cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni
ISSN : 14113732     EISSN : 25489097     DOI : 10.24036
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni is an international journal dedicated for the publication of scientific articles in language education, literature, and arts education. It was firstly published on March 2000 with ISSN 1411-3732 in 2007 by Faculty of Language Literature and Arts Universitas Negeri Padang. This journal had ever been changed into Jurnal Bahasa dan Seni during 2004-2013. In 2014 this journal is renamed as Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni applies open journal system (OJS) and peer-reviewed online journal in 2017 with Online ISSN 2548-9097.
Arjuna Subject : -
Articles 243 Documents
Musik Lo-Fi Sebagai Media Pendukung Konsentrasi Belajar Mahasiswa Gen Z Melisa Fitri Rahmadinata; Yuliana Yuliana
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 27, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v27i1.137687

Abstract

 Abstract This study aims to determine the effect of "Lo-Fi" music on the concentration of learning in Generation Z. This study uses a descriptive quantitative approach with a survey method. Data were collected using a Google Form containing questions with the option to agree or disagree. The respondents of this study consisted of 30 students who are included in the Generation Z category. The results showed that most respondents stated that “Lo-Fi” music helped them to be more focused and comfortable in the learning process. Thus, "Study “Lo-Fi" music can be an alternative supporting media in improving learning concentration in Generation Z.Keywords: Lo-Fi music, study concentration, generation ZAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh musik “Lo- Fi” terhadap konsentraasi belajar generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Data yang di kumpulkan menggunakan Google Form yang berisi pertanyaan dengan pilihan membantu dan tidak membantu. Responden penelitian ini terdiri dari 30 mahasiswa yang termasuk dalam kategori generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan musik “Lo-Fi” membantu mereka untuk lebih fokus dan nyaman dalam proses belajar. Dengan demikian, musik “Lo-Fi” dapat menjadi alternatif media pendukung dalam meningkatkan konsentrasi belajar pada generasi ZKata kunci: Musik Lo-Fi, konsentrasi belajar, generasi Z.
From Comprehension to Production Insights from an Integrated Reading–Writing Assessment in Junior High School in Indonesia Rizky Nugraha; Fazri Nur Yusuf
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 27, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v27i1.137353

Abstract

 AbstractAssessment is one language teaching aspect which measures and calculates learning outcomes and learning process through teacher’s feedback. In English as a Foreign Language (EFL) settings, where learners develop integrated skills, formative assessment is especially valuable: it can reveal not only what learners know, but also how they develop integrated competencies across reading and writing. However, many teachers still rely on discrete, product-focused tests that separate receptive and productive skills rather than integrating them. This study therefore investigates an integrated formative assessment implemented with grade VII English learners in an Indonesian junior high school and both students’ and the teacher’s responses to the assessment’s clarity, relevance, and feedback mechanisms. The study found that most students were able to comprehend descriptive texts, as indicated by the mean score of 6.87 and the fact that 55.74% of the students scored above the average. However, the writing assessment revealed notable challenges, particularly in vocabulary mastery and the use of pronouns and conjunctions. Although students were able to generate ideas, their written production was often limited by insufficient vocabulary knowledge and reliance on memorized expressions. Overall, the integrated reading–writing assessment provides meaningful information about students’ language proficiency and learning progress. With strengthened instructional support, particularly in vocabulary and writing mechanics, this assessment approach is suitable for continued use in Grade VII English instruction.
Hubungan Persepsi Siswa Laki-Laki dengan Hasil Belajar pada Pembelajaran Seni Budaya (Tari) di SMA Negeri 2 Padang Salsabila Rahmah; Yuliasma Yuliasma
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 27, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v27i1.139269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi siswa laki-laki dengan hasil belajar pada pembelajaran di SMA Negeri 2 Padang.  Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa laki-laki kelas X SMA Negeri 2 Padang yang berjumlah 173 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 40 siswa yang dipilih secara proportionate random sampling. Instrumen penelitian berupa angket persepsi siswa laki-laki dan dokumentasi nilai hasil belajar. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, korelasi Pearson Product Moment, uji signifikasi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa laki-laki terhadap pembelajaran Seni Budaya (Tari) berada pada kategori cukup dengan Tingkat Capaian Responden (TCR) sebesar 61,3%. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai  = 0,9480 lebih besar dari  = 0,312 pada taraf signifikansi 5%, sehingga terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi siswa laki-laki dengan hasil belajar. Hasil uji t menunjukkan nilai  = 18,3613 lebih besar dari  = 1,685, sehingga hipotesis penelitian diterima. Koefisien determinasi sebesar 89,87% menunjukkan bahwa persepsi siswa laki-laki memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap hasil belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin positif persepsi siswa laki-laki terhadap pembelajaran Seni Budaya (Tari), maka semakin tinggi hasil belajar yang diperoleh.