cover
Contact Name
Dr. Ir. Setyo Leksono, M.T.
Contact Email
setyo.leksono@bppt.go.id
Phone
+62315947849
Journal Mail Official
jurnal.wave@bppt.go.id
Editorial Address
Jl. Hidrodinamika BPPT, Komplek ITS, Sukolilo, Surabaya 60112
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim
ISSN : 1978886X     EISSN : 2614641X     DOI : http://dx.doi.org/10.29122/jurnalwave
Core Subject : Science,
Merupakan jurnal ilmiah nasional yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2007 dengan tujuan sebagai media untuk mempublikasikan hasil penelitian, hasil pengkajian maupun hasil penerapan teknologi bagi para perekayasa, peneliti, dosen maupun mahasiswa di bidang teknologi kemaritiman pada umumnya. Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim terbit pada bulan Juli dan Desember setiap tahunnya.
Articles 388 Documents
DEVELOPMENT OF ANALYTICAL STRUCTURAL MODEL FOR COMPOSITE GRILLAGE Dwitya Harits Waskito; Adam Sobey
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 14 No. 1 (2020)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v14i1.4136

Abstract

With the high demand and market growth for composite boats, there is a competition to design a high-quality ship which leads to thinner boat’s hull structure. To meet this objective, a highly accurate and computationally fast calculation for composite structure is needed. In ship's structure the most used configuration of the stiffeners is by using grillage. However, most of the theory of the grillage is designated for steel structure. There is a gap between steel and composites for grillage theory which will be modified especially for the deflection. There are two general methods that used in this analysis, Navier Grillage theory as the analytical method and Finite Element Analysis as the benchmark tools. To develop analytical method of composite grillages, the current method were investigated by comparing the analytical results and FEA. Two composites with high difference in Young Modulus were analyzed and the results shows that there are significant difference of results with two previous method. The deflection results of two method were analyzed with every composite elastic properties of E-Glass. Empirical equation were developed from the relation between deflection graph of two methods and composite to increase the accuracy of Navier Grillage theory for E-Glass composites grillage.
ANALISIS KEKUATAN DAN UMUR KELELAHAN SHAFT PROPELLER KAPAL SPOB Alamsyah Alam; Amalia Ika Wulandari; Ivan Fadilah
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 13 No. 2 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v13i2.4162

Abstract

Makalah ini membahas tentang kekuatan, putaran, dan umur kelelahan dari poros propeller kapal SPOB. Poros propeller yang dirancang harus cukup aman untuk menahan beban – beban yang bekerja saat beroperasi yang berefek pada umur kelelahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan dan umur kelelahan poros propeller. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Finite Element Method (FEM) dibantu dengan aplikasi berbasis elemen hingga. Hasil penelitian didapatkan nilai tegangan von mises (equivalent) pada poros propeller adalah sebesar 203,05 MPa dan tegangan geser sebesar 93,52  MPa. Nilainya di bawah tegangan izin pada poros propeller yakni 104,67 MPa untuk tegangan izin geser dan 209,34 MPa untuk tegangan izin von mises. Sedangkan fatigue life poros propeller yakni 16,33 tahun dengan siklus tegangan sebesar 3,24 x 109.
ANALISA PENGARUH KOMPONEN KUADRATIK DAMPING PADA DECAY TEST BUOY TSUNAMI 3.1 Baharuddin Ali; Totok Triputrastyo Murwantono; Sumarsono Sumarsono; Chandra Permana
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 14 No. 1 (2020)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v14i1.4204

Abstract

Koefisien damping sangat berperan dalam akurasi prediksi gerak suatu benda apung. Dari pengujian decay akan didapatkan komponen koefisien damping linear a dan kuadratik b. Koefisien damping linear dan kuadratik dapat diperoleh dengan penurunan persamaan gerak sebagai energy dissipated pada motion decay untuk tiap setengah periode roll (T/2). Pada studi ini disajikan hasil analisa pengaruh kuadratik b terhadap prediksi gerak decay model Buoy INA TEWS Generasi 3.1. Hasil decay model test didapatkan nilai roll natural period 1.726 sec, dengan koefisien damping linear a = 0.36022, koefisien damping kuadratik b = -0.023672, sedangkan heave natural period didapatkan 1.707 sec, koefisien damping linear a = 0.40328, koefisien damping kuadratik b = 0.685230. Dengan memasukan komponen kuadratik damping selain komponen linear damping pada prediksi numerik gerak decay roll dan heave model buoy didapatkan hasil yang lebih baik.
KAJIAN TEKNIS KEBUTUHAN ARMADA KAPAL UNTUK SISTEM LOGISTIK LNG MENGGUNAKAN ISO TANK KONTAINERS DI WILAYAH MALUKU Andi Cahyo Prasetyo Tri Nugroho; Sunaryo; Fariz Maulana Noor
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 14 No. 1 (2020)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v14i1.4207

Abstract

Paper ini merupakan study kelayakan perencanaan armada pengangkut LNG. Dalam studi ini wilayah yang dijadikan objek studi adalah Maluku dimana kebutuhan LNG hanya dipergunakan untuk pembangkit listrik PLN. Lokasi pembangkit tersebar di beberapa pulau seperti Ambon, Seram, Namlea, kondisi ini membuat sistem suplay menggunakan pipa tidak memungkinkan sehingga penggunaan virtual-pipeline menjadi alternative sebagai cara yang lebih cepat untuk membawa gas alam ke tempat-tempat di mana tidak ada kelayakan teknis atau ekonomis untuk pipa konvensional. Salah satu konsep virtual-pipeline adalah pemanfaatan Iso Tank Containers. Untuk mendapatkan.skenario rantai suplai LNG menggunakan Iso Tank Containers yang optimum untuk dikembangkan di wilayah Maluku dilakukan analisis kebutuhan LNG dalam ISO tank kontainer dan armada kapal yang sesuai. Beberapa skenario pengiriman dibuat untuk mendapatkan rute, kapasitas, kecepatan kapal. Analisa AHP digunakan untuk menentukan tipe kapal. Selanjutnya basic desain kapal dibuat dan dilakukan analisa kelayakan desain.  Dari hasil perhitungan diperoleh kapal tipe deck cargo kontainer dengan kapasitas 36 ISO tank container 40 feet dengan kecepatan 9 knot adalah ukuran kapal yang ideal.Kata kunci : LNG, Iso Tank Containers, Basic Design
Vol 13 No 2 Cover Vol 13 No 2
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 13 No. 2 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v13i2.4250

Abstract

Cover
Vol 13 No 2 Daftar Isi Vol 13 No 2
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 13 No. 2 (2019)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v13i2.4251

Abstract

Daftar Isi
ANALISIS RESPON GERAK BARGE SEBAGAI TAMBAK GARAM LEPAS PANTAI DI PERAIRAN SELAT MADURA Arief Syarifuddin; Tristiandinda Permata; Erdina Arianti; Kusnindar Priohutomo; Taufan Prasetyo
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 14 No. 2 (2020)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v14i2.4450

Abstract

Pulau Madura sebagai salah satu wilayah di Indonesia dengan produksi garam yang cukup tinggi, memiliki potensi untuk bisa meningkatkan produksi garamnya, demi menunjang kebutuhan swasembada garam nasional. Salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan produksi garam di pulau Madura adalah dengan membuat tambak garam lepas pantai. Pengembangan tambak garam lepas pantai tentu menjadi tantangan tersendiri, karena memperhitungkan banyak faktor, salah satunya adalah faktor lingkungan yaitu arus, angin, dan gelombang. Penelitian ini akan membahas tentang barge atau tongkang yang dijadikan sebagai tambak garam lepas pantai. Analisis difokuskan kepada respon gerak yang dihasilkan oleh barge berupa grafik RAO (Response Amplitude Operator). Analisis untuk RAO pada penelitian menghasilkan gerakan barge yang cukup baik. Gerakan vertikal barge pada kondisi muatan penuh menghasilkan nilai terbesar sebagai berikut : heave bernilai 0,863 m/m pada arah pembebanan 90° dan frekuensi 0,2 rad/sec; roll bernilai 5,674 deg/m pada arah 45° dengan frekuensi 0.4 rad/sec; sedangkan untuk pitch bernilai 0,917 deg/m akibat arah pembebanan 180° dan frekuensi 0,2 rad/sec. Gerakan vertikal barge penting untuk diperhatikan karena memberikan pengaruh yang lebih dominan dibandingkan gerakan horizontal (surge, sway, dan yaw) terhadap stabilitas kapal dan kelaiklautan kapal (seaworthiness).
ANALISIS PENGARUH SUDUT DEADRISE PLANNING CRAFT TERHADAP STABILITAS DAN SEAKEEPING Erifive Pranatal
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 14 No. 2 (2020)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v14i2.4454

Abstract

Perancang kapal berusaha untuk memperoleh stabilitas dan seakeeping yang baik terlebih untuk kapal cepat bertipe planning hull. Tipe ini memiliki deadrise sehingga lambungnya bentuk ‘V’ sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh besar sudut deadrise terhadap stabilitas dan seakeeping. Objek penelian adalah kapal planning hull Series 62: parent model 4677-1. Metode penelitian menggunakan simulasi komputer dengan bantuan software dan perhitungan stabilitas tersebut dibandingkan dengan metode Krylov II. Hasil penelitian menyatakan bahwa tiga variasi deadrise yaitu 10°, 13°, dan 18°, sudut deadrise yang kecil memberikan stabilitas yang baik tetapi mengurangi olah gerak kapal (seakeeping) sedangkan sudut deadrise yang besar akan mengurangi kemampuan stabilitas kapal tetapi memiliki seakeeping yang baik. Ketiga model tersebut sama-sama memenuhi regulasi stabilitas IMO. Sehingga besar sudut deadrise yang direkomendarikan untuk penelitian ini adalah 13°.
MODEL PERHITUNGAN PENERAPAN KONSESI PELABUHAN DI INDONESIA Tri Achmadi; Alwi Sina Khaqiqi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 14 No. 2 (2020)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v14i2.4600

Abstract

Pelabuhan merupakan salah satu infrastruktur yang dapat mendukung Sistem Logistik Nasional di Indonesia dikarenakan Indonesia merupakan negara kepulauan. Adanya pelabuhan juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Indonesia. Salah satu syarat untuk dapat melakukan kegiatan kepelabuhanan dengan melakukan konsesi telah diatur pada UU Pelayaran No. 17 Tahun 2008 Pasal 92. Menurut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk saat ini kinerja pengelolaan konsesi pelabuhan belum efektif. Selain itu, juga keluar Instruksi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang hasil pemeriksaan kinerja atas efektivitas pengelolaan konsesi pelabuhan di Terminal Teluk Lamong yang belum melakukan kajian secara mendalam terkait penentuan tarif sebesar 2,5% dan lama waktu konsesi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan model konsesi yang efektif dan saling menguntungkan antara pihak-pihak yang terlibat. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode BCR (Benefit Cost Rasio) dan analisis sensitivitas. Dari hasil penelitian ini untuk komponen yang paling berpengaruh adalah tarif konsesi dan tarif pelabuhan. Kemudian untuk waktu konsesi dengan nilai BCR > 1 pada tahun ke 27 untuk payback period pada tahun ke 23 dan untuk lama konsesi yaitu 60 tahun dengan tarif konsesi 2,5% dari pendapatan pelabuhan. Kata kunci: Analisis Sensitivitas; Konsesi; Lama Waktu Konsesi; Metode BCR; Tarif Konsesi.
Simulasi Manuver Turning Kapal Ferry Penumpang Ridwan Utina; Cahyadi Sugeng Jati Mintarso
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol. 3 No. 2 (2009)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jurnalwave.v3i2.4652

Abstract

Banyaknya kasus kecelakaan kapal dilaut salah satu sebabnya adalah kemampuan manuver kapal yang jelek, hal ini disebabkan kurangnya perhatian para disainer kapal terhadap manuver kapal yang akan dibangun. Untuk menghindari resiko kecelakaan tersebut maka IMO merekomendasikan perlunyasetiap kapal data karakteristik manuver sendiri. Dalam paper ini akan dibahas uji manuver kapal ferry penumpang melalui metode simulasi Numerik dengan menggunakan software manuver SURSIM. Hasil dari program ini dapat digunakan untuk memprediksi kemampuan manuver kapal pada tahap disain.Tujuan dari simulasi ini adalah untuk menentukan kemampuan kapal untuk berbelok dari lintasan lurus melalui manuver putar (course changing ability) pada kondisi muatan penuh pada sudut kemudi 35 derajat.