cover
Contact Name
Didik Efendi
Contact Email
di2kefendi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
di2kefendi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG)
ISSN : 25483005     EISSN : 26556375     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini memuat karya ilmiah pendidik sebagai hasil usaha mengembangkan pembelajaran. Karya ilmiah tersebut berupa artikel sepanjang 5 hingga 11 halaman yang merupakan hasil penelitian atau hasil kajian pustaka yang disusun berdasarkan kaidah artikel ilmiah.Jurnal ini akan memuat minimal 3 (tiga) artikel dari luar Kota Madiun .Terbit 4 (empat) bulan sekali.
Arjuna Subject : -
Articles 156 Documents
Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa Menggunakan Permainan Kartu Huruf Pada Siswa Kelas 1.B MIN Manisrejo Kota Madiun Sutiyah, S.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.661 KB)

Abstract

Keberhasilan pembelajaran Tematik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Manisrejo Kota Madiun serta meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran sebagai interaksi timbal balik antara guru dan siswa. Meskipun banyak faktor-faktor penyebab kurangnya penguasaan materi yang diberikan, metode pendidik yang digunakan dan faktor-faktor yang lainnya dalam pembuatan model pembelajaran. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam 3 siklus, setiap meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Indikator keberhasilan dari setiap siklus adalah : 1) Kualitas proses pembelajaran hasil observasi menunjukkan predikat baik atau sangat baik, 2) Tes belajar siswa mencapai ketuntasan belajar klasikal (80%), dengan KKM = 75. Hasil penelitian bahwa diperoleh prosentase siswa yang tuntas belajar meningkat setiap siklusnya, yaitu pada siklus I sebesar 50,00%, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 70,60% dan pada akhir siklus ini telah mencapai indikator keberhasilan penelitian. Rata-rata nilai siswa senantiasa mengalami peningkatan setiap siklusnya, yaitu dari 50,00% pada siklus I, naik menjadi 70,60% pada siklus II dan pada siklus III menjadi 88,23%. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran melalui permainan kartu huruf dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I MIN Manisrejo Kota Madiun. Simpulan yang diperoleh adalah : 1) Penggunaan metode Teknik Permainan Kartu Huruf terbukti dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran membaca. 2) Penggunaan media pembelajaran dengan pendekatan Teknik Permainan Kartu Huruf dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran membaca.
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Melalui Penggunaan Teknik Modeling Behavioristik Di Kelas VII A SMP Negeri 2 Kota Madiun Semester Gasal Tahun Pelajaran 2017/2018 Hermien Yuni Siswandari, S.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.562 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan teknik modeling Behavioristik dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di kelas VII A SMP Negeri 2 Kota Madiun Kecamatan Taman Kota Madiun Semester Gasal Tahun Pelajaran 2017/2018. Teknik yang dipakai dalam penelitian ini adalah teknik modeling kognitif. Teknik modeling kognitif yaitu suatu teknik yang digunakan untuk mengajarkan tingkah laku yang dikehendaki atau yang hendak dimiliki oleh siswa dengan mengubah pikiran, sikap, atau keyakinannya. Pengumpulan data diperoleh dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, adanya perubahan sikap pada siswa DY untuk perilaku suka bersendau-gurau, siswa KA yang berperilaku suka meletakkan kepala di atas meja, dan juga siswa LR yang berperilaku suka menjahili teman. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terjadi perubahan perilaku sebesar 70,59%. Apabila dipandang dari indikator kinerja, maka penelitian dinyatakan berhasil karena melebihi batas persentase perubahan sebesar 50%. Selanjutnya bila dilihat dan hipotesis penelitian, maka hasil penelitian ini dapat diterima.
Peningkatan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Group Investigation Pada Siswa Kelas VI Semester I SDN 01 Nambangan Lor Kota Madiun Indartik Indartik
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.627 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model Group Investigation terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan sosial. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model Group Investigation. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VI SDN 01 Nambangan Lor Kota Madiun. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (56,00%), siklus II (72,00%), siklus III (92,00%).
Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Dalam Mengelola SIM Dengan Media Website Melalui Pembimbingan Teknik ‘Mentari’ Di Kecamatan Taman Kota Madiun Lismawati, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.467 KB)

Abstract

Ada beberapa persoalan yang mendasar yang muncul di sekolah binaan Kecamatan Taman Kota Madiun yaitu kemampuan manajerial kepala sekolah dalam mengelola Sistem Informasi Sekolah (SIM) masih rendah, administrasi sekolah cenderung manual. Fenomena tersebut didukung adanya data hasil supervisi pengawas sekolah yakni dari 10 sekolah binaan yang memiliki 10 kepala sekolah yang masih aktif bekerja 100% belum mengelola SIM dengan efektif dan efisien. Solusi yang dipilih adalah pembimbingan dengan teknik ‘ MENTARI’ akronim dari Mengamati ,Evaluasi, New, Training , Action, Refleksi dan Implentasi dengan media Website . Penelitian ini tergolong Penelitian Tindakan sekolah, yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Tujuannya yaitu melalui penerapan pembimbingan teknik ’MENTARI’ dengan media Website dapat meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam mengelola SIM di wilayah binaan SD Kecamatan Taman Kota Madiun Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian Tindakan Sekolah ini menunjukkan telah terjadi peningkatan skor hasil observasi berupa kenaikan nilai rerata (mean) yaitu : dari kemampuan awal nilai rerata mencapai 44,65; pada siklus pertama nilai rerata mencapai 52,55; berarti terjadi peningkatan sebesar 7,9%; siklus kedua nilai rerata 72,45 berarti terjadi peningkatan sebesar 19,9%; siklus ketiga nilai rerata 86,50 di sini terjadi peningkatan yang sangat berarti yakni 14,05%. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga dibuktikan adanya peningkatan kategori kompetensi yakni pada siklus I, kategori baik 1 orang (10%), Cukup 2 orang (20%), Kurang 5 orang (50%), dan Sangat Kurang 2 orang (20%), secara umum kategori Kurang (D). Pada siklus II terjadi peningkatan, yakni kategori amat baik 1 orang (10%), baik 7 orang (70%), Cukup 2 orang (20%), Secara umum siklus II berada pada kategori Baik (B). Pada siklus III juga terjadi peningkatan, yakni kategori amat baik 5 orang (50%), dan kategori baik 5 orang (50%), secara umum hasil penelitian pada siklus III berada pada kategori Amat baik (A).
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Oleh Pengawas Sekolah Di SMA Negeri 3 Ponorogo SISWADI SISWADI
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.689 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik IC dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Tugas pokok guru masa kini tidak cukup hanya menyajikan informasi faktual untuk memperluas cakrawala siswa dan mengembangkan sejumlah keterampilan serta sikap positif juga berperan sebagai peneliti, motivator, dan fasilitator. Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di SMA Negeri 3 Ponorogo meskipun pemerintah melalu Kementerian Pendidikan Nasional telah berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui berbagai program antara lain penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya, akan tetapi upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Hasil dari pelaksanaan IC ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SMA Negeri 3 Ponorogo melalui penerapan supevisi akademik teknik IC. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Kemampuan Profesional Guru Melalui Supervisi Akademik Teknik Individual Conference (IC) Di SDN Pelem I Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan NANIS WINARSIH
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 3 No 3 (2018): Vol 3 No 3 (2018)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.968 KB)

Abstract

Tugas pokok guru masa kini tidak cukup hanya menyajikan informasi faktual untuk memperluas cakrawala siswa dan mengembangkan sejumlah keterampilan serta sikap positif juga berperan sebagai peneliti, motivator, dan fasilitator. Kenyataan yang terjadi di lapangan khususnya di SDN Pelem I Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan bahwasannya kemampuan guru masih perlu ditingkatkan, meskipun sudah diadakan penataran-penataran, penyempurnaan kurikulum, pengadaan sarana prasarana dan alat belajar, peningkatan manajemen sekolah, dan sebagainya. Namun demikian upaya-upaya tersebut kurang mempunyai dampak yang nyata dalam kegatan pembelajaran di kelas apabila tidak diikuti dengan pembinaan profesional bagi para guru. Sebagai upaya membantu memecahkan masalah tersebut, maka peneliti menawarkan suatu bentuk supervisi dengan teknik Individual Conference (IC). Hasil dari pelaksanaan IC ini ditengarai dapat dijadikan pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugas dalam membina guru dan tenaga kependidikan di sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan profesionalnya secara nyata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dalam 4 siklus. Tiap siklus melalui pentahapan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan peranan supervisi teknik IC dalam upaya meningkatkan kemampuan profesional para guru, 2) Memberikan arahan atau pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya sebagai supervisor sekolah dalam membina guru dan staf sekolah agar dapat meningkatkan kemampuan dan profesinya secara berdaya guna dan berhasil guna. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan profesional guru SDN Pelem I Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan melalui penerapan supevisi akademik teknik IC. Hal ini ditandai adanya peningkatan kategori kemampuan profesional guru dalam setiap siklusnya yaitu pada siklus I berada pada kategori kurang dan pada siklus terakhir meningkat dan berada pada kategori tinggi.
Peningkatan Keterampilan Mengidentifikasi Struktur Teks Cerita Ulang Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Menggunakan Pembelajaran Model Elaborasi (EB) Siswa Kelas XI KA 1 SMK Negeri 3 Madiun ENDAH BUDAYATI
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 4 No 1 (2019): Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.208 KB)

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk dalam bidang Bahasa Indonesia khususnya pada kompetensi dasar tentang struktur dan kaidah teks cerita pendek, pantun, cerita ulang, eksplanasi kompleks dan ulasan baik melalui lisan maupun tulisan sangat rendah, yakni hanya 52,00% dari jumlah 31 siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 58,60. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan belajar struktur dan kaidah teks cerita pendek, pantun, cerita ulang, eksplanasi kompleks dan ulasan baik melalui lisan maupun tulisan melalui metode Elaborasi pada siswa Kelas XI KA 1, SMK Negeri 3 Madiun Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018.Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan keterampilan Bahasa Indonesia ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 69,19; siklus II 72,74; dan siklus III 77,74. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 64,52%, siklus II meningkat menjadi 70,96%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 96,77%.
Peningkatan Kompetensi Penelitian Dan Pengembangan Serta Optimalisasi Kualitas Kepengawasan Supervisi Manajerial Oleh Pengawas Sekolah Di SMA Negeri 1 Wonoayu Kabupaten Sidoarjo Agus Subekti
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 4 No 1 (2019): Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.572 KB)

Abstract

ABSTRAK : Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Penelitian Tindakan Sekolah ini adalah: 1) Melaksanakan dan membuat laporan upaya peningkatan kompetensi penelitian dan pengembangan oleh guru baik secara mandiri maupun terprogram; 2) Menyusun perangkat pembelajaran untuk satu mata pelajaran lengkap; 3) Menyusun laporan observasi pembelajaran di kelas terhadap beberapa guru dalam upaya mencapai standar kompetensi lulusan; 4) Mengembangkan model penilaian yang secara umum dapat dipandang lebih baik dari apa yang telah dikembangkan di sekolah, baik yang menyangkut mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaiannya; 5) Melaksanakan pengkajian terhadap program kepengawasan di Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (SMA Negeri 1 Wonoayu Kabupaten Sidoarjo) berkenaan dengan implementasi 8 standar nasional pendidikan (SI, SKL, Proses, Penilaian, Pengelolaan, Sarpras, Tendik, Pembiayaan).Setelah penulis sebagai pengawas sekolah melaksanakan kegiatan Penelitian Tindakan Sekolah mulai awal sampai akhir pelaksanaan kegiatan, maka kompetensi supervisi akademik penulis sebagai pengawas sekolah dapat meningkat, kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran (silabus dan RPP) meningkat, dengan melaksanakan supervisi guru dan kepala sekolah, maka kompetensi supervisi akademik penulis semakin meningkat, meningkatnya kompetensi penulis dalam menyusun perangkat pembelajaran
Peningkatan Hasil Belajar Menganalisa Proksimat Bahan Hasil Pertanian, Perikanan Dan Hasil Olahnya Pada Mata Pelajaran Analisa Kimia Terapan Melalui Pendekatan Model Rotating Trio Exchange Siswa Kelas XI KA 4 Smk Negeri 3 Madiun Suwaji Suwaji
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 4 No 1 (2019): Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.81 KB)

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Satu diantaranya adalah strategi dan perencanaan yang dilakukan oleh guru sebagai pelaksana pendidikan terdepan. Sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa, guru perlu memperkenalkan model pembelajaran yang dapat menjadikan suasana belajar siswa yang menyenangkan dan lebih efektif, dengan harapan kondisi kegiatan belajar siswa akan lebih enjoy (menikmati) sesuai dengan keinginan belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi di Kelas XI KA 4 SMK Negeri 3 Madiun, maka diperoleh data rendahnya hasil belajar pada mata pelajaran Analisa Kimia Terapan. Di Kelas XI KA 4 prestasinya agak rendah utamanya pada kompetensi dasar Analisa Proksimat Bahan Hasil Pertanian, Perikanan dan Hasil Olahnya. Hal ini didukung adanya data mean skor 57,10 dan siswa yang dibnyatakan tuntas belajar hanya 45,16% dengan standar ketuntasan minimal ditetapkan 75. Diharapkan dengan adanya penerapan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange ini terjadi peningkatan hasil belajar Analisa Kimia Terapan, mean skor meningkat menjadi 75 atau lebih dan siswa yang dinyatakan tuntas belajar mencapai 75% dari keseluruhan jumlah siswa di Kelas XI KA 4. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilaksanakan dalam 3 siklus, tiap siklus terdiri atas 2 pertemuan dan tiap pertemuan dialksanakan selama 2 jam pelajaran (2 x 45 menit), dan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, wawancara dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar dapat ditingkatkan dengan pembelajaran kooperatif model Rotating Trio Exchange. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kenaikan nilai rerata kelas dalam setiap siklusnya. Masing-masing siklus I sebesar 73,07, siklus II sebesar 78,23 dan siklus III 82,90. Selain itu peningkatan ini juga didukung dengan adanya peningkatan persentase ketuntasan belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 61,29%, siklus meningkat menjadi 77,42% dan siklus III meningkat dengan pesat sebesar 96,77%.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Metode Kooperatif Model Jigsaw Siswa Kelas IX.A SMP Negeri 1 Dagangan Kabupaten Madiun Esty Renaningtiyas
Jurnal Edukasi Gemilang (JEG) Vol 4 No 1 (2019): Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : MUSYAWARAH KERJA KEPALA SEKOLAH (MKKS) SMP KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.277 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model Jigsaw mata pelajaran Matematika materi Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar pada siswa Kelas IX.A SMP Negeri 1 Dagangan Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas IX.A SMP Negeri 1 Dagangan Kabupaten Madiun. Data yang diperoleh berupa hasil penilaian akhir, lembar observasi kegiatan belajar mengajar oleh observer. Melalui hasil penelitian didapat rata-rata hasil belajar sebelum siklus 64.84 (9.38%), siklus I 71.09 (34.38%), dan siklus II 77.97 (90.63%). Ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif model Jigsaw memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah ada peningkatan hasil belajar mata pelajaran Matematika melalui penerapan metode kooperati model Jigsaw siswa Kelas IX.A SMP Negeri 1 Dagangan Kabupaten Madiun tahun pelajaran 2018/2019.

Page 4 of 16 | Total Record : 156