cover
Contact Name
Iis Wahyuningsih
Contact Email
iis.wahyuningsih@pharm.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.perberdayaan@uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25802569     EISSN : 26560542     DOI : 10.12928
Jurnal ini memiliki fokus pada hasil pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat, baik itu pengabdian dosen maupun KKN oleh mahasiswa. Selanjutnya, cakupan jurnalnya bisa dari berbagai bidang keilmuan, yang dapat memberikan banyak manfaat buat masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 622 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KAMPUNG RAMAH ANAK DI KELURAHAN BACIRO, KECAMATAN GONDOKUSUMAN, KOTA YOGYAKARTA Sudaryani, Rina Ratih Sri; Rahmawan, Fahmi Handika
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.417 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i1.543

Abstract

Kampung Gendeng, Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, termasuk daerah perkotaan di Yogyakarta. Sarana prasarana umumnya pun sudah baik. Permasalahan yang ada pada masyarakat ini adalah kurangnya fasilitas dan perhatian masyarakat terhadap kegiatan berkesenian bagi anak-anak. Maka, program ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pembangunan anak yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam dimensi kabupaten/kota menuju kampung ramah anak. Metode pelaksanaan program meliputi pemberian ceramah, praktek, dan pembinaan. Hasil dan dampak dari kegiatan ini adalah pemenuhan hak-hak anak untuk mendapatkan informasi dan pelatihan berkesenian terpenuhi. 
PENDAMPINGAN PROGRAM BANK SAMPAH DI PRAWIRODIRJAN, YOGYAKARTA Wahyuningsih, Iis; Rahmawaty, Ima Dinny
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.175 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i3.548

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat sekitar Kampung Prawirodirjan, Kelurahan Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta, adalah kurangnya kreatifitas dalam pengolahan sampah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan yang masuk dalam periode KKN Alternatif 59 ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam program bank sampah yang selanjutnya memfokuskan pada intensifikasi  pengolahan sampah. Metode yang dilakukan dengan memberdayakan masyarakat melalui sosialisasi dan pelatihan mengenai pentingnya mengolah sampah, praktek langsung dan pendampingan. Program dilaksanakan pada bulan April dan Mei 2018. Dampak dari program ini adalah : 1) masyarakat trampil dalam mengolah sampah organic dan anorganik, 2) masyarakat terampil dalam manajemen bank sampah, 3) masyarakat dapat membuat karya dari barang bekas
LESSON STUDY: IMPROVING TEACHING SKILL FOR SENIOR HIGH SCHOOL TEACHER IN GUNUNGKIDUL Setayawan, Fariz; Taram, Abdul
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.295 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.353

Abstract

Keterampilan mengajar adalah salah satu bagian penting dari pendidikan matematika. Hal ini membutuhkan guru untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Oleh karena itu, tujuan dari makalah ini adalah untuk mendeskripsikan sejauh mana guru SMA menerapkan pelajaran pelajaran dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian yang ditemukan oleh pengamat bahwa mayoritas guru belum melaksanakan lesson study. Sebagian besar guru berpikir bahwa sulit untuk menerapkan lesson study karena manajemen waktu dan perbedaan kurikulum. Ditemukan bahwa SMK 1 Patuk melaksanakan lesson study untuk pertama kalinya. Guru berpikir bahwa pelajaran membantu kedua guru dan siswa dalam melakukan pembelajaran yang lebih baik. Guru membuat inovasi dalam proses pembelajaran. Ada tiga manfaat menggunakan strategi lesson study. Pertama, ini membantu guru untuk meningkatkan kemampuan mengajar mereka di kelas. Kedua, membangun Komunitas Pembelajaran Profesional dengan fokus pada Lesson Study. Ketiga, ia memberi lebih banyak informasi tentang proses belajar siswa di kelas. Kata
PROGRAM HIDUP SEHAT MASYARAKAT PEDUKUHAN SALAM, BANJARHARJO KALIBAWANG Wati, Dewi Eko; Pungky, Tiyah; Arsyahdi, Farhan; Trianingsih, Siska
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.037 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i1.414

Abstract

Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta mempunyai permasalahan salah satunya tentang  kurangnya kemampuan masyarakat memanfaatkan sampah yang masih dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu, program KKN UAD difokuskan pada Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tujuan program ini adalah  untuk memberdayakan masyarakat dalam program hidup sehat. Metode pelaksanaan program ini meliputi pendidikan masyarakat, difusi iptek, dan praktik. Dampak dari program ini adalah  munculnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan meningkatnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah sampah yang masih dapat dimanfaatkan misalnya botol bekas menjadi perangkap lalat. Program ini difokuskan pada masyarakat pedukuhan Salam.  
PENUMBUHAN KARAKTER ANAK USIA SEKOLAH BERBASIS MASJID MELALUI KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI MASJID MUHAJIRIN WIROBRAJAN Adiyanto, Okka; Saputro, Eko
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1144.18 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.454

Abstract

Kelurahan Wirobrajan merupakan salah satu wilayah yang memiliki jumlah anak usia sekolah yang cukup banyak. Usia sekolah ini menjadi salah satu usia yang rentan terhadap pengaruh negative. Pendidikan karakter menjadi salah satu yang penting untuk menangkal pengaruh negative tersebut. Masjid menjadi salah satu tempat media dakwah yang efektif yang dapat membentuk karakter anak usia sekolah. Salah satu masjid di wilayah Wirobrajan yang digunakan untuk KKN alternatif periode LXI yaitu Masjid Muhajirin. Masjid Muhajirin terletak satu komplek dengan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3. Program KKN ini menggunakan beberapa metode yang digunakan untuk menanamkan pendidikan karakter. Metode yang digunakan yaitu pendidikan masyarakat, difusi IPTEK, dan juga praktek. Segala kegiatan pada KKN ini dilakukan di masjid sehingga suasana masjid akan semakin meriah. Program-program yang sudah dilaksanakan juga sangat berperan dalam penumbuhan pendidikan karakter anak usia sekolah yang berbasis masjid.
PELATIHAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANJUT USIA (LANSIA) DI SLEMAN, YOGYAKARTA Rullyandari, Rochana; Matahari, Ratu; Firman, Firman
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.603 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.320

Abstract

Provinsi DI Yogyakarta dan secara khusus Kabupaten Sleman adalah contoh ril daerah yang memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan polulasi lansia. Rata-rata Umur Harapan Hidup (UHH) di Kabupaten Sleman mencapai 75,1 tahun sekaligus tertinggi di Indonesia, sementara UHH di tingkat Provinsi DIY adalah 73,2 tahun. Keadaan ini mengindikasikan bahwa struktur penduduk yang menua tersebut adalah keberhasilan pencapaian pembangunan manusia secara nasional, baik yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah, dan juga dukungan masyarakat. Namun demikian, pada aspek kesehatan masyarakat, kelompok lansia merupakan kelompok yang sedang mengalami proses perubahan fisik, biologi, kejiwaan, dan kehidupan sosial secara bertahap dalam jangka tertentu. Sehingga perkembangan kesehatan lansia sejalan dengan proses penuaan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai topic kesehatan lansia, pelatihan ketrampilan membuat kerajinan tangan, pemberian games untuk melatih daya ingat lansia, serta pre-post mengenai pengetahuan terhadap materi yang disampaikan Peserta pelatihan antusias mengikuti kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan permainan. Penilaian deskriptif terhadap hasil pre dan post test pengetahuan lansia menunjukkan bahwa pengetahuan lansia terhadap topic kesehatan mengalami peningkatan yaitu 92 persen dan meningkat menjadi 95 persen setelah mengikuti pelatihan, begitu juga pada materi kesehatan reproduksi lansia yaitu 70 persen peserta pelatihan memahami materi kesehatan reproduksi sebelum pelatihan menjadi 95 persen setelah mengikuti pelatihan. Melihat hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan
PELATIHAN PENYUSUNAN RENCANA EVAKUASI BENCANA DI SD MUHAMMADIYAH SE-KECAMATAN BANGUNTAPAN, BANTUL, DIY Wijaya, Oktomi; Isni, Khoiriyah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.878 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.344

Abstract

Tingginya risiko bencana yang ada di Provinsi Yogyakarta khususnya Kabupaten Bantul, maka mutlak diperlukan suatu upaya pengurangan risiko bencana, terutama di sekolah yang  merupakan komunitas anak-anak sebagai kelompok rentan. Sekolah dasar tentu harus mendapatkan perhatian yang lebih dikarenakan anak-anak SD memiliki kerentanan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu perhatian khusus kepada siswa sekolah dasar terkait dengan kemampuan menghadapi bencana. Upaya kesiapsiagaan sekolah dapat dimulai dengan analisis risiko bencana di sekolah, pembuatan prosedur kedaruratan bencana dan berlatih menyelamatkan diri saat terjadi bencana.  Metode yang digunakan dalam pelatihan ini antara lain: (1) pendidikan masyarakat atau penyuluhan, (2) pelatihan atau praktik, (3) simulasi. Tujuannya adalah peserta mendapatkan keterampilan tidak hanya berdasarkan pelatihan atau praktik, namun juga secara teori atau pengetahuan. Output kegiatan pelatihan ini antara lain: (1) peningkatan pengetahuan siswa dan guru sekolah dasar terkait perencanaan evakuasi bencana, (2) peningkatan keterampilan siswa dan guru sekolah dasar dalam mengevakuasi ketika terjadi bencana, (3) diseminasi hasil kegiatan berupa produk publikasi dan modul pelatihan. Outcome yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pembuatan peta dan jalur evakuasi yang dicetak ukuran besar dan ditempel di dinding sekolah, sehingga dapat diketahui dan dipahami setiap warga sekolah. Secara umum, kegiatan pelatihan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dan guru sekolah dasar mengenai perencanaan evakuasi bencana di sekolah. Disamping itu, tersusunnya peta, jalur, dan rambu evakuasi bencana sesuai situasi dan kondisi sekolah masingmasing
MEMBUDAYAKAN HIDUP SEHAT MELALUI GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI DUSUN MENDANG III, JAMBU DAN JRAKAH KECAMATAN, TANJUNGSARI, GUNUNGKIDUL Suryani, Dyah; Nurdjanah, Eka Putri; Yogatama, Yogatama; Jumadil, Muhamad
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.717 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i1.486

Abstract

Kecamatan Tanjungsari merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan luas wilayah 7.161,1 hektar, 5.229 hektar (73,03%) berupa ladang tadah hujan, 1.351.1 (18,86%) berupa tanah tegal dan perkarangan dan 580,5 hektar (8,11%) berupa tanah lainya. Kecamatan Tanjungsari terdiri dari 5 desa, 71 Padukuhan, 71 RW, dan 300 RT. Jumlah penduduk sebanyak 28.788 jiwa terdiri dari 14.267 jiwa laki-laki dan 14.521 jiwa perempuan dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 9.000 KK. Secara geografis Kecamatan Tanjungsari berbeda di ketinggian antara 100-300. Desa Hargosari dan Desa Ngestirejo adalah salah satu desa yang termasuk dalam kecamatan Tanjungsari. Permasalahan yang terjadi di Dusun Mendang III, Jambu Dan Jrakah Kecamatan, Tanjungsari, Gunungkidul ini adalah rendahnya pengetahuan melakukan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dalam menjaga kesehatan tubuh, sikap yang buruk dalam menyikapi pentingnya melakukan PHBS dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya suatu penyakit dan prilaku penerapan PHBS di kehidupan sehari-hari. Sehingga untuk meningkatkanya KKN tahun ini mempunyai topik kegiatan tentang meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Pembudayaan  Hidup Sehat Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Di Dusun Mendang III, Jambu Dan Jrakah Kecamatan, Tanjungsari, Gunungkidul agar menjadi masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan PHBS. Metode pelaksanaan program KKN tahun 2018 inimeliputi : pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan Program. Dampak yang didapat dari hasil kegiatan ini adalah 1). Bertambahnya pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), 2). Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan PHBS, 3). Masyarakat dapat menerapkan langsung PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
WISATA OUTBOUND DI GUNUNG GENTONG GEDANGSARI GUNUNG KIDUL Sukesi, Tri Wahyuni; Sulistyawati, Sulistyawati; Mulasari, Surahma Asti; Tentama, Fatwa
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.669 KB) | DOI: 10.12928/jp.v2i2.378

Abstract

Wisata budaya dan alam saat ini sedang banyak digemari oleh masyarakat. Wisata outbound adalah salah satu dari wisata budaya dan alam yang sedang banyak berkembang saat ini. Upaya untuk mengurangi tekanan pekerjaan dan hidup banyak sekali orang mencari tujuan wisata outbound yang murah. Salah satu tujuan yang ada di wilayah Gunung Kidul adalah Gunung Gentong, akan tetapi tujuan wisata outbound ini belum digarap dengan maksimal sehingga perlu dilakukan beberapa pelatihan bagi pengelolanya khususnya pelatihan permainan outbound yang berbasis pada dolanan anak di gunung Gentong.Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan outbound yang berbasis pada dolanan anak tradisional secara langsung kepada pengelola wisata. Memberikan sumbangan peralatan yang digunakan dalam permainan permainan tersebut. Melakukan monitoring evaluasi setelah pelaksanaan pelatihan.Hasil yang diperoleh adalah kegiatan pelatihan berjalan dengan baik dan peserta aktif bertanya dan mengikuti kegiatan pelatihan sampai selesai. Pelatihan dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta pelatihan
PENYULUHAN DAN PELATIHAN GURU IPA SMP MUHAMMADIYAH SE-KOTA YOGYAKARTA TERKAIT SOAL-SOAL UJIAN NASIONAL BERBASIS HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) Susilo, Muhammad Joko; Puspitasari, Etika Dyah
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.886 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.310

Abstract

Guru merupakan mata tombak utama pendidikan nasional karena guru merupakan pihak yanglangsung berhadapan dan berinteraksi dengan siswa. Guru berpengaruh besar terhadap kualitasproses pembelajaran dan hasil pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, peningkatan kompetensiguru menjadi hal yang penting dalam usaha memajukan pendidikan di Indonesia. Salah satu langkahyang dapat dilakukan pihak perguruan tinggi, khususnya bagi para dosen, untuk turut meningkatkankompetensi guru adalah dengan memberikan pendalaman materi dan pembimbingan penyusunanbutir soal Ujian Nasional. Berdasarkan nilai hasil Ujian Nasional 2016 diketahui bahwa untukbeberapa indikator SKL yang diujikan, rata-rata siswa SMP kota Yogyakarta mendapatkan nilairendah. Oleh karena itu, dirasa perlu untuk memberikan pendalaman materi pada topik-topik tertentubagi para guru, sekaligus meningkatkan pemahaman guru terhadap soal-soal berbasis High OrderThinking Skill (HOTs) yang memiliki porsi tersendiri dalam soal Ujian Nasional tingkat SMP.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah berupa penyuluhan dan pelatihan.Penyuluhan yang dilakukan yaitu terkait bedah SKL IPA Biologi dan pendalaman materi.Sedangkan pelatihan yang dilakukan difokuskan pada pelatihan penyusunan butir soal UjianNasional IPA SMP berbasis HOTs.Setelah melakukan bedah SKL sekaligus melihat data hasil Ujian Nasional 2016 didapatkanfakta bahwa rata-rata siswa SMP di Kota Yogyakarta mendapatkan nilai yang rendah untuk topikmateri fotosintesis dan bagian-bagian mikroskop. Dengan demikian dilakukan pendalaman materiuntuk kedua topik tersebut. Selanjutnya berdasarkan analisis terhadap indikator SKL diketahuiterdapat 4 materi pokok yang memungkinkan keluar sebagai soal berbasis HOTs pada UjianNasional 2017. Keempat materi pokok tersebut meliputi materi ekosistem, kepadatan populasi,pencemaran lingkungan dan fotosintesis. Oleh karena itu, selanjutnya dilakukan pembimbinganpenyusunan soal Ujian Nasional berbasis HOTs untuk keempat materi pokok tersebut. Dari hasilpembimbingan tersebut dihasilkan 20 butir soal prediksi Ujian Nasional berbasis HOTs.Dari kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa topikmateri dimana rata-rata siswa SMP kota Yogyakarta mendapatkan nilai rendah saat Ujian Nasionalsehingga dilakukan pendalaman materi untuk para guru IPA SMP Muhammadiyah se-KotaYogyakarta. Selain itu, terdapat empat topik materi yang memungkinkan akan disajikan dalambentuk soal berbasis HOTs pada Ujian Nasional sehingga dilakukan penyusunan butir soal berbasisHOTs untuk keempat topik materi tersebut.

Page 9 of 63 | Total Record : 622