cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni
ISSN : 14113732     EISSN : 25489097     DOI : 10.24036
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni is an international journal dedicated for the publication of scientific articles in language education, literature, and arts education. It was firstly published on March 2000 with ISSN 1411-3732 in 2007 by Faculty of Language Literature and Arts Universitas Negeri Padang. This journal had ever been changed into Jurnal Bahasa dan Seni during 2004-2013. In 2014 this journal is renamed as Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni applies open journal system (OJS) and peer-reviewed online journal in 2017 with Online ISSN 2548-9097.
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Pembelajaran Sintaksis Menggunakan Metode Sinkronus dan Asinkronus: Manakah Yang Lebih Baik? Ramadhanti, Dina; Yanda, Diyan Permata
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i1.132495

Abstract

Syntax is one of the courses taken by students either in the form of online learning using e-learning or face-to-face in the classroom. In online learning using e-learning, syntax is taught using asynchronous and synchronous methods. This study aims to explain which online learning method is more appropriate to use in learning syntax. This research method uses an experimental design. A total of 80 students received syntax learning with the asynchronous method in the first half of the semester and the synchronous method in the second half of the semester. The results of the study showed three things, namely: the average learning outcome with the asynchronous method was 52.79, the average learning outcome with the synchronous method was 63.34, and the results of statistical tests showed that there was a significant difference between learning outcomes using the asynchronous and synchronous methods. The synchronous method is better than the asynchronous method because online learning is carried out directly using the zoom meeting virtual room. Lecturers and students interact directly in the virtual room so that students have the same understanding in understanding and applying the concepts of Syntax learning, both in oral and written communication. Although learning can be carried out, the average student grades still need to be improved. Lecturers need to improve the quality of learning. Meanwhile, students need to improve their motivation, reading interest, and be able to adapt to various forms of learning in various situations
Improving the Students’ Ability to Play Music Instruments Using Contemporary Genre Music Composition in SLB A Karya Murni Medan Juliet Panggabean, Ance; Batubara, Junita; Saragih, Ronald Herico; Rosyo, Pandang
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i1.131864

Abstract

This research aims to improve the ability to play musical instruments using contemporary genre as a music playing activity that has never been done at SLB A Karya Murni Medan.  This activity is based on the lack of ability to play musical instruments for each child and the lack of optimal music learning by using contemporary genre as their musical repertoire. Contemporary genre are very interesting because they use elements of tone color, emphasis on mixing instrument sounds, melody as a variation of pitch in rhythm (time), micropolyphonic harmony, new sounds and non-functional vertical harmony, free rhythmic patterns. and complex and rhythmic micropatterns. The research subjects of SLB A students were 13 students. This research uses qualitative methods with a descriptive analysis approach in describing phenomena that occur related to efforts to improve the ability to play musical instruments using contemporary genre or children with special needs at SLB A Karya Murni Medan. It is hoped that the results of the research can make music playing activities more interesting and provide benefits for blind children such as playing instruments, learning rhythmic patterns, singing melodies, making movements while singing collectively using contemporary musical compositions and holding small musical performances for SLB A students Murrni Medan's work.
Refleksi Diri dalam Pemahaman Sastra: Analisis Tingkat Kesadaran Metakognitif Siswa terhadap Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Teks Hikayat Gani, Rifchan; Ramadhanti, Dina; Tatalia, Ricci Gemarni
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i2.134018

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami tingkat kesadaran metakognitif siswa dalam menginterpretasikan nilai-nilai yang terkandung dalam teks hikayat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesadaran metakognitif siswa dalam memahami nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang melibatkan siswa kelas X Fase E di SMA Pertiwi 1 Padang sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kesadaran metakognitif, kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran metakognitif siswa dalam memahami nilai-nilai teks hikayat tergolong sangat baik. Tingginya tingkat kesadaran metakognitif ini turut mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan kondusif di kelas, karena siswa mampu berpikir reflektif serta mengembangkan strategi belajar yang sesuai, sehingga proses pembelajaran berlangsung tanpa hambatan yang berarti. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pendidik terus mendorong pengembangan kemampuan metakognitif siswa melalui pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada refleksi dan kemandirian belajar.
Pengaruh Problem-Based Learning Terhadap Peningkatan Keterampilan Menganalisis Siswa Kelas XI SMKN 2 Pekalongan Izza, Nazilla Ainunna; Solikha, Ani; Melinda, Lilik Mei; Pintara, Vena Kisas; Yuliyanti, Tsalisa
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i2.134493

Abstract

Pembelajaran Berbasis Masalah menempatkan siswa sebagai peran utama dalam eksplorasi teks, baik secara mandiri maupun kolaboratif. Penelitian memiliki tujuan mengevaluasi efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas XI SMKN 2 Pekalongan dalam menganalisis struktur teks berita, sebuah keterampilan krusial untuk menangkap informasi secara tepat, efisien, dan efektif. Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah melalui pemberian tugas analisis struktur teks berita yang bersumber dari media massa, mencakup isu-isu lingkungan, sosial, dan budaya. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon untuk menilai perubahan kemampuan analitis siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam analisis struktur teks berita, dengan nilai sebesar 0,022 pada uji Wilcoxon. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa model ini terbukti memperkuat keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan partisipasi aktif siswa. Aspek afektif dan psikomotorik juga meningkat, tercermin dari motivasi belajar yang lebih tinggi dan efektivitas sata bekerja dalam kelompok. Dengan tumbuhnya motivasi, kolaborasi, dan keterlibatan aktif siswa, model Pembelajaran Berbasis Masalah berhasil dalam meningkatkan keterampilan analisis struktur teks berita pada siswa SMKN 2 Pekalongan.
The Function of Dampeang in Luambek Performances in Sintuk Toboh Gadang Oktavina, Lucia; Armez Hidayat, Hengki; Fauzan Yusman, Ahmad
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i1.132973

Abstract

This study aims to reveal and describe the function of Dampeang in the Luambek performance in Sintuk Toboh Gadang. This study is qualitative research, using descriptive methods and conducting an analytical approach to Dampeang in the Luambek performance and the relationship between the two. The main instrument of the study is the researcher himself, assisted by stationery and a mobile phone. Data collection techniques are carried out through literature studies, direct observation, interviews, and documentation. The analysis of research data carried out is reducing data, presenting data, and verifying conclusions. The results of this study include; 1) the origin of Dampeang; 2) the description of the Dampeang text; and 3) the form of presentation of Dampeang in the Luambek performance. Then an analysis of the function of Dampeang in the Luambek performance was carried out until it was found; a) the function of emotional expression; b) the function of entertainment; c) the function of communication; d) the function of physical response; e) the function in carrying out the conformity of social norms, f) the function of ratifying social and religious institutions; and g) the function of contributing to the preservation and stability of culture. And, h) The function of Dampeang in Luambek performances from an educational value perspective.
Skema Aktan dan Struktur Fungsional dalam Novel “Animal Farm” Karya George Orwell Perspektif A.J Greimas Soleha, Chairani; Ananta, Maghfiroh Fitri; Zawawi, Moh
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i2.118027

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah memaparkan dan menganalisis skema aktan dan struktur fungsional yang terdapat dalam novel “Animal Farm” karya George Orwell berdasarkan perspektif teori naratologi Algirdas Julian Greimas. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penlitian kulitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Data yang telah dikumpulkan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Milles dan Hubarman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dalam  penelitian ini, penelitia menemukan data tidak sempurna dan sempurna sesuai dengan konsep skema aktan dan struktur fungsional dalam teori naratologi Algirdas Julian Greimas. Terdapat 3 skema aktan  tidak sempurna dan 7 skema aktan sempurna yang sesuai dengan teori naratologi Algirdas Julian Greimas dalam novel “Aniam Farm” karya George Orwell. Kemudian terdapat 3 struktur fungsional tidak sempurna dan 7 struktur fungsional sempurna yang sesuai dengan teori naratologi Algirdas Julian Greimas dalam novel “Animal Farm” karya George Orwell. Skema aktan dan struktur fungsional utama terletak pada konflik “Kelaparan di peternakan Manor” yang menjadi pemicu konflik pada alur cerita.
Game-Based Learning Berbantuan Card dan Board Game untuk Meningkatkan Critical Thinking dan Argumentasi: Systematic Literature Review Yulianto, Shaffa Salsabila; Cahyani, Isah
Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Vol 26, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/komposisi.v26i2.136347

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan argumentasi telah menjadi kompetensi esensial dalam pendidikan abad ke-21, meskipun pengembangannya masih menghadapi tantangan signifikan di ruang kelas Indonesia. Penelitian ini mengkaji tren implementasi game-based learning (GBL) berbantuan card dan board game untuk meningkatkan kedua keterampilan tersebut melalui tinjauan literatur sistematik mengikuti model PRISMA. Pencarian dilakukan pada basis data Google Scholar, ERIC, dan Harzing's Publish or Perish menggunakan kata kunci bertarget dalam rentang tahun 2020 hingga 2024. Dua puluh artikel memenuhi kriteria inklusi dari 100 studi yang teridentifikasi awal. Hasil menunjukkan bahwa 90% studi yang ditinjau membuktikan efektivitas GBL dalam meningkatkan berpikir kritis melalui diskusi kolaboratif, aktivitas pemecahan masalah, dan proses berpikir desain. Model tri-phase dengan durasi semester panjang muncul sebagai pendekatan implementasi optimal. Hambatan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, kesenjangan kapasitas guru, dan tantangan manajemen waktu. Solusi yang direkomendasikan mencakup program pelatihan guru terstruktur, pengembangan perangkat pembelajaran yang mudah diakses, dan model instruksional berbasis scaffolding. Bukti mengonfirmasi bahwa GBL berbantuan card dan board game efektif mengembangkan berpikir kritis dan keterampilan argumentasi, dengan rekomendasi spesifik untuk adaptasi pada konteks pendidikan Indonesia.