cover
Contact Name
Kurnia Dwi Artika
Contact Email
kurnia.2a@politala.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elemenjurnal@politala.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Elemen
ISSN : 24424471     EISSN : 25812661     DOI : -
Jurnal Elemen is a media for publishing scientific articles in the field of mechanical and automotive engineering which are published regularly in June and December each year. All articles presented are the results of research, conceptual ideas and reviews in the field of mechanical and automotive engineering that have never been published before. Jurnal Elemen managed by P3M in the Tanah Laut State Polytechnic has been ISSN, namely the printed version of ISSN 2442-4471 and online version of ISSN 2581-2661, and for now the Elementary journal has been indexed in ISJD (Indonesian Scientific Journal Database) in PDII-LIPI . then it can be indexed and accredited at SINTA, DOAJ and Scopus.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
PEMBUATAN ALAT PENDETEKSI KESALAHAN PADA PEMASANGAN TERMINAL BATERAI KENDARAAN Saparudin Saparudin; Sukma Firdaus; Marlia Adriana
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.222 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.14

Abstract

Dunia otomotif berkembang sangat cepat, contohnya pada sistem pengapian kendaraan, mulai dari penggunaan platina, Capacitive Discharge Ignition (CDI), dan sekarang Electronic Control Unit (ECU) yang memerlukan sistem kelistrikan. Sumber listrik utama pada kendaraan adalah baterai yang menyuplai arus searah. Hasil putaran mesin di ubah oleh dinamo isi menjadi energi listrik, salah satu fungsinya untuk mengaktifkan material pada komponen baterai yang tidak bisa terus menerus aktif menyuplai daya listrik. Maka dari itu perawatan  pada aki harus dilakukan secara berkala, mulai dari mengecek kondisi baterai sampai mengganti dengan baterai yang baru. Pada saat pergantian baterai, terminal baterai dilepas dan dipasang kembali. Dalam hal ini, terdeteksi terjadinya kesalahan pada saat pemasangan terminal baterai, baik karena kelalaian, terburu-buru dan hal lain yang memacu serta produksi kendaraan hanya memberikan indikasi kutub baterai dengan tanda dan warna,  yang tidak bisa menjamin hal tersebut.  Dampak yang ditimbulkan adalah kendaraan tidak dapat dihidupkan. Current Protector adalah sebuah alat yang dapat mendeteksi, mengamankan dan memberitahukan apabila terjadi kesalahan pada saat pemasangan terminal baterai. Alat ini tersusun oleh komponen-komponen elektronik dioda, relay, resistor, light emitting diode (LED), Buzzer  dan sekering. Sehingga, meskipun pemasangan terminal aki tertukar, kendaraan masih dapat dihidupkan.
ANALISIS PENGARUH SKALA DIAMETER COMBUSTOR DENGAN SUDDEN EXPANSION PADA PEMBAKARAN GAS LPG (LIQUIFIED PETROLEUM GAS) TERHADAP ENERGI OUTPUT PEMBAKARAN Danang Muharyanto; Santoso Mulyadi; Boy Arief Fachri
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.363 KB) | DOI: 10.34128/je.v4i2.59

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat dewasa ini sangat mempengaruhi jumlah ketersediaan sumber-sumber energi yang tidak dapat diperbaharui yang ada di permukaan bumi yang disebabkan oleh penggunaan sumber energi tersebut, yang sebagian besar dipergunakan sebagai bahan bakar untuk mendukung setiap aktifitas manusia. Proses pembakaran gas LPG terjadi di dalam combustor yang dibuat dengan menggunakan bahan tembaga (Cu). Combustor skala meso memiliki ukuran diameter dalam inlet 4,5 mm dan ukuran diameter dalam outlet divariasikan pada 5 mm, 5,5 mm dan 6 mm. Sedangkan pada combustor skala makro memiliki ukuran diameter dalam inlet 10 mm dan ukuran diameter dalam outlet divariasikan pada 11 mm, 12 mm dan 13 mm. Pengujian dilakukan dengan metode eksperimental untuk memperoleh data yang berupa temperatur dinding combustor dan temperatur nyala api. Data temperatur diolah menjadi data energi, selanjutnya dilakukan analisis energi output pembakaran menggunakan metode regresi berganda dengan menggunakan software minitab 16. Diperoleh hasil efisiensi 97,74% dengan besar energi output 328102 Watt pada skala meso dan diperoleh hasil efisiensi 2,26% dengan energi output 7602 Watt pada skala makro
PENGUJIAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN EMPAT TAK SATU SILINDER MENGGUNAKAN CAMPURAN BAHAN BAKAR PREMIUM DENGAN ETANOL Ika Kusuma Nugraheni; Robby Haryadi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.178 KB) | DOI: 10.34128/je.v4i1.5

Abstract

Kelangkaan bahan bakar minyak dan kualitas udara yang semakin memburuk memberikan pengaruh terhadap kehidupan. Meningkatnya volume kendaraan menambah kedua permasalahan menjadi semakin parah. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan bahan bakar alternatif yaitu etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari emisi gas buang yang terkandung (CO dan HC rendah) dari campuran etanol dengan premium, menganalisis bahan bakar dari campuran etanol dengan premium pada tiap varian untuk menentukan jumlah kandungan etanol yang tepat agar menghasilkan emisi gas buang yang baik. Sepeda motor empat tak satu silinder yang digunakan adalah sepeda motor Honda Beat 108cc tahun 2010. Bahan bakar yang digunakan untuk penelitian ini adalah premium murni (E0), campuran etanol 5% + premium 95% (E5), campuran etanol 10% + premium 90% (E10), campuran etanol 15% + premium 85% (E15), campuran etanol 20% + premium 80% (E20), dan pertalite sebagai pembanding. Etanol yang digunakan adalah etanol dengan kandungan 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pencampuran etanol pada premium terhadap kandungan emisi gas buang. Kandungan emisi CO terendah dihasilkan bahan bakar campuran E10 yaitu sebesar 0,11% vol. Kandungan HC terendah dihasilkan bahan bakar campuran E15 sebesar 1567,6 ppm vol. Hasil penelitian ini masih di bawah nilai ambang batas emisi gas buang berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 05 Tahun 2006. Penambahan etanol E10 adalah yang paling efektif dalam menurunkan kadar emisi gas buang yaitu sebesar 8%.
KALIBRASI POMPA INJEKSI TIPE DISTRIBUTOR DALAM PERSAMAAN ALIRAN BAHAN BAKAR TERHADAP KONSUMSI TIAP SILINDER ENGINE DIESEL Rusuminto Syahyuniar
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.245 KB) | DOI: 10.34128/je.v4i2.49

Abstract

Penggunaan motor diesel sekarang ini sudah sangat banyak, sedangkan motor diesel memerlukan perawatan berkala khususnya pada pompa injeksi yang harus dikalibrasi setelah dilakukan pembongkaran. Jika pompa injeksi tidak dikalibrasi maka akan berakibat pada performa mesin, dan hal tersebut mengakibatkan pengguna mobil merasa tidak nyaman saat mengemudikan mobil karena performa mobil tidak stabil, dan juga berakibat pada jumlah konsumsi bahan bakar. Untuk mengatasi hal tersebut maka harus dilakukan proses kalibrasi pompa injeksi. Proses kalibrasi dilakukan dengan memasang pompa injeksi pada alat kalibrasi dan menghubungkan pompa injeksi dengan motor penggerak, kemudian menyalakan saklar AC dan DC untuk membuka solenoid agar bahan bakar bisa mengalir, kemudian putar fuel load adjusting screw setiap 90° dengan kunci pas(open and spanner)14 mm dan obeng(screw driver) (-) denga Rpm motor penggerak 1100, kemudian lakukan uji coba sampai volume bahan bakar yang keluar sesuai standar 13-13,5 ml. Hasil percobaan sebelum dikalibrasi menunjukan voleme bahan bakar sebanyak 16ml, hasil tersebut menunjukan volume bahan bakar melebihi standar(13-13.5 ml). Setelah pompa injeksi dikalibrasi maka hasil uji coba menunjukan volume, 13ml. Hasil tersebut menunjukan bahwa volume bahan bakar sudah sesuai standar.
ANALISIS MODEL TURBULEN PADA BACKWARD FACING STEP DENGAN BILANGAN REYNOLDS TINGGI (RE = 38.000) DAN KECEPATAN ALIRAN / U∞ = 44.2 M/S Anggun Angkasa
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.106 KB) | DOI: 10.34128/je.v2i1.19

Abstract

Backward facing step merupakan salah satu bentuk geometri yang paling popular digunakan untuk mengevaluasi model turbulen dalam hal separasi aliran. Backward facing step pada aliran turbulent batas dinding dalam prakteknya banyak ditemui pada pipa, saluran, sayap atas dan body pesawat dan sekitar kapal. Penelitian ini menggunakan bentuk geometri backward fasing step. Model turbulensi yang dikembangkan pada penelitian ini adalah sangat penting digunakan untuk memprediksi aliran yang dibatasi oleh dinding, prediksi diperoleh dengan menerapkan fungsi dinding standar, non-ekuilibrium fungsi dinding dan dua-lapisan model dengan tiga model turbulensi yang berbeda, yaitu KEpsilon Standar, RSM dan dan K-Epsilon RNG. Selanjutnya tiga model turbulensi tersebut dibandingkan dengan data penelitian ekperimental yang terdahulu yaitu driver dan Seegmiller. Hasil numeric melebihi hasil eksperimen untuk nilai presentase kurang dari 100% ( <100%), sedangkan untuk nilai presentase melebihi 100% (>100%) maka hasil numeric lebih dari hasil eksperimen. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model numeric RSM hasilnya lebih mendekati hasil eksperimen daripada model K-epsilon standard dan K-epsilon RNG.
PENGARUH KADAR NITROGEN DAN CARBON TIPE CHARCOAL ACTIVE SEBAGAI KATALIS PADA FUEL CELL Vuri Ayu Setyowati; Eriek Wahyu Restu Widodo; Mohammad Yusuf Sulaiman
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (955.623 KB) | DOI: 10.34128/je.v5i2.77

Abstract

Fuel cell merupakan sumber energi alternatif yang sedang dikembangkan pada masa sekarang, katoda merupakan salah satu komponen terpenting dalam fuel cell. Reaksi yang terjadi pada katoda memiliki kecepatan 3 kali lebih lambat dibandingkan pada anoda, sehingga katoda membutukan katalis untuk mempercepat reaksi. Oleh karena itu penting dilakukan inovasi katalis Fe-C-N dengan menganalisa pengaruh kadar karbon dan nitrogen terhadap sifat catalytic activity. Penelitian ini menggunakan FeCl3.6H2O sebagai iron precursor, tipe karbon Charcoal Active, serta menggunakan nitrogen source dari urea. Komposisi kadar Carbon (CA) dan Nitrogen (N) yang digunakan adalah 0:1, 1:1, 3:1, dan 1:3. Karakterisasi sampel dilakukan menggunakan pengujian Elektrokimia, X-Ray Diffractometer (XRD), dan Scanning Electron Microscope – Energy Dispersive X-Ray (SEM – EDX). Berdasarkan analisa pengujian CV, penambahan nitrogen yang lebih banyak dapat meningkatkan luas area Cycle Voltammograms (CV) sehingga memiliki kapasitas yang lebih besar. Hal itu disebabkan karena terbentuknya senyawa baru yang lebih banyak saat penambahan kadar nitrogen setelah proses pyrolysis. Sedangkan pada analisa SEM, semakin tinggi kadar nitrogen pada katalis memiliki ukuran partikel yang lebih kecil.
RANCANG BANGUN RANGKA (CHASIS) MOBIL LISTRIK RODA TIGA KAPASITAS SATU ORANG Marlia Adriana; Anggun Angkasa B.P; Masrianor Masrianor
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.909 KB) | DOI: 10.34128/je.v4i2.64

Abstract

Mobil listrik yaitu mobil yang digerakkan dengan motor DC menggunakan energi yang disimpandi dalam baterai. Penggunaan mobil listrik dirasa lebih efektif selain tidak menimbulkan polusiudara dan kontruksi mesin yang lebih sederhana dan sebagai sarana transportasi alternatif.Rangka/chasis adalah bagian utama dari mobil yang berfungsi untuk menopang komponen-komponen lainya seperti mesin, baterai, sistem kemudi, sistem pengereman, kursi pengemudiserta kelengkapan kendaraan lainnya., dan juga sebagai peredam getaran jika kendaraanberjalan pada berbagai jenis permukaan jalan serta berbagai mode gerak dari kendaraan,rangka yang digunakan adalah rangka tangga yang berstruktur lebih sederhana dan kuat.Penelitian ini bertujuan untuk merancangan serta membuatan rangka pada mobil listrikdan menganalisa beban yang di terima dan beban maksimal yang dapat di tahan rangka.Penelitian ini diawali dengan perancangan kerangka, Selanjutnya dilakukan perakitan rangkakemudian akan dilakukan pengambilan data pada rangka yang kemudian akan di olah untukmengetahui beban yang di terima rangka pada dan menganalisa nilai tegangan las pada rangka.
PENGAPLIKASIAN PANEL SURYA PADA MOBIL LISTRIK Rusuminto Syahyuniar
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.313 KB) | DOI: 10.34128/je.v3i1.10

Abstract

Perubahan sumber energi matahari dengan memanfaatkan panel surya menjadi sumber energi listrik yang terbarukan merupakan upaya untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, panel surya memiliki kelebihan yaitu mampu mengurangi polusi dan hemat energi jika diaplikasikan pada mobil listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pengukuran arus dan tegangan dari panel surya serta baterai sebagai sumber listrik untuk pengisian tenaga pada panel surya. Sistem panel surya mencakup 4 panel surya 50 Wp, 1 battray charge unit, 4 baterai 35 Ah, dan 1 motor listrik yang terpasang dalam mobil listrik. Dari penelitian yang dilakukan perancangan panel surya pada mobil listrik dengan kemiringan 45   agar nantinya panel surya mendapat cahaya matahari yang lebih besar. Maka dapat diperoleh hasil yaitu pengukuran dari pukul 07:00 – 17:00 dan nilai output panel surya ± 60.00 Volt dan Arus ± 23.00 A (fluktuasi nilai tegangan dan arus akan berubah berdasarkan waktu, cuaca dan lingkungan sekitar) sehingga daya yang dihasilkan pada  ± 10720,1 Watt, lama waktu pemakaian beban dari motor litrik daya yang dihasilakan dibagi dengan beban mobil listrik 10720,1 watt / 1680 watt maka akan mendapat 6,4 jam pemakaian mobil listrik.
PENAMBAHAN BAHAN BERBASIS MINYAK PADA PCM PARAFIN GUNA MENINGKATKAN KARAKTERISTIK PENYIMPANAN TERMAL PADA KOLEKTOR SURYA Hary Sutjahjono; Dwi Djumhariyanto
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.999 KB) | DOI: 10.34128/je.v4i2.54

Abstract

Permintaan energi dunia terus meningkat sepanjang peradaban umat manusia. Usaha – usaha untuk mendapatkan energi alternatif telah lama dilakukan. Salah satunya dengan penggunaan energi surya sebagai kolektor untuk pemanas air. Kolektor pemanas air dilengkapi dengan media penukar kalor berupa Phase Change Material (PCM) untuk mengoptimalkan kinerja kolektor. Ada empat bahan yang digunakan untuk PCM adalah campuran parafin dengan minyak kelapa, minyak goreng, minyak kelapa bekas, dan minyak goreng bekas masing – masing persentase dari ke empat bahan campuran dengan parafin sebesar 20% dari volume total. Pengujian dilakukan dengan proses pemanasan pada kolektor selama 1 jam dengan suhu konstan yaitu 100°C dan dilanjutkan proses pendinginan selama 2 jam dengan suhu kamar ± 30°C. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecepatan pemanasan terbaik didapatkan oleh PCM parafin campuran minyak kelapa bekas 20% dengan mencair keseluruhan pada menit 10 dengan suhu 43,3°C. Pada proses pendinginan, campuran minyak kelapa 20% dapat menahan suhu lebih baik dengan suhu akhir 42,2°C. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan minyak kelapa bekas meningkatkan konduktivitas termal bahan dari PCM itu sendiri..
PERANCANGAN SISTEM KEMUDI MANUAL PADA MOBIL LISTRIK Kurnia Dwi Artika; Rusuminto Syahyuniar; Nanda Priono
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.564 KB) | DOI: 10.34128/je.v4i1.1

Abstract

Sistem kemudi manual pada mobil listrik adalah komponen yang berfungsi menggerakan roda untuk berbelok ke kiri dan ke kanan. Sistem penggerak pada mobil listrik ini menggunakan steering manual dengan model screwnut. Penggunaan steering manual dengan menggunakan model screwnut ini bertujuan memudahkan pengemudi untuk memutar setir kemudi karna lebih ringan. Penelitian ini diawali dengan merancang bangun rangka untuk diaplikasikan pada mobil listrik dengan penyetelan geometri roda pada sudut camber positif, caster positif dan toe-in. Pada perancangan ini semua komponen steeringdipasang padadudukan yang disesuaikan pada mobil listrik. Ada beberapa komponen steering yang diubah dan dimodifikasi dan ada juga yang tidak terpakai seperti relayrod antara universaljoint dengan penggerak screwnut. Selanjutnya dilakukan pengambilan data sebanyak 3 kali untuk mengetahui sudut belok kekanan dan kekiri antara roda kiri dan roda kanan. Pada pengambilan data dari sudut belok roda diketahuiselisih antara sudut roda yaitu berkisar 1o – 5o. Meskipun ada selisih dalam sudut belok ini masih aman dipakai karena tidak ada kerusakan yang fatal dan membahayakan saat mengendarainya. Selisih antara sudut belok roda terjadi karena getaran antara roda dengan permukaan jalan yang tidak rata dan berbatu. Perhitungan diambil dari  beban mobil dengan beban penumpang yang selanjutnya dimasukan ke dalam rumus momen putar pada steering. Hasil perhitungan momen putar steering dengan beban maksimum 4 orang adalah 11,05 N/M.

Page 4 of 27 | Total Record : 267