manajemen kewirausahaan pada penyandang disabilitas; pembentukan kelompok usaha serta serta adanya pendampingan usaha yang dijalankan penyandang disabilitas.Guna menjadi keberlanjutan program, diharapkan dapat menggunakan dana anggaran desa, dana anggaran kecamatan dan dana anggaran kabupaten  dengan dukungan kelompok rehabilitas berbasis masyarakat.
PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN HIV AIDS DI DUSUN KEDUNGPOH LOR, NGLIPAR Liena Sofiana; Muhammad Atqia Azhari; Dwi Putri S Retni Sari; Devi Stefani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1108

Abstract

HIV/AIDS is a disease that continues to grow and become a global problem that is sweeping the world. At the end of 2016, it was estimated that 36.7 million people in the world were living with HIV, as many as 1.8 million people were newly infected with HIV. Yogyakarta ranks 14th in the number of HIV/AIDS from 34 provinces in Indonesia in 2015, with 531 HIV cases and 91 AIDS cases. The high cases in some areas can be caused by low knowledge. Based on data analysis activities carried out in the Dusun Kedungpoh Lor, it was found that the people in the Dukuh Kedungpoh Lor had low knowledge of the problem of HIV/AIDS, as many as 72.83% of the people who had low knowledge of HIV/AIDS. Intervention activities carried out using extension methods with the aim of increasing public knowledge about HIV/AIDS prevention and control. This counseling was carried out on February 24, 2019 at the hall in Dusun Kedungpoh Lor with 31 participants. This counseling went smoothly seen in the enthusiasm of residents when attending discussions and questions and answers. The results that there was an increase in knowledge about HIV prevention and control after counseling.
EDUKASI MENGENAI HYGIENE DAN SANITASI MAKANAN DIPASAR KAKI LANGIT DUSUN MANGUNAN DLINGO BANTUL Septian Emma Dwi Jatmika; Annisa Intan Fadila
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1117

Abstract

Di Indonesia masalah hygiene dan sanitasi makanan merupakan masalah yang sudah lama dan terus berulang terjadi dan mengancam jutaan orang. Delapan warga di Sulawesi Selatan tewas keracunan makanan saat buka puasa. 130 buruh pabrik keracunan ketika makan bersama di Bekasi. 64 buruh pabrik sepatu keracunan makanan di Semarang. 55 warga Jember keracunan setelah menyantap hidangan resepsi pernikahan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan penyuluhan kesehatan mengenai hygiene dan sanitasi makanan bagi para penjual makanan di Pasar Kaki Langit Dusun Mangunan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai hygiene dan sanitasi makanan yang berdampak pada perilaku penjual dalam melakukan hygiene makanan dan sanitasi lingkungan. Kegiatan dilakukan penyuluhan. Untuk mengukur pengetahuan peserta dilakukan pre test dan post test. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan penjual makanan di Pasar Kaki Langit mengenai hygiene dan sanitasi makanan sebelum penyuluhan yaitu 50% dan menjadi 100 % setelah dilakukan penyuluhan mengenai hygiene dan sanitasi makanan yang berupa pengertian hygiene dan sanitasi, penyimpanan, pengolahan dan penyajian makanan yang baik dan benar.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK DAN ORGANIK MENJADI ECOBRICK DAN PUPUK CAIR ORGANIK Shinta Amelia; Aster Rahayu; Siti Salamah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1132

Abstract

Perkembangan populasi masyarakat Indonesia sedemikian pesat sehingga menimbulkan berbagai dampak baik positif maupun negative. Salah satu dampak negative yang ditimbulkan akibat pertumbuhan penduduk adalah sampah. Setiap rumah tangga menghasilkan sampah yang tidak sedikit jumlahnya. Beban pengelolaan sampah saat ini tergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di masing-masing daerah. Sehingga hal ini menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang cukup serius. Masalah sampah tidak hanya terdapat di wilayah perkotaan namun telah sampai pada wilayah pedesaan. Masyarakat pedesaan biasanya membuang sampah langsung ke sungai atau membakarnya di kebun mereka. Pola kebiasaan tersebut dapat menimbulkan pencemaran udara maupun lingkungan perairan. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat memilah sampah menurut jenisnya sehingga tahap selanjutnya sampah tersebut lebih mudah untuk diolah menjadi barang yang bernilai jual. Berdasarkan jenisnya sampah dibagi menjadi 2, yaitu sampah anorganik dan sampah organik. Sampah anorganik yang dihasilkan dalam rumah tangga antara lain, botol, plastik kemasan makanan maupun minuman. Sedangkan sampah organik yang dihasilkan rumah tangga seperti, sisa sayur, sisa buah maupun sisa makanan. Dalam pengabdian ini masyarakat diberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai cara memilah dan mengolah sampah anorganik maupun organik. Sampah anorganik dioleh menjadi ecobrick sedangkan sampah organik diolah menjadi pupuk cair. Hasil pengabdian ini adalah dapat menambah wawasan dan merubah pola penanganan sampah di masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Selain itu teknologi sederhana dan ramah lingkungan sehingga masyarakat dapat mengaplikasikan langsung untuk mengolah sampah rumah tangganya secara mandiri.    
PERANCANGAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SURAT BERBASIS KEBUTUHAN Nanik Suryani; Ismiyati Ismiyati; Ahmad Jaenudin
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1133

Abstract

The aim of devotion is (1) designing the letter management basedon need analysis of school; (2) training in implementing the result of design; (3) arranging the classification of archive; and (4) implementing the electronic letter management. The main priority of devotion is providing knowledge about handling of incoming and outgoing letter. In addition, the dedication is realizing to create the good administration for school, so that it can be supporting the accountability of school with authentic document. The implementation of devotion through socialization and training about management of letter based on need analysis. To overcome the obstacles of implemention in handling letter, we would evaluate from mentoring activity.
PKM TEKNOLOGI MESIN PENGASAP BAGI PENGUSAHA IKAN ASAP DUSUN PALODEM DESA TEMBOKREJO MUNCAR BANYUWANGI Akhmad Afandi; Nuraini Lusi; Mustofa Hilmi; Danang Putra Diansah; Abdi Hartanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1139

Abstract

In general, the smoke fish Processing Society is a society with a lack of knowledge, so that the smoking equipment is not equipped with chimneys because of the expensive production cost, the marination using a simple tool-less Practical and unproductive. So, it is necessary to develop a semi-modern fumigation technology and the community is easy to use. Smoking cabinet utilization as an alternative to environmentally friendly smoking methods is the time to apply in Indonesia. The problem faced by partners in the process of the daily fish smoking worker using the extra power to back the smoked fish, the coal fan and the harmful for the worker is the smoke issued by the fuel so that it can Interfere with the worker's breathing and make sore eyes. By looking at the conditions in the community in processing the smoked fish are done in a traditional and long time, so the need for a more efficient fish-sucking equipment, to help improve the process of smoking fish and reducing air pollution. From the results of this devotion produced a fish smoke machine with a capacity of 10 kg, 60 Watt motor power with an average temperature of 76oC. This smoke machine can reduce the moisture content contained in fish by approximately 10%. Besides, the partners understand the use and maintenance of equipment and with such tools can reduce air pollution.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PIJAT BAYI PADA KADER POSYANDU SEBAGAI STIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA DI TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA Reni Merta Kusuma; Silvia Ari Agustina; Dwi Susanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1168

Abstract

Permasalahan tumbuh kembang bayi dan balita terjadi di wilayah Tegalrejo. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memecahkan masalah tumbuh kembang bayi di Kelurahan Bener dan Kelurahan Kricak, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Masalah yang ditemukan banyaknya anak yang mengalami sulit makan yang merupakan awal masalah terjadinya gizi buruk bagi anak. Masalah gizi buruk dapat diantisipasi sejak masih bayi. Salah satunya dengan memberikan stimulasi dengan terapi sentuhan yaitu pijat bayi. Pijat bayi yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan akan merangsang nervus vagus bayi dan menimbulkan nafsu makan. Agar bayi dapat dipijat secara berkala dan bersinambungan, maka tenaga kesehatan membutuhkan perpanjangan tangan yaitu mengoptimalkan peran kader. Kader dibekali dengan pelatihan dan pendampingan pijat bayi selama 3 bulan. Kemampuan kader dalam melakukan pijat bayi dapat meningkat dari sebelum pelatihan dan pendampingan. Pengetahuan kader posyandu balita juga bertambah sehingga persepsi dan perlakukan terhadap bayi menjadi lebih baik. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini kemampuan kader melakukan pijat semakin meningkat, beberapa bayi yang mengalami masalah pertumbuhan dan perkembangan dapat diketahui lebih awal, bayi semakin sehat, tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat menyambut baik karena ada salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gizi pada balita. Growth problems for infants and toddlers occur in the Tegalrejo region. The purpose of community service is to solve the problem of growth and development of infants in the Village of Bener and Village Kricak, District Tegalrejo, Yogyakarta City. The problem found by many children who have difficulty eating is the beginning of the problem of malnutrition for children.Malnutrition problems can be anticipated since I was a baby. One of them by providing stimulation with touch therapy is baby massage. A regular and ongoing baby massage will stimulate the baby's vagus nerve and cause appetite. So that the baby can be massaged regularly and continuously, then health workers need an extension of the hand that is optimizing the role of cadres.Cadres are equipped with training and assistance for infant massage for 3 months. The ability of cadres to do baby massage can improve from before training and mentoring. The knowledge of posyandu toddlers is also increasing so that the perception and treatment of babies is better.The results of community service have increased the ability of cadres to do massage, some babies who experience growth and development problems can be known earlier, babies are healthier, health workers and community leaders are welcomed because there is one step that can be done to overcome nutritional problems in toddler.

Page 2 of 3 | Total Record : 27