cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP)
ISSN : 25283669     EISSN : 2655638     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 10 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Peningkatan Kemampuan Menganalisis Sistem Hukum Dan Peradilan Internasional Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Dengan Pembelajaran Certainly Of Response Index (CRI) Siswa Kelas XI RPL B SMK Negeri 1 Jenangan Sri Wahyuni
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 2 (2018): Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.396 KB)

Abstract

Seiring melajunya pengaruh globalisasi dalam dunia pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berkembang dengan demikian pesatnya. Hal tersebut harus diimbangi dengan pengembangan peserta didik sehingga peserta didik memiliki kompetensi multidimensional. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mengembangkan keterampilan dan keahlian yang akhirnya siswa diharapkan memiliki kemampuan intelektual, emosional, spiritual dan sosial yang berkualitas. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan khususnya pada kompetensi dasar Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional sangat rendah, yakni hanya 54,05% dari 37 siswa memenuhi standar ketuntasan dalam belajar. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional melalui strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) pada siswa Kelas XI RPL B SMK Negeri 1 Jenangan Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan strategi pembelajaran Certainly of Response Index (CRI) dalam meningkatkan kemampuan Pendidikan Kewarganegaraan materi ajar Menganalisis Sistem Hukum dan Peradilan Internasional ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 72,97; siklus II 77,16, dan siklus III 82,84. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu siklus I hanya 67,57%, siklus II 83,78%, siklus III mencapai 97,30%.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Tentang Perilaku Hidup Sederhana Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas IV SDN 1 Bangunsari Kecamatan Ponorogo Muthmainnah Muthmainnah
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 2 (2018): Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.154 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar Menampilkan perilaku hidup sederhana melalui metode Elaborasi Siswa Kelas IV SDN 1 Bangunsari Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan hasil belajar Menampilkan perilaku hidup sederhana ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 68,54; siklus II 75,21, dan siklus III 81,04. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 70,83%, siklus II menjadi 79,17%, pada siklus III mencapai 100%
Peningkatan Hasil Belajar Menemukan Isi Puisi Bahasa Jawa Melalui Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Kecamatan Mlarak Sri Yuni Lestari
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 2 (2018): Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.4 KB)

Abstract

Berbicara mengenai proses pembelajaran dan pengajaran yang sering membuat kita kecewa, apalagi jika dikaitkan dengan pemahaman siswa terhadap materi ajar. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam bidang Bahasa Jawa khususnya pada kompetensi dasar Menemukan isi puisi sangat rendah, yakni 54,55% dari jumlah siswa memiliki nilai di bawah standar ketuntasan dengan nilai rerata yang dicapai 57,73. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang tidak baik. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Apabila guru menerapkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa memahami konsep Menemukan isi puisi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman Menemukan isi puisi melalui metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada siswa Kelas VIII C SMP Negeri 1 Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Jawa ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 72,50; siklus II 75,68; dan siklus III 79,77. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 63,64%, siklus II 81,82%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Peningkatan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Tentang Permasalahan Sosial Melalui Pendekatan Learning Expeditions Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Kecamatan Bungkal Afif Purwanto
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 2 (2018): Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.862 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit, yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan Memahami permasalahan sosial berkaitan dengan pertumbuhan jumlah penduduk melalui metode Learning Expeditions pada siswa Kelas VIII A SMP Negeri 2 Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Peranan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam meningkatkan keterampilan Ilmu Pengetahuan Sosial materi ajar Memahami permasalahan sosial berkaitan dengan pertumbuhan jumlah penduduk ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 71,25; siklus II 77,50, dan siklus III 78,57. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 60,71%, siklus II meningkat menjadi 67,86%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Di SMP Negeri 1 Tulakan Kabupaten Pacitan Suyetno Suyetno
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.338 KB)

Abstract

Profesi guru bukan sekedar wahana untuk menyalurkan hobi sebagai pekerjaan sambilan, akan tetapi merupakan pekerjaan yang harus ditekuni untuk mewujudkan keahlian profesional secara maksimal. Sebagai tenaga profesional, guru memgang peranan dan tanggung jawab yang penting dalam pelaksanaan program pengajaran di sekolah. Guru merupakan pembimbing siswa sehingga keduanya dapat menjalin hubungan emosional yang bermakna selama proses penyerapan nilai-nilai dari lingkungan sekitar. Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di SMP Negeri 1 Tulakan Kabupaten Pacitan meskipun pemerintah melalu Departemen Pendidikan Nasional telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Hasil dari pelaksanaan Individual Conference (IC) ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik Individual Conference (IC) dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SMP Negeri 1 Tulakan Kabupaten Pacitan melalui penerapan supevisi akademik teknik Individual Conference (IC). Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Meningkatkan Prestasi Belajar Materi Kesebangunan Melalui Metode Pembelajaran Model Kontekstual Berbasis Masalah Pada Siswa Kelas IX A Smp Negeri 2 Madiun Emi Aprilijanti
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.579 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan karena adanya prestasi belajar matematika materi bangun datar segi empat yang rendah pada siswa kelas IX-A, yang ditunjukkan oleh rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan rata-rata nilai ulangan hariannya.. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan untuk memotivasi guru sebagai fasilitator dan motivator dalam transfer materi pembelajaran supaya selalu berkreatif dalam memilih model pembelajaran dari berbagai model pendekatan yang ada bahkan inovatif dalam menciptakan varian-varian baru dari model pendekatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar dan motivasi belajar matematika materi kesebangunan pada siswa setelah diterapkannya metode kontekstual berbasis masalah. Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode kontekstual berbasis masalah memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I ke siklus II) yaitu masing-masing 60,00% awal sebelum tindakan, 80,00% dan 92,00%. Pada siklus II ketuntas belajar siswa secara klasikal telah tercapai.
Peningkatan Semangat Kerja Guru Melalui Supervisi Komunikasi Administrasi Guru SMP Negeri 1 Kwadungan Kabupaten Ngawi Suharti Suharti
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.717 KB)

Abstract

Tersedianya sarana dan alat yang lengkap tanpa dibarengi dengan kemampuan dan semangat kerja yang tinggi mustahil dapat berhasil. Guru dengan semangat tinggi berarti mempunyai gairah kerja, disiplin kerja serta kerja sama dengan karyawan lain dalam melaksanakan tugasnya. Tetapi jika ada karyawan yang tidak mempunyai semangat kerja tinggi maka akan mengalami banyak hambatan yang akan menimbulkan kekeliruan atau kesalahan kerja sehingga menyebabkan kerusakan dalam pekerjaannya. Namun demikian sering dijumpai adanya guru yang kurang bersemangat dalam bekerja meskipun kebutuhan hidupnya, yang berupa gaji yang tinggi sudah dipenuhi. Hal ini disebabkan karena pihak sekolah kurang memperhatikan kebutuhan sosial psikologis para guru. Kebutuhan sosial psikologis ini bisa berupa komunikasi yang baik antara peneliti dengan kepala guru, guru dengan kepala sekolah selaku pimpinan lembaga pendidikan. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi komunikasi administrasi. Hasil dari pelaksanaan supervisi komunikasi administrasi ini ditengarai menjadikan situasi sekolah menjadi lebih kondusif apalagi jika didukung adanya lingkungan kerja yang memadai. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus melalui penatahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan semangat kerja guru SMP Negeri 1 Kwadungan Kabupaten Ngawi melalui Supervisi Komunikasi Administrasi pada Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan komunikasi administrasi dapat meningkatkan semangat kerja guru, karena komunikasi administrasi mampu memperjelas tugas guru dalam melaksanakan manajemen sekolah yang akan selalu dikembangkan guru dalam melaksanakan tugas profesinya.
Peningkatan Kemampuan Merencanakan Karir Masa Depan Pada Layanan Bimbingan Dan Konseling Dengan Strategi Pelayanan Inquiry Siswa Kelas X IIS 2 SMA Negeri 2 Magetan Syafiin Syafiin
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.54 KB)

Abstract

Upaya meningkatkan kualitas manusia Indonesia seutuhnya tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab para pakar, birokrat dan politisi saja, melainkan juga menjadi tugas dan tanggung jawab guru dan semua orang yang berkecimpung di bidang pendidikan dan pengajaran. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa kemampuan siswa dalam mata pelajaran Bimbingan dan Konseling khususnya pada tema layanan Perencanaan Karir Masa Depan sangat rendah. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan strategi pembelajaran Inquiry. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan dalam Perencanaan Karir Masa Depan melalui strategi pembelajaran Inquiry pada siswa Kelas X IIS 2, maka tujuan penelitian dirumuskan sebagai berikut : Meningkatkan Kemampuan Perencanaan Karir Masa Depan Pada Mata Pelajaran Bimbingan dan Konseling Dengan Strategi Pembelajaran Inquiry Siswa Kelas X IIS 2 SMA Negeri 2 Magetan Semester II Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan strategi pembelajaran Inquiry dalam meningkatkan kemampuan Bimbingan dan Konseling materi ajar Perencanaan Karir Masa Depan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 73,75; siklus II 78,75, dan siklus III 82,50. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 58,33%, siklus II meningkat menjadi 79,17%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 91,67%.
Peningkatan Hasil Belajar Mendeskripsikan Isi Puisi Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Melalui Penerapan Metode Belajar Pintar Siswa Kelas II SDN Kradenan Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Sri Mulyani
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.241 KB)

Abstract

Hasil belajar adalah kata lain dari prestasi belajar. Hasil belajar juga disebut hasil yang telah dicapai. Metode pembelajaran yang efektif dan membangkitkan aktivitas siswa didesain dengan memperhatikan taraf perkembangan, potensi, dan lingkungan peserta didik dan divariasi dengan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan. Data yang diperoleh dari daftar nilai diketahui bahwa minat belajar Bahasa Indonesia kompetensi dasar Mendeskripsikan isi puisi sangat rendah, sekitar 70% mendapat nilai dibawah 75. Hal ini ditengarai karena metode pembelajaran yang kurang bervariasi, model pembelajaran yang konvensional dan rendahnya motivasi belajar terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia karena kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia kompetensi dasar Mendeskripsikan isi puisi melalui Penerapan Metode Belajar PINTAR pada siswa Kelas II SDN Kradenan Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Model Pembelajaran Belajar PINTAR dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi ajar Mendeskripsikan isi puisi ini ditandai adanya peningkatan mean score, yakni : pada siklus I 74,38; siklus II 78,13; dan siklus III 86,25. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 56,25%, siklus II menjadi 81,25%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Mengenai Ketentuan Zakat Fitrah Melalui Model Pembelajaran Awarenes Training Siswa Kelas VI SDN 2 Sidorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Enny Uswiyati; Mahmudi Mahmudi
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.711 KB)

Abstract

Telah disadari bahwa hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktornya penggunaan model pembelajaran dalam proses pembelajaran itu sendiri. Menyadari akan pentingnya penggunaan model pembelajaran dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan Nasional telah membuat berbagai kebijakan. Kebijakan tersebut diantaranya adalah peningkatan mutu guru melalui berbagai penataran maupun pelatihan, adanya proyek peningkatan mutu melalui droping pendidikan ke setiap jenjang sekolah tentu harus diikuti dengan pengembangan model pembelajaran sesuai dengan karakteristik media. Berdasarkan kenyataan yang ada, tingkat keterampilan siswa Kelas VI dalam hal menguasai materi Menyebutkan ketentuan zakat fitrah dalam kategori kurang. Hal ini didukung adanya mean skor kelas hanya mencapai 56,33. Sedangkan siswa yang telah mencapai KKM 53,33% atau 8 siswa saja dari KKM yang telah ditetapkan 75. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Menyebutkan ketentuan zakat fitrah melalui strategi pembelajaran Awarenes Training pada siswa Kelas VI, SDN 2 Sidorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan model pembelajaran Awarenes Training dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 72,67; siklus II 76,33; dan siklus III 81,67. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 73,33%, siklus II 80,00%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 93,33%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan model pembelajaran Awarenes Training dalam proses pembelajaran dapat meningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada kompetensi dasar Menyebutkan ketentuan zakat fitrah.

Page 3 of 18 | Total Record : 180