Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Articles
622 Documents
PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN HIV AIDS DI DUSUN KEDUNGPOH LOR, NGLIPAR
Liena Sofiana;
Muhammad Atqia Azhari;
Dwi Putri S Retni Sari;
Devi Stefani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1108
HIV/AIDS is a disease that continues to grow and become a global problem that is sweeping the world. At the end of 2016, it was estimated that 36.7 million people in the world were living with HIV, as many as 1.8 million people were newly infected with HIV. Yogyakarta ranks 14th in the number of HIV/AIDS from 34 provinces in Indonesia in 2015, with 531 HIV cases and 91 AIDS cases. The high cases in some areas can be caused by low knowledge. Based on data analysis activities carried out in the Dusun Kedungpoh Lor, it was found that the people in the Dukuh Kedungpoh Lor had low knowledge of the problem of HIV/AIDS, as many as 72.83% of the people who had low knowledge of HIV/AIDS. Intervention activities carried out using extension methods with the aim of increasing public knowledge about HIV/AIDS prevention and control. This counseling was carried out on February 24, 2019 at the hall in Dusun Kedungpoh Lor with 31 participants. This counseling went smoothly seen in the enthusiasm of residents when attending discussions and questions and answers. The results that there was an increase in knowledge about HIV prevention and control after counseling.
EDUKASI MENGENAI HYGIENE DAN SANITASI MAKANAN DIPASAR KAKI LANGIT DUSUN MANGUNAN DLINGO BANTUL
Septian Emma Dwi Jatmika;
Annisa Intan Fadila
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1117
Di Indonesia masalah hygiene dan sanitasi makanan merupakan masalah yang sudah lama dan terus berulang terjadi dan mengancam jutaan orang. Delapan warga di Sulawesi Selatan tewas keracunan makanan saat buka puasa. 130 buruh pabrik keracunan ketika makan bersama di Bekasi. 64 buruh pabrik sepatu keracunan makanan di Semarang. 55 warga Jember keracunan setelah menyantap hidangan resepsi pernikahan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan penyuluhan kesehatan mengenai hygiene dan sanitasi makanan bagi para penjual makanan di Pasar Kaki Langit Dusun Mangunan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai hygiene dan sanitasi makanan yang berdampak pada perilaku penjual dalam melakukan hygiene makanan dan sanitasi lingkungan. Kegiatan dilakukan penyuluhan. Untuk mengukur pengetahuan peserta dilakukan pre test dan post test. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan penjual makanan di Pasar Kaki Langit mengenai hygiene dan sanitasi makanan sebelum penyuluhan yaitu 50% dan menjadi 100 % setelah dilakukan penyuluhan mengenai hygiene dan sanitasi makanan yang berupa pengertian hygiene dan sanitasi, penyimpanan, pengolahan dan penyajian makanan yang baik dan benar.
PELATIHAN PEMBUATAN TEH CELUP PEGAGAN CENTELLA ASIATICA (L) URBAN) DI DESA NGLANGGERAN
Iis Wahyuningsih;
Nazilah Shofi Risqina
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i2.1120
Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul mempunyai banyak potensi sumber daya alam, salah satunya banyak tumbuh tanaman pegagan. Namun masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK belum mempunyai pengetahuan dan ketrampilan membuat the pegagan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk : (1) memberi penyuluhan tentang tanaman pegagan dan khasiatnya; (2) melatih keterampilan membuat the celup pegagan; (3) melatih mengemas the pegagan; (4) melatih membuat label pada kemasan the pegagan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan praktek langsung. Tim pelaksana program terdiri dari dosen Fakultas Farmasi UAD dan mahasiswa Prodi S2 Farmasi UAD. Pelaksanaan kegiatan diselenggarakan di bale Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah peningkatkan pengetahuan tentang tanaman pegagan, peserta terampil membuat the pegagan, peserta terampil mengemas the pegagan, peserta terampil melabel the pegagan. Program yang telah dilaksanakan tersebut memberikan dampak positif bagi peserta yang dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK desa Nglanggeran.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK DAN ORGANIK MENJADI ECOBRICK DAN PUPUK CAIR ORGANIK
Shinta Amelia;
Aster Rahayu;
Siti Salamah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1132
Perkembangan populasi masyarakat Indonesia sedemikian pesat sehingga menimbulkan berbagai dampak baik positif maupun negative. Salah satu dampak negative yang ditimbulkan akibat pertumbuhan penduduk adalah sampah. Setiap rumah tangga menghasilkan sampah yang tidak sedikit jumlahnya. Beban pengelolaan sampah saat ini tergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di masing-masing daerah. Sehingga hal ini menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang cukup serius. Masalah sampah tidak hanya terdapat di wilayah perkotaan namun telah sampai pada wilayah pedesaan. Masyarakat pedesaan biasanya membuang sampah langsung ke sungai atau membakarnya di kebun mereka. Pola kebiasaan tersebut dapat menimbulkan pencemaran udara maupun lingkungan perairan. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar dapat memilah sampah menurut jenisnya sehingga tahap selanjutnya sampah tersebut lebih mudah untuk diolah menjadi barang yang bernilai jual. Berdasarkan jenisnya sampah dibagi menjadi 2, yaitu sampah anorganik dan sampah organik. Sampah anorganik yang dihasilkan dalam rumah tangga antara lain, botol, plastik kemasan makanan maupun minuman. Sedangkan sampah organik yang dihasilkan rumah tangga seperti, sisa sayur, sisa buah maupun sisa makanan. Dalam pengabdian ini masyarakat diberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai cara memilah dan mengolah sampah anorganik maupun organik. Sampah anorganik dioleh menjadi ecobrick sedangkan sampah organik diolah menjadi pupuk cair. Hasil pengabdian ini adalah dapat menambah wawasan dan merubah pola penanganan sampah di masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Selain itu teknologi sederhana dan ramah lingkungan sehingga masyarakat dapat mengaplikasikan langsung untuk mengolah sampah rumah tangganya secara mandiri. Â Â Â
PERANCANGAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN SURAT BERBASIS KEBUTUHAN
Nanik Suryani;
Ismiyati Ismiyati;
Ahmad Jaenudin
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1133
The aim of devotion is (1) designing the letter management basedon need analysis of school; (2) training in implementing the result of design; (3) arranging the classification of archive; and (4) implementing the electronic letter management. The main priority of devotion is providing knowledge about handling of incoming and outgoing letter. In addition, the dedication is realizing to create the good administration for school, so that it can be supporting the accountability of school with authentic document. The implementation of devotion through socialization and training about management of letter based on need analysis. To overcome the obstacles of implemention in handling letter, we would evaluate from mentoring activity.
PKM TEKNOLOGI MESIN PENGASAP BAGI PENGUSAHA IKAN ASAP DUSUN PALODEM DESA TEMBOKREJO MUNCAR BANYUWANGI
Akhmad Afandi;
Nuraini Lusi;
Mustofa Hilmi;
Danang Putra Diansah;
Abdi Hartanto
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1139
In general, the smoke fish Processing Society is a society with a lack of knowledge, so that the smoking equipment is not equipped with chimneys because of the expensive production cost, the marination using a simple tool-less Practical and unproductive. So, it is necessary to develop a semi-modern fumigation technology and the community is easy to use. Smoking cabinet utilization as an alternative to environmentally friendly smoking methods is the time to apply in Indonesia. The problem faced by partners in the process of the daily fish smoking worker using the extra power to back the smoked fish, the coal fan and the harmful for the worker is the smoke issued by the fuel so that it can Interfere with the worker's breathing and make sore eyes. By looking at the conditions in the community in processing the smoked fish are done in a traditional and long time, so the need for a more efficient fish-sucking equipment, to help improve the process of smoking fish and reducing air pollution. From the results of this devotion produced a fish smoke machine with a capacity of 10 kg, 60 Watt motor power with an average temperature of 76oC. This smoke machine can reduce the moisture content contained in fish by approximately 10%. Besides, the partners understand the use and maintenance of equipment and with such tools can reduce air pollution.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PIJAT BAYI PADA KADER POSYANDU SEBAGAI STIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA DI TEGALREJO KOTA YOGYAKARTA
Reni Merta Kusuma;
Silvia Ari Agustina;
Dwi Susanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1168
Permasalahan tumbuh kembang bayi dan balita terjadi di wilayah Tegalrejo. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk memecahkan masalah tumbuh kembang bayi di Kelurahan Bener dan Kelurahan Kricak, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Masalah yang ditemukan banyaknya anak yang mengalami sulit makan yang merupakan awal masalah terjadinya gizi buruk bagi anak. Masalah gizi buruk dapat diantisipasi sejak masih bayi. Salah satunya dengan memberikan stimulasi dengan terapi sentuhan yaitu pijat bayi. Pijat bayi yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan akan merangsang nervus vagus bayi dan menimbulkan nafsu makan. Agar bayi dapat dipijat secara berkala dan bersinambungan, maka tenaga kesehatan membutuhkan perpanjangan tangan yaitu mengoptimalkan peran kader. Kader dibekali dengan pelatihan dan pendampingan pijat bayi selama 3 bulan. Kemampuan kader dalam melakukan pijat bayi dapat meningkat dari sebelum pelatihan dan pendampingan. Pengetahuan kader posyandu balita juga bertambah sehingga persepsi dan perlakukan terhadap bayi menjadi lebih baik. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini kemampuan kader melakukan pijat semakin meningkat, beberapa bayi yang mengalami masalah pertumbuhan dan perkembangan dapat diketahui lebih awal, bayi semakin sehat, tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat menyambut baik karena ada salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah gizi pada balita. Growth problems for infants and toddlers occur in the Tegalrejo region. The purpose of community service is to solve the problem of growth and development of infants in the Village of Bener and Village Kricak, District Tegalrejo, Yogyakarta City. The problem found by many children who have difficulty eating is the beginning of the problem of malnutrition for children.Malnutrition problems can be anticipated since I was a baby. One of them by providing stimulation with touch therapy is baby massage. A regular and ongoing baby massage will stimulate the baby's vagus nerve and cause appetite. So that the baby can be massaged regularly and continuously, then health workers need an extension of the hand that is optimizing the role of cadres.Cadres are equipped with training and assistance for infant massage for 3 months. The ability of cadres to do baby massage can improve from before training and mentoring. The knowledge of posyandu toddlers is also increasing so that the perception and treatment of babies is better.The results of community service have increased the ability of cadres to do massage, some babies who experience growth and development problems can be known earlier, babies are healthier, health workers and community leaders are welcomed because there is one step that can be done to overcome nutritional problems in toddler.
EDUKASI PERENCANAAN KARIR BAGI SISWA-SISWI SMA DI KECAMATAN LIMO, DEPOK
Alnisa Min Fadlillah;
Dienni Ruhjatini
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1193
Kegiatan Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masalah yang terjadi pada karyawan terutama yang baru masuk kedalam dunia kerja. Mereka kebingungan dalam menentukan jenjang karir mereka. Akibatnya sering ditemukan mereka bekerja pada posisi yang tidak diminati yang membuat karir mereka terhenti. Hal ini dapat mempengaruhi kinerja dan kepuasan kerja mereka sehingga dapat merugikan perusahaan. Oleh karena itu, Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa-siswi SMA mengenai pentingnya perencanaan karir sejak dini. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswi SMA kelas X di Kecamatan Limo, Depok. Kegiatan ini dilakukan dalam dua kali pertemuan. Dalam kegiatan ini digunakan beberapa metode antara lain metode ceramah, metode diskusi dan tanya jawab, serta praktik perencanaan karir hingga pembuatan peta karir. Peserta juga diminta untuk memaparkan hasil perencanaan karir mereka. Evaluasi terhadap 77 siswa secara umum menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai pemahaman diri, persiapan diri, pengenalan dunia kerja, dan perencanaan masa depan.Â
PELATIHAN PEMBUATAN ES KRIM HERBAL DAN INOVASI KEMASAN PRODUK JAMU DI DUSUN KIRINGAN-JETIS, BANTUL, YOGYAKARTA
Retno Widyowati;
Wiwied Ekasari;
Neny Purwitasari;
Aty Widyawaruyanti;
Sukardiman Sukardiman;
Iis Wahyuningsih
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v4i1.1200
Dusun Kiringan-Jetis, Bantul, merupakan desa wisata jamu gendong dengan penduduk mayoritas berprofesi sebagai pengrajin jamu. Jamu yang mereka jual secara turun-temurun terbatas dalam bentuk jadi dan setengah jadi. Perlu adanya peningkatan diversifikasi produk jamu untuk meningkatkan nilai jualnya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan usaha dalam meningkatkan kualitas dan mengembangkan produk jamu yang akan dijual. Untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan dari kegiatan ini maka dilakukan upaya: (1) Edukasi dan pelatihan ketrampilan membuat es krim herbal dan (2) edukasi dan pelatihan ketrampilan membuat inovasi kemasan produk jamu yang aman dan menarik.Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari dosen dan mahasiswa S1 Fakultas Farmasi Universitas Airlangga dan Universitas Ahmad Dahlan. Dari kegiatan tersebut terlihat antusias para peserta pelatihan, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam pembuatan es krim herbal dan inovasi kemasan produk. Hal ini terlihat dari peningkatan skor post-testsetelah dilakukan pelatihan.Besar harapan para peserta kegiatan untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat sehingga dapat meningkatan perekonomian Dusun Kiringan-Jetis, Yogyakarta
UPAYA PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI KELUARGA MELALUI PEMBUATAN SYRUP KUNYIT ASAM SERTA PERIJINAN USAHANYA
Asep Abdul Rahman;
Nur Aji;
Irvan Herdiana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/jp.v3i3.1202
Memasuki era globalisasi, kesenjangan taraf kesejahteraan merupakan hal yang utama harus dicegah, karena kesempatan yang muncul dari ekonomi terbuka hanya dapat dimanfaatkan oleh wilayah, sektor atau golongan yang lebih maju. Berdasarkan permasalahan yang ada pada tahun sebelumnya, maka pada tahun 2019 akan dibuat minuman siap saji berupa sirup kunyit asam. Hal ini untuk menjawab permasalahan dari pengabmas yang dilakukan pada tahun 2017. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pendampingan kepada masyarakat melalui transfer ilmu melalui penyuluhan serta demonstrasi. Khalayak sasaran dari Program Pengabdian Masyarakat adalah Masyarakat Kelurahan Kahuripan, yang merupakan masyarakat tidak produktif secara ekonomis. Pada hakekatnya, kegiatan ini solusi terhadap permasalahan yang dihadapi mitra melalui pendekatan secara terpadu, agar dapat meningkatkan taraf perekenomian masyarakat. Dari hasil kegiatan inidi Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya periode tahun 2019 telah berhasil dilaksanakan dengan luaran: tingkat pengetahuan mayarakat bertambah dalam hal pembuatan produk kunyit asam, tata cara permohonan ijin Pangan Industri Rumah Tangga dan Izin Usaha Mikro Kecil. Selain itu masyarakat dapat membuat produk sirup kunyit asam yang dapat diterima oleh konsumen.