cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP)
ISSN : 25283669     EISSN : 2655638     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 10 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar kota Madiun.Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Strategi Belajar Mengajar Dengan Menerapkan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Pada Siswa Kelas VI.B SDN 01 Winongo Kota Madiun Mujianto, S.Pd.
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.838 KB)

Abstract

Penggunaan metode eksperimen diharapkan dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar sehingga dalam proses belajar mengajar itu aktivitas belajar mengajar tidak terjadi kejenuhn, dengan demikian siswa akan terlibat secara fisik, emosional dan intelektual yang pada gilirannya diharapkan konsep perubahan benda yang diajarkan oleh guru dapat dipahami oleh siswa Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode eksperimen. (b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI.B SDN 01 Winongo. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66,67%), siklus II (78,79%), siklus III (90,91%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode eksperimen dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa SDN 01 Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
Penerapan Pendekatan Saintifik Model Numbered Heads Together Berbasis Media Audiovisual Untuk Meningkatkan Aktifitas Dan Hasil Belajar Tema 2 Muatan Ips Pada Siswa Kelas V B SDN 01 Pandean Kota Madiun Sutrisno, Sutrisno
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.046 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatan aktivitas siswa, meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan siswa kelas V B SDN 01 Pandean Kota Madiun dalam pembelajaran IPS tema 2. Udara Bersih bagi Keseharan dengan menggunakan pendekatan saintifik model pembelajaran Numbered Heads Together berbasis media Audiovisual. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas V B SDN 01 Pandean Kota Madiun yang berjumlah 32. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan : Aktivitas siswa siklus I skor 25,1 kategori cukup, siklus II skor 36,58 kategori sangat baik. Kompetensi pengetahuan prasiklus rata-rata nilai 72,5 dengan ketuntasan belajar 46,88%, siklus I nilai rata-rata naik menjadi 78,72 ketuntasan belajar sebesar 68,75%, dan siklus II rata-rata kelas 90,03 ketuntasan belajar 90.63% Kompetensi keterampilan siklus I jumlah rata-rata skor 8,2, siklus II skor 10,8. Kompetensi sikap siklus I jumlah skor 9,19, siklus II jumlah rata-rata skor naik menjadi 14,06.Simpulan penelitian adalah penerapan pendekatan saintific model Numbered Heads Together berbasis media audiovisual dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar yang meliputi kopetensi pengetahuan dan keterampilan siswa.Saran penelitian adalah guru harus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar dapat memotivasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran di kelas sehingga sekolah dapat meningkatkan mutu pendidikan dengan menerapkan pendekatan saintifik model NHT berbantuan media audiovisual.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Di SMP Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan Edy Prayitno
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.41 KB)

Abstract

Tugas pokok guru masa kini tidak cukup hanya menyajikan informasi faktual untuk memperluas cakrawala siswa dan mengembangkan sejumlah keterampilan serta sikap positif juga berperan sebagai peneliti, motivator, dan fasilitator. Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di SMP Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan bahwa kemampuan profesional guru dalam kategori cukup. Padahal sebagai Sekolah Menengah Pertama diperlukan guru-guru yang memiliki kemampuan profesionalisme tinggi. Untuk itu pembinaan profesional guru sangat diperlukan. Adapun pembinaan profesional bagi para guru dapat dilaksanakan melalui berbagai cara antara lain melalui Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Hasil dari pelaksanaan Individual Conference (IC) ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik Individual Conference (IC) dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SMP Negeri 1 Gondangwetan Kabupaten Pasuruan melalui penerapan supevisi akademik teknik Individual Conference (IC). Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam Serta Optimalisasi Program Kepengawasan Akademik Oleh Pengawas Pendidikan Agama Islam Di SDN Mangkujayan 2 Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo Subakir Subakir
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.122 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah: 1) Melaksanakan dan membuat laporan upaya peningkatan kompetensi penelitian dan pengembangan oleh guru baik secara mandiri maupun terprogram; 2) Menyusun perangkat pembelajaran untuk satu mata pelajaran lengkap; 3) Menyusun laporan observasi pembelajaran di kelas terhadap beberapa guru dalam upaya mencapai standar kompetensi lulusan; 4) Mengembangkan model penilaian yang secara umum dapat dipandang lebih baik dari apa yang telah dikembangkan di sekolah, baik yang menyangkut mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaiannya; 5) Melaksanakan pengkajian terhadap program kepengawasan di Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo (SDN 2 Mangkujayan Kecamatan Ponorogo) berkenaan dengan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SI, SKL, Proses, Penilaian, Pengelolaan, Sarpras, Tendik, Pembiayaan). Setelah penulis sebagai pengawas Pendidikan Agama Islam melaksanakan kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas Pendidikan Agama Islam dapat meningkat, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) meningkat, dengan melaksanakan supervisi guru dan kepala sekolah, maka kompetensi supervisi akademik penulis semakin meningkat, meningkatnya kompetensi penulis dalam menyusun perangkat pembelajaran
Peningkatan Hasil Belajar Mengkombinasikan Keterampilan Dasar Bola Volly Melalui Aplikasi Pendekatan Reciprocal Teaching Siswa Kelas VIII D SMP Negeri 6 Kecamatan Ponorogo Liliek Soehartono
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.977 KB)

Abstract

Pemahaman konsep Mengkombinasikan keterampilan dasar salah satu olahraga beregu bola besar (bola volly) pada mata pelajaran Penjaskes mutlak diperlukan para siswa kelas IX. Ironisnya justru di Kelas VIII D pemahaman konsep terhadap materi ajar tersebut masih jauh dari harapan, yakni dengan rerata 58,92 dan termasuk pada kategori kurang. Diharapkan setelah menerapkan metode Reciprocal Teaching ini nilai rerata siswa Kelas VIII D akan meningkat pada kategori baik bahkan amat baik. Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1) meningkatkan motivasi belajar melalui penggunaan pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realia siswa Kelas VIII D SMP Negeri 6 Kecamatan Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018, (2) meningkatkan hasil belajar tentang Mengkombinasikan keterampilan dasar salah satu olahraga beregu bola besar (bola volly) pada mata pelajaran Penjaskes melalui pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realia siswa Kelas VIII D SMP Negeri 6 Kecamatan Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan dan satu kali pertemuan selama 2 jam pelajaran (2 x 40 menit). Dalam setiap siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini adalah pendekatan Reciprocal Teaching dengan media realia mampu meningkatkan hasil belajar Mengkombinasikan keterampilan dasar salah satu olahraga beregu bola besar (bola volly). Hal ini didukung adanya peningkatan mean skor dalam setiap siklusnya yakni siklus I memperoleh 73,21, siklus II meningkat menjadi 79,64, dan siklus III meningkat lagi menjadi 85,54. Selain itu juga ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar tiap siklus yaitu siklus I sebanyak 75,00%, siklus II meningkat menjadi 85,71% dan siklus III mencapai maksimal peningkatan ketuntasan menjadi 100%.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Pembelajaran Melalui Lesson Study Pada Guru SMP Negeri 3 Madiun Tahun Pelajaran 2017/ 2018
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.355 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) meningkatkan kemampuan berkomunikasi guru dalam pembelajaran melalui lesson study, 2) mengungkapkan bagaimana lesson study bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi guru dalam pembelajaran. Penelitian tindakan sekola ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan,pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 5 orang guru terdiri dari 2 orang guru IPA, 1 orang guru matematika, 1 orang guru bahasa Indonesia, dan 1 orang guru bahasa Inggris. Teknik pengumpulan data menggunakanpengamatan. Analisis data menggunakan model alur, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan.Hasil penelitian menunjukkan : lesson study dapat meningkatkan kemampuan komunikasi guru dalam pembelajaran terbukti pada siklus I perolehan rata-rata skor kemampuan komunikasi guru 75,1 kategori baik meningkat pada siklus II menjadi 84,7 kategori sangat baik. Lesson study dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi guru dalam pembelajaran karena adanya pengamatan yang dilakukan pada tahap do,dan mendapatkan masukan atau saran pada tahap see
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Tentang Proses Perumusan Pancasila Melalui Metode Pembelajaran Discovery Learning Siswa Kelas VI SDN Kesambi Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Abdul Jadid Mahfudi
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 4 No 1 (2019): Volume 4 No.1 Tahun 2019
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.188 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi sebelum penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa Kelas VI pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berada pada kategori rendah, utamanya pada kompetensi dasar Mendeskripsikan nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara. Hal ini didukung adanya data hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan hanya mencapai mean skor 58,33 dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar sebanyak 14 siswa atau 50,00% dengan standar ketuntasan minimal 75%. Sebagai perwujudan tanggung jawab peneliti yang juga guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Kelas VI, menawarkan penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Ditengarai model pembelajaran Discovery Learning ini mampu memberikan pengalaman belajar aktif yang berpusat pada siswa, membantu siswa menemukan ide-idenya sendiri dan mengambil maknanya sendiri serta memberikan pemahaman bahwa belajar sejati terjadi melalui personal discovery atau penemuan pribadi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan melalui strategi pembelajaran Discovery Learning pada siswa Kelas VI, SDN Kesambi Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan strategi pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 74,29; siklus II 80,71; dan siklus III 85,00. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 64,29%, siklus II 78,57%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 92,86%.
Pengaruh Motivasi Belajar Pada Penerapan Model Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III SD Negeri Puri 03 Pati Niken Desy Pratiwi; Ferina Agustini; Ari Widyaningrum
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 4 No 1 (2019): Volume 4 No.1 Tahun 2019
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.489 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas III SD Negeri Puri 03 Pati melalui penerapan model kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) . Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain penelitian Pre-Ekperimental Design dengan jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri Puri 03 Pati yang berjumlah 29 siswa. Dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung > ttabel yaitu 6,053 > 2,045 maka H0 ditolak menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar pretest dan posttest. Dari hasil uji hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh motivasi belajar yaitu uji regresi diperoleh hasil sebesar 58,7%. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh motivasi belajar pada penerapan model Team Assisted Individualization (TAI) .
Pengaruh Metode Belajar Aktif Model Pengajaran Terarah Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Perjuangan Melawan Penjajah Pada Siswa Kelas V SDN Bringinbendo 2 Kabupaten Sidoarjo Christina Dwi Kartika Budi Utami
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 4 No 1 (2019): Volume 4 No.1 Tahun 2019
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.734 KB)

Abstract

Ada kecenderungan dalam dunia pendidikan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan secara alamiah. Belajar akan lebih bermakna jika anak “mengalami” sendiri apa yang dipelajarinya, bukan ‘mengetahui’-nya. Pembelajaran yang berorientasi target penguasaan materi terbukti berhasil dalam kompetisi ‘mengingat’ jangka pendek, tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan persoalan dalam kehidupan jangkan panjang.Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar IPS setelah diterapkannya metode belajar aktif model pengajaran terarah.(b) Ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar IPS setelah diterapkan metode belajar aktif model pengajaran terarah.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalh siswa kelas V SDN Bringinbendo 2 Kabupaten Sidoarjo. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65,38%), siklus II (80,77%), siklus III (92,31%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode belajar aktif model pengajaran terarah dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa SDN Bringinbendo 2 Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPS.
Peningkatan Hasil Belajar Membaca Peta Lingkungan Setempat Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas IV SDN Kebonagung 2 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Nuning Setianingsih
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 4 No 1 (2019): Volume 4 No.1 Tahun 2019
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.057 KB)

Abstract

Pengajaran berkompetensi dasar Membaca peta lingkungan setempat dengan menggunakan skala sederhana yang diharapkan adalah pengajaran yang dapat membuat siswa benar-benar mampu menerapkan, bukan hanya menguasai teori saja. Pada kenyataannya hasil belajar pada saat ini tidak seperti yang diharapkan. Siswa belum dapat menerapkan secara maksimal, hal ini terjadi karena guru seringkali hanya mengevaluasi pengajaran dari segi teorinya saja. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk bidang Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya pada kompetensi dasar Membaca peta lingkungan setempat dengan menggunakan skala sederhana sangat rendah, yakni hanya 54,55% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 57,73. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Elaborasi dengan harapan minimal 75% dari jumlah siswa memenuhi syarat ketuntasan minimal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 35 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Membaca peta lingkungan setempat dengan menggunakan skala sederhana melalui metode Elaborasi Siswa Kelas IV SDN Kebonagung 2 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo Semester I Tahun Pelajaran 2018/2019. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan hasil belajar ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) yakni : pada siklus I 69,09; siklus II 75,91, dan siklus III 81,36. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 72,73%, siklus II meningkat menjadi 81,82%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%

Page 4 of 18 | Total Record : 180