cover
Contact Name
Tanto
Contact Email
tanto@politeknikjambi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
inovator@politeknikjambi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Inovator
Published by Politeknik Jambi
ISSN : -     EISSN : 26155052     DOI : 10.37338/ji
Core Subject : Engineering,
Journal of Inovator is peer review journal, published twice a year by the LPPM Politeknik Jambi. This journal discusses the scientific works containing results of research in the field of mechanical engineering, includes Dynamics, Vibration and Sound Engineering, Material and Manufacture Technology, Thermal and Refrigeration Engineering, Energy Conversion, Robotic and Industrial Automation, Vehicle Engineering, Solid Mechanic and Design.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
Briket Arang Dari Limbah Bonggol Jagung (Kajian Pengaruh Temperatur Karbonisasi, Rasio Arang Bonggol Jagung Dan Perekat Lem Kayu) Melani, Ani; Ariyanto, Eko; Robiah, Robiah; Ajie Tentara, Muhammad
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i2.388

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi briket arang dengan menganalisis pengaruh temperatur karbonisasi dan rasio perekat lem kayu terhadap sifat fisik dan kimia briket. Mengatasi kesenjangan dalam pemanfaatan limbah biomassa, penelitian ini mengoptimalkan temperatur karbonisasi (200°C hingga 400°C) dan rasio perekat (1:1, 1,5:1, dan 2:1) untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan stabilitas struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur karbonisasi 400°C dengan rasio perekat 1:1 menghasilkan briket dengan kadar air terendah (3,9%) dan kadar abu terendah (2,9%), serta nilai kalor tertinggi (6172 cal/g). Temuan ini menunjukkan potensi briket bonggol jagung sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi jenis perekat tambahan dan rentang suhu yang lebih luas guna menyempurnakan proses produksi dan memaksimalkan kinerja bahan bakar.
Analisa Intensitas Cahaya Matahari Terhadap Daya Keluar Dan Efesiensi Pada Panel Surya Siswanto, Jatmiko Edi; Rahayu, Erna
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i2.391

Abstract

Analias ini membahas tentang pengaruh intensitas cahaya matahari terhadap daya yang dikeluarkan oleh panel surya tipe polycrystalline silicone. Pengujian dilaksanakan pada pagi hingga sore hari dan mendapatkan hasil intensitas tertinggi 1142,8 Watt/m2 dengan arus 7,38 A dan tegangan sebesar 21 V. Dan intensitas matahari terendah berada diangka 288,1 Watt/m2 dengan arus 1,42 A dan tegangannya 20,4V , Intensitas Cahaya  nilai terbesar 1143 W/m2    pada pulukl 12,00  dan nilai terkecil 288 W/m2 dengan rata rata sebesar 717 w/m2, Daya input terbesar pada pukul 12.00 sebesar 789 Wat  dan  daya output tebesar 98 Wat, daya input rata rata sebesar 495 Watt dan  rata rata sebesar 58 watt  untuk daya output dan Efesiemsi terbesar pada pulul 13.00 sebesar 12,5% dan Efesiemsi terkecil 9,8 %  pada pulul 08.00 .dengan eara rata efesiensi  11,2 %. Kata kunci : Panel surya, Imtesitas, Daya , efisiensi .  
Pengaruh Berat Roller Dan Kecepatan Putaran Primary Dan Secondary Roller Motor Scoopy Stylish 2019 Pada Kondisi Tanpa Beban Joranda, Adjie; Tonadi, Een; Silaen, Antonius FA
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi berat roller (10 g, 13 g, dan 15 g) serta kecepatan kendaraan (20, 40, dan 60 km/jam) terhadap putaran pulley primer dan sekunder pada sistem transmisi otomatis (CVT) sepeda motor Honda Scoopy Stylish 2019 dalam kondisi tanpa beban. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3×3, menghasilkan 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat roller dan kecepatan kendaraan berpengaruh signifikan terhadap putaran pulley. Roller 10 g menghasilkan putaran primer tertinggi, mencerminkan akselerasi optimal pada semua kecepatan, namun pada kecepatan tinggi, roller 15 g menunjukkan efisiensi rotasi lebih tinggi pada pulley sekunder. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan berat roller harus disesuaikan dengan kebutuhan berkendara, di mana roller ringan cocok untuk akselerasi cepat dan roller berat lebih sesuai untuk efisiensi dan stabilitas pada kecepatan tinggi.
Rancang Bangun Alat Pencacah Sayuran Dengan Variasi 3 Jenis Mata Pisau Berkapasitas 1 Kg/Menit Untuk Pakan Unggas Alminson, Pego; Erizal, Erizal; Tonadi, Een
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.482

Abstract

The livestock sector plays a significant role in providing quality feed to support the growth and productivity of poultry. Vegetables are widely used as an alternative feed, but the chopping process is still often done manually, which is time-consuming, labor-intensive, and produces uneven cuts. This study aims to design and build a vegetable chopper equipped with three types of blades and a chopping capacity of 1 kg per minute. The research method includes literature studies, conceptual design, manufacturing process, and testing of the chopped results. The machine consists of a 2.2 kW electric motor with 2850 RPM, an 8 cm long shaft, and three types of blades. The test results show that using three blades produces the most uniform chopped results, meeting the poultry feed standards (50–100 mm). This tool is expected to assist small and medium-scale farmers in preparing poultry feed more efficiently and hygienically.
Perencanaan Mesin Ripple Mill Pada Stasiun Pengolahan Biji Kelapa Sawit Dengan Kapasitas 6 Ton/Jam Jidil, Jidil; Niharman, Niharman; Halil , M
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.483

Abstract

Mesin Ripple Mill adalah salah satu mesin yang ada di kernel station yang berfungsi untuk memecah biji kelapa sawit dengan memanfaatkan gaya sentrifugal (menjauhi pusat putaran) yang dihasilkan oleh mesin ripple mill, biji keluar dari rotor dan dibanting dengan keras yang akan meyebabkan cangkang pecah. Semakin berkembangnya pertanian kelapa sawit, maka semakin berkembang pula pabrik kelapa sawit. Baik yang berkapasitas besar maupun berkapasitas kecil. Sehingga pabrik tersebut membutuhkan banyak mesin pengolahan kelapa sawit, salah satunya adalah mesin ripple mill (mesin pemecah biji). Perencanaan mesin ripple mill ini memiliki kapasitas 6 ton/jam dengan kapasitas pabrik 30 ton tandan buah segar/jam. Perencanaan mesin ini denggan kecepatan putaran poros penggerak 1440 rpm dan daya motor 132 Hp. Daya yang dihasilkan akan digunakan untuk memecah biji kelapa sawit dengan kapasitas 6 ton/jam, dengan harapan biji kelapa sawit yang di hasilkan masih utuh.
Analisis Pengaruh Umur Dan CC Kendaraan Terhadap Emisi Gas Buang Pada Sepeda Motor Injeksi Mengunakan Bahan Bakar Ron 92 Karnova, Guspin; Tonadi , Een; Silaen , Antonius FA
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.480

Abstract

Abstract-This study aims to analyze the effect of vehicle age (year of assembly) and engine capacity (CC) on exhaust emissions of injection motorcycles using RON 92 fuel. The exhaust emissions tested include carbon monoxide (CO), hydrocarbons (HC), and carbon dioxide (CO₂). The method used is an experimental quantitative approach with direct texting on six EFI (Electronic Fuel Injection) technology motorcycles from various assembly years and engine capacities. Measurements were made using a gas analyzer under idle conditions for 30 minutes. The results showed that motorcycles with older assembly years (2009) and smaller engine capacities (110cc) tended to produce higher CO and HC emissions than newer vehicles. However, emission levels are also influenced by vehicle maintenance conditions, not just age and engine capacity. This study is expected to be a reference in efforts to control air pollution and increase public awareness of the importance of vehicle maintenance and the use of environmentally friendly fuels
Pengaruh Variasi Jumlah Dan Konfigurasi Rangkaian Kelistrikan Peltier Pada Modul Termoelektrik Terhadap Performansi Cooling Box Mahendra , Putu Gede Widhi; Widayana, Gede; Wiratmaja, I Gede
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jumlah dan konfigurasi rangkaian Peltier pada sistem pendingin termoelektrik (Thermoelectric Cooling/TEC) terhadap performansi cooling box. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan modul Peltier tipe TEC1-12706 sebanyak dua hingga empat buah, yang disusun dalam konfigurasi kelistrikan seri dan paralel. Variabel yang diamati meliputi konsumsi daya listrik dan capaian suhu terendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konfigurasi rangkaian kelistrikan seri menghasilkan konsumsi daya listrik lebih tinggi dibandingkan rangkaian kelistrikan paralel dengan selisih persentase peningkatan konsumsi daya listrik sebesar 24,2% pada penggunaan 4 buah peltier. Capaian suhu terendah konfigurasi rangkaian kelistrikan seri tercatat 9,71% lebih rendah dibandingkan konfigurasi rangkaian kelistrikan paralel. Dari hasil penelitian dapat dilihat juga bahwa semakin banyak jumlah peltier yang digunakan mengakibatkan semakin besar kapasitas perpindahan panas yang terjadi. Secara keseluruhan, konfigurasi rangkaian kelistrikan seri dinilai lebih optimal karena mampu mencapai temperatur kabin terendah meskipun memerlukan konsumsi daya listrik yang lebih tinggi.
Pengolahan Limbah Cair Industri Petroleum Menggunakan Membran Komposit PVDF/Karbon Aktif/TiO2 Martini, Sri; Marhaini; Khairil Iksani; Elfidiah
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.500

Abstract

Industri perminyakan menghasilkan limbah cair berminyak dalam jumlah yang signifikan. Hal ini memerlukan strategi pengolahan yang efektif untuk menghindari permasalahan terkait lingkungan. Dalam penelitian ini, dikembangkan membran komposit berbahan dasar polyvinylidene fluoride (PVDF), karbon aktif (AC) dari kulit singkong, serta TiO₂, yang ditujukan untuk mengolah limbah cair kilang minyak mentah dengan kandungan pencemar organik dan anorganik yang tinggi. Dalam penelitian ini, membran difabrikasi dengan variasi konsentrasi AC/TiO₂ sebesar 0, 1, 2, dan 3% untuk mengevaluasi pengaruh komposisi komposit terhadap kualitas permeat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran dengan penambahan AC/TiO₂ sebesar 3% memberikan kinerja paling optimal. Pada rasio tersebut, efisiensi penyisihan mencapai lebih dari 40% for BOD5,  40% for COD, 80% for oil and grease, 69% for sulfida and 60% for amonia. Dengan demikian, membran komposit berpotensi menjadi alternatif yang andal untuk pengolahan limbah cair industri. penelitian lanjutan diharapkan dapat lebih mengeksplorasi integrasi membran komposit dengan teknik pengolahan lain untuk memperpanjang umur membran sekaligus meningkatkan kualitas limbah cair.
Analisis Pengaruh Penambahan Kaca Film 80% pada Panel Surya Terhadap Efisiensi dan Daya dengan Variasi Sudut Kemiringan 0°, 15°, dan 30 ° Rahayu. EW, Erna Rahayu. EW; Siswanto, Jatmiko Edi
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.502

Abstract

Pada Penelitian ini bertujuan mengetaui pengaruh penambahan kaca film tingkat kegelapan 80%, serta menentukan sudut kemiringan optimal dengan mengetahui efisiensi pada variasi sudut kemiringan. Metode pengambilan data yang akan dilakukan ini adalah studi literatur dan eksperimen pengembangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan sudut kemiringan dengan nilai rata-rata efisiensi terbesar tanpa menggunakan kaca film 80% terdapat pada sudut kemiringan 15° yaitu dengan rata rata efesiensi 26,47%, dan menggunakan kaca film pada sudut kemiringan 0° yaitu dengan rata-rata efesiensi 11,85%. Sedangkan daya luaran yang didapat menunjukkan sudut kemiringan 0° dengan nilai rata-rata terbesar tanpa menggunakan kaca film 80% terdapat pada sudut kemiringan 0° yaitu dengan rata rata daya 103,27 watt dan menggunakan kaca film pada sudut kemiringan 0° yaitu dengan rata-rata efesiensi 37,66 watt .
Design and Construction of an IoT-Based Coconut Milk Processing Machine to Become VCO Idris, Mahmud; Agussationo, Yudhi; Zaqy, Sandi Yudha Barri
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal INOVATOR-On Progress
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i2.503

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) is a processed product from coconut flesh in the form of a clear, tasteless liquid with a distinctive coconut aroma. VCO is obtained through processing coconut milk with several methods, namely the gradual cooking method, the oil fishing method, and the fermentation method. Of these three methods, gradual heating is the most commonly used. This process requires a stable heating device to produce quality VCO. Therefore, to maintain the stability of the heating, precise control is required in the gradual heating method. The heating device is designed to streamline the processing process with an IoT-based control system. This VCO processing device is designed with a temperature control system using an NTC sensor with a high accuracy of ±1.5°C to ensure temperature stability during the coconut milk heating process using a dual-core ESP32 microcontroller that has WiFi connectivity features, thus enabling integration into the Internet of Things (IoT) system for remote monitoring. For the heating process, this device is equipped with a 220V 400W heating element controlled by a Solid State Relay (SSR), so that the temperature can be precisely controlled in the range of 60–90°C.