cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP)
ISSN : 25283669     EISSN : 2655638     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 10 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Materi Unsur Intrinsik, Ekstrinsik Dan Kebahasaan Novel Siswa Kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Pujer Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Priyanto, M.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 3 (2020): Volume 5 No.3 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.821 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran, peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada pembelajaran bahasa Indonesia materi unsur intrinsik, ekstrinsik dan kebahasaan novel di kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Pujer Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian ini terfokus pada peserta didik di kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Pujer Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji validitas data peneliti menggunakan teknik triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia materi unsur intrinsik, ekstrinsik dan kebahasaan novel pada siswa dapat meningkat. Penjelasan mengenai peningkatan aktivitas belajar siswa dari 9 siswa atau 42,86% pada kondisi awal meningkat menjadi 16 siswa atau 76,19% pada siklus I, dan pada siklus II menjadi 21 siswa atau 100%. Peningkatan hasil belajar siswa pada kondisi awal sebesar 60,00, meningkat pada siklus I menjadi 69,52 dan pada siklus II menjadi 79,52, sedangkan jumlah siswa yang tuntas pada kondisi awal sebanyak 6 siswa atau 28,57% dari 21 siswa, pada siklus I menjadi 13 siswa atau 61,90% dan pada siklus II menjadi 19 siswa atau 90,48%. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray terbukti dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 1 Pujer Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 pada pembelajaran bahasa Indonesia materi unsur intrinsik, ekstrinsik dan kebahasaan novel.
Penerapan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) Pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas IX E SMP Negeri I Nguntoronadi Tahun Pelajaran 2017 / 2018 Endang Sulistyowati, S.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 3 (2020): Volume 5 No.3 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.238 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penggunaan strategi pembelajaran STAD pada mata pelajaran IPS Terpadu untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IX E SMP Negeri 1 Nguntoronadi Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2017/2018. Strategi pembelajaran STAD dapat meningkatkan prestasi belajar siswa siswa kelas IX E SMP Negeri 1 Nguntoronadi Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2017/2018, sebagai buktinya bahwa berdasarkan data hasil pengamatan pembelajaran kooperatif STAD dari siklus I mencapai 64,47% dan siklus II mencapai 92,39%. Peningkatan tersebut menunjukkan peningkatan semangat belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran IPS Terpadu. hasil pengamatan pembelajaran melalui kegiatan kuis dari siklus I mencapai 85,17% sedangkan pada siklus II mencapai 93,16%. Peningkatan tersebut menunjukkan peningkatan semangat belajar siswa dengan menggunakan variasi kuis. Dari data di atas membuktikan bahwa pembelajaran dengan menggunakan variasi kuis dapat meningkatan proses pembelajaran prestasi belajar siswa. Kemampuan pada Standar Kompetensi Memahami kondisi perkembangan negara di dunia, Kompetensi Dasar Mendiskripsikan perkembangan Perang Dunia II (termasuk pendudukan Jepang ) serta pengaruhnya terhadap keadaan sosial, ekonomi dan politik dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran yang tepat oleh guru yang kreatif. Sehingga ada peningkatan prestasi belajar pada mata pelajaran IPS Terpadu siswa kelas IX E SMP Negeri 1 Nguntoronadi Kabupaten Magetan tahun pelajaran 2017/2018.
Peningkatan Hasil Belajar Melakukan Operasi Aljabar Pada Mata Pelajaran Matematika Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 2 Kecamatan Ponorogo Titik Supriyati
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 3 (2020): Volume 5 No.3 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.858 KB)

Abstract

Pembelajaran yang efektif berlangsung dalam suatu proses berkesinambungan, terarah berdasarkan perencanaan yang matang. Proses pembelajaran itu dilandasi oleh prinsip-prinsip yang fundamental yang akan menentukan apakah pembelajaran itu berlangsung secara wajar dan berhasil. Berdasarkan hasil observasi sebelum penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa Kelas VIII F pada mata pelajaran Matematika berada pada kategori rendah, utamanya pada kompetensi dasar Melakukan operasi aljabar hanya mencapai mean skor 60,47 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar sebanyak 16 siswa atau 50,00% dengan standar ketuntasan minimal 75%. Sebagai perwujudan tanggung jawab peneliti yang juga guru mata pelajaran Matematika di Kelas VIII F, menawarkan penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Ditengarai model pembelajaran Discovery Learning ini mampu memberikan pengalaman belajar aktif yang berpusat pada siswa, membantu siswa menemukan ide-idenya sendiri dan mengambil maknanya sendiri serta memberikan pemahaman bahwa belajar sejati terjadi melalui personal discovery atau penemuan pribadi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika melalui strategi pembelajaran Discovery Learning pada siswa Kelas VIII F, SMP Negeri 2 Kecamatan Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar Matematika ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 71,88; siklus II 75,00; dan siklus III 82,34. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 65,63%, siklus II 75,00%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 93,75%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan strategi Pembelajaran Discovery Learning dalam proses pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar Matematika pada kompetensi dasar Melakukan operasi aljabar.
Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII D SMP Negeri 2 Kertosono Pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa Melalui Penerapan Metode Role Playing Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017 Indyah Herminiati, S.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 3 (2020): Volume 5 No.3 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.454 KB)

Abstract

Hasil pengamatan pada pembelajaran Bahasa Jawa di kelas VIII D menunjukkan bahwa guru belum menggunakan metode pembelajaran yang dapat membuat siswa banyak beraktivitas sehingga hasil belajar siswa pada KD 10.3 sangat kurang yaitu rata – rata nilai yang diperoleh hanya 59. Untuk itu penulis sebagai guru Bahasa daerah Jawa mengadakan penelitian tindakan dengan Implementasi metode Role Playing atau bermain peran, dengan alasan bahwa secara teori metode ini menjadikan siswa banyak beraktivitas dalam pembelajaran. Dengan menggunakan metode Role Playing ini diharapkan pula siswa kelas VIII D menjadi lebih senang dan antusias dalam belajar, sehingga mereka lebih mudah memahami konsep-konsep yang dipelajarinya. Hasil Penelitian tindakan pada akhir siklus membuktikan bahwa implementasi metode Role Playing dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas VIII D. Hal ini dibuktikan pada akhir siklus 1 rata – rata skor yang diperoleh baru 69%, dan pada akhir siklus 3 rata – rata skor yang diperoleh meningkat secara signifikan menjadi 88%. Demikian juga hasil belajar siswa, yang sebelum tindakan rata – rata nilai hanya 59, tetapi pada akhir siklus 3 telah mencapai batas ketuntasan yaitu diperoleh rata – rata nilai 78 dengan kategori baik. Demikian juga kinerja guru dalam mengimplementasikan metode Role Playing telah berhasil pada akhir siklus 3 dengan perolehan skor 39 atau 81% dari skor maksimalnya 48. Semoga keberhasilan pembelajaran Bahasa daerah Jawa dengan Implementasi Metode Role Playing, dapat memotivasi guru khusunya Bahasa Jawa untuk menerapkan etode – metode yang lain dalam pembelajaran Bahasa Daerah Jawa di SMP Negeri 2 Kertosono.
Penerapan Model Investigasi Kelompok Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Dan Kemampuan Menjelaskan Suatu Gambar Di Kelas 1 Semester I SD Negeri Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2017/2018 Hartini, S. Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 3 (2020): Volume 5 No.3 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.683 KB)

Abstract

Walaupun siswa memiliki nilai yang tinggi dari mata pelajaran selain Bahasa Indonesia, tetapi dalam sikap dan perbuatannya ia tidak memahami, mengerti dan melaksanakan apa yang terkandung dalam ilmu Bahasa Indonesia maka dia tidak akan bermanfaat bagi masyarakat, Bangsa dan Negara. Model Investigasi Kelompok dapat menjadi metode pembelajaran yang mampu menciptakan interaksi yang efektif. Interaksi efektif dalam kelompok kecil memacu siswa untuk mengetahui tentang dasar kerja berkelompok dan keterampilan berdiskusi. Investigasi Kelompok juga memotivasi siswa untuk berperan aktif dalam menentukan apa yang mereka pelajari dan bagaimana cara mereka belajar. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, dimana peneliti melaksanakan tugas sebagai guru kelas. Obyek penelitian adalah siswa kelas I semester I di SD Negeri Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan yaitu bulan September sampai Oktober tahun 2017 siswa berjumlah 32 anak. Pelaksanaan penelitian ini berbentuk siklus yang terdiri dari 3 siklus yang masing-masing meliputi : Perencanaan, Tindakan, Observasi dan Refleksi. Pada bagian interprestasi data ini penulis atau guru akan menjelaskan hasil belajar siswa pada setiap siklus, hasil belajar yang diperoleh siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan model belajar Investigasi Kelompok mengalami peningkatan yang sangat baik. Dari hasil data diatas dapat diketahui bahwa nilai rata-rata siswa kelas I sebelum penelitian adalah : 61,1 (rendah), siklus I adalah : 71,7 (cukup), siklus II adalah : 87,0 (baik) dan siklus III adalah 91,8 (amat baik). Hal ini menandakan keberhasilan dalam meningkatan minat maka secara langsung prestasi belajar pada siswa di SD Negeri Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro akan meningkat dan penelitian ini dapat dikatakan berhasil.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Membaca Melalui Alat Peraga Pada Siswa Kelas 1 SDN Susukanrejo II Pasuruan Rustiami, Rustiami
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 3 (2020): Volume 5 No.3 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.202 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dan membantu siawa kelas I SDN Susukanrejo II Pasuruan mudah memahami pembelajaran yang disampaikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa yang diambil dari pemberian soal tes pada akhir siklus, kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran yang diambil dari lembar observasi kegiatan guru, aktivitas siswa yang diambil dari lembar observasi kegiatan siswa. Jumlah siswa dalam penelitian ini adalah 13 siswa terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa dari 53 (nilai rata-rata hasil belajar sebelum penelitian) menjadi 67,69 (siklus I) dan 84,61 (siklus II). Begitupun dengan ketuntasan klasikal meningkat dari ketuntasan 61,53% pada siklus I menjadi 92,30% pada siklus II. Demikian pula peningkatan daya serap klasikal dari 67,69% pada siklus I menjadi 84,61% pada siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas I SDN Susukanrejo II Pasuruan.
Peningkatan Motivasi Dan Prestasi Belajar IPS Pokok Bahasan Peristiwa Politik Dan Ekonomi Indonesia Pasca Pengakuan Kedaulatan Pada Siswa Kelas IX B Semester I SMP Negeri 2 Pacitan Tahun Pembelajaran 2016/2017 Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Wangsit Kurniawan, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 3 (2020): Volume 5 No.3 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.337 KB)

Abstract

Tujuan penelitian perbaikan pembelajaran ini adalah: (1) Mendeskripsikan peningkatan motivasi IPS pokok bahasan peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan pada siswa Kelas IX B semester I SMP Negeri 2 Pacitan Tahun Pembelajaran 2016/2017 melalui metode pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). (2) Mendeskripsikan peningkatan prestasi belajar IPS pokok bahasan peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan pada siswa Kelas IX B semester I SMP Negeri 2 Pacitan Tahun Pembelajaran 2016/2017 melalui metode pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). Jenis atau desain penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Motivasi IPS pada siswa Kelas IX B semester I SMP Negeri 2 Pacitan Tahun Pembelajaran 2016/2017 meningkat melalui metode pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). Pernyataan tersebut dibuktikan dengan hasil pengamatan motivasi belajar pada siklus tindakan terkahir, yaitu: pertemuan 2 Siklus II adalah: aspek 1 sebesar 82,0% (baik), aspek 2 sebesar 79,7% (baik), aspek 3 sebesar 87,5% (baik sekali), aspek 4 sebesar 83,6% (baik), aspek 5 sebesar 78,1 (baik), aspek 6 sebesar 82,8% (baik), aspek 7 sebesar 87,5% (baik sekali), aspek 8 sebesar 85,9% (baik), aspek 9 sebesar 82,0% (baik), aspek 10 sebesar 80,5% (baik). (2) Prestasi belajar IPS pada siswa Kelas IX B semester I SMP Negeri 2 Pacitan Tahun Pembelajaran 2016/2017 meningkat melalui metode pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). Peningkatan prestasi belajar siswa Kelas IX B semester I SMP Negeri 2 Pacitan dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa, yaitu: sebelum tindakan rata-rata siswa adalah 58,59 dengan ketuntasan belajar sebesar 22%, setelah dilakukannya tindakan siklus I meningkat menjadi 68,66 dengan ketuntasan belajar sebesar 50%, dan siklus II meningkat lagi menjadi 81,91 dengan ketuntasan belajar sebesar 94%. Metode TGT untuk meningkatkan prestasi belajar IPS membuat siswa lebih jelas dan tertarik dalam presentasi kelas.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK) Oleh Pengawas Sekolah Di TKS Tunas Bangsa Desa Sudimoro Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan Sri Purwati, S.Pd
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 6 No 1 (2021): Volume 6 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.647 KB)

Abstract

Sebagai tenaga profesional, guru memegang peranan dan tanggung jawab yang penting dalam pelaksanaan program pengajaran di sekolah. Guru merupakan pembimbing siswa sehingga keduanya dapat menjalin hubungan emosional yang bermakna selama proses penyerapan nilai-nilai dari lingkungan sekitar. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK). Hasil dari pelaksanaan Diskusi Refleksi Kasus (DRK) ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik DRK dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru TKS Tunas Bangsa Desa Sudimoro Kecamatan Sudimoro Kabupaten Pacitan melalui penerapan supervisi teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK). Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Oleh Pengawas Sekolah Di TK Putra Harapan Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan Hermini Hidayati, S.Pd
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 6 No 1 (2021): Volume 6 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.585 KB)

Abstract

Tercapainya tujuan organisasi merupakan suatu hal yang penting bagi pimpinan. Begitu juga dalam lembaga pendidikan, tercapainya tujuan lembaga pendidikan menjadi tolok ukur bagi peneliti dalam menilai keberhasilan pimpinan yakni guru di dalam memimpin para guru. Namun demikian sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan Semangat Kerja TK Putra Harapan Desa Hadiwarno Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan melalui Supervisi Komunikasi Administrasi oleh Pengawas Sekolah pada Semester I Tahun Pelajaran 2019/2020. Peranan komunikasi administrasi dalam meningkatkan semangat kerja guru dasar ini ditandai terjadinya peningkatan skor hasil angket berupa kenaikan nilai rerata (Mean), mulai siklus pertama sampai siklus ketiga atau putaran terakhir; yaitu : pada siklus I nilai rerata mencapai 107,25; siklus II nilai rerata mencapai 128,5 berarti terjadi peningkatan sebesar 21,25; siklus III yang merupakan siklus terakhir nilai rerata yang dicapai sebesar 163,50 di sini terjadi peningkatan yang sangat berarti yakni 35,00. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor adanya peningkatan semangat kerja guru melalui komunikasi administrasi juga ditandai adanya peningkatan persentase kategori tinggi terhadap semangat kerja guru dasar dalam melaksanakan tugasnya, yaitu pada siklus I sebesar 25,00%, siklus II sebesar 50,00% dan akhirnya pada siklus III sebesar 75,00%.
Meningkatkan Motivasi Belajar Pelajaran Matematika Melalui Physical Self Assessment Method Pada Siswa Kelas IX-B Semester Ganjil Di SMP Negeri I Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020 Sutri Hartuti, S.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 6 No 1 (2021): Volume 6 No.1 Tahun 2021
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.003 KB)

Abstract

Dengan Physical Self Assessment Method (Metode yang Mempersiapkan diri dalam Kelompok), ternyata membawa dampak positif terhadap prestasi belajar yang didapatkan oleh siswa, khsususnya siswa kelas IX-B Semester Ganjil Di SMP Negeri I Ngadirojo, Kabupaten Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020. Hasil ini ditunjukkan oleh peneliti, dari hasil tindakan kelas yang dilakukan. Dan hasil penelitian ini terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan yang didapatkan oleh siswa dalam belajar. dari data pada Siklus I ini diperoleh rata-rata nilai sebesar 63,13 (63%), dengan aktivan siswa secara rata-rata 15,63 (16%) dan siswa yang tidak aktif secara rata-rata 84,37 (84%) dari sejumlah 32 siswa. maka dengan rata-rata siswa sebesar 63,13 (63%) masih dibawah KKM yang telah ditentukan sebesar 70 (70%). Pada Siklus II diperoleh rata-rata nilai sebesar 64,69% (65%), dengan aktifan siswa secara rata-rata 21,88 (22%) dan siswa yang tidak aktif secara rata-rata 78,12 (78%) dari sejumlah 32 siswa. pada siklus III diperoleh rata-rata nilai sebesar 68,44% (68%), dengan aktifan siswa secara rata-rata 31,25 (31%) dan siswa yang tidak aktif secara rata-rata sebesar 68 (68%), dan masih dibawah KKM. Pada Siklus IV diperoleh rata-rata nilai sebesar 81,75 (82%) dengan aktifan siswa secara rata-rata 78,13 (78%) dan siswa yang tidak aktif secara rata-rata 21,87 (22%) dari sejumlah 32 siswa. maka dengan rata-rata 81,75 (82%) sudah berada di atas KKM yang telah ditentukan. Oleh sebab itu dalam kegiatan penelitian ini dinyatakan Tuntas dan Berhasil.

Page 11 of 18 | Total Record : 180