Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Merupakan jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2007 dengan tujuan sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, hasil pengkajian maupun hasil penerapan teknologi bagi para perekayasa, peneliti, dosen maupun mahasiswa di bidang teknologi kemaritiman pada umumnya. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim terbit pada bulan Juli dan Desember setiap tahunnya.
Articles
388 Documents
Piezoelectric Impact Sensor untuk Pengukuran Water Impact pada Pengujian Model Bangunan Kelautan di Laboratorium Hidrodinamika BPPT
Setyanto, Taufiq Arif;
Subagja, Hari;
PZM, Chandra;
-, Nurhadi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (965.644 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v4i2.3532
Salah satu hasil perancangan sensor berbasis piezoelectric material untuk pengukuran beban impact telah berhasil dilakukan. Contoh penggunaan/ penerapan sensor ini adalah untuk mengetahui respon benturan/impact pada proses mating pengujian model bangunan kelautan (lepas pantai) pada kolam uji. Untuk mengetahui karakteristik sensor pada kondisi penggunaan pada kolam uji, sebelum pengujian telah dilakukan proses kalibrasi terlebih dahulu. Sebagai acuan alat ukur digunakan seperangkat alat ukur berupa load cell untuk pengukuran. Sedangkan untuk mengengukur beban impact sebenarnya digunakan seperangkat komputer dengan software bantu dan interface yang berfungsi untuk pembacaan signal keluaran baik dari load cell maupun dari impact sensor.Keywords : impact sensor, piezoelectric material, impact load.
Twin Barge-Spar Hydrodynamic Interaction on Floatover Deck Installation
Ardhiansyah, Fahmy
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.362 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v10i2.2642
Jurnal ini berisi tentang instalasi floatover sebuah heavy weight topside deck pada fasilitas terapung minyak dan gas. Dalam penelitian ini bangunan apung yang ditinjau adalah SPAR dengan diameter 25m x tinggi 100 m dan 5m sarat air yang akan ditempatkan pada lokasi tertentu dengan tinggi gelombang signifikan (Hs) mencapai 3 meter, periode gelombang (Tp) bervariasi antara 6s sampai 10s, kecepatan arus 0.4 m/s, dan kecepatan angin 26 knots. Dengan pendekatan teknis secara benar maka konsep instalasi floatover dapat dilakukan daripada menggunakan metode instalasi heavy lift. Analisa floatover telah dilakukan menggunakan perangkat lunak MOSES dan hasilnya menunjukkan jenis instalasi ini dapat dikerjakan sebagai alternatif yang bagus untuk instalasi topside pada fasilitas terapung lepas pantai. Hasil untuk kondisi ekstrem saat instalasi menunjukkan nilai maksimum RMS roll, pitch, dan heave adalah 1.11 degree, 1.13 degree, dan 0.057g secara berurutan. Nilai maksimum tersubut terjadi saat tahap instalasi docking stage.
KAJIAN NUMERIK BAHAN REDAMAN ALTERNATIF UNTUK MENGURANGI GETARAN PADA DEK KAPAL PENUMPANG
Nugroho, Wibowo Harso;
HP, Nanang Joko
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.566 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v7i1.3194
Semakin kompleksnya problem getaran kapal saat ini dan ketatnya persyaratan tingkat getaran yang diijinkan sesuai rules klasifikasi kapal, maka perlu dilakukan metode antisipasinya agar penumpang dan awak kapal semakin nyaman dan aman dalam pelayaran. Salah satu metode untuk mengurangi problem getaran adalah melakukan pengurangan terhadap respon dari getaran struktur dengan menggunakan redaman (damper). Paper ini menjelaskan pengaruh lapisan bahan redaman alternatif pada plat dek kapal terhadap beban eksitasi harmonik, melalui pemodelan numerik dengan metode elemen hingga. Lapisan bahan redaman yang dipakai berupa semen dan karet serta kombinasi keduanya. Pemodelan numerik redaman metode ?tiling? pada plat dek kapal juga dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk ketebalan lapisan yang sama pada penggunaan lapisan berbahan semen di keseluruhan plat dek kapal mempunyai nilai respon harmonik yang terkecil terhadap getaran dek
Alternatif Pemakaian Ragam Hias Bambu pada Perahu Penangkap Ikan Tradisional
Mintarso, Cahyadi Sugeng Jati
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (456.713 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v5i2.3523
Aneka ragam hias yang menghiasi kapal tradisional adalah sangat menarik, salah satunya adalah pemasangan susunan bambu yang berupa lonjoran empat sampai lima batang bambu yang berwarna-warni pada perahu penangkap ikan jenis golekan (payangan). Ragam hias tersebut menguatkan kesan megah pada perahu yang mempunyai perbandingan L/B kecil ini. Akan tetapi dari segi kapasitas muatan, ragam hias itu sangat tidak menguntungkan karena berat susunan bambu yang beratnya 400 ? 500 kg itu mengurangi daya muat kapal. Dari segi stabilitas pemasangan bambu ini menjadikan titik berat kapal meninggi yang akhirnya mengurangi stabilitas kapal. Untuk itu perlu adanya sosialisasi pemakaian ragam hias alternatif pada perahu penangkap jenis golekan yang lebih menguntungkan. Namun dalam pengembangan kapal penangkap ikan tradisional harus tetap memperhatikan kelekatan pengaruh sosial budaya masyarakat dan lingkungan daerah setempat.Keywords : Ornamental, Social and Cultural, draft, Stability
Sandwich Panel Manufacturing Method In Form of Test Specimens For Ship Construction
Utomo, Edy;
Zubaydi, Achmad;
Budipriyanto, Agung
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i1.2194
Sandwich panel as a composite materials require special method of manufacture, to produce the best of physical condition. This study give the manufacturing process of sandwich panel for the purpose of testing the strength of material. Sandwich panel created with molding method for simplify the process of work and can be repeated if a failure occurs. Saveral failures occur in creating process until preparation specimen process that are influenced by saveral things, such as damage caused by the temperature of the sun, difference in viscosity between the layers of the conditions faceplate (smooth and rough), and the method of cutting the sandwich panel which requires cutting methods at low temperatures and does not produce the high vibration to avoid damage to the material before material strength test were performed.
Desain Dan Evaluasi Ring Load Cell Pre Desain
Setyanto, Taufiq;
Priohutomo, Kusnindar
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 6, No 2 (2012)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.819 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v6i2.3332
Dalam pengujian seakeeping model kapal atau bangunan lepas pantai di kolam MOB UPT BPPH, khususnya pengujian tambat dengan menggunakan mooring line, karakteristik beban yang diterima oleh tali tambat tersebut sangatlah penting untuk diketahui. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah alat ukur (load cell) khusus yang sangat ringan, kecil dan tahan air. Load cell tipe ini dedesain dengan mempunyai bentuk ring, sehingga disebut dengan ring load cell. Paper ini menerangkan tentang desain awal ring load cell dengan menggunakan finite element software ANSYS. Tahapan awal proses desain adalah mengetahui sifat mekanis bahan yang dipilih yaitu aluminium paduan, dengan cara melakukan proses uji tarik. Dengan parameter-parameter yang telah didapat dari uji tarik, proses modeling dan analisa dengan menggunakan software tersebut, nilai distribusi regangan bisa diketahui sepanjang sisi luar dan dalam dari spring element berbentuk cincin tersebut. Dari hasil analisa distribusi regangan, lokasi dan orientasi penempatan strain gage nantinya dapat ditentukan.
Vol 12 No 2
Vol 12 No 2, Cover
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2175.898 KB)
Cover Wave Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Model Analisis Kapasitas Pasar Pelayaran Petikemas: Studi Kasus Rute Surabaya - Sampit
Kumalasari, Silvia Dewi;
Achmadi, Tri
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (439.984 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v11i2.2714
Pelayaran petikemas rute Surabaya ? Sampit terjadi oversupply sejak tahun 2011 hingga saat ini, yakni selisih antara demand dan jumlah supply yang melayani rute tersebut mencapai hampir dua kali lipat, menyebabkan kapasitas kapal kosong mencapai 44% per tahun. Hal tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah demand yang drastis, sehingga perusahaan pelayaran yang beroperasi pada rute tersebut dapat mengalami kerugian operasional. Berdasarkan kondisi tersebut, sehingga perlu dilakukan analisis kapasitas pasar pelayaran petikemas, agar tidak terjadinya oversupply pada rute Surabaya ? Sampit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode optimasi untuk mendapatkan kapasitas pasar yang sesuai untuk rute Surabaya ? Sampit. Hasil yang didapatkan untuk kapasitas pasar yang ideal yakni disesuaikan dengan jumlah demand agar tidak terjadi oversupply, sehingga pada tahun 2017 ? 2021 dibutuhkan 1 ? 2 armada kapal dengan ukuran 300 - 385 Teus, dan required freight rate sebesar Rp 5.103.273 ? Rp 5.797.403 per Teus, dengan jumlah 1 ? 2 perusahaan pelayaran yang disesuaikan dengan jumlah kapal. Kondisi pasar yang menguntungkan perusahaan pelayaran pada rute Surabaya ? Sampit adalah kondisi pasar konsentrasi tinggi dengan indeks konsentrasi pasar 0,50 ? 1 yang dikuasai oleh 1 atau 2 perusahaan pelayaran. Pada kasus rute Surabaya ? Sampit ini dapat dibuktikan bahwa tidak selalu kondisi pasar yang kompetitif adalah kondisi pasar yang ideal yang dapat memberikan perusahaan pelayaran keuntungan.
Perhitungan Frekuensi Natural Kapal Frigate Menggunakan Metode Kumai
Purnomo, Nanang Joko;
Nugroho, Wibowo Harso;
Suwarni, Endah
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.528 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v8i1.3309
Kejadian slamming pada kapal frigate merupakan respon transien yang dihasilkan dari lambung haluan kapal saat mengangguk atau menghempas ke bawah, yang umumnya menginduksi frekuensi rendah terutama pada moda pertama frekuensi alami badan kapal. Paper ini membahas metode pendekatan perhitungan frekuensi natural badan kapal frigate moda pertama dengan metode Kumai yang telah berhasil diaplikasikan juga pada kapal-kapal niaga. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa perhitungan pendekatan frekuensi natural pada kapal dengan metode Kumai dapat pula diaplikasikan pada kapal jenis frigate
Konsep Kapal Pengumpan Reguler untuk Mendukung Angkutan Laut Perintis di Wilayah Pulau-Pulau Terpencil
Priatno, Dany Hendrik;
-, Samudro
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (743.799 KB)
|
DOI: 10.29122/jurnalwave.v4i1.3539
Keterbatasan sarana dan prasarana transportasi di wilayah pulau-pulau terpencil masih menjadi kendala dalam mengembangkan sektor transportasi di wilayah tersebut. Di sisi lain, wilayah ini diharapkan dapat menjadi faktor pemicu dalam peningkatan perekonomian, membuka keterisolasian, dan menjaga stabilitas dan keamanan wilayah. Pola penerapan jaringan transportasi angkutan laut dengan sistem subsidi (angkutan laut perintis) dari pemerintah sudah berjalan meski dengan berbagai kendala yang memerlukan pemikiran dan solusi tepat dalam mendukung program transportasi angkutan laut bersubsidi tersebut dalam hal efektifitas angkutan, efisiensi dan pemerataan dalam pemanfaatannya. Keterbatasan pelayanan pada rute operasional angkutan laut perintis dapat dijembatani dengan menerapkan konsep pengumpan (feeder) regular pada titik ? titik singgah kapal perintis, sehingga dengan demikian rute eksisting angkutan laut perintis dapat tetap dioptimalkan, tanpa menambah jumlah titik singgah (yang berarti menambah time voyage), bahkan hal ini dapat mengurangi jumlah titik singgah kapal perintis laut. Simulasi penerapan konsep feeder pada jalur angkutan laut perintis dilakukan dan dilengkapi dengan kajian kebutuhan desain sarana kapal feeder perintis yang tepat untuk mendukung konsep sistem feeder tersebut.Keywords : feeders pioneer, operational simulation, design feeder vessel