cover
Contact Name
Marzuki
Contact Email
marzuki14apr12@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
marzuki14apr12@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Fisika
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19794657     EISSN : 26147386     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmu Fisika (JIF) is a peer-reviewed open access journal on interdisciplinary studies of physics, and is published twice a year (March and September) by Department of Physics, Andalas University Padang.
Arjuna Subject : -
Articles 449 Documents
Karakterisasi Koefisien Absorbsi Bunyi Dan Impedansi Akustik Dari Limbah Serat Kayu Meranti Merah (Shorea Pinanga) Dengan Menggunakan Metode Tabung Yuliantika, Sonya; Elvaswer, Elvaswer
Jurnal Ilmu Fisika Vol 10, No 1 (2018): Published in March 2018
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.10.1.28-37.2018

Abstract

Penelitian menentukan koefisien absorbsi bunyi dan impedansi akustik dari serat kayu Meranti Merah telah dilakukan. Sampel panel akustik dibuat dari serat kayu Meranti Merah dengan variasi lebar lembaran serat dan panjang serat. Lebar lembaran seratnya adalah antara 0,5 cm, 1 cm, 1,5 cm dan 2 cm dan panjang seratnya adalah 1 cm, 2 cm, 3 cm dan 4 cm. Pengukuran menggunakan frekuensi dari 500 Hz, 1000 Hz, 1500 Hz, 2000 Hz dan 2500 Hz. Nilai koefisien absorbsi bunyi tertinggi adalah 0,95±0,05 untuk frekuensi 1000 Hz dengan lebar dan panjang serat 0,5 cm dan 2 cm. Nilai impedansi akustik untuk koefisien absorbsi bunyi ini adalah 1,83 dyne.s/cm3. Dengan demikian berdasarkan koefisien absorbsi bunyi maka serat kayu Meranti Merah potensial untuk digunakan sebagai bahan penyerap bunyi. Nilai impedansi akustik secara umum memiliki hubungan yang kuat dengan koefisien absorbsi bunyi pada frekuensi 1000 Hz dengan R2 =0, 948Kata kunci : koefisien absorbsi bunyi, impedansi akustik, serat kayu Meranti Merah 
PENGARUH GEOMETRI TERAS TERHADAP KINERJA NEUTRONIK PADA REAKTOR PEMBIAK CEPAT DENGAN SIKLUS BAHAN BAKAR TERTUTUP Fitriyani, Dian
Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.63 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.2.85-93.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh geometri teras terhadap kinerja neutronik pada reaktor pembiak cepat dengan siklus bahan bakar tertutup. Penelitian dilakukan melalui simulasi komputasi dengan memvariasikan geometri teras untuk reaktor pembiak cepat berpendingin logam cair (Pb-Bi) dengan bahan bakar UN-PuN (Nitrida) yang beroperasi selama 20 tahun. Analisisdilakukan terhadap hasil pengamatan perubahan harga faktor multiplikasi neutron (keff), perubahan nilai Burnup, perubahan nilai Breeding Ratio, dan perubahan densitas bahan fertil dan fisil di dalam teras reaktor. Dari keseluruhan model teras reaktor yang diamati, model G5 (Z>>X) memberikan hasil yang terbaik dengan mempertahankan harga keff dalam batas toleransi reaktifitas ($) ± 0,05 selama 13 tahun. Nilai breeding ratio (BR) untuk seluruh model teras masih dalam rentang yang diharapkan (BR>1), namun nilai BR paling baik diberikan oleh model teras G1 (Z<<X). Nilai burnup untuk keseluruhan model meningkat seiring dengan banyaknya nuklida yang berfisi di dalam teras reaktor dan yang paling baik diberikan oleh model teras G1. Beberapa nuklida baru hasil transmutasi bahan bakar muncul di dalam teras reaktor, contohnya 241Am.
WAKTU RESPON SENSOR GAS LPG DARI KOMPOSIT CuO(TiO2) Elvaswer, Elvaswer
Jurnal Ilmu Fisika Vol 5, No 2 (2013): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.316 KB) | DOI: 10.25077/jif.5.2.44-46.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian dari bahan komposit semikonduktor TiO2(CuO) berupa pelet untuk karakterisasi sensor LPG (Liquefied Petroleum Gas) dengan metode solid state reaction. Pelet sensor LPG dibuat dengan bahan semikonduktor CuO 90% +TiO2 10%. dengan proses pencampuran bahan, kalsinasi, penggerusan, kompaksi dan sintering. Proses kalsinasi pada temperatur 500ºC selama 4 jam dan sintering pada 700ºC selama 4 jam. Sensor LPG diuji pada temperatur ruang (27 ) dengan melihat karakteristik waktu respon. Waktu respon pada sampel CuO 90% +TiO2 10% yaitu 50 s.
Karakteristik Absorbsi dan Impedansi Material Akustik Serat Alam Ampas Tahu (Glycine Max) Menggunakan Metode Tabung Rizal, Arlindo; Elvaswer, Elvaswer; Fitri, Yulia
Jurnal Ilmu Fisika Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.145 KB) | DOI: 10.25077/jif.7.1.14-18.2015

Abstract

Telah dilakukan pengujian karakteristk akustik dari material ampas tahu. Material tersebut merupakan material alternatif penyerap bunyi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode tabung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa material serat alam yang dicampur dengan lem memilki nilai koefisien absorbsi bunyi yang baik pada rentang frekuensi 1000-8000 Hz. Nilai koefisien absorbsi bunyi yang tinggi dimilki oleh material dengan pori-pori yang lebih besar (0,90 - 0,99). Selain koefisien absorbsi juga dilakukan pengujian nilai impedansi akustik. Hasilnya Menunjukkan bahwa perbandingan massa lem dengan ampas tahu diperoleh nilai impedansi yang baik (7,75 dan 8,33).
Rancang Bangun Alat Ukur Kekentalan Oli Sae 10-30 Menggunakan Metode Falling Ball Viscometer (FBV) Arsis, Asi Noflanda; Dahlan, Dahyunir; Harmadi, Harmadi; Suari, Muharmen
Jurnal Ilmu Fisika Vol 9, No 2 (2017): Published in September 2017
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.586 KB) | DOI: 10.25077/jif.9.2.76-86.2017

Abstract

Alat ukur kekentalan oli SAE 10-30 telah dirancang bangun dengan menggunakan metode Falling Ball Viscometer (FBV) small tube. Tabung yang digunakan berukuran kecil dengan panjang 15 cm dan diameter 5,5 mm. Alat ukur dilengkapi dengan dua sistem sensor yaitu Light Emitting Diode (LED) infra merah dan fotodioda.  Data waktu tempuh bola magnetik yang direkam oleh sistem sensor diproses oleh mikrokontroler Arduino nano untuk kemudian ditampilkan dalam bentuk nilai kekentalan pada layar Liquid Crystal Display (LCD). Temperatur pengukuran divariasikan dari 30 oC sampai 100 oC. Nilai regresi yang di peroleh saat temperatur dinaikkan yaitu 0,991. Nilai Regresi pada saat temperature diturunkan yaitu 0,977. Nilai regresi yang didapatkan menunjukkan bahwa alat yang telah dirancang bekerja dengan baik dan dapat digunakan untuk menentukan nilai kekentalan oli SAE 10-30. Kata kunci: Falling Ball Viscometer (FBV), Arduino Nano, Kekentalan, Oli SAE 10-30, Temperatur.
INTERFEROMETER MICHELSON DAN CCD WEBCAM SEBAGAI PENENTU FREKUENSI GETAR OBJEK Muttaqin, Afdhal
Jurnal Ilmu Fisika Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.063 KB) | DOI: 10.25077/jif.2.1.15-23.2010

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengukuran getaran suatu obyek dengan menggunakan interferometer Michelson dan CCD webcam. Pola intereferensi dihasilkan dari perbedaan lintasan laser HeliumNeon dengan panjang gelombang 632,8 nm melewati obyek getar speaker piezo yang diletakkan pada cermin uji. Pemberian frekuensi getar dimulai 5 Hz – 30 Hz dengan kelipatan 5 Hz serta frekuensi 1 KHz-20 KHz dengan kelipatan 1 KHz. CCD webcam dapat merekam berkas sinar laser dari cermin referensi dan cermin uji dengan kemampuan CCD webcam 30 frame perdetik. Perubahan intensitas laser yang menggambarkan frekuensi getar obyek dapat dilihat pada frekuensi di bawah frekuensi CCD webcam.
PENENTUAN RESISTIVITAS LISTRIK MORTAR MENGGUNAKAN METODE PROBE DUA ELEKTRODA Putra, Ardian
Jurnal Ilmu Fisika Vol 4, No 2 (2012): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.19 KB) | DOI: 10.25077/jif.4.2.62-66.2012

Abstract

Penentuan resistivitas listrik campuran semen dan pasir dengan perbandingan antara air dan semen (rasio w/c) 0,45, 0,5 dan 0,55 diukur menggunakan metode probe dua elektroda. Campuran merupakan komposisi material dengan massa semen 200 g dan variasi massa pasir 100 g, 150 g, 200 g, 250 g dan 300 g. Campuran dibentuk dalam sebuah pipa berdiameter 5,66 cm dan tinggi 9,80 cm, dan diuji menggunakan elektroda tembaga. Kenaikan massa pasir dan peningkatan rasio w/c mengakibatkan kenaikan resistivitas listrik.
PENGEMBANGAN METODE DUAL-FREKUENSI UNTUK MENGAMATI STRUKTUR VERTIKAL RAINDROP SIZE DISTRIBUTION (DSD) DI KOTO TABANG Vonnisa, Mutya
Jurnal Ilmu Fisika Vol 6, No 2 (2014): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.816 KB) | DOI: 10.25077/jif.6.2.52-58.2014

Abstract

Metode untuk mengamati struktur vertikal parameter mikrofisika hujan yang dikenal dengan DSD telah dikembangkan menggunakan data Equatorial Atmosphere Radar (EAR) dan Boundary Layer Radar (BLR) di Koto Tabang, Sumatera Barat, Indonesia. Spektrum hujan dari BLR yang merupakan fungsi DSD dimodelkan dengan modifikasi fungsi gamma dan spektrum turbulen atmosfir dari EAR dimodelkan dengan fungsi Gauss. Parameter DSD dan turbulen didapatkan dengan menggunakan metode non-linear least square fitting. Data dari Joss-Wadvogel Disdrometer (JD) digunakan untuk memvalidasi hasil yang didapatkan dari data radar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa metode dual-frekuensi lebih akurat dibandingkan dengan metode single-frekuensi. Hal itu ditunjukkan oleh hasil fitting spektrum hujan dari metode dualfrekuensi lebih tinggi dan jelas dibandingkan metode single-frekuensi. Selain itu DSD yang dihasilkan oleh metode dual-frekuensi lebih mendekati DSD dari JD dibandingkan dengan singlefrekuensi.
Pengaruh Penggunaan Teknik Blending Dan Kompaksi Terhadap Morfologi Komposit Polimer UHMWPE-Na2B4O7.5H2O Sebagai Bahan Perisai Radiasi Neutron Termal Bery, Winda Surya; Fitriyani, Dian; Elvaswer, Elvaswer; Zavianti, Enny; Mardiyanto, Mardiyanto; Rivai, Abu Khalid; Sukaryo, Sulistioso Giat
Jurnal Ilmu Fisika Vol 8, No 2 (2016): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.009 KB) | DOI: 10.25077/jif.8.2.98-103.2016

Abstract

Telah dilakukan pembuatan dan karakterisasi komposit polimer UHMWPE dengan filler Na2B4O7.5H2O sebagai bahan perisai radiasi neutron termal.  Pembuatan bahan dilakukan dengan menggabungkan UHMWPE dan Na2B4O7.5H2O menggunakan metode blending untuk menghasilkan komposit yang homogen, dan proses kompaksi untuk meminimalkan jarak antar partikel penyusun bahan.  Persentase penambahan Na2B4O7.5H2O yang digunakan bervariasi dari 0% hingga 52%. Bahan dasar dan filler di-blending pada suhu 165°C selama 15 menit, selanjutnya dikompaksi dengan pembebanan 10 ton.  Hasil analisis EDS menunjukkan persentase massa filler di permukaan bahan meningkat dengan penambahan Na2B4O7.5H2O hingga konsentrasi 40% dan menurun di 52%.  Hasil karakterisasi SEM menunjukkan persentase filler optimum pada 40%.  Dengan demikian metode blending dan kompaksi sesuai digunakan untuk mencampurkan UHMWPE dan Na2B4O7.5H2O menjadi bahan perisai neutron termal dengan perbandingan komposisi (60:40)%. Kata kunci :  Perisai radiasi, neutron termal, UHMWPE, Na2B4O7.5H2O, filler, blending, kompaksi 
Rancang Bangun Sound Level Meter Berbasis Mikrokontroler AT89S51 -, Wildian
Jurnal Ilmu Fisika Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6161.134 KB) | DOI: 10.25077/jif.1.1.31-38.2009

Abstract

Bising merupakan bunyi yang termasuk dalam kategori polutan lingkungan dan dapat mengganggu kesehatan. Untuk mengukur tingkat kuat bunyi kebisingan ini diperlukan sound level meter. Telah dilakukan rancang bangun sound level meter berbasis mikrokontroler AT89S51 dengan mikrofon sebagai sensor dan 7-segment sebagai penampil. Intensitas bunyi diubah menjadi tegangan analog dengan menggunakan mikrofon , dan dikondisikan dengan menggunakan penguat tak-membalik (non-inverting amplifier) serta rangkaian detektor puncak (peak detector). Sinyal analog keluaran rangkaian ini diubah menjadi sinyal digital dengan menggunakan ADC0804, dan kemudian diolah lebih lanjut oleh mikrokontroler AT89S51 dengan menggunakan bahasa assembly untuk ditampilkan pada penampil 7-segment. Sound level meter hasil rancangan ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat intensitas bunyi hingga 105,3 dB, dengan kesalahan relatif maksimum sebesar 2,9%

Page 9 of 45 | Total Record : 449


Filter by Year

2009 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 1 (2026): March 2026 Vol 17 No 2 (2025): September 2025 Vol 17 No 1 (2025): March 2025 Vol 16 No 2 (2024): September 2024 Vol 16 No 1 (2024): March 2024 Vol 15 No 2 (2023): September 2023 Vol 15 No 1 (2023): March 2023 Vol 14 No 2 (2022): September 2022 Vol 14, No 1 (2022): In progress (March 2022) Vol 14 No 1 (2022): March 2022 Vol 13 No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 2 (2021): Published in September 2021 (COMING ISSUE) Vol 13, No 1 (2021): Published in March 2021 Vol 13 No 1 (2021): March 2021 Vol 12, No 2 (2020): Published in September 2020 Vol 12 No 2 (2020): September 2020 Vol 12, No 1 (2020): Published in March 2020 Vol 12 No 1 (2020): March 2020 Vol 11 No 2 (2019): September 2019 Vol 11, No 2 (2019): Published in September 2019 Vol 11 No 1 (2019): March 2019 Vol 11, No 1 (2019): Published in March 2019 Vol 10, No 2 (2018): Published in September 2018 Vol 10 No 2 (2018): September 2018 Vol 10 No 1 (2018): March 2018 Vol 10, No 1 (2018): Published in March 2018 Vol 9, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 9 No 2 (2017): September 2017 Vol 9, No 1 (2017): Published in March 2017 Vol 9 No 1 (2017): March 2017 Vol 8 No 2 (2016): September 2016 Vol 8 No 1 (2016): March 2016 Vol 8, No 2 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 8, No 1 (2016): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7 No 2 (2015): September 2015 Vol 7 No 1 (2015): March 2015 Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 7, No 1 (2015): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6 No 2 (2014): September 2014 Vol 6 No 1 (2014): March 2014 Vol 6, No 2 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 6, No 1 (2014): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5 No 2 (2013): September 2013 Vol 5 No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 2 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 5, No 1 (2013): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4 No 2 (2012): September 2012 Vol 4 No 1 (2012): March 2012 Vol 4, No 2 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 4, No 1 (2012): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3 No 2 (2011): September 2011 Vol 3 No 1 (2011): March 2011 Vol 3, No 2 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 3, No 1 (2011): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2 No 2 (2010): September 2010 Vol 2 No 1 (2010): March 2010 Vol 2, No 2 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 2, No 1 (2010): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1 No 2 (2009): September 2009 Vol 1 No 1 (2009): March 2009 Vol 1, No 2 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA Vol 1, No 1 (2009): JURNAL ILMU FISIKA More Issue