cover
Contact Name
Kurnia Dwi Artika
Contact Email
kurnia.2a@politala.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elemenjurnal@politala.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Elemen
ISSN : 24424471     EISSN : 25812661     DOI : -
Jurnal Elemen is a media for publishing scientific articles in the field of mechanical and automotive engineering which are published regularly in June and December each year. All articles presented are the results of research, conceptual ideas and reviews in the field of mechanical and automotive engineering that have never been published before. Jurnal Elemen managed by P3M in the Tanah Laut State Polytechnic has been ISSN, namely the printed version of ISSN 2442-4471 and online version of ISSN 2581-2661, and for now the Elementary journal has been indexed in ISJD (Indonesian Scientific Journal Database) in PDII-LIPI . then it can be indexed and accredited at SINTA, DOAJ and Scopus.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2018)" : 8 Documents clear
PKM DESA SUMBERAGUNG KECAMATAN PESANGGARAN DALAM PENGAPLIKASIAN ALAT PEMECAH BUAH KAKAO Sandryas Alief Kurniasanti; Shinta Setiadevi; Chairul Anam
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.296 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.79

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015-2019 yang berfokus pada peningkatan ketersediaan pangan, pemantaban distribusi pangan, percepatan penganekaragaman pangan, dan pengawasan keamanan pangan segar. Kabupaten Banyuwangi memiliki banyak perkebunan kakao, baik yang diusahakan oleh rakyat maupun perkebunan negara (PTPN XII). Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran merupakan daerah yang mayoritas penduduknya memiliki perkebunan kakao rakyat. Penanganan pasca panen dimulai dari proses panen, pemecahan buah kakao, fermentasi, dan pengeringan masih dilakukan secara manual. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra salah satunya adalah pemecahan buah kakao yang masih dilakukan secara manual dengan menggunakan pisau sehingga selain membutuhkan waktu yang lama, juga dapat mengurangi kualitas biji kakao karena rusaknya biji oleh pisau. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini memberikan suatu inovasi alat pemecah buah kakao. Alat pemecah buah kakao ini nantinya diharapkan mampu menawarkan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi oleh petani mitra. Aplikasi alat ini mampu menghemat waktu petani dalam memecah buah kakao dan menjaga biji agar tetap utuh sehingga akan lebih efisien dan kualitas biji dapat terjaga.
ANALISIS PENGARUH VARIASI DIAMETER MAIN JET DAN PILOT JET PADA SEPEDA MOTOR SUZUKI FU 150 Adhiela Noer Syaief; Anton Kuswoyo; Muhammad Azhar Amin
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.164 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.75

Abstract

Dalam suatu kompetisi atau lomba balap sepeda motor diperlukan suatu sepeda motor yang memiliki tenaga besar guna dapat menjuarai perlombaan tersebut. Salah satunya dengan cara mengganti diameter pilot jet dan main jet pada karburator. Karburator berfungsi mengatur akselerasi (percepatan) pada kecepatan dan beban pada tingkat tertentu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai perbedaan pergantian diameter pilot jet dan main jet karburator terhadap putaran mesin pada motor SUZUKI SATRIA FU 150 dan mengetahui pilot jet dan main jet berapa yang memiliki performa tinggi pada putaran mesin, setelah dilakukan pengujian didapatlah putaran mesin tertinggi = 12750 rpm pada diameter pilot jet 20 dan main jet 125, putaran mesin terendah = 9000 rpm pada diameter pilot jet 12.5 dan main jet 110. Konsumsi bahan bakar paling hemat = 9,57 menit pada diameter pilot jet 12,5 dan main jet 110, Konsumsi bahan bakar paling boros 5,4 menit pada diameter pilot jet 20 dan main jet 125.
TINTA PRINTER SEBAGAI PEWARNA ALUMINIUM OKSIDA YANG STABIL PADA PROSES ANODISASI COLORING Haris Puspito Buwono; Eko Yudiyanto; Mochammad Muzaki; Utsman Syah Amrullah; Pondi Udianto; Syamsul Hadi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.884 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.80

Abstract

Pewarnaan pada permukaan aluminium oksida melalui proses anodisasi coloring diperlukan untuk memperbaiki estetika. Proses anodisasi coloring meliputi pembersihan, pembentukan pori-pori, pewarnaan dan penutupan pori-pori aluminium oksida. Proses pembersihan terdiri dari 8 langkah yang semuanya merupakan pembersihan kimiawi. Aluminium AA1100 dianodisasi dalam larutan asam sulfat kemudian diwarnai. Sebagai pewarna digunakan tinta printer (merk Exxxx) yang tersedia secara komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada waktu anodisasi 30 menit, warna yang dihasilkan mempunyai kelekatan yang baik namun kurang merata dan cenderung tipis. Sedangkan pada waktu 45 menit, warna yang dihasilkan mempunyai kelekatan yang baik, dan merata yang cukup memadai. Karenanya waktu proses anodisasi harus lebih lama atau sama dengan 45 menit. Pengaruh kondisi anodisasi lainnya seperti konsentrasi asam sulfat dan rapat arus juga telah diteliti. Warna yang dihasilkan tinta printer pada oksida aluminium yang telah digunakan berulangkali dan mengalami pemanasan dan pendinginan menunjukkan warna yang setara dengan warna pada kondisi awal. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa tinta printer tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pewarna aluminium oksida pada proses anodisasi coloring dan mempunyai stabilitas warna yang baik.
STUDI EKSPERIMEN REDAMAN GETARAN TRANSLASI DAN ROTASI DENGAN PENAMBAHAN DDVA (DUAL DYNAMIC VIBRATION ABSORBER) PADA SISTEM UTAMA 2 DOF Abdul Rohman
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.433 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.76

Abstract

Getaran yang berlebih pada system konstruksi dari nilai frekuensi alaminya maka system konstruksi tersebut dapat menuju kerusakan sehingga dibutuhkan pencegahan mekanisme yang mampu meredam atau menahan getaran tersebut. Salah satu cara peredaman getaran adalah penggunaan Dynamic Vibration Absorber (DVA). DVA merupakan sistem massa, damper, dan pegas yang ditambahkan pada sistem utama. Jenis peredam ini akan bergerak bersamaan dengan sistem utama sehingga getaran pada sistem utama dapat diredam. Dalam usaha dalam peredaman getaran, suatu modifikasi penggunaan DVA diperlukan. Salah satu modifikasi DVA adalah penggunaan Dual Dynamic Vibration Absorber (DDVA) pada sistem utama. DDVA merupakan dua buah DVA terpisah yang dipasang pada sistem utama dengan jarak tertentu. Pada eksperimen ini mengukur pengaruh penambahan dual DVA terhadap respon getaran translasi dan rotasi pada sistem utama 2-DOF. Dalam pemahaman mengenai fenomena tersebut dibuat model dinamis sistem tanpa penambahan DVA dan sistem dengan penambahan dual DVA. Model dinamis sistem tanpa penambahan DVA digunakan sebagai pembanding terhadap sistem dengan penambahan Dual DVA. Dalam persamaan model dinamis tersebut disimulasikan dengan software Simulink. Pada hasil penelitian eksperimen yang dihasilkan pada redaman arah translasi dan rotasi dapat mereduksi getaran dengan DDVA di rasio frekuensi rata-rata error 2,98 % dan 0,85 %. Pengurangan getaran translasi maksimum untuk rentang frekuensi 0,6219 Hz sampai dengan 1,6611 Hz untuk arah translasi dan 1,585 Hz s.d 4,440 Hz untuk arah rotasi.
KARAKTERISASI BATUAN BIJIH EMAS Siti Aminah
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.474 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.81

Abstract

Emas merupakan komoditas utama yang selalu diincar oleh banyak bangsa. Di Indonesia, keberadaan pertambangan emas menyebar dan di setiap daerah yang mengandung deposit bijih emas memiliki karakter dan sifat yang berbeda-beda. Sifat dan karakter yang suatu bijih emas sangat menentukan proses ekstraksi emas selanjutnya, sehingga perlu dilakukan uji karakterisasi terlebih dahulu. Uji karakterisasi batuan bijih emas yang dilakukan terhadap contoh sampel meliputi analisis mineragrafi, X-Ray Fluorescences (XRF), X-Ray Diffraction (XRD), dan Fire Assay. Uji mineragrafi menunjukkan bahwa keberadaan emas berasosiasi dengan perak dalam bentuk elektrum dan tersebar secara acak sebagai inklusi dengan kuarsa, berwarna putih krem dan berukuran sangat halus hingga 5 µm. Mineral lain yang terkandung dalam bijih emas antara lain kalkopirti, spalerit, kovelit, pirit dan kuarsa yang merupakan komponen terbesar, yaitu 97-98%. Kandungan emas dalam bijih adalah 5,2 ppm.
PENGARUH KADAR NITROGEN DAN CARBON TIPE CHARCOAL ACTIVE SEBAGAI KATALIS PADA FUEL CELL Vuri Ayu Setyowati; Eriek Wahyu Restu Widodo; Mohammad Yusuf Sulaiman
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.623 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.77

Abstract

Fuel cell merupakan sumber energi alternatif yang sedang dikembangkan pada masa sekarang, katoda merupakan salah satu komponen terpenting dalam fuel cell. Reaksi yang terjadi pada katoda memiliki kecepatan 3 kali lebih lambat dibandingkan pada anoda, sehingga katoda membutukan katalis untuk mempercepat reaksi. Oleh karena itu penting dilakukan inovasi katalis Fe-C-N dengan menganalisa pengaruh kadar karbon dan nitrogen terhadap sifat catalytic activity. Penelitian ini menggunakan FeCl3.6H2O sebagai iron precursor, tipe karbon Charcoal Active, serta menggunakan nitrogen source dari urea. Komposisi kadar Carbon (CA) dan Nitrogen (N) yang digunakan adalah 0:1, 1:1, 3:1, dan 1:3. Karakterisasi sampel dilakukan menggunakan pengujian Elektrokimia, X-Ray Diffractometer (XRD), dan Scanning Electron Microscope – Energy Dispersive X-Ray (SEM – EDX). Berdasarkan analisa pengujian CV, penambahan nitrogen yang lebih banyak dapat meningkatkan luas area Cycle Voltammograms (CV) sehingga memiliki kapasitas yang lebih besar. Hal itu disebabkan karena terbentuknya senyawa baru yang lebih banyak saat penambahan kadar nitrogen setelah proses pyrolysis. Sedangkan pada analisa SEM, semakin tinggi kadar nitrogen pada katalis memiliki ukuran partikel yang lebih kecil.
PKM DESA GITIK DALAM PENINGKATAN PRODUKSI INDUSTRI RUMAH TANGGA TAHU Shinta Setiadevi; Dian Ridlo Pamuji
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.197 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.78

Abstract

Soybean is one of the Banyuwangi district food crops which has the potential to continue to be seeded besides rice, corn, peanuts, green beans, cassava, and sweet potatoes. Banyuwangi Regency was designated as one of the national soybean barns by the Ministry of Agriculture of the Republic of Indonesia since 2015 with an area of 100 hectares in Muncar District. The soybean varieties developed are New Superior Varieties (VUB). The productivity obtained eaches 3 tons per hectare beyond the national soybean productivity average if 1.5 tons per hectare. The most important part of soybeans is soybean seeds. One product produced by soybean seeds is tofu. Tofu is a staple food for the people of Indonesia, causing demand to continue to increase so IKM knows that it continues to strive to meet market needs. Banyuwangi Regency makes processed tofu as a typical snack called tahu walik. Tahu walik is one of the typical Banyuwangi snacks made from fried tofu which is reserved so that inside of the tofu is outside and filled with chicken dough. The majority of the people in Gitik Village, Rogojampi District have a business processing soybeans into white tofu products and household-scale fried tofu. The quality of the tofu produced still has high water content. The amount of tofu produced is still small, this is caused by the use of traditional tofu presses. The transition from traditional tofu presses to modern ones is expected to be able to improve the quality and quantity of products obtained.
PENGUJIAN TERMAL PENGERING GABAH UNFIXED FLATBED I Gusti Ngurah Bagus Catrawedarma; halil halil
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.137 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.70

Abstract

Thermal testing of unfixed flatbed dryers was carried out on natural convection heat transfer. Its specifications are 4 number of bed level, using 1/4 Hp and 1400 rpm electric motor power and rotation, 1:60 gearbox ratio, A type of V belt with a length of 686 mm, pulleys diameter of 95 mm, and the shaft diameter of 12 mm in made sB = 70.2 kg / mm2 of the materials. Tests were carried out to determine the thermal performance of the dryer such as the amount of input energy, the energy used to evaporate the water contained in the grain, and its distribution for each level of the bed. The test results revealed that with the input energy of 6.396 kW, it took 125 minutes to evaporate the water in the rice, and the highest thermal efficiency on the 2nd level from the bottom.

Page 1 of 1 | Total Record : 8