cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 622 Documents
PELATIHAN “KERA-PIKNIK” (KERAJINAN BUNGA PINUS UNIK) WARGA KRAGILAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EKONOMI Agustina Novita Anggraini; Rizki Anissa Putri Suprihadi; Ika Ayu Utami; Arfan Ependi; Purwanti Pratiwi Purbosari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i2.877

Abstract

Desa Kragilan Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah merupakan tempat wisata alam baru berupa hutan pinus yang sekarang menjadi destinasi wisata yang cukup terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Namun masyarakat Desa Kragilan belum memanfaatkan secara maksimal potensi parawisata yang mereka miliki. Selain beberapa orang menjual makanan dan menawarkan jasa foto, tidak ada jenis usaha lain yang mereka kembangkan. Sementara itu, berdasarkan data saat observasi terdapat banyak pengangguran dan anak putus sekolah di daerah Kragilan lantaran rendahnya tingkat ekonomi keluarga. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan kegiatan pelatihan keterampilan dan pendampingan bagi masyarakat Desa Kragilan yang bernama Kera-Piknik (Kerajinan Bunga Pinus unik). Pelatihan untuk memberikan keterampilan dalam membuat bunga pinus menjadi produk menarik dengan potensi penjualan tinggi, memberikan pelatihan strategi pemasaran produk kerajinan, dan membantu membuka peluang usaha untuk masyarakat Kragilan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini yaitu berupa sosialisasi terhadap masyarakat, dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan, serta pengontrolan dan pendampingan keberlanjutan kegiatan. Kegiatan sosialisasi untuk memberikan informasi kepada warga tentang program yang akan dilaksanakan. Kegiatan pelatihan berupa pelatihan pembuatan kerajinan bunga pinus dan strategi penjualan (di dalamnya mencakup pula motivasi bisnis). Sedangkan tahapan pengontrolan dan pendampingan keberlanjutan dilakukan sebanyak dua kali dan akan terus dilakukan sampai program pengabdian ini berakhir. Hasilnya yaitu diperolehnya pendapatan tambahan bagi masyarakat Desa Kragilan dari penjualan produk kerajinan, terbentuknya grup/kelompok usaha masyarakat yang bergerak untuk mengorganisasi kegiatan usaha di Desa Kragilan, serta meningkatnya keterampilan masyarakat dalam hal bisnis (cara membuat produk, serta cara bisnis offline maupun online).
TECH FOR KIDS SEBAGAI PELATIHAN PENGENALAN PROSES PERANCANGAN REKAYASA DI SMPN 11 TANJUNG PINANG Deny Nusyirwan; Toni Suhendra; M. Abyan Fadillah; Oskar Indra Saputra
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i2.885

Abstract

Teknologi informasi dan telekomunikasi telah berkembang dengan pesat untuk mendukung digitalisasi di dunia industri. Untuk mendukung hal tersebut, maka jurusan teknik elektro Universitas Maritim Raja Ali Haji melaluitech for kids berusaha meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan proses perancangan rekayasa. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan kemampuan teknis dan nonteknis kepada siswa di sekolah dasar dan menengah di daerah pesisir dan perbatasan untuk mampu bersaing secara global di era industri 4.0. Metode pendekatan dalam pelatihan adalah partisipatif, dimana mahasiswa sebagai fasilisator bersama siswa aktif berinteraksi untuk menghasilkan luaran berupa rancangan purwarupa digital. Tahapan perancangan yang diperkenalkan kepada siswa dimulai dengan etnografi, untuk melatih siswa dan siswi dalam melakukan observasi terhadap lingkungan sekitarnya, cuurahan gagasan permasalahan yang ditemukan, menentukan solusi utama dari permasalahan utama. Selanjutnya di terjemahkan pada sketsa gambar dan dilanjutkan ke purwarupa vitual. Dari hasil kegiatan Tech for Kids siswa mengalami peningkatan didalam kemampuan menggambar teknik hasil sketsa menggunakan perangkat lunak Autodesk inventor. Selain itu, tech for kids mampu menciptakan suasana belajar yang kreatif, kritis dalam menganalisa dan mampu bekerjasama dengan rekan satu kelompok yang merupakan bagian terintegrasi untuk pola pembelajaran di sekolah masa depan.
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Sakir Sakir; Azam Syukur Rahmatullah; Riska Sarofah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.914

Abstract

Kegiatan pemberdayaan sosial dilakukan dengan dua kegiatan utama yaitu pembuatan profil desa dan Penguatan Sistem Informasi Desa (SID) di Klaster Temanggung, Jetis Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul. Potensi yang dimiliki oleh dusun harus bisa menjadi identitas perkembangan kemajuan desa. Metode yang digunakan adalah membantu dan melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk langsung terjun ke lapangan dan menyusun profil dusun dan pembuatan situs web serta pelatihan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang handal. Output yang dihasilkan dari layanan masyarakat meliputi Pertama, Temanggung memiliki buku profil dengan edisi terbaru dan dengan penambahan informasi yang diperlukan. Kedua, Temanggung memiliki situs web yang berisi informasi dusun dan desa. Pengembangan yang perlu dilakukan setelah program termasuk memperbarui profil desa dan menggunakan media sosial dalam penyediaan layanan selain situs web yang telah dibuat oleh komunitas pemberdayaan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENGEMBANGAN LITERASI PADA ANAK-ANAK DI DUSUN JATEN TRIHARJO PANDAK BANTUL Muchsin Maulana; Eko Prasetyo
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i2.917

Abstract

Masih rendahnya minat membaca anak-anak juga dapat mempengaruhi minatnya dalam menulis. Tentunya hal ini juga akan mempengaruhi perkembangan dan pengetahuan seorang anak di tingkat pendidikannya. Oleh karena itu kegiatan yang berkaitan dengan literasi sangatlah penting untuk mengoptimalkan kemampuan membaca dan menulis seorag anak. Permasalahan yang didapat adalah sulitnya remaja mengakses taman baca yang ada di pedukuhan Jaten. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi pada anak seperti membaca dan menulis di dusun Jaten Triharjo Pandak Bantul Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah tanya jawab kepada anak-anak terkait pentingnya membaca dan menulis. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa kegiatan seperti lomba membaca puisi, membaca pantun dan mendongeng. Anak-anak sangat antusias mengikuti beberapa lomba yang telah dilaksanakan. Kegemaran anak-anak dalam membaca dan menulis membuat taman bacaan yang telah didirikan di dusun Jaten sering dikunjungi.
EKONOMI KREATIF PEMBUATAN DETERGENT CAIR DAN BUBUK PADA KELOMPOK PKK KELURAHAN KRAJAN Siti Fatimah; Wiharto Wiharto; Anita Indrasari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i2.931

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge. Masyarakat yang heterogen, majemuk dan factor Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam kegiatan ekonomi. Masyarakat yang kondisi geografis ekonominya berada di lingkungan pusat perekonomian seperti pasar tradisional, dituntut untuk lebih kreatif, inovatif, dan sensitif tentang kondisi pangsa pasar. Kelompok Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Krajan Kabupaten Klaten berada pada kondisi sosial geografis ekonomi yang strategis dengan lingkungan pasar tradisional. Sebagian kelompok PKK ini memiliki pendapatan yang masih rendah karena tidak memiliki modal atau ketrampilan yang terbatas untuk menambah penghasilan. Mata pencahariannya antara lain adalah sebagai pedagang, pembantu rumah tangga, pengasuh anak, dan menjual minuman atau makanan. Kegiatan jual beli ini hanya berlangsung di pagi hari saja tatkala kegiatan pasar masih aktif. Pada siang atau sore sampai malam mereka tidak memilki aktifitas tambahan. Program pendampingan dan pelatihan pembuatan detergent cair dan bubuk dilakukan untuk meningkatkan taraf perekonomian dan membantu menciptakan ketentraman dalam berkehidupan. Kegiatan ini dilakukan tanpa menghilangkan pekerjaan utamanya, dan bisa dilakukan setiap saat atau ketika longgar. Metode pelaksanaan program ini adalah introduksi, pelatihan, pendampingan, dan pemantauan. Tujuan program ini adalah adanya peningkatan pendapatan kelompok PKK.
MODEL FLIPPED CLASSROOM MENGGUNAKAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARNING Andriyani Andriyani; Suhendri Suhendri
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.941

Abstract

SD Muhammadiyah Kleco merupakan salah satu Sekolah Dasar bagian dari SD Muhammadiyah Kleco terpadu yang berupaya untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir HOTS (High Order Thinking Skills). Peningkatan kemampuan siswa ini, diupayakan dengan cara menerapkan model-model pembelajaran inovatif, bukan sekedar pembelajaran transmisif yang menyampaikan konsep-konsep matematika secara langsung kepada siswa. Guru berharap dapat menerapkan suatu model pembelajaran berbasis teknologi informasi yang dapat mengembangkan kemampuan representasi, berkolaborasi, dan menilai proses pembelajaran. Model pembelajaran Flipped classroom adalah salah satu model pembelajaran yang berpusat pada siswa untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran dengan berbasis IT. Model ini dapat diimplementasikan dengan menggunakan berbagai pendekatan yang bersifat student centered untuk mengaktifkan keterampilan berpikir kritis maupun kreatif siswa sesuai dengan karakteristik pendekatan saintifik yang disarankan dalam penerapan kurikulum 2013. Salah satu pendekatan yang sesuai adalah pendekatan Problem Based Learning. Implementasi pelatihan terkait model pembelajaran matematika berbasis Flipped classroom dengan pendekatan problem based learning ini, diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif yang mengefektifkan model pembelajaran matematika di SD Muhammadiyah Kleco.
PENDAMPINGAN GURU SMA KABUPATEN KLATEN DALAM RANGKA PUBLIKASI ILMIAH DENGAN E-BALADA Wiharto Wiharto; Siti Fatimah; Esti Suryani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i2.942

Abstract

Peningkatan kualitas kompetensi guru menjadi prioritas dalam rangka mewujudkan pendidikan yang bermutu dan profesional. Pemerintah mewajibkan guru yang hendak meningkatkan pangkat golongannya atau mendapatkan tunjangan sertifikasi dituntut untuk menulis artikel. Artikel yang dihasilkan diwajibkan untuk dipublikasikan. Untuk melaksanakan hal tersebut maka guru dituntut untuk menulis artikel, baik artikel yang berdasarkan ide/gagasan, artikel berdasarkan pengamatan/penelitian, maupun artikel berdasarkan literasi. Adanya kewajiban tersebut, kebanyakan guru yang hendak naik pangkat/golongan masih mengalami kesulitan untuk memulai menulis artikel. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor, antara lain adalah ide yang sukar dikembangkan, pengolahan data yang rumit, ketidaktahuan penggunaan fasilitas teknologi informasi yang sudah ada dalam rangka mempermudah penulisan, dan faktor pribadi yang tidak mau berkembang. Sekolah SMA Negeri Karangdowo Kabupaten Klaten, sebagian besar sudah tersertifikasi. Sebagian dari mereka belum terlalu mahir dalam penggunaan teknologi informasi untuk membantu proses kenaikan pangkat atau perbaikan kualitas pembelajaran. Solusi dari permasalahan tersebut salah satunya adalah melalui program E-balada (Pembelajaran Dan Pendampingan dengan menggunakan teknologi informasi). Program E-balada merupakan program pendampingan penggunaan teknologi informasi seperti optimalisasi penggunaan tampilan menu pada microsoft word yang sudah ada, penggunaan zotero, schoology. Guru dapat memanfaatkan program ini sebagai alat bantu. Program E- balada ini dapat meningkatkan kualitas kompetensi mengajar maupun kualitas dari segi profesinya.
MERESPONS KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP HUKUM MELALUI PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT DI KELURAHAN JATIMULYA, DEPOK Endra Wijaya; Rifkiyati Bachri; Aprilia Wardani; Kris Padayanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.999

Abstract

Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Jatimulya, Cilodong, Depok, Jawa Barat, dapat dicermati bahwa sebagian warga masyarakat masih belum bisa mengakses dan memahami hukum dengan baik. Dampak dari keadaan itu ialah sebagian warga masyarakat belum bisa menyelesaikan problem hukum yang mereka hadapi. Fokus kajian ini ialah mengenai persoalan adanya kesenjangan antara hukum yang tersedia dengan kebutuhan masyarakat terhadap hukum, dan bagaimana institusi fakultas hukum dapat merespons persoalan itu. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara penyuluhan hukum secara langsung kepada masyarakat. Kajian ini disusun berdasarkan data yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan tersebut, dan dengan menggunakan metode kajian hukum nondoktrinal. Kajian ini menyimpulkan bahwa kesenjangan antara hukum dan kebutuhan masyarakat akan hukum masih terjadi. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Depok sudah menyediakan beberapa sistem, seperti Depok Single Window. Namun demikian, sinergi dengan pihak perguruan tinggi, terutama fakultas hukum, masih diperlukan untuk terwujudnya akses kepada hukum serta keadilan yang maksimal bagi masyarakat. (There are still a gap between the existing law and the society’s need to the law indeed. Some people in the society still could not access to the law easily. That condition was captured when a community service activity held at Jatimulya Village, Cilodong, Depok, West Java. The aims of this study are to explain a gap between the law and the society’s need to it, and also how the higher education institution, especially the faculty of law, responds to such problem. This study is based on information collected by the researchers from a community service activity, which is held in the form of public legal consultation. This study uses non-doctrinal legal research method. This study concludes that there is a gap between the law and the society’s need to the law. Regarding to that, in Depok City, The Local Government has been establishing systems, such as Depok Single Window, to help its citizen in doing and solving their certain legal problems. Although the system has been established, but that system still need to be synergized with the faculty of law institution to extend and provide such kind of better access to justice mechanism for the society.)
PEMBEKALAN KETERAMPILAN OJEK DIFA CITY TOUR UNTUK MEWUJUDKAN KESETARAAN KAUM DISABILITAS Dianna Ratnawati; Desy Rufaidah; Nurcholish Arifin Handoyono
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i2.1081

Abstract

Difa City Tour merupakan usaha jasa ojek online satu-satunya di Indonesia dengan driver dan mayoritas member kaum disabilitas di Yogyakarta. Namun di lingkungan masyarakat masih terjadi diskriminasi disamping kemandirian yang diunjukkan ojek ini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk : (1) memberi penyuluhan prinsip ergonomi dalam berkendara; (2) melatih keterampilan desain autocad; (3) melatih keterampilan pengelasan; (4) melatih keterampilan pengecatan; dan (5) melatih keterampilan public speaking. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Tim pelaksana program terdiri dari tiga dosen dan dua mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan diselenggarakan di unit produksi bengkel pendidikan teknik mesin Universitas Sarjana Wiyata Taman Siswa. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah peningkatkan ilmu bidang ergonomic dari peserta 90%, 75% peserta terampil mengoperasikan aplikasi autocad, 85% terampil las dasar, 85% terampil mengecat, dan 90% terampil berkomunikasi. Program yang telah dilaksanakan tersebut memberikan dampak positif bagi peserta yang dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan, keterampilan dan pelayanan terhadap member sehingga berpengaruh terhadap produktivitas dan peningkatan kepercayaan pelanggan ojek Difa city tour.
PENINGKATAN PERAN KELOMPOK REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN PENYANDANG DISABILITAS Arni Surwanti; Warih Andan Puspitosari
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v3i3.1105

Abstract

Layanan pada penyandang disabilitas berbasis lembaga atau melalui panti membutuhkan pembiayaan tinggi  serta layanan pada penyandang disabilitas yang dapat dijangkai sangat terbatas. Oleh karena itu Kementerian Sosial sebagai leading sector penanganan masalah disabilitas telah menggulirkan kebijakan pemberdayaan disabilitas yang menitikberatkan pada partisipasi aktif keluarga dan masyarakat.Desa Panggungharjo salah satu desa di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Yogyakarta telah memiliki Kelompok Berbasis Masyarakat/RBM. Sebagai lembaga di Desa yang masih baru kelompok Rehabilitasi Berbasis Masyarakat ini masih belum menunjukkan perannya dengan baik dalam memberikan layanan pada penyandang Disabilitas. Hal ini karena pemahaman personil dalam kelompok ini tentang issue disabilitas masih terbatas. Sementara itu di sisi lain pada saat ini, penyandang disabilitas  di Desa Panggungharjo masih menghadapi persoalan yang berkenaan dengan kesejahteraan.Program Kemitraan Masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan  pertama, melakukan peningkatan kualitas personil kelompok rehabilitasi berbasis masyarakat. Kedua, pendampingan pada Kelompok Rehabilitasi Berbasis Masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatannya. Ketiga, peningkatan kapasitas penyandang disabilitas melalui pemberian pelatihan motivasi, pelatihan ketrampilan & manajemen kewirausahaan pada penyandang disabilitas; pembentukan kelompok usaha serta serta adanya pendampingan usaha yang dijalankan penyandang disabilitas.Guna menjadi keberlanjutan program, diharapkan dapat menggunakan dana anggaran desa, dana anggaran kecamatan dan dana anggaran kabupaten  dengan dukungan kelompok rehabilitas berbasis masyarakat.