cover
Contact Name
Abdul Halim Fathani
Contact Email
jpm@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpm@unisma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JPM : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 24424668     EISSN : 26564564     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JPM : Jurnal Pendidikan Matematika (Journal of Mathematics Education) published by Mathematics Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education in Malang Islamic University. Publish twice a year in February and August. Contains writings that are taken from the results of the research as well as the results of deep (conceptual) thinking in the field of mathematics education and learning. The focus and scope of this journal include: (1) Development of a model, (2) Media development, (3) Development of mathematics teaching materials, (4) Knowledge of pedagogical content, (5) Evaluation of mathematics learning, (6) The process of mathematical thinking, (7) Study of the theory and practice of mathematics learning, and (8) Study of mathematical integration.
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
Analisis Penggunaan Modul Berbasis REACT Pada Matakuliah Kalkulus Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Mahasiswa Alfiani Athma Putri Rosyadi; Arif Hidayatul Khusna
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i1.5414

Abstract

Mengintegrasikan matematika dengan konteks kehidupan sehari-hari, maupun pengetahuan awal siswa merupakan dasar untuk menjadikan belajar matematika bermakna bagi mahasiswa. Oleh karena itu, pengetahuan yang terpisah, subjek yang berbeda dan topik yang berbeda sepatutnya diramu menjadi keseluruhan yang bermakna dan mahasiswa harus dapat menghubungkan setiap bagian-bagian tersebut dengan kehidupan, minat atau kebutuhan mahasiswa tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan modul berbasis REACT pada matakuliah kalkulus terhadap kemampuan koneksi matematis mahasiswa. Subyek penelitian ini merupakan 5 mahasiswa yang telah menempuh matakuliah kalkulus diferensial. Data penelitian berupa hasil pekerjaan siswa pada modul REACT, disertai hasil wawancara untuk memperkuat hasil yang diperoleh. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa dengan berbantuan modul REACT mahasiswa dapat menghubungkan materi sebelumnya (kalkulus diferensial) dengan materi kalkulus integral, begitu juga mahasiswa dapat menghubungkan materi integral dengan kehidupan sehari-hari. Namun penggunaan modul ini, masih kurang dalam menekankan hubungan kalkulus integral dengan disiplin ilmu lainnya.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Pradina Parameswari; Thoufina Kurniyati
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.6606

Abstract

ABSTRAKSalah satu kompetensi penting yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi perkembangan pendidikan di abad ke-21 adalah kemampuan berfikir kritis. Dengan memiliki kemampuan ini, siswa dapat menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari menggunakan pemikiran yang rasional dan kritis. Menindaklanjuti hal tersebut maka perlu melakukan penelitian untuk mengukur kemampuan berfikir kritis siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berfikir kritis siswa melalui pemberian masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif. Instrumen penelitian berupa satu masalah matematika pada materi geometri dan wawancara. Masalah matematika ini diberikan kepada 23 siswa kelas X MIPA 2. Hasil pekerjaan siswa dianalisis menggunakan indikator kemampuan berfikir kritis yang ditetapkan oleh peneliti, antara lain: interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Dari hasil analisis tersebut diperoleh bahwa: (a) siswa yang memenuhi indikator interpretasi sebanyak 86,9% (20 siswa dapat melakukan interpretasi dengan baik), (b) siswa yang memenuhi indikator analisis sebanyak 47,8% (11 siswa dapat melakukan analisis dengan baik), dan (c) siswa yang memenuhi indikator evaluasi dan inferensi sebanyak 0% atau tidak ada siswa yang memenuhi indikator evaluasi dan inferensi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan berfikir kritis siswa masih rendah yang terlihat pada belum tercapainya indikator analisis, evaluasi, dan inferensi dengan baik. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kemampuan Berfikir Kritis, Memecahkan Masalah Matematika,   ABSTRACTOne of the important competencies which needed by students in facing the development of education in the 21st century is critical thinking skill. By having this skill, students can solve various contextual problems using rational and critical thinking. To respond that statment, it is necessary to make research to measure students' critical thinking skills. Therefore, this study aims to analyze students' critical thinking skills through practice mathematical problems. This study is a qualitative-descriptive research. The instruments is a mathematical problem especially geometry and interviews. This mathematical problem was given to 23 students of Class X MIPA 2. The results of students’ work sheet were analyzed using indicators of critical thinking skills set by the researchers, including: interpretation, analysis, evaluation, and inference. From the results of the analysis it was found that: (a) students who satisfy the interpretation indicator were 86.9% (20 students were able to interpret it well), (b) students who satisfy the analysis indicators were 47.8% (11 students could do the analysis by well), and (c) students who satisfy the evaluation and inference indicators are 0% or none of the students satisfy the evaluation and inference indicators. Based on the results of the study it can be concluded that students’ critical thinking skill is still low as seen in not yet reached indicators of analysis, evaluation, and inference by well.  Keywords: Critical Thinking, Critical Thinking Skills, Solving Mathematical Problem
Struktur Berpikir Siswa Pada Zone of Proximal Development dalam Pembelajaran Discovery Learning Lutfiyah Lutfiyah; Eric Dwi Putra
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.11419

Abstract

Kecemasan yang terjadi pada siswa saat pembelajaran matematika karena adanya hambatan dalam belajar matematika, salah satu cara yang dapat dilakukan guru yaitu dengan memberikan scaffolding oleh guru kepada siswa dengan arahan-arahan atau katakunci yang terbatas, agar dapat menyelesaikan hambatan yang dialami siswa sehingga struktur berpikir siswa dapat mencapai zone of proximal development. Jenis penelitian ini deskriptif, hasil penelitian ini bahwa struktur berpikir S1 tidak sesuai dengan struktur masalah pada bagian Dt, Y3, Ha, dan K, sedangkan struktur berpikir S2, dan S3 tidak sesuai dengan struktur masalah pada bagian Dk, Dt, Y3, Ha, dan K. Untuk mencapai zone of proximal development masing-masing dari S1, S2 dan S3 sangat berbeda terlihat dari struktur berpikir yang telah dicapai, sehingga dalam penelitian ini siswa diberikan scaffolding dari ahli dimana pada zona perkembangan potensial mementingkan adanya bantuan dari ahli (guru) sehingga struktur berpikir yang dimiliki S1, S2 dan S3 sesuai dengan struktur masalah yang diberikan untuk menuju zone of proximal development. Kesimpulannya bahwa struktur berpikir siswa sesuai dengan struktur masalah yang diberikan dengan pemberian scaffolding oleh ahli (guru) kepada siswa sehingga zone of proximal development tercapai.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Majemuk untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis Fitri Andriani; Yerizon Yerizon; I Made Arnawa; Ali Asmar
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.11363

Abstract

Masalah yang ditemui di lapangan adalah kemampuan berfikir kritis matematis peserta didik yang belum optimal. Kemampuan berfikir kritis matematis peserta didik dapat ditingkatkan dengan menggunakan perangkat pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan hasil pengembangan perangkat pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam meningkatkan kemampuan berfikir matematis peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Development Research). Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp yang terdiri dari tiga fase yaitu fase investigasi awal (preliminary research), fase pengembangan atau pembuatan prototype (development or prototyping phase), dan fase penilaian (assessment phase). Pada bagian ini hanya membahas penelitian pada investigasi awal (preliminary research). Instrument yang digunakan pada fase investigasi awal (preliminary research) adalah angket peserta didik, pedoman wawancara guru, catatan lapangan, lembar soal tes pendahuluan. Hasil analisis data pada fase investigasi awal (preliminary research) menunjukkan bahwa 1) rendahnya kemampuan berfikir kritis matematis, 2) kemampuan peserta didik bervariasi, 3) cara belajar peserta didik bervariasi, 4) perangkat yang digunakan guru kurang memfasilitasi peserta didik untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis matematis peserta didik, 5) kurang terlibatnya peserta didik dalam proses pembelajaran, 6) peserta didik sulit memahami Bahasa yang digunakan pada sumber belajar.The problem encountered in the field is that students' mathematical critical thinking skills are not satisfying yet. Students' mathematical critical thinking skills can be improved by using multiple intelligence-based learning tools. The purpose of this study was to determine the process and the results of the development of learning tools based on multiple intelligence in improving students' mathematical thinking skills. This is a development research. The development model used is the Plomp model which consists of three phases, namely the preliminary research phase, the development or prototyping phase, and the assessment phase. This thesis only discusses the preliminary research phase. The instruments used in this research are student questionnaires, teacher interview guidelines, field notes, preliminary test question sheets. The results of data analysis in the preliminary research phase showed that 1) there is a lack of mathematical critical thinking skills, 2) Students have various kinds of abilities, 3) There are differences in students’ learning styles, 4) There is a lack of teaching tools used by the teacher so that the students are not able to improve their critical thinking mathematically, 5) there is lack of students participation in the learning process, 6) It is difficult for students to understand the language used in the learning resources.
Kurikulum dan Pembelajaran Matematika di Jepang dan di Indonesia Hamidah Hamidah; Iwan Junaedi; Mulyono Mulyono; Jaka Wijaya Kusuma
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.11425

Abstract

Perubahan sistem pendidikan menyesuaikan perkembangan zaman yang terjadi, baik itu di Indonesia maupun di Jepang. Perubahan terus dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan serta menstimulus jiwa kreatif guru-guru dalam menerapkan pembelajarannya di kelas kepada siswa. Salah satu syarat wajib pada pendidikan disuatu lembaga pendidikan adalah kurikulum. Kurikulum adalah suatu bagian penting dalam pendidikan dan pengajaran. Adapun beberapa komponen kurikulum yang saling memiliki kaitan antara tujuan pembelajaran, materi, teknik, dan evaluasi, serta merupakan landasan utama sebagai usaha mengembangkan proses pembelajaran pada lembaga pendidikan. Namun ironisnya, negara Indonesia masih berada diposisi yang jauh tertinggal dilihat dari hasil TIMS dan PISA. Negara Jepang ditinjau dari kualitasnya yaitu proses ataupun hasil lebih baik dari negara Indonesia, sehingga dalam proses pengembangan dan perbaikan kurikulum matematika di Indonesia hendaknya berkaca dengan negara Jepang. Secara umum proses belajar matematika di Indonesia bersifat abstrak dan hafalan serta menekankan pembelajaran matematika pada tercapainya kompetensi siswa dan berorientasi pada hasil belajar. Sedangkan, kurikulum di Jepang menekankan kapada pemecahan masalah serta tercapainya kemampuan berpikir logis siswa. Kurikulum negara Jepang tidak memberi target kepada siswanya untuk menguasai semua materi yang ditetapkan, namun memberi target terhadap kedalaman dari proses pembelajarannya.
Implementasi Pembelajaran Daring pada Mata Kuliah Statistik Berbasis Video Nusrotus Saidah
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.11139

Abstract

This study aims to describe the student response and effectiveness of online learning for statistics courses in the Tarbiyah and teacher science faculty, Unisnu Jepara. The sample of this study were students from the faculty of Tarbiyah and teacher training at Unisnu Jepara in the Islamic religious education study program, English language education and primary school teacher education who took statistical courses, as many as 107 students. The research instrument was a questionnaire about student perceptions of video-based online learning distributed via google form. The data analysis technique in this study used descriptive statistics to reveal several indicators of student perceptual responses to online learning in statistics courses. The results of the analysis show that the implementation of online learning using video is 3.77 (good) material aspects, compatibility aspects 3.59 (good), complexity 3.38 (sufficient), triability aspects 3.51 (good) and usefulness aspects 3, 6 (good). With this video-based learning an effort to provide material in the form of video tutorials practicing data analysis with Spss in statistics courses.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Daring berbasis Etnomatematika Pada Materi Persamaan dan pertidaksamaan Linear Kelas X SMA/Sederajat Putri Umairah; Zulfah Zulfah
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.9582

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan langkah pengembangan perangkat pembelajaran Daring berbasis Etnomatematika serta mendeskripsikan kualitas hasil perangkat pengembangan tersebut Kompetensi yang digunakan dalam pengembangan adalah kompetensi Sistem Persamaan dan pertidaksamaan Linear satu variabel Kelas X SMA/SMK sederajat. Salah satu tujuan pembelajaran matematika yang harus dikuasai siswa adalah kemampuan pemecahan masalah. Namun kenyataannya dilapangan siswa masih kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika, khususnya pada materi Sistem Persamaaan dan Pertidaksamaan Linear Satu variabel.  Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp. Model ini dilakukan dalam 3 tahap. Pada tahap pertama adalah fase investigasi awal (preliminary research) dilakukan analisis kebutuhan, analisis kurikulum, analisis siswa dan analisis konsep. Pada tahap kedua adalah fase pengembangan atau pembuatan prototipe (development or prototyping phase) yang didesain sesuai dengan model discovery learning dilakukan evaluasi sendiri, validasi pakar/ahli, evaluasi satu-satu, evaluasi kelompok kecil. Pada tahap ketiga adalah fase penilaian (assessment phase) bertujuan untuk melihat keefektivan perangkat pembelajaran dengan melakukan uji lapangan kelompok besar secara Daring di kelas X TKJ 2 SMKN 1 Bangkinang. Uji coba dilakukan tiga tahap yaitu (1) uji coba/validasi ahli; (2) uji coba terbatas; dan (3) uji coba lapangan. Uji coba lapangan dilaksanakan di SMKN 1 Bangkinang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru terhadap perangkat pembelajaran, lembar penilaian peserta didik terhadap penggunaan dan LKS,. Analisis data kevalidan dan analisis data kepraktisan masing-masing dilakukan dengan cara mengkonversi data kuantitatif berupa skor hasil penilaian menjadi data kualitatif. Analisis data keefektifan tes ketercpaian kompetensi dilakukan dengan cara menentukan persentase ketuntasan minimal,. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari  1 RPP satu lembar,  lembar kegiatan siswa (LKS), dan tes ketercapaian kompetensi pada kompetensi Sistem Persamaan dan Pertidaksaman Linear Satu Variabel; 1 RPP satu lembar,  lembar kegiatan siswa (LKS), dan tes ketercapaian kompetensi pada kompetensi Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran sistem persamaan dan pertidaksamaan Linear memenuhi kualitas valid, praktis, dan efektif. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear memenuhi kriteria valid.
Profil Motivasi Belajar Mahasiswa pad Materi Teori Bilangan di Era Pandemi Covid 19 Cicik Pramesti; Riki Suliana; Suryanti Suryanti
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.13601

Abstract

Pandemi covid-19 berimbas di semua aspek kehidupan, tidak terkecuali pendidikan. Guna memutus penyebaran virus covid 19 ini, diterapkan sistem Work From Home dan Study From Home (Adiwijaya, 2020). Belajar dari rumah hanya dapat dilakukan melalui pembelajaran daring. Pembelajaran daring tersebut tentu mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa. James Drever (Slameto, 2013), menyatakan bahwa motive is an effective factor which operates in determining the direction of an individual’s behavior to wards an end or goal, consioustly apprehended or unconsioustly. Motif merupakan penggerak/daya seseorang melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Sehingga pembelajaran daring akan berhasil jika mahasiswa termotivasi untuk belajar. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah teori bilangan saat pembelajaran daring di era pandemi covid-19. Profil motivasi belajar mahasiswa dideskripsikan melalui dimensi motivasi instrinsik dan dimensi motivasi ekstrinsik. Jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif dengan instrumennya berupa angket. Berdasarkan hasil analisis instrumen angket dapat dideskripsikan bahwa mahasiswa tetap mempunyai motivasi yang tinggi untuk belajar. Hal ini dapat diketahui dari dua dimensi motivasi. Dimensi motivasi intrinsik dapat disimpulkan bahwa belajar mahasiswa sangat dipengaruhi oleh motivasi intrinsik. Mahasiswa sadar bahwa belajar merupakan suatu kebutuhan. Sedangkan pada dimensi motivasi ekstrinsik disimpulkan bahwa mahasiswa terpengaruh dengan adanya dorongan dari luar terkait dengan metode pembelajaran yang digunakan, pemberian nilai bagus (reinforcement positif) dan masa depan yang cerah. Motivasi ekstrinsik tetap diperlukan, mengingat kondisi mood mahasiswa yang sering berubah-ubah. Sehingga motivasi ekstrinsik harus selalu diciptakan untuk siap siaga tatkala motivasi intrinsik berkurang.
Representasi Matematis Mahasiswa Pada Materi Dimensi Tiga Berdasarkan Teori APOS Selama Online Learning Yuli Ismi Nahdiyati Ilmi
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i2.13102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi matematis mahasiswa selama pembelajaran online pada materi dimensi berdasarkan teori APOS. Jenis penelitan ini yaitu kualitaitif deskriptif, subjek terdiri dari 3, yaitu masing-masing berkemampuan rendah, sedang, dan tinggi. Subjek merupakan mahasiswa prodi pendidikan matematika semester 2 yang telah menempuh mata kuliah telaah materi sekolah menengah 1, khususnya pada materi dimensi tiga. Sumber data berupa hasil scan jawaban dan dianalisis melalui prosedur reduksi data, pengkategorian, dan penarikan kseimpulan. Adapun kesimpulan yang diperoleh yaitu S1 sebagai kategori subjek berkemampuan rendah, representasi yang tampak hanya pada aksi dan proses, sedangkan S2 sebagai kategori berkemampuan sedang terlihat representasi pada aksi, proses, dan objek, sedangkan S3 memenuhi representasi aksi, proses, objek, dan skema.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Darıng dengan Pendekatan Problem Based Learnıng untuk Menıngkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematık Mahasıswa Adi Candra Kusuma; Mochammad Junus
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.14367

Abstract

Berbagai kendala dalam mempersiapkan pembelajaran dialami baik oleh mahasiswa maupun dosen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh hasil pengembangan perangkat pembelajaran online dengan pendekatan Problem Based Learning pada mata kuliah matematika yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan Plomp. Hasil validasi ahli dan rekan terhadap perangkat pembelajaran matematika seperti RPS (3,96), RPP (4,05), Bahan Ajar (4,08), LKS (4,11) dan soal (4,07) valid dengan kriteria baik). Hasil nilai uji kepraktisan dari rata-rata observasi pelaksanaan pembelajaran 76,9%, rata-rata respon angket mahasiswa 85,1%, rata-rata angket respon dosen 82,4% dan rata-rata observasi aktivitas kemampuan pemecahan masalah matematis 82%. Dari uji validitas dan uji kepraktisan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran matematika yang dibuat dapat menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terhadap pemecahan masalah non-rutin. Various of obstacles in preparing learning experienced by both students and lecturers. The purpose of this study was to obtain the results of developing online learning tools with a Problem Based Learning approach in valid and practical mathematics courses. The research method used is the Plomp research and development model. The results obtained by experts and colleagues validation of mathematics learning tools such as RPS (3.96), RPP (4.05), Teaching Materials (4.08), Student Worksheets (4 .11) and the question (4.07) is valid with good criteria). The results of the practicality test score from the average observation of learning implementation 76.9%, the average student questionnaire response 85.1%, the average lecturer response questionnaire 82,4% and the average observation of mathematical problem solving ability activities 82%. From the validity and practicality test that the development of mathematics learning tools made can show an increase in students' mathematical problem solving abilities towards solving non-routine problems

Page 11 of 18 | Total Record : 179


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) More Issue