cover
Contact Name
Abdul Halim Fathani
Contact Email
jpm@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpm@unisma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPM : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 24424668     EISSN : 26564564     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JPM : Jurnal Pendidikan Matematika (Journal of Mathematics Education) published by Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education in Malang Islamic University. Publish twice a year in February and August. Contains writings that are taken from the results of the research as well as the results of deep (conceptual) thinking in the field of mathematics education and learning. The focus and scope of this journal include: (1) Development of a model, (2) Media development, (3) Development of mathematics teaching materials, (4) Knowledge of pedagogical content, (5) Evaluation of mathematics learning, (6) The process of mathematical thinking, (7) Study of the theory and practice of mathematics learning, and (8) Study of mathematical integration.
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
Pengembangan Medıa Vıdeo Anıması Stopmotıon dalam Mata Pelajaran Matematıka SMP Materı Kekongruenan Choirunisa Firda Haryanti
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.16804

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa adalah penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran matematika. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah video animasi stopmotion. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media video animasi stopmotion serta untuk mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media video animasi stopmotion dalam pelajaran matematika SMP materi kekongruenan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan produk yang akan dikembangkan berupa media video animasi stopmotion untuk materi kekongruenan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP kelas IX. Instumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi untuk para ahli pembelajaran dan ahli media pembelajaran untuk mengetahui kevalidan produk yang dikembangkan serta angket respon siswa dan guru untuk mengetahui kepraktisan produk yang dikembangkan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dihasilkan media pembelajaran berupa media video animasi stopmotion dalam mata pelajaran matematika materi kekongruenan. Tingkat kelayakan dari media video animasi stopmotion yang dikembangkan memperoleh nilai dari ahli pembelajaran 87,5% dengan kriteria sangat valid dan dari ahli media pembelajaran 83,3% dengan kriteria valid. Oleh karena itu, media video animasi stopmotion yang dikembangkan oleh peneliti dinyatakan valid dan dapat layak digunakan dalam proses pembelajaran kekongruenan.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Melalui Media Origami pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Banda Aceh Indah Suryawati
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.17542

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang dipelajari mulai dari jenjang Sekolah Dasar sampai kejenjang selanjutnya, oleh karena itu penguasaan pelajaran matematika di Sekolah Dasar harus benar-benar mendapat perhatian khusus dari guru, sehingga tidak terjadi miskonsepsi pada jenjang seterusnya(Nabila, N, 2021). Salah satu tujuan pembelajaran  matematika yang dirumuskan dalam Kemendikbud 2013 yaitu siswa mampu memiliki kemampuan komunikasi matematis. Karena dengan kemampuan komunikasi matematis, siswa dapat menyampaikan  gagasannya baik secara lisan maupun tulisan, sehingga dalam proses pembelajaran dapat terbentuk pemahaman dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah dengan menggunakan media origami dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif, sedangkan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperiment Pretest-Postest Control Group Design. Sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik random sampling karena VA merupakan kelas inti, maka yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah kelas VB dan kelas VC, dimana kedua kelas tersebut memiliki kemampuan yang setara. Data pada penelitian diambil dengan cara memberikan soal pretes dan postes kemampuan komunikasi matematis tentang materi bangun ruang. Selanjutnya untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada penelitian ini dilakukan dengan rumus uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada N-gain kemampuan komunikasi matematis siswa  memiliki nilai Sig. (2-tailed) = 0,004. Karena nilai Sig. (2-tailed) < taraf Signifikansi (α =0,05), sehingga Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan media origami lebih baik dari pada yang diajarkan  dengan model pembelajaran konvensional.
Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Kemandirian Belajar Dimoderasi oleh Self Efficacy (Studi Kasus Pada SMA Kristen Petra Kefamenanu) Cecilia Novianti Salsinha; Hendrika Bete; Eva Binsasi
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.17685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring yang telah dialami oleh siswa terhadap kemandirian belajar siswa melalui self efficacy matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan analisis jalur dalam proses pengolahan data. Disamping itu penggunaan analisis regresi sederhana dan berganda tetap digunakan mengingat terdapat variabel intervening sehingga memungkinkan penggunaan analsisis regresi. Data diperoleh melalui angket yang kemudian diolah untuk menjawab beberapa rumusan masalah yang berkaitan dengan implementasi pembelajaran daring, pengaruhnya pada kemandirian belajar melalui self efficacy matematis siswa. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa SMA Kristen Petra Kefamenanu khususnya kelas XI yang terdiri dari  44 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh paling besar adalah pengaruh bersama Pembelajaran Daring dan Self Efficacy terhadap Kemandirian Belajar sebesar 51%, diikuti oleh pengaruh secara langsung Self Efficacy terhadap Kemandirian Belajar sebesar 44,7% dan pengaruh secara langsung Pembelajaran Daring Terhadap Self Efficacy sebesar 38,6% serta pengaruh secara langsung pembelajaran daring terhadap terhadap kemandirian belajar yaitu sebesar 37,6%. Hal yang menarik adalah bahwa kemandirian belajar siswa akan meningkat jika pembelajaran daring dilakukan dengan menekankan pada self efficacy matematis siswa.
Pengembangan E-Modul Logika Matematika Dengan Heyzine untuk Menunjang Pembelajaran di SMK Ni Ketut Erawati; Ni Kadek Rini Purwati; I Dewa Ayu Putri Diah Saraswati
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.16245

Abstract

Modul adalah salah satu sumber belajar. Oleh karena itu perlu disusun suatu modul yang dapat digunakan secara mudah dan praktis. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mengembangkan e-modul (modul digital) matematika dengan heyzine yang valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Desain pengembangan yang digunakan adalah Model Plomp. Adapun tahapan-tahapan dalam pengembangan yaitu: penelitian awal, fase pengembangan, dan fase penilaian. Uji coba lapangan dilakukan pada siswa kelas XI SMK N 1 Denpasar. Hasil pengembangan e-modul menunjukkan rata-rata skor dari tiga validator sebesar 85% yang masuk dalam kategori sangat valid. Hal ini berarti e-modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran oleh guru dan siswa. Hasil uji kepraktisan dari sisi siswa menunjukkan angka sebesar 90% dan dari sisi guru sebesar 96% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil evaluasi dengan melihat hasil belajar siswa menunjukkan semua siswa tuntas dengan nilai di atas KKM yaitu 76 sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul logika matematika sangat efektif.  Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa e-modul yang dihasilkan valid, praktis, dan efektif. Kelebihan e-modul yang dikembangkan adalah e-modul dilengkapi dengan soal online melalui tautan yang diberikan, sehingga dapat memberikan umpan balik secara langsung pada siswa. 
Kemampuan Komunikasi Matematis: Sebuah Systematic Literature Review dengan Analisis Bibliometrik Menggunakan Vos Viewers Zahra Maya Syamsyiah; Sri Amelia; Samsul Maarif
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.16352

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki oleh setiap siswa pada proses pembelajaran khususnya matematika. Karena dengan adanya kemampuan tersebut, siswa akan berani dalam menyampaikan pendapatnya atau mengungkapkan idenya mengenai matematika secara lisan maupun tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan penelitian mengenai komunikasi matematis yang berhubungan dengan pemecahan masalah . Metode dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP) untuk mencari data dan VosViewers untuk menganalisisnya.Hasil dari penelitian ini adalah mengenai tren, gap, serta kebaruan dari topik kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah. Distribusi Systematic Literature Review (SLR) ini menunjukkan bahwa masih jarangnya artikel yang membahas topik komunikasi matematika yang membahas pemecahan masalah . 
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining dengan Pendekatan Kontekstual Terhadap Kemampuan Multirepresntasi Matematis Siswa pada Materi Penyajian Data Di Kelas VII SMPN 12 Singkawang Rizan Alfisa; Mariyam Mariyam; Nurul Husna
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.16466

Abstract

Kemampuan multi representasi matematis siswa berperan penting dalam pembelajaran matematika Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Student Facilitator And Explaining terhadap kemampuan multirepresentasi matematis siswa, ketuntasan individual dan ketuntasan klasikal, dan aktivitas belajar siswa menggunakan model Student Facilitator And Explaining pada materi Penyajian Data Di Kelas Vii Smpn 12 Singkawang Penelitian ini menggunakan Desain Quasi Experimental Design dengan rancangan yang dipilih adalah Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas VII SMP Negeri 12 Singkawang yang terdiri dari empat kelas yang berjumlah 114 siswa.Sampel diambil dengan teknik purposive sampling.Adapun jumlahnya terdiri dari dua kelas yaitu kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIB sebagai kelas kontrol. Hasil perhitungan menunjukkan:1)  adanya perbedaan kemampuan multi representasi matematis siswa pada kelas yang menggunakan model Student Facilitator And Explaining dan yang menggunakan model pembelajaran langsung; 2)  Hasil perhitungan menunjukkan adanya perbedaan kemampuan multi representasi matematis secara signifikan pada kelas yang diajarkan dengan model Student Facilitator And Explaining dan yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung; 3) Analisis lembar obsservasi aktivitas belajar siswa menunjukkan aktivitas belajar siswa secara keseluruhan tergolong aktif
Pengembangan Media Video Animasi Stopmotion dalam Mata Pelajaran Matematika SMP Materi Kekongruenan Choirunisa Firda Haryanti
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.16804

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa adalah penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran matematika. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran adalah video animasi stopmotion. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media video animasi stopmotion serta untuk mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media video animasi stopmotion dalam pelajaran matematika SMP materi kekongruenan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan produk yang akan dikembangkan berupa media video animasi stopmotion untuk materi kekongruenan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP kelas IX. Instumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi untuk para ahli pembelajaran dan ahli media pembelajaran untuk mengetahui kevalidan produk yang dikembangkan serta angket respon siswa dan guru untuk mengetahui kepraktisan produk yang dikembangkan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dihasilkan media pembelajaran berupa media video animasi stopmotion dalam mata pelajaran matematika materi kekongruenan. Tingkat kelayakan dari media video animasi stopmotion yang dikembangkan memperoleh nilai dari ahli pembelajaran 87,5% dengan kriteria sangat valid dan dari ahli media pembelajaran 83,3% dengan kriteria valid. Oleh karena itu, media video animasi stopmotion yang dikembangkan oleh peneliti dinyatakan valid dan dapat layak digunakan dalam proses pembelajaran kekongruenan.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Melalui Media Origami pada Siswa Sekolah Dasar di Kota Banda Aceh Indah Suryawati
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.17542

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang dipelajari mulai dari jenjang Sekolah Dasar sampai kejenjang selanjutnya, oleh karena itu penguasaan pelajaran matematika di Sekolah Dasar harus benar-benar mendapat perhatian khusus dari guru, sehingga tidak terjadi miskonsepsi pada jenjang seterusnya(Nabila, N, 2021). Salah satu tujuan pembelajaran  matematika yang dirumuskan dalam Kemendikbud 2013 yaitu siswa mampu memiliki kemampuan komunikasi matematis. Karena dengan kemampuan komunikasi matematis, siswa dapat menyampaikan  gagasannya baik secara lisan maupun tulisan, sehingga dalam proses pembelajaran dapat terbentuk pemahaman dengan baik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah dengan menggunakan media origami dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif, sedangkan desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperiment Pretest-Postest Control Group Design. Sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik random sampling karena VA merupakan kelas inti, maka yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah kelas VB dan kelas VC, dimana kedua kelas tersebut memiliki kemampuan yang setara. Data pada penelitian diambil dengan cara memberikan soal pretes dan postes kemampuan komunikasi matematis tentang materi bangun ruang. Selanjutnya untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada penelitian ini dilakukan dengan rumus uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada N-gain kemampuan komunikasi matematis siswa  memiliki nilai Sig. (2-tailed) = 0,004. Karena nilai Sig. (2-tailed) < taraf Signifikansi (α =0,05), sehingga Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan media origami lebih baik dari pada yang diajarkan  dengan model pembelajaran konvensional.
Analisis CHAID Prediksi Ketepatan Waktu Lulus Berdasarkan Penguasaan Kompetensi Mahasiswa dengan dan tanpa Prediktor Utama Siti Nurul Hasana; Nuse Aliyah Rahmati; Isbadar Nursit
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.17641

Abstract

Kemampuan metode CHAID sebagai teknik nonparametrik berbentuk algoritma pohon klasifikasi yang efektif untuk data berukuran besar serta kemudahan interpretasi model prediksi yang berbentuk pohon keputusan menjadikan CHAID bermanfaat untuk membantu dalam proses analisis data pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan perbedaan hasil prediksi ketepatan waktu lulus mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang berdasarkan pada penguasaan kompetensi menggunakan metode CHAID dengan dan tanpa penentuan prediktor utama. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada tidaknya penentuan prediktor utama memberikan perbedaan pada variabel-variabel prediktor yang terlibat untuk memprediksi variabel terikat dan juga pada segmentasi target yang ingin dicapai untuk tujuan prediksi variabel terikat. Akan tetapi, ada tidaknya penentuan prediktor utama tersebut tidak mempengaruhi jumlah prediktor yang terlibat dan tingkat akurasi analisis CHAID yang dilakukan.The ability of CHAID method as a nonparametric technique which is an effective classification tree algorithm for large data size as well as the decision tree prediction model which is easier to be interpreted make CHAID useful to help in educational data analysis. This paper aims to describe differences in predicting student’s graduation accuracy of Teacher Training and Education Faculty, University of Islam Malang, based on the competence mastery using CHAID method with and without determining a main predictor. The results conclude that determining or not determining the main predictor gives differences to the predictor variables involved and also to the segmentation targets in predicting dependent variable. However, the determining or not determining the main predictor does not affect the number of predictors involved and the level of accuracy of the CHAID analysis carried out. 
Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Kemandirian Belajar Dimoderasi oleh Self Efficacy (Studi Kasus Pada SMA Kristen Petra Kefamenanu) Cecilia Novianti Salsinha; Hendrika Bete; Eva Binsasi
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i2.17685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring yang telah dialami oleh siswa terhadap kemandirian belajar siswa melalui self efficacy matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan analisis jalur dalam proses pengolahan data. Disamping itu penggunaan analisis regresi sederhana dan berganda tetap digunakan mengingat terdapat variabel intervening sehingga memungkinkan penggunaan analsisis regresi. Data diperoleh melalui angket yang kemudian diolah untuk menjawab beberapa rumusan masalah yang berkaitan dengan implementasi pembelajaran daring, pengaruhnya pada kemandirian belajar melalui self efficacy matematis siswa. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa SMA Kristen Petra Kefamenanu khususnya kelas XI yang terdiri dari  44 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh paling besar adalah pengaruh bersama Pembelajaran Daring dan Self Efficacy terhadap Kemandirian Belajar sebesar 51%, diikuti oleh pengaruh secara langsung Self Efficacy terhadap Kemandirian Belajar sebesar 44,7% dan pengaruh secara langsung Pembelajaran Daring Terhadap Self Efficacy sebesar 38,6% serta pengaruh secara langsung pembelajaran daring terhadap terhadap kemandirian belajar yaitu sebesar 37,6%. Hal yang menarik adalah bahwa kemandirian belajar siswa akan meningkat jika pembelajaran daring dilakukan dengan menekankan pada self efficacy matematis siswa.

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) More Issue