cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP)
ISSN : 25283669     EISSN : 2655638     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 10 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar PKn Pokok Bahasan Pengaruh Globalisasi Melalui Metode Problem Solving Pada Siswa Kelas XII IPS2 SMA Negeri 4 Pasuruan Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018. Dra. Eni Kushartini
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 1 (2020): Volume 5 No.1 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.084 KB)

Abstract

Peneliti yang cenderung menjadi penguasa di dalam kelas telah terbukti membuat hasil belajar di SMA Negeri 4 Pasuruan kurang maksimal. Siswa cenderung menjadi pendengar dan guru seperti menjadi sumber ilmu, siswa tidak mengalami pengalaman langsung didalam belajar. Hasi levaluasi yang diperoleh tidak maksimal dan tidak memenuhi KKM yang ditentukan disekolah. Dari 32 siswa yang mendapat nilai diatas KKM yaitu sebanyak 20 siswa, sedangkan yang 12 siswa belum tuntas belajar, siswa juga tidak mengalami pengalaman belajar yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga guru harus mampu membatasi perannya sebagai sumber ilmu, tetap ijuga harus mampu menggali pengetahuan yang telah dimiliki siswa. Berdasarkan permasalahan diatas peneliti mencoba menerapkan MetodeProblem solving untuk mengatasi hasil belajar PKn pada siswakelas XII IPS2 SMANegeri 4 Pasuruan. Metodeproblem solving adalah suatu penyajian materi pelajaran yang menghadapkan siswa pada persoalan yang harus dipecahkan atau diselesaikan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan menentukan langkah-langkah perencanaan, prosedur pelaksanaan tindakan, refleksi, subyek penelitian, pengumpulan data, instrument penelitian, teknisanalisa data, penyiapan partisipan, penelitian tindakan menggunakan alur spiral dengan dua siklus. Hasil penelitian dari siklus I dan siklus II dari data yang dikumpulkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode problem solving pada pelajaran PKn, hasil belajar pada siswa dapat ditingkatkan
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Basa Rinengga Dalam Kalimat Dengan Teknik Teka Teki Silang Siswa Kelas VIII B SMPN 14 Madiun Lilis Suryani, S.P.d
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 1 (2020): Volume 5 No.1 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.834 KB)

Abstract

Menggunakan basa rinengga dalam kalimat merupakan salah satu pelajaran yang harus dikuasai peserta didik pada kelas VIII , dengan menggunakan basa rinengga dalam tata tulis maupun komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Siswa kelas VIII-B SMPN 14 mengalami kesulitan dalam menggunakan basa rinengga dalam kalimat oleh sebab itu penulis berusaha mengatasi persoalan ini dengan melakukan penelitian ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) bagaimanakah cara meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan basa rinengga dalam kalimat melalui teknik Teka Teki Silang (2) apakah teknik Teka Teki Silang dapat meningkatkan kemampuan siswa menggunakan basa rinengga dalam kalimat. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut di atas maka peneliti sebagai guru bahasa Jawa menggunakan teknik Teka Teki Silang sebagai upaya untuk membantu siswa dan guru dalam meningkatkan hasil belajar menggunakan basa rinengga dalam kalimat. Setelah melalui pengamatan siklus I pertemuan 1 dan pertemuan 2, siklus II pertemuan 1 dan pertemuan 2 maka peneliti mendapatkan hasil dari aktivitas siswa, sebagai berikut 55,3% :66,0%;80,3%;87,5%, sedangkan untuk aktivitas guru dari siklus I pertemuan 1 dan pertemuan 2 , siklus II pertemuan 1 dan pertemuan 2 hasilnya adalah sebagai berikut : 75%; 83,9%; 92,8%; 96,4%.sedangkan dari hasil belajar hasilnya adalah sebagai berikut 59,4%;60,0%;80,6%;87,0% .
Peningkatan Kemampuan Gerak Dasar Teknik Dasar Permainan Bola Basket Siswa Kelas V Semester I SDN 04 Madiun Lor Kota Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 Moch. Jalil
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 1 (2020): Volume 5 No.1 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.433 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan gerak dasar dengan penerapan permainan bola basket siswa kelas V SDN 04 Madiun Lor Kota Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode penelitian melalui pengamatan (observasi) terhadap aktivitas siswa, dengan subyek penelitian berjumlah 34 anak. Teknik tes untuk mengetahui prestasi belajar . Teknik analisa data secara deskriptif kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas menggunakan dua siklus. Tiap siklus terdapat tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian dengan menggunakan metode observasi adalah adanya perubahan aktivitas siswa dalam pembelajaran. Adanya peningkatan kemampuan gerak dasar bola basket dengan tes diakhir pembelajaran. Adapun peningkatannya yaitu nilai rata-rata siklus I sebesar 68 dan siklus II sebesar 83. Kenaikan nilai rata-rata siklus I sampai dengan siklus II sebesar 15. Manfaat penelitian ini bagi khalayak sebagai pengembangan wawasan kegiatan pembelajaran dan bagi guru merupakan solusi alternatif dalam pemanfaatan permainan bola kecil dalam pembelajaran pendidikan jasmani.
Peningkatan Kemampuan Gerak Dasar Anak Melalui Permainan Bola Kecil Siswa Kelas IV.A Semester I SDN 04 Madiun Lor Kota Madiun Suprapto Suprapto
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 1 (2020): Volume 5 No.1 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.377 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan gerak dasar dengan penerapan permainan bola kecil siswa kelas IV.A SDN 04 Madiun Lor Kota Madiun Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian melalui pengamatan (observasi) terhadap aktivitas siswa, dengan subyek penelitian berjumlah 31 anak. Teknik tes untuk mengetahui prestasi belajar . Teknik analisa data secara deskriptif kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas menggunakan dua siklus. Tiap siklus terdapat tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian dengan menggunakan metode observasi adalah adanya perubahan aktivitas siswa dalam pembelajaran. Adanya peningkatan kemampuan gerak dasar dengan tes diakhir pembelajaran. Adapun peningkatannya yaitu nilai rata-rata siklus I sebesar 68 dan siklus II sebesar 81,67. Kenaikan nilai rata-rata siklus I sampai dengan siklus II sebesar 13,67. Manfaat penelitian ini bagi khalayak sebagai pengembangan wawasan kegiatan pembelajaran dan bagi guru merupakan solusi alternatif dalam pemanfaatan permainan bola kecil dalam pembelajaran pendidikan jasmani.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Bahasa Inggris Materi Pokok Procedure Text Pada Siswa Kelas XI Tata Boga 6 SMK Negeri 2 Boyolangu Kabupaten Tulungagung Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 Dengan Metode Pemberian Tugas Mujiatun, S.Pd.M.,MPd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 No.2 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.702 KB)

Abstract

Mengajar merupakan suatu usaha untuk membuat siswa belajar. Dengan demikian mengajar merupakan usaha untuk mengubah tingkah laku pada diri siswa. Terjadinya perubahan pada diri siswa juga tergantung pada faktor internal dan faktor eksternal diri siswa. Faktor internal merupakan dimensi siap atau tidaknya siswa menerima perubahan tingkah laku tersebut. Untuk mencapai peningkatan dengan Materi Pokok Procedure Text pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Siswa XI Tata Boga 6 SMK Negeri 2 Boyolangu Kabupaten Tulungagung Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019 , penulis berusaha mencari alternatif metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa. Metode pembelajaran yang dimaksud adalah metode Pemberian Tugas. Agar penerapan metode ini dapat berhasil, diperlukan kesungguhan dan persiapan secara matang dari guru maupun siswa. Berdasar alasan-alasan di atas, penulis melakukan penelitian sejauh mana peranan pembelajaran dengan menggunakan metode Pemberian Tugas terhadap peningkatan rata-rata nilai prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas XI Tata Boga 6 SMK Negeri 2 Boyolangu Kabupaten Tulungagung Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019. Dari penerapan metode Pemberian Tugas siswa selama tiga siklus, diperoleh peningkatan nilai rata-rata Materi Pokok Procedure Text pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris sebagai berikut: sebelum diterapkannya metode Pemberian Tugas, rata-rata nilai kelas XI Tata Boga 6 adalah sebesar 62,36; setelah diterapkan pada siklus I sebesar 76,58, pada siklus II sebesar 83,63, dan pada siklus III sebesar 91,38. Dengan adanya peningkatan hasil belajar tersebut, berarti pembelajaran dengan menerapkan metode Pemberian Tugas memenuhi indikator keberhasilan penelitian.
Peningkatan Prestasi Belajar IPA Dengan Pendekatan Open-Ended Problem Pada Siswa Kelas VI SDN Rejuno 1 Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Sumirah, S.Pd
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 No.2 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.287 KB)

Abstract

Tujuan penelitian yang hendak diperoleh adalah untuk meningkatkan pemahaman Ilmu Pengetahuan Alam dengan menggunakan Pendekatan Open-Ended Problem di SDN Rejuno 1 Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI SDN Rejuno 1 Kecamatan Karangjati . Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66.67%), siklus II (77,78%), siklus III (88,89%). Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan menggunakan Pendekatan Open-Ended Problem dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa SDN Rejuno 1 Kecamatan Karangjati , serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Dengan Kompetensi Dasar Memahami Ciri Khusus Makhluk Hidup Dan Lingkungan Hidupnya Melalui Metode Authentic Assesment Approach Learning Pada Guru Yang Mengajar Di Kelas 6 Semester Ganjil Di SDN Yuni Narti
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 No.2 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.604 KB)

Abstract

Berdasarkan analisis data kualitatif dan profil tingkat pemahaman dengan hasil-hasil prestasi belaja ditunjukkan melalui kegiatan siklus pada masing-masing siklus. Maka pada Siklus I dari data hasil prestasi belajar Guru di atas secara rata-rata hasil prestasi belajar guru menunjukkan 57,4 (57%) dari sejumla 26 Guru. dimana standart ketuntasan belajar guru ditentukan sebesar 70 (70%). Maka karena rata-rata 57,7 (57%) masih dibawah standart ketuntasan, maka perlu diadakan kegiatan pada siklus II. Dan pada siklus II dan III juga masih dibawah standart ketuntasan. Setelah pada siklus IV ini data hasil prstasi belajar guru diatas secara rata-rata hasil prestasi belajar guru menunjukkan 97,4 (97%) dari sejumlah 26 guru. dimana standart ketuntasan belajar guru ditentukan sebesar 70 (70%). Karena hal ini berada di atas standart ketuntasan, maka tidak perlu diadakan kegiatan pada siklus berikutnya. Maka dengan adanya pembelajaran Metode Authentic Assesment Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan dan Penerapan Penilaian Otentik) akan membantu mengembangkan dan meningkatkan prestasi belajar Guru.
Mengoptimalkan Hasil Motivasi Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan/Penjaskes Pada Siswa Kelas 5 Semester Ganjil Melalui Inquiry Approach Learning Di SDN 3 Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Tahun Pelajaran 2019/2020 Tridoyo Basuki, S.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 No.2 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.407 KB)

Abstract

Usaha guru mengarahkan pengalaman belajar siswa tidak selamnya dapat dilakukan dengan lancar, sering terdapat hambatan-hambatan yang memerlukan pemecahan. Usaha-usaha pemecahan harus disesuaikan dengan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru, melalui penelitian-penelitian kecil di kelas. Penelitian semacam ini sering disebut penelitian siklus. Secara umum tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengupayakan kualitas pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan/panjaskes pada siswa kelas 5 semester ganjil melalui inquiry approach learning (pendekatan pembelajaran yang mengembangkan kemampuan untuk menemukan suatu konsep) di SDN 3 Sukodono – Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, tahun pelajaran 2019/2020. Dimana penelitian ini dilakukan per siklus. Berdasarkan data yang diperoleh melalui penelitian bahwa motivasi hasil prestasi yang diperoleh oleh siswa selama siklus awal sampai akhir siklus adalah mengalami kenaikan rata-rata secara keseluruhan 12,36%. Berdasarkan temuan yang diperoleh motivasi hasil prestasi yang dicapai oelh siswa setelah pembelajaran memakai media adalah 7,7% atau sekitar 8% daripada sebelum mendapatkan siklus, yang berarti bahwa setiap kali dilakukan refleksi dan revisi daris etiap siklus hasil belajar sudah menunjukkan adanya peningkatan.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Matematika Dengan Kompetensi Dasar Mengenal Pengukuran Waktu Dan Panjang Melalui Metode Authentic Assesment Approach Learning Pada Siswa Kelas I Semester Ganjil Di SD Negeri 1 Pojok Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Nasukah, S.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 No.2 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.506 KB)

Abstract

Berdasarkan analisis data kualitatif dan profil tingkat pemahaman dengan hasil hasil prestasi belajar ditunjukkan melalui kegiatan siklus pada masing masing siklus. Maka pada siklus I dari data hasil prestasi belajar siswa diatas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 57,4 (57%) dari sejumlah 26 siswa. Dimana standart Ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%). Maka karena rata rata 57,4 (57%) masih berada dibawah standart ketuntasan. Maka perlu diadakan kegiatan pada siklus II. Dan pada siklus II Dari data hasil prestasi belajar siswa diatas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 65,4 (65%) dari sejumlah 26 siswa. Dimana Standart Ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%). Maka karena rata rata 65,4 (65%) masih berada dibawah standart ketuntasan. Maka perlu diadakan kegiatan pada siklus III. Dari data hasil prestasi belajar siswa diatas secara rata rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 74,9 (75%) dari sejumlah 26 siswa. Dimana standart Ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%). Maka karena rata rata 74,9 (75%) masih berada dibawah standart ketuntasan. Maka perlu diadakan kegiatan pada siklus III. Setelah pada siklus III ini data hasil prestasi belajar siswa diatas secara rata rata prestasi belajar siswa menunjukkan 97,4 (97%) dari sejumlah 26 siswa. Dimana standart ketuntasan belajar siswa ditentukan sebesar 70 (70%), dimana rata rata prestasi belajar menunjukkan 97,4 (97%). Karena hal ini berada diatas standart ketuntasan, Maka tidak perlu diadakan kegiatan pada siklus berikutnya. Maka dengan adannya pembelajaran Metode Authentic Assesment Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan dan Penerapan Penilaian Otentik) akan memperoleh beberapa keuntungan bagi siswa dan bagi siswa. Dengan pembelajaran Metode Authentic Assesment Approach Learning (Pendekatan Pembelajaran yang mengembangkan dan Penerapan Penilaian Otentik) akan membantu, mengembangkan dan menyelesaikan materi atau bahan Matematika tersebut tetapi anak didiknya benar-benar sudah berlatih dan mempunyai pengetahuan yang lebih mendalam. Selain itu tugas yang diberikan harus dicek apakah dikerjakan atau belum, kemudian perlu dievaluasi, karena akan memberi motivasi belajar siswa.
Mengoptimalkan Hasil Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Melalui Discovery Learning Pada Siswa Kelas 6 Semester Ganjil Di SDN 3 Rembun Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2018/2019 Sri Mulyani, S.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 5 No 2 (2020): Volume 5 No.2 Tahun 2020
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.288 KB)

Abstract

Dalam proses belajar mengajar dan dalam pemberian soal-soal tes atau ulangan harian yang diberikan oleh guru bidang studi setelah satuan pelajaran selesai, tidak semua siswa menguasai konsep setiap satuan pelajaran yang sesuai yang tujuan instruksional khusus yang hendak dicapai. Ini berarti ada sebagian siswa yang mengalami keksulitan atau gagal dalam mencapai tujuan instruksional yang hendak dicapai. Sehingga seorang guru sangatlah diharapkan untuk memberikan remidi kepada siswa yang mengalami kesulitan atau siswa yang gagal dalam mencapai Standart Kompetensi yang ingin dicapai. Akan tetapi hal ini tidak dihiraukan oleh sebagian besar guru yang mau memberikan remidi dan memperhatikan pada siswa yang mengalami kesulitan atau yang gagal dalam mencapai Kompetensi Dasar, khususnya yang hendak dicapai. Karena guru langsung melanjutkan satuan pelajaran yang satu ke satuan pelajaran berikutnya, sehingga kesulitan tersebur semakin lama semakin bertambah. Dengan Discovery Learning (Pembelajaran yang mengembangkan hasil penemuan peserta didik) diharapkan masalah tersebut bisa teratasi. Pada Siklus I Dari hasil prestasi belajar tersebut diatas dapat disimpulkan secara rata-rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 63,73 dengan prosentase sebesar 64%. Hal ini masih rendah dari SKBM yang telah ditentukan sebesar 70 atau 70%. Maka kegiatan penelitian ini perlu diadakan penelitian pada siklus ke II dan masih dinyatakan belum berhasil. Pada siklus II Dari hasil prestasi belajar tersebut diatas dapat disimpulkan secara rata-rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 67,33 dengan prosentase sebesar 67%. Hal ini masih rendah dari SKBM yang telah ditentukan sebesar 70 atau 70%. Maka kegiatan penelitian ini perlu diadakan penelitian pada siklus ke II dan masih dinyatakan belum berhasil. Pada siklus III hasil prestasi belajar tersebut diatas dapat disimpulkan secara rata-rata hasil prestasi belajar siswa menunjukkan 81,41 dengan prosentase sebesar 81%. Hal ini diatas dari SKBM yang telah ditentukan sebesar 70 atau 70%. Maka Kegiatan penelitian ini Tidak perlu diadakan penelitian pada siklus berikutnya dan dinyatakan berhasil.

Page 9 of 18 | Total Record : 180