cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG)
ISSN : 25483005     EISSN : 26556375     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 11 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini akan memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar Kota Madiun .Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 156 Documents
Peningkatan Perolehan Hasil Belajar Menggunakan Mikroskop Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Melalui Metode Cycle Learning Siswa Kelas VII D Smp Negeri 2 Kecamatan Bungkal Tri Astuti Iswahyuningsih
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 2 (2018): Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.42 KB)

Abstract

Tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah meningkatkan perolehan belajar Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam siswa Kelas VII D SMP Negeri 2 Kecamatan Bungkal Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Sedangkan hasil penelitian ini diharapkan memiliki manfaat bagi guru, kepala sekolah, siswa maupun peneliti lanjutan dalam meningkatkan mutu pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa yang dibinanya. Penelitian tersebut dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Tiap pertemuan memiliki alokasi 2 jam pelajaran (2 x 40 menit) dan terdiri atas kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi Cycle Learning cukup efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VII D SMP Negeri 2 Kecamatan Bungkal. Hal ini dibuktikan dengan adanya data yang menunjukkan peningkatan nilai rerata (mean score) yang diikuti ketuntasan belajar siswa meningkat dalam setiap siklusnya, yakni pada siklus I mencapai 75,21 ketuntasan belajar 83,33%, siklus II mencapai 80,21 ketuntasan belajar 91,67%, dan siklus III meningkat menjadi 85,63 dan ketuntasan belajar 100%.
Peningkatan Hasil Belajar Mengapresiasi Teks Seni Dan Teks Ilmiah Sederhana Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Metode Smart Learning Siswa Kelas VIII C Smp Negeri 2 Kecamatan Bungkal Titik Dwi Astuti
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 2 (2018): Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.421 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 40 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia kompetensi dasar Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana melalui strategi pembelajaran SMaRT Learning pada siswa Kelas VIII C, SMP Negeri 2 Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2015/2016. Peranan model pembelajaran SMaRT Learning dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada kompetensi dasar Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : siklus I 71,89; siklus II 75,37; dan siklus III 83,78. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 66,67%, siklus II 81,48%, siklus III terjadi peningkatan mencapai 100%.
Peningkatan Kemampuan Mengungkapkan Makna Dalam Bentuk Teks Fungsional Resmi Mata Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Metode Modeling The Way Siswa Kelas XI MAT-IA 6 Sma Negeri 1 Magetan Eko Adri Wahyudiono
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 2 (2018): Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.059 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan Mengungkapkan Makna dalam Bentuk Teks Fungsional Resmi melalui metode Modeling the Way pada siswa Kelas XI MAT-IA 6 SMA Negeri 1 Magetan Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Model Pembelajaran Modeling the Way dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 71,16; siklus II 73,92; dan siklus III 76,05. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentase ketuntasan belajar, yaitu pada siklus I 67,57%, siklus II 75,68%, siklus III 91,89%.
Peningkatan Keterampilan Menulis Wacana Yang Bercorak Naratif, Deskriptif, Ekspositiris Dan Argumentatif Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas XI Mipa 8 SMA Negeri 1 Magetan Pudjo Buntoro .
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 2 (2018): Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.203 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan Menulis Wacana yang Bercorak Naratif, Deskriptif, Ekspositiris dan Argumentatif melalui metode Elaborasi Siswa Kelas XI MIPA 8 SMA Negeri 1 Magetan Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan keterampilan Bahasa Indonesia materi ajar Menulis Wacana yang Bercorak Naratif, Deskriptif, Ekspositiris dan Argumentatif ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 68,48; siklus II 72,73; dan siklus III 77,12. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan prosentase ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu siklus I 60,61%, siklus II 69,70%, siklus III mencapai 90,91%.
Peningkatan Kompetensi Penelitian Dan Pengembangan Serta Optimalisasi Kualitas Kepengawasan Supervisi Manajerial Oleh Pengawas Sekolah Di SMK PGRI Kota Mojokerto Abdulloh Irokhi
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.96 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah: 1) Melaksanakan dan membuat laporan upaya peningkatan kompetensi penelitian dan pengembangan oleh guru baik secara mandiri maupun terprogram; 2) Menyusun perangkat pembelajaran untuk satu mata pelajaran lengkap; 3) Menyusun laporan observasi pembelajaran di kelas terhadap beberapa guru dalam upaya mencapai standar kompetensi lulusan; 4) Mengembangkan model penilaian yang secara umum dapat dipandang lebih baik dari apa yang telah dikembangkan di sekolah, baik yang menyangkut mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaiannya; 5) Melaksanakan pengkajian terhadap program kepengawasan di Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (SMK PGRI Kota Mojokerto) berkenaan dengan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SI, SKL, Proses, Penilaian, Pengelolaan, Sarpras, Tendik, Pembiayaan). Setelah penulis sebagai pengawas sekolah melaksanakan kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas sekolah dapat meningkat, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) meningkat, dengan melaksanakan supervisi guru dan kepala sekolah, maka kompetensi supervisi akademik penulis semakin meningkat, meningkatnya kompetensi penulis dalam menyusun perangkat pembelajaran
Penerapan Metode Kooperatif Model Team Games Tournament (Tgt) Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Matematika Peserta Didik Kelas XI MIA 2 MAN 1 Kota Madiun Tahun Pelajaran 2017 / 2018 Putri Andhanasari, S.Pd
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.157 KB)

Abstract

Materi matematika yang mempunyai banyak objek abstrak seringkali dianggap sulit oeh Peserta Didik kita. Oleh karena itu, peran seorang guru sangatlah penting untuk memilihkan metode pembelajaran yang akan digunakan untuk membelajarkan materi tertentu. Selain diharapkan metode tersebut efektif dalam menuntaskan hasil belajar peserta didik juga mendorong keaktifan mereka di kelas. Salah satu metode yang dianggap mampu memenuhi kriteria tersebut adalah Team Games Tournament (TGT). Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimanakah peningkatan keaktifan belajar matematika peserta didik Kelas XI MIA 2 MAN 1 Kota Madiun setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif model TGT? dan (2) bagaimana peningkatan prestasi belajar matematika peserta didik Kelas XI MIA 2 MAN 1 Kota Madiun setelah diterapkan model pembelajaran TGT?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah: (1) ingin mengetahui peningkatan keaktifan belajar matematika peserta didik Kelas XI MIA 2 MAN 1 Kota Madiun setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif model TGT dan (2) ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar matematika peserta didik Kelas XI MIA 2 MAN 1 Kota Madiun setelah diterapkan model pembelajaran TGT. Jenis dari penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Class Action Research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: tahap perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA 2 MAN 1 Kota Madiun Tahun Pelajaran 2017/2018. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, catatan lapangan dan lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa tingkat keaktifan peserta didik naik dari skor 64,8% pada observasi 1, 68,25% pada observasi 2, 82,74 pada observasi 4 dan di observasi ke-5 yaitu 83,93%. Prestasi belajar meningkat dari rata-rata 60 menjadi 68,13 pada siklus 1 dan 73,75 pada siklus 2.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK) Oleh Pengawas Sekolah Di SMK Tamansiswa Mojoagung Kabupaten Jombang ZAINUL ARIFIN
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.285 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keprofionalan guru dalam menjalankan tugasnya melalui bentuk supervisi dengan teknik Diskusi Refleksi Kasus (DRK). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi, yang memiliki tujuan: 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik DRK dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SMK Tamansiswa Mojoagung Kabupaten Jombang melalui penerapan supervisi teknik DRK. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Pemahaman Konsep Tentang Eksponen Dan Logaritma Pada Mata Pelajaran Matematika Dengan Penerapan Model Think-Pair-Share Siswa Kelas X RPL C SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Darmi Darmi
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.477 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2x45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Pemahaman Konsep tentang Mendeskripsikan Konsep Eksponen dan Logaritma melalui metode Think-Pair-Share Siswa Kelas X RPL C SMK Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018. Peranan Model Pembelajaran Think-Pair-Share dalam meningkatkan kemampuan Matematika materi ajar Mendeskripsikan Konsep Eksponen dan Logaritma ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score), yakni : pada siklus I 66,29; siklus II 73,71, dan siklus III 81,43. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu siklus I hanya 34,29%, siklus II meningkat menjadi 54,29%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 81,43% Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Think-Pair-Share dalam proses pembelajaran dapat meningkatan pemahaman konsep Matematika pada materi ajar Mendeskripsikan Konsep Eksponen dan Logaritma.
Peningkatan Prestasi Belajar PKn Siswa Kelas IV SDN Taman 03 Kota Madiun Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle (IOC) Sri Tri Mulyaningsih
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.329 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar PKn siswa kelas IV SDN 03 Taman Kota Madiun Kota Madiun tahun pelajaran 2016/2017 melalui pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Circle (IOC). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah oendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti perlu berkolaborasi dengan guru lain. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Tahap – tahap pelaksanaan penelitian tindakan terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting). Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat maka data yang telah terkumpul dianalisis secara statistik yaitu menggunakan rumus mean atau rata – rata. Mengacu pada hipotesis tindakan yang diajukan dalam penelitian tindakan kelas ini didapatkan pada siklus I hasil rata – rata prestasi belajar sebesar 68,71% (70,97%), pada siklus II mengalami peningkatan yaitu sebesar 79,35 (93,55%), maka dapat disimpulkan bahwa : Ada peningkatan prestasi belajar PKn siswa kelas IV SDN 03 Taman Kota Madiun tahun pelajaran 2016/2017 melalui pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle (IOC).
Peningkatan Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Tentang Jenis Budaya Indonesia Melalui Pendekatan Learning Expeditions Siswa Kelas IV SDN 2 Karanglo Kidul Kecamatan Jambon MALIYAT MALIYAT
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.388 KB)

Abstract

Pengajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang diharapkan adalah pengajaran yang dapat membuat siswa benar-benar mampu menerapkan, bukan hanya menguasai teori saja. Pada kenyataannya hasil nilai mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada saat ini tidak seperti yang diharapkan. Siswa belum dapat menerapkan secara maksimal, hal ini terjadi karena guru seringkali hanya mengevaluasi pengajaran Pendidikan Kewarganegaraan dari segi teorinya saja. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan khususnya pada Kompetensi Dasar Mengidentifikasi Jenis Budaya Indonesia sangat rendah, yakni hanya 56,52% dari jumlah siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 60,87. Hal semacam ini jika dibiarkan, maka akan membawa dampak yang fatal. Peneliti menganggap masalah tersebut merupakan sesuatu yang urgen. Pada kesempatan ini peneliti menawarkan model pembelajaran Learning Expeditions. Apabila guru menerapkan model pembelajaran Learning Expeditions diharapkan minimal 75% dari jumlah siswa terampil dalam menyelesaikan masalah Mengidentifikasi Jenis Budaya Indonesia.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 1 x 40 menit, yang meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrumen refleksi, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan Mengidentifikasi Jenis Budaya Indonesia melalui metode Learning Expeditions pada siswa Kelas IV SDN 2 Karanglo Kidul Kecamatan Jambon Semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Peranan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam meningkatkan keterampilan Pendidikan Kewarganegaraan Kompetensi Dasar Mengidentifikasi Jenis Budaya Indonesia ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 70,43; siklus II 74,56, dan siklus III 82,61. Selain itu juga ditandai adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar yaitu pada siklus I hanya 69,56%, siklus II meningkat menjadi 78,26%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 91,30%. Kenyataan membuktikan bahwa penggunaan Model Pembelajaran Learning Expeditions dalam proses pembelajaran dapat meningkatan keterampilan Mengidentifikasi Jenis Budaya Indonesia pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.

Page 3 of 16 | Total Record : 156