Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
622 Documents
PELATIHAN PEMANFAATAN DAN PEMASARAN PRODUK HOME INDUSTRY DI DESA KARANGJATI KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA
Suryana Hendrawan;
Taslim Immanudin;
Irmawan Anang;
Fatih Al Barid
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.715
This service was carried out with the intention of being able to form the residents of Karangjati Village, Kec. Susukan Kab. Banjarnegara is an independent, creative and present entrepreneur. Many people in Karangjati Village actually have many products, but many of them stop in the production phase. To market their own products the majority are still participating in collectors or just waiting for orders. This service was carried out with training and mentoring methods to market community products that had been produced or had no ideas at all. In this training, initially the identification of what products have been produced by the residents will be carried out and the obstacles faced by the residents of Karangjati Village. This is done in the hope that training can be more conical to the main problems faced by citizens and can provide more appropriate solutions. After identification, training will be carried out on how to utilize existing technology and how to market the home industry products to the emerging online market. After this training, several people from Karangjati Village have directly practiced the results of their products to the simple On-Line market. Some existing products such as packaged versions of herbal medicine have also begun to be produced with more modern packaging. This increase in value products is expected to attract consumers' attention while increasing the economy of Karangjati Village residents.
PENINGKATAN KAPASITAS PROFESIONALISME GURU MATEMATIKA SMA/SMK/MA MUHAMMADIYAH SE-KOTA YOGYAKARTA
Joko Purwadi;
Aris Thobirin
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.746
Profesionalisme dalam mendidik siswa sangat diperlukan untuk kemajuan suatu bangsa, secara khusus pada mata pelajaran matematika di tingkat SMA/SMK/MA Muhammadiyah. Guru berhak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh pelatihan, dan mengembangkan profesi dalam bidangnya. Dari sisi kewajiban, guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Salah satu upaya dalam menyetarakan dan menilai kinerja guru dalam hal keprofesionalan, pemerintah menggelar Uji Kompetensi Guru (UKG), yang bertujuan untuk pemetaan kompetensi. Untuk mencapai keprofesionalan guru dan kelulusan, diperlukan pelatihan kepada guru sebelum melakukan UKG. Pelatihan ini diselenggarakan dalam waktu 2 hari dengan materi Kalkulus dan Statistika. Peserta pada kegiatan ini berasal dari 12 Sekolah di lingkungan Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta dan bekerjasama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah PDM Yogyakarta.
PKM GEO UMKM DESA KENONGO
Fitri Nur Latifah;
M. Ruslianoor Maika;
Novia Ariyanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.756
Sesuai dengan peta jalan Industri 4.0 yang telah dibuat Kementrian Perindustrian Republik Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan making Indonesia 4.0, yang dijadikan suatu landasan pertumbuhan ekonomi Indonesia dimasa mendatang, perananan teknologi dalam pengembangan UMKM saat ini tidak bisa dipandang hal yang remeh lagi. Permasalahan UMKM sangatlah komplek dan salah satunya adalah pemasaran (marketshare) UMKM itu sendiri, sehingga kami berupaya membuat sebuah direktori UMKM Desa Kenongo yang membantu UMKM dalam memasarkan produknya. Desa Kenongo adalah salah satu desa di kabupaten Sidoarjo dengan jumlah UMKM sekitar 80 UMKM. Metode pelaksanaan yang dipakai dalam melakukan kegiatan ini adalah melakukan survei atas beberapa UMKM, mengelompokkan UMKM berdasarkan jenis usaha mitra, membuat database mitra termasuk koordinat lokasi usaha mitra, dan membuat database/direktori online yang bisa diakses oleh pihak umum. Direktori ini nantinya sangat berdampak positif bagi pengembangan UMKM Desa Kenongo dimasa mendatang.
PELATIHAN PENGAWAS KOPERASI SYARIAH BERSERTIFIKASI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Rofiul Wahyudi;
Riduwan Riduwan;
Akhmad Arif Rifan
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.757
Dewan Pengawas Syariah (DPS) di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) yang bersertifikasi jabatan pengawas syariah menjadi kebutuhan yang mendesak. Hal ini disebabkan terbatasnya jumlah DPS yang bersertifikasi di lembaga keuangan mikro syariah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan sebagai bekal bagi Dewan Pengawas Syariah di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. Metode pelatihan ini menggunakan klasikal dengan menerapkan kombinasi metode: ceramah, diskusi dan role play. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman DPS terhadap aspek kesyariahan.Â
EDUKASI KESEHATAN KONSUMSI SAYUR DAN BUAH, SERTA PENGELOLAAN SAMPAH PADA ANAK–ANAK SD NEGERI KEMPONG
Dessy Pranungsari;
Indra Chaerul Anwar;
Samsul Maarifudin;
Viki Arisandi
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i2.766
SD Negeri Kempong merupakan satu-satunya sekolah dasar yang terletak di Dusun Kempong, Banjaroyo, Kalibawang, Kulon Progo. Edukasi diikuti sebanyak 25 siswa dari total 64 siswa di SD Kempong. Konsumsi sayur dan buah merupakan salah satu syarat dalam memenuhi menu gizi seimbang. Konsumsi sayur dan buah sangat penting untuk dilakukan oleh anak-anak di setiap kali makan. Konsumsi sayur dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya yaitu pada usia 7-9 tahun. Pengetahuan tentang perbedaan sampah organik dan anorganik juga merupakan suatu hal yang penting untuk diajarkan kepada siswa. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar siswa mampu menjaga lingkungan dan mengetahui manfaat dari sampah organik dan anorganik. Dengan memberikan edukasi selama 2 hari (12 dan 13 Februari 2019) tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah serta perbedaan sampah diharapkan anak-anak dapat mengonsumsi sayur, buah setiap harinya dan dapat menjaga lingkungan agar tetap bersih.
PELATIHAN PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DI PEDUKUHAN JANGKANG LOR, SENTOLO, KULONPROGO
Hasrul Rahman;
Hanif Rahman Adi;
Dian Yuliani;
Rinah Rinah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i2.778
Kreativitas sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini. Salah satu tujuannya adalah untuk mendongkrak perekonomian dalam negeri. Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi adalah salah satu cara untuk menghasilkan produk yang dapat menjadi sebuah sumber penghasilan yang bernilai jual tinggi. Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi ini dilaksanakan di pedukuhan Jangkang Lor, Kabupaten Kulonprogo. Dengan diadakannya pelatihan ini masyarakat pedukuhan Jangkang Lor dapat memahami teori dan praktik pembuatan lilin aromaterapi. Setelah pelatihan ini selesai diharapkan masyarakat dapat mengembangkan lebih lanjut, agar bisa dijadikan sebagai sarana untuk menghasilkan sumber penghasilan bagi masyarakat setempat.
PEMBANGUNAN DAN PELATIHAN CONTENT MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS WEBSITE SMART KIDS COLLEAGUE
Fransiska Hernina Puspitasari;
Y Priadi Wibisono;
D Yidistya Wardhana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.838
Manusia membutuhkan suatu pendidikan untuk mengasah keterampilan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, baik dalam dunia usaha atau pun industri. Pendidikan tersebut dapat diperoleh melalui pendidikan formal maupun non-formal. Data statistik kementerian pendidikan dan kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan jumlah pendidikan non formal tahun 2018 sejumlah 433. Pendidikan non-formal melalui pendidikan ketrampilan telah menunjukkan kontribusi positif terhadap penurunan angka kemiskinan dalam pembangunan pedesaan. Smart Colleague hadir sebagai salah satu dari pendidikan non formal di Yogyakarta untuk memberikan pendukung pendidikan komputer sejak usia dini. Di tengah peluang yang menjanjikan ini belum banyak pelaku bisnis pendidikan non formal yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana promosi dan informasi. Berawal dari keterbatasan pengetahuan akan teknologi informasi inilah konsep pengabdian pada masyarakat ini disusun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini membantu Lembaga Pendidikan Non Formal dengan sampel satu mitra, yaitu Smart Colleague yang bergerak di bidang pelatihan komputer yang fokus mengembangkan edu-games, baik untuk pra-sekolah, Siswa SD, dan juga dewasa. Kegiatan ini dilakukan dalam jangka waktu enam bulan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada relawan dan pengajar di Smart Colleague agar dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan jasanya. Teknologi informasi yang digunakan adalah sistem informasi website.
PENDAMPINGAN KAMPANYE DIGITAL MELALUI WEBSITE DAN SOSIAL MEDIA KEPADA KAWAN KASIH TUMBUH
Putri Nastiti;
Y Priadi Wibisono
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.841
Papua merupakan salah satu daerah di Indonesia yang termasuk dalam Indonesia bagian Timur. Ada berbagai sektor di Papua yang menjadi perhatian pemerintah, salah satunya adalah sektor pendidikan. Pemerintah Indonesia mengalokasikan dana APBN sebesar 20% untuk pendidikan di Papua. Terdapat 62 juta siswa di Indonesia, sayangnya angka sebesar itu tidak menjamin penyebaran dan kualitas pendidikan yang merata ke seluruh wilayah Nusantara. Fakta yang diungkap oleh United Nations Children's Fund (UNICEF) menunjukkan bahwa 30% siswa Papua tidak menyelesaikan SD dan SMP. Hal ini yang melatarbelakangi komunitas Kawan Kasih Tumbuh untuk terjun langsung ke bumi Papua, dengan semangat memajukan pendidikan khususnya di Kabupaten Yahukimo. Penulis memberikan solusi untuk mengkampanyekan Program Kawan Kasih Tumbuh secara digital. Kampanye adalah upaya yang ditujukan untuk menciptakan perubahan dan dampak tertentu dalam kehidupan bermasyarakat. Kampanye ini bertujuan untuk memberikan dampak berupa bantuan, baik berupa donasi maupun hal lainnya untuk kemajuan pendidikan anak-anak di Papua. Kampanye digital untuk donasi ini nantinya akan ditujukan untuk pendidikan di daerah Papua melalui para relawan dari Komunitas Kawan Kasih Tumbuh.
PENYULUHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DAN TANAMAN PENGUSIR NYAMUK DI DESA MODALAN, BANGUNTAPAN
Hery Setiyawan;
Asih Sri Lestari;
Elly Nur Ayuningtyas;
Annisa Meradji;
Elly Diana;
Evi Budi Utami
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i2.849
Peningkatan jumlah penduduk Indonesia menyebabkan kebutuhan papan juga meningkat. Semakin lama bangunan dan perumahan juga semakin padat dan menyebabkan meningkatnya populasi nyamuk di sekitar rumah. Nyamuk tidak hanya hidup di lingkungan air kotor saja, akan tetapi pada air bersih juga. Masyarakat umumnya sudah menggunakan obat nyamuk berbahan kimia, namun belum banyak yang mengetahui bahaya dari efek yang ditimbulkan. Cara untuk menghindari bahaya dari efek obat nyamuk berbahan kimia yaitu dengan menggunakan tanaman pengusir nyamuk. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat untuk memanfaatkan tanaman sebagai pengusir nyamuk. Tujuan dari kegiatan ini untuk menambah pengetahuan tentang bahaya nyamuk demam berdarah serta cara menanggulanginya dengan cara organik. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan desa Modalan, Banguntapan dengan tahapan persiapan pada tanggal 20 April 2019, sedangkan pelaksanaan penyuluhan pada tanggal 21 April 2019. Materi yang diberikan tentang penyakit DBD dan tanaman pengusir nyamuk. Hasil dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan masyarakat tentang bahaya demam berdarah dan manfaat tanaman pengusir nyamuk.
BANGKA TOUR GUIDE TRAINING: BE A CONFIDENCE FUTURE TOURISM AMBASSADOR
Dody Sugiarto;
Agci Hikmawati
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.868
Kegiatan Bangka Tour Guide Training bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta pelatihan dalam memandu wisata menggunakan Bahasa Inggris yang baik dan benar, serta didukung oleh eye contact, gesture, body language dan tutur bicara yang benar. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, dan praktik lapangan di lokasi wisata dengan menerapkan model pembelajaran students centered learning yaitu small group discussion dan guided project based learning. Berdasarkan hasil dari kegiatan yang dilaksanakan, peserta mampu memandu wisata menggunakan Bahasa Indonesia dengan sangat baik namun tidak begitu fasih ketika harus menggunakan Bahasa Inggris. Memandu wisata dengan menggunakan eye contact, gesture, dan body language yang tepat masih menjadi hal yang baru bagi para peserta pelatihan. Bagaimanapun, pelatihan ini telah memberikan ilmu baru bagi peserta untuk menjadi seorang tour guide yang professional baik secara teori maupun secara praktik lapangan.