cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
GEMA EKONOMI
Published by Universitas Gresik
ISSN : 26210444     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,254 Documents
Penggunaan Metode Cost Plus Pricing untuk Meningkatkan Ketepatan Penentuan Harga Jual Jamu pada CV. Razie Aceh Teunom-Aceh Jaya Totok Rudianto; Fauziah, Sri Rani; Muna, Nailatul
GEMA EKONOMI Vol 15 No 2 (2026): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Harga jual suatu produk memiliki peran penting dalam menentukan kelangsungan hidup dan profitabilitas suatu entitas bisnis, karena secara langsung memengaruhi volume penjualan dan pendapatan. Dalam praktiknya, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, termasuk produsen jamu tradisional, masih menetapkan harga jual tanpa perhitungan harga pokok produksi yang terstruktur, sehingga meningkatkan risiko kesalahan penetapan harga dan menurunkan daya saing. Kondisi ini ditemukan pada CV. Razie Aceh, produsen jamu tradisional di Teunom, Aceh Jaya, yang selama ini menetapkan harga jual berdasarkan perkiraan sederhana tanpa metode penetapan biaya yang baku. Tujuan: Penelitian ini berupaya mengisi kesenjangan tersebut dengan menerapkan pendekatan variabel costing untuk menghitung harga pokok produksi dan metode cost plus pricing untuk menentukan harga jual yang tepat bagi produk jamu Manja Razie, menggunakan data primer biaya produksi yang dikumpulkan melalui wawancara dan observasi untuk periode Januari–Desember 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus pada CV. Razie Aceh, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Hasil: Hasil perhitungan menunjukkan harga pokok produksi sebesar Rp11.255 per unit dan harga jual sebesar Rp28.251 per unit untuk 57.600 unit yang diproduksi selama periode tersebut. Kesimpulan: Temuan ini mengimplikasikan bahwa penerapan variabel costing secara sistematis dapat membantu UMKM jamu tradisional menetapkan harga jual yang lebih akurat dan kompetitif, serta memberikan panduan praktis bagi pengendalian biaya dan pengambilan keputusan harga pada usaha sejenis.
Strategi Penguatan Kemandirian Ekonomi Pesantren melalui Usaha Budidaya Jamur Tiram Berdasarkan Analisis SWOT Haris Santoso
GEMA EKONOMI Vol 15 No 2 (2026): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/gemaekonomi.v15i2.3217

Abstract

Latar Belakang: Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang menyimpan potensi ekonomi tinggi, sehingga kemandirian ekonomi menjadi kebutuhan penting bagi pengembangan pesantren, seperti yang diterapkan Pondok Pesantren Darul Mustofa di Kabupaten Lampung Tengah melalui usaha budidaya jamur tiram. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kemandirian ekonomi pesantren melalui budidaya jamur tiram dan menganalisisnya menggunakan analisis SWOT. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan informan kunci pengasuh pondok pesantren yang sekaligus pemilik usaha jamur tiram, serta informan pendukung berupa santri dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi data. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi Pesantren Darul Mustofa diwujudkan melalui pemberdayaan aset manusia yang memberdayakan santri dan masyarakat, aset modal keuangan melalui lokasi usaha dan modal dari pemilik usaha, serta aset sosial yang memengaruhi nilai dan sikap hidup sehat melalui kandungan gizi jamur tiram. Kesimpulan: Analisis SWOT menunjukkan usaha berada pada posisi growth, dengan strategi peningkatan produksi, penambahan karyawan, inovasi, dan optimalisasi hasil. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan perlunya pelatihan sumber daya manusia yang sistematis, penguatan kemitraan pembiayaan syariah, dan perbaikan fasilitas produksi bagi Pondok Pesantren Darul Mustofa maupun pesantren lain dengan karakteristik usaha serupa guna memperkuat kemandirian ekonominya.
Ekonomi Analisis Efektivitas Pendistribusian Beasiswa Pendidikan: Studi Kasus Mahasiswa Penerima Beasiswa Cendikia Baznas Di Universitas Sultan Thaha Saifuddin Jambi 2024 Arahu, Arahu
GEMA EKONOMI Vol 15 No 2 (2026): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/gemaekonomi.v15i2.3220

Abstract

Background : Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) merupakan salah satu upaya strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang berkeadilan bagi mahasiswa kurang mampu. Secara nasional, BCB telah menjangkau 6.346 mahasiswa di 113 perguruan tinggi selama 2018–2024. Namun, evaluasi pada tingkat institusi masih terbatas, sehingga cakupan nasional belum dapat sepenuhnya merepresentasikan kualitas implementasi program di tingkat lokal. Objective : Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penyaluran Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) di UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi pada tahun 2024 sebagai upaya strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa kurang mampu. Methods : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan pada Agustus 2025 melalui wawancara semiterstruktur terhadap delapan informan kunci yang dipilih secara purposif, terdiri atas enam penerima beasiswa, satu pengelola bidang akademik dan kemahasiswaan, serta satu pengelola BAZNAS Jambi. Data juga didukung oleh observasi nonpartisipan dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu serta member checking. Efektivitas dioperasionalkan melalui tiga indikator, yaitu ketepatan sasaran, kecukupan bantuan, dan dampak program terhadap keberlanjutan studi. Results : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan sasaran telah tercapai karena penerima memenuhi kriteria prestasi akademik dan kondisi ekonomi sebagai mustahik yang diverifikasi melalui proses seleksi berlapis. Namun, efektivitas pada aspek kecukupan bantuan masih bersifat parsial. Bantuan dengan jumlah tetap sebesar Rp3.000.000 per semester belum sepenuhnya mencukupi penerima dengan beban biaya pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, kuota program hanya mampu menyerap 12 dari sekitar 150 pendaftar. Implications : Kebaruan penelitian ini terletak pada operasionalisasi efektivitas distribusi zakat pada tingkat institusi pendidikan. Secara kebijakan, BAZNAS dan perguruan tinggi perlu mempertimbangkan alokasi bantuan yang lebih proporsional berdasarkan besaran biaya pendidikan penerima serta meningkatkan sosialisasi program secara terstruktur untuk memperluas akses informasi dan pemerataan kesempatan memperoleh beasiswa. .
Pengaruh Harga, Lokasi Dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Fotocopy Alun-alun Kabupaten Gresik Kaka, Yuliana Ambu Kaka; Mochamad Syafii; Adiba Fuad Syamlam
GEMA EKONOMI Vol 15 No 2 (2026): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/gemaekonomi.v15i2.3238

Abstract

Latar belakang: Kepuasan pelanggan merupakan aspek penting dalam bisnis jasa karena mencerminkan penilaian pelanggan terhadap nilai, kemudahan akses, dan kinerja layanan yang diterima. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga, lokasi, dan kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan pada usaha jasa fotocopy di Kabupaten Gresik. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 60 pelanggan Fotocopy Alun-Alun Kabupaten Gresik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan dukungan uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sebaliknya, lokasi dan kualitas layanan tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, harga, lokasi, dan kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa harga menjadi faktor yang paling berperan dalam membentuk kepuasan pelanggan pada usaha jasa fotocopy. Kesimpulan: Penetapan harga yang terjangkau dan kompetitif perlu menjadi perhatian utama pengelola Fotocopy Alun-Alun Kabupaten Gresik. Selain itu, perbaikan aksesibilitas lokasi dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan tetap diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Implikasi: Hasil penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan strategi pengelolaan usaha, khususnya dalam menetapkan harga yang sesuai dengan kemampuan pelanggan dan kondisi persaingan jasa fotocopy.