cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki14apr12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
marzuki14apr12@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Fisika
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Arjuna Subject : -
Articles 449 Documents
Fabrikasi Fiber PVA Yang Memuat Partikel TiO2 Anatase Dengan Metode Elektrospining Dan Karakteristiknya Susiani, Susiani; Harsojo, Harsojo
Jurnal Ilmu Fisika Vol 9, No 1 (2017): Published in March 2017
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.425 KB) | DOI: 10.25077/jif.9.1.33-42.2017

Abstract

Fiber PVA yang memuat partikel nano TiO2 anatase telah berhasil dibuat dengan metode elektrospining. Fiber tersebut dibuat dari larutan yang merupakan campuran serbuk nano TiO2 anatase  dalam 10%  larutan PVA dengan rasio TiO2/PVA terbesar mencapai 60%. Proses elektrospining dilakukan pada tegangan 15 kV dengan jarak ujung anoda ke kolektor (TCD) sejauh 15 cm. Hasil analisis SEM diameter fiber dari tiap-tiap variasi rasio massa menunjukan perubahan rasio TiO2/PVA berpengaruh terhadap diameter fiber. Perlakuan pemanasan pada suhu 300pada fiber tidak mengubah fase kristalin TiO2 dan juga tidak memperlihatkan pengaruh yang signifikan terhadap diameter fiber. Namun demikian perlakuan panas tersebut dapat mereduksi ukuran partikel TiO2. Fiber yang dihasilkan mempunyai rentang diameter dari 100 -700 nm dan partikel TiO2 yang termuat pada fiber PVA memiliki rentang ukuran partikel 50 -180 nm. Hasil analisis serapan sinar UV menunjukan terjadinya serapan sinar UV pada daerah UVB, dengan demikian fiber hasil elektrospining potensial untuk digunakan sebagai fotokatalis.Kata kunci : Fiber, Polivinil Alkohol, Titanium Oksida, Elektrospining                               
Analisis Trend Paparan Radiasi pada Pemeriksaan Renografi Menggunakan TLD-100 di Instalasi Kedokteran Nuklir RSUP Dr. M. Djamil Padang Milvita, Dian
Jurnal Ilmu Fisika Vol 1, No 2 (2009): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7202.192 KB) | DOI: 10.25077/jif.1.2.21-27.2009

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis trend paparan radiasi pada pemeriksaan renografi menggunakan TLD-100 di instalasi kedokteran nuklir RSUP Dr. M. Djamil Padang. Data penelitian diperoleh dari hasil pemeriksaan fungsi ginjal (renografi) 10 pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dosis paparan radiasi yang diterima pasien yang menjalani pemeriksaan renografi, memprediksi paparan radiasi pada proyeksi organ jantung, ginjal dan kandung kemih selama pemeriksaan renografi, mengetahui rerata paparan radiasi pada proyeksi jantung, ginjal, dan kandung kemih, serta mengetahui dana menganalisa trend paparan radiasi pada masing-masing organ selama pemeriksaan berlangsung. Data diperoleh dari TLD-100 yang ditempel pada permukaan tubuh pasien selama 45 menit yang disuntik dengan Yc-99m DTPA (Teknesium-99m Diethylene Triamine Pentaacetic Acid) dan diperiksa dengan kamera gamma pada proyeksi jantung, ginjal, dan kandung kemih berturut-turut adalah Y=2,8084X + 3,2749, Y=-0,5296X + 4,3434, dan Y=-2,8413X + 5,1587. Rerata paparan radiasi yang diterima pada organ jantung adalah (0,089 ± 0,0252) mSv/pemeriksaan, ginjal (0,096 ± 0,0406) mSv/pemeriksaan, dan kandung kemih (0,098 ± 0,0303) mSv/pemeriksaan. Dari trend paparan radiasi yang diperoleh diketahui bahwa akumulasi radioaktivitas tertinggi nilainya hingga terkecil terdapat pada kandung kemih, ginjal, dan jantung.
PENGARUH PERSEN MASSA HASIL PEMBAKARAN SERBUK KAYU DAN AMPAS TEBU PADA MORTAR TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN SIFAT FISISNYA Mulyadi, Sri; Dahlan, Dahyunir
Jurnal Ilmu Fisika Vol 4, No 1 (2012): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.184 KB) | DOI: 10.25077/jif.4.1.31-39.2012

Abstract

Telah melakukan penelitian tentang pengaruh pencampuran abu ampas tebu dan produk pembakaran serbuk gergaji yang telah digiling halus dengan kekuatan mortar. Kedua bahan dicampur pada saat pencetakan mortar pasir sebanyak 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% massa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kekuatan tekan, kekuatan tarik, dan densitas dan penurunan porositas dan penyerapan air seiring dengan bertambahnya variasi campuran terhadap abu ampas tebu dan pembakaran produk serbuk gergaji hingga mencapai hasil yang optimal. Hasil optimum pencampuran abu ampas tebu adalah dalam campuran ini variasi 15%, sedangkan hasil yang optimal dari produk pembakaran serbuk gergaji adalah dalam campuran variasi 10 %.
KONDUKTIVITAS ELEKTRODA DARI CAMPURAN RESIN DAMAR DAN ZEOLIT DARI BOTTOM ASH Muttaqin, Afdhal; Emriadi, Emriadi; Tetra, Olly Norita
Jurnal Ilmu Fisika Vol 6, No 1 (2014): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.818 KB) | DOI: 10.25077/jif.6.1.31-35.2014

Abstract

Proses sokletasi terhadap resin damar dengan menggunakan pelarut heksana mempengaruhi sifat konduktivitas dari campuran damar dengan zeolit pada perbandingan tertentu. Konduktivitas elektroda dari resin damar dan zeolit bottom ash diukur dengan menggunakan rangkaian sederhana. Elektroda dibuat dengan mencampur hasil sokletasi resin damar dan zeolit dengan perbandingan tertentu. Zeolit yang digunakan merupakan hasil sentesis dari limbah bottom ash melalui metoda hidrotermal menggunakan peleburan NaOH. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa damar yang telah disokletasi mempunyai konduktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan damar tanpa sokletasi.
Karakteristik Koefisien Absorbsi Bunyi dan Impedansi Akustik Dari Material Berongga Plafon PVC Menggunakan Metode Tabung Impedansi Ikhsan, Khairatul; Elvaswer, Elvaswer; Harmadi, Harmadi
Jurnal Ilmu Fisika Vol 8, No 2 (2016): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.345 KB) | DOI: 10.25077/jif.8.2.64-69.2016

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan karakteristik koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari material berongga plafon polivinil klorida (PVC) yang bermerek Shunda Plafon dengan sisi tampang lintang rongga yaitu : 5, 6, 7, 8, dan 9 mm menggunakan metode tabung impedansi. Rentang frekuensi yang digunakan adalah 1000, 2000, 4000, 8000, dan 16000 Hz. Hasil penelitian menunjukan bahwa material Shunda Plafon dengan sisi tampang lintang rongga 5 mm sampai 9 mm dapat dikategorikan sebagai bahan penyerap bunyi yang cukup baik karena memiliki nilai koefisien absorbsi bunyi terendah lebih besar dari 0.15. Koefisien absorbsi bunyi dan impedansi tertinggi yaitu 0.84 dan 0,97 +  i 0,07, terdapat pada material Shunda Plafon dengan sisi tampang lintang rongga 9 mm pada frekuensi 1000 Hz. Dengan demikian material akustik terbaik dari penelitian ini adalah Shunda Plafon dengan sisi tampang lintang rongga 9 mm. Namun penggunaan Shunda Plafon untuk penyerapan bunyi dapat disesuaikan dengan tingkat frekuensi kebisingan yang akan diserap. Shunda Plafon dengan sisi tampang lintang rongga 5 mm menunjukkan penyerapan bunyi yang cukup baik karena memiliki koefisien absorbsi bunyi besar dari 0.15. 
Portable Electronic Nose Sebagai Instrumen Untuk Diskriminasi Aroma Kopi Robusta Jawa Dan Robusta Sumatera Yang Terkorelasi Dengan Gas Chromatography Mass Spectrometry Arimurti, Yesiana; Triyana, Kuwat; Anggrahini, Sri
Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 2 (2018): Published in September 2018
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.655 KB) | DOI: 10.25077/jif.10.2.113-124.2018

Abstract

Kualitas kopi sangat dipengaruhi oleh aromanya. Sedangkan aroma kopi dapat diperngaruhi oleh banyak faktor, salah satunya daerah asal kopi. Oleh karena itu, instrumen uji aroma sangat dibutuhkan terutama untuk kendali mutu pada saat proses pengolahannya. Dalam penelitian ini, aroma kopi diuji menggunakan electronic nose yang hasilnya dikorelasi dengan gas chromatography mass spectrometry (GC-MS). Biji kopi jenis robusta yang berasal dari Pulau Jawa (DIY) dan Sumatera digunakan sebagai sampel uji. Penyangraian (roasting) dilakukan selama 20 menit pada suhu 210 °C. Setelah proses roasting, selanjutnya biji kopi dihaluskan menjadi bubuk dengan grinder. Pola respon masing-masing sensor gas dalam electronic nose terhadap setiap sampel bubuk kopi, direkam. Kemudian dilakukan ekstraksi ciri dengan menggunakan dua metode, yakni ekstraksi ciri gradien dikalikan dengan nilai puncak dan ekstraksi nilai rerata. Principle Component Analysis (PCA), diterapkan untuk proses diskriminasi aroma bubuk kopi. Hasil analisa GCMS menunjukkan bahwa ada perbedaan senyawa aromatik yang terdeteksi antara kopi robusta yang berasal dari pulau Jawa dan dari pulau Sumatera. Hasil ini terkorelasi dengan hasil diskriminasi aroma kopi robusta dengan menggunakan electronic nose. Selanjutnya, electronic nose mempunyai potensi digunakan pada industri kopi sebagai instrumen untuk keperluan kendali mutu selama proses pengolahan. Kata kunci: kopi robusta Jawa, robusta Sumatera, aroma, electronic nose, GC-MS
ANALISIS DIMENSIONING TRAFIK PADA JARINGAN 3G MENGGUNAKAN METODE LINIER LEAST SQUARE Chandra, Dikky
Jurnal Ilmu Fisika Vol 3, No 2 (2011): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.475 KB) | DOI: 10.25077/jif.3.2.62-67.2011

Abstract

Pelanggan telekomunikasi akan bertambah dari hari ke hari. Lonjakan jumlah pelanggan ini tentu menggembirakan pelaku industri telepon seluler. Namun penambahan jumlah pelanggan juga membawa konsekuensi serius bagi operator, yaitu kapasitas jaringan untuk menjamin konektifitas pelanggannya. Dengan menggunakan data periode dari tahun 2008 dan metode linier least square untuk melakukan prediksi trafik di tahun 2010. Perhitungan dan prediksi dilakukan untuk mendapatkan komponen nilai growth factor, high season factor, trafik akhir 2010, prediksi pelanggan akhir 2010, dan program ekspansi jaringan 3G khususnya tentang kebutuhan High Speed Downlink Packet Access (HSDPA) . Subscriber HSDPA di Bali diperkirakan meningkat sebesar 160% di tahun 2010, sedangkan Tren Average of Concurrent User Tahun 2010 diprediksikan akan mengalami kenaikan sekitar 206 %. Peningkatan jumlah pelanggan HSDPA diatasi dengan penambahan kapasitas jaringan baik disisi ekspansi maupun new collocated.
Dye Sensitized Solar Cells (DSSC) dengan Sensitiser Dye Alami Daun Pandan, Akar Kunyit dan Biji Beras Merah (Black Rice) Dahlan, Dahyunir; Leng, Tjiauw Siaw; Aziz, Hermansyah
Jurnal Ilmu Fisika Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.592 KB) | DOI: 10.25077/jif.8.1.1-8.2016

Abstract

Dye alami dari daun pandan, akar kunyit dan biji black rice telah dipreparasi dalam larutan etanol sebagai sensitiser pada dye sensitized solar cells (DSSC). Dye campuran  dipreparasi dengan perbandingan volume 1 : 1 juga diteliti sebagai sensitiser pada DSSC. Metoda doctor blade dipakai untuk menumbuhkan lapisan tipis TiO2. Karakterisasi spektrofotometer UV-Vis dilakukan pada larutan dye untuk mengamati panjang gelombang yang diserap dye dan menghitung energi gap dye. Dari perhitungan diperoleh energi gap dye 1,387- 1,777 eV. Sedangkan dari karakterisasi arus tegangan (I-V), diperoleh efisiensi terbesar dye tunggal 0,056% dari dye kunyit dan efisiensi terbesar dye campuran 0,207% dari dye campuran black rice dan kunyit. Penggunaan dye campuran dapat meningkatkan performa dan efisiensi DSSC secara signifikan.
Nanokomposit Karet Alam/Silikon Sebagai Otot Sintetik Dengan Sifat Mekanik Seperti Otot Manusia Murniati, Riri
Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): Published in March 2018
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.10.1.38-45.2018

Abstract

Penggunaan kadaver di dalam studi medis sudah lazim digunakan terutama sebagai media pembelajaran dan pelatihan tindakan medis seperti bedah. Akan tetapi kadaver manusia membawa sejumlah masalah yang tidak dapat dihindari. Sehingga perlu dicari material substitusi yang dapat digunakan untuk mengganti kadaver. Penggunaan material substitusi ini perlu memperhatikan potensi Indonesia agar dapat membantu perkembangan bangsa. Indonesia sendiri merupakan negara penghasil karet alam terbesar kedua di dunia. Maka dipilihlah komposit karet alam sebagai pengganti kadaver manusia. Penelitian ini dilakukan untuk melihat karakteristik dari komposit karet alam yang disintesis tersebut. Selain itu komposisi material yang digunakan juga penting untuk diperhatikan. Material yang digunakan adalah foaming agent, gelling agent, curing agent, activator, stabilizer dan filler. Filler yang akan digunakan adalah nanosilika, kaolin dan kalsium karbonat. Material yang telah dibakar kemudian dikarakterisasi mekanik dengan Universal Testing Machine untuk menentukan modulus Young dan FTIR untuk melihat struktur gugus fungsi penyusun nanokomposit dari polimer karet alam ini. Pengujian sampel kontrol juga dilakukan pada sampel yang dibuat dari karet sintetis (silikon) dan daging sapi. Penelitian ini menghasilkan beberapa material yang memiliki kemiripan karakteristik mekanik dengan anggota tubuh bagian dalam.  Karet komposit lateks 50% dan Silikon 50% pengujian 1 (0,070 MPa) menyerupai kerongkongan (0,77 MPa) serta pengujian 2 (0,041 MPa) memiliki karakteristik mekanik yang menyerupai usus manusia (0,0356 MPa). Karet komposit lateks 75% dan Silikon 25% pengujian 1 (0,196 MPa) dan pengujian 2 (0.136 MPa), memiliki karakteristik menyerupai tulang rawan pada lutut pria remaja (0,13 MPa).Kata kunci:Kadaver, karet alam, karakteristik mekanik, silikon
LOKASI POTENSI SUMBER TSUNAMI DI SUMATERA BARAT Mustafa, Badrul
Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.198 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.94-100.2010

Abstract

Akibat tumbukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia dimana lempeng Indo-Australia menunjam di bawah Sumatera, wilayah Sumatera Barat sebagaimana wilayah lain di depan muka busur (fore-arc) Sunda memiliki potensi gempa besar. Di wilayah muka busur diketahui ada dua potensi gempa besar dengan siklus 200 sampai 250 tahun, yakni segmen Siberut dan segmen Sipora-Pagai (Hilman, 2005) yang merupakan megathrust. Gempa besar di kedua segmen ini berpotensi tsunami. Menurut Hamzah Latif (2005) kalau tsunami terjadi, ia akan sampai di pesisir barat Sumatera Barat dalam waktu antara 30 menit sampai sejam sesudah gempa besar terjadi. Berbagai isu sempat berkembang yang menyebutkan bahwa tsunami bisa sampai ke Padang dan wilayah lain di pesisir barat Sumatera Barat dengan waktu lebih singkat. Analisis berikut memperkuat penelitian yang sudah dihasilkan oleh Hamzah Latif serta juga Subandono.

Page 11 of 45 | Total Record : 449


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): March 2026 Vol 17 No 2 (2025): September 2025 Vol 17 No 1 (2025): March 2025 Vol 16 No 2 (2024): September 2024 Vol 16 No 1 (2024): March 2024 Vol 15 No 2 (2023): September 2023 Vol 15 No 1 (2023): March 2023 Vol 14 No 2 (2022): September 2022 Vol 14, No 1 (2022): In progress (March 2022) Vol 14 No 1 (2022): March 2022 Vol 13 No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): Published in September 2021 (COMING ISSUE) Vol 13, No 1 (2021): Published in March 2021 Vol 13 No 1 (2021): March 2021 Vol 12, No 2 (2020): Published in September 2020 Vol 12 No 2 (2020): September 2020 Vol 12 No 1 (2020): March 2020 Vol 12, No 1 (2020): Published in March 2020 Vol 11, No 2 (2019): Published in September 2019 Vol 11 No 2 (2019): September 2019 Vol 11 No 1 (2019): March 2019 Vol 11, No 1 (2019): Published in March 2019 Vol 10, No 2 (2018): Published in September 2018 Vol 10 No 2 (2018): September 2018 Vol 10, No 1 (2018): Published in March 2018 Vol 10 No 1 (2018): March 2018 Vol 9 No 2 (2017): September 2017 Vol 9, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 9, No 1 (2017): Published in March 2017 Vol 9 No 1 (2017): March 2017 Vol 8 No 2 (2016): September 2016 Vol 8 No 1 (2016): March 2016 Vol 8, No 2 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7 No 2 (2015): September 2015 Vol 7 No 1 (2015): March 2015 Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6 No 2 (2014): September 2014 Vol 6 No 1 (2014): March 2014 Vol 6, No 2 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6, No 1 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5 No 2 (2013): September 2013 Vol 5 No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 2 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5, No 1 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4 No 2 (2012): September 2012 Vol 4 No 1 (2012): March 2012 Vol 4, No 2 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4, No 1 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3 No 2 (2011): September 2011 Vol 3 No 1 (2011): March 2011 Vol 3, No 2 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3, No 1 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2 No 2 (2010): September 2010 Vol 2 No 1 (2010): March 2010 Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1 No 2 (2009): September 2009 Vol 1 No 1 (2009): March 2009 Vol 1, No 2 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA More Issue