cover
Contact Name
Ahmad Farhani
Contact Email
jurnal.pubbis@gmail.com
Phone
+6285389328231
Journal Mail Official
jurnal.pubbis@gmail.com
Editorial Address
Komplek Stadion Olahraga Sarabakawa Pembataan - Tanjung Tabalong
Location
Kab. tabalong,
Kalimantan selatan
INDONESIA
PubBis : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis
ISSN : 25796240     EISSN : 25501054     DOI : 10.35722/pubbis
Core Subject : Social,
Journal PubBis provides media to publish original articles in the form of a unique new knowledge in the fields of public administration and business administration. This journal opens opportunities for the publication of the existence and research sharing and sustainable efforts development in public and business administration field. Journal of public administration issues the article covers: - Governance, - Public organizations, - Public policy, - Public service, - Management, - Law ethics, - Bureaucratic administration and government. Journal of Business Administration issues the articles covers : - Human resources, - Entrepreneurs, - Technopreneurs and sociopreneurs.
Articles 376 Documents
KINERJA APARAT DESA DALAM RANGKA OTONOMI DESA DI DESA MANTUIL KECAMATAN MUARA HARUS KABUPATEN TABALONG Harahap, Ahmat
Jurnal PubBis Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.557 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v3i2.59

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui dan menganalisis kinerja aparat desa dalam rangka otonomi desa di kantor Desa Mantuil Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong. 2) Untuk mengetahui serta menganalisis kendala-kendala apa saja yang dialami aparat desa dalam pelaksanaan tugas serta wewenangnya di Desa Mantuil Kecamatan Muara Harus Kabupaten Tabalong. Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini adalah: 1) observasi; 2) wawancara. Wawancara merupakan instrument utama yaitu dengan informan kunci seperti kepala desa aparat desa dan masyarakat untuk pembuatan hasil dalam pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan kinerja aparat desa untuk saat ini dapat dikatakan baik, dalam penyelesaian tugas kinerja aparat desa sudah cukup baik hanya saja tingkat kedisiplinan yang masih perlu ditingkatkan agar dapat menghasilkan pembangunan yang lebih berkualitas dan kedepannya menjadi lebih baik. Kendala-kendala yang dihadapi yaitu karena kurangnya koordinasi yang baik sehingga tugas-tugas ada yang tidak terselesaikan tepat pada waktunya, selain itu sumber daya manusia kurang handal menjadi kendala yang menyebabkan pembangunan tertunda. Kata Kunci: kinerja aparat desa; otonomi daerah
PRAKTIK DESENTRALISASI ASIMETRIS DI INDONESIA Hayati, Rahmi; Ifansyah, Muhammad Noor
Jurnal PubBis Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.609 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v3i2.60

Abstract

Tantangan terbesar dalam praktik demokrasi adalah bagaimana proses pembagian kekuasaan, terutama bagi Negara kesatuan Indonesia. Kurang jelasnya aturan hukum dalam pembagian kewenangan menyebabkan bergolaknya daerah-daerah penghasil sumber daya. Konsep desentralisasi asimetris merupakan salah satu jawaban dalam praktik demokrasi di Indonesia. Melalui pendekatan kajian pustaka, tulisan ini mencoba mengurai sedikit persoalan praktik desentralisasi asimetrik di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bentuk desentralisasi asimetris merupakan konsekuensi logis praktik demokrasi di Indonesia. Kata kunci: Desentralisasi Asimetris
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA CV. SUMARNI SITE PT.PAMAPERSADA NUSANTARA KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Rahman, Taufik
Jurnal PubBis Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.815 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v3i2.61

Abstract

Motivasi merupakan serangkaian proses perilaku manusia yang mana perilaku ini dapat mendorong seseorang untuk memberikan kontribusi pada organisasinya dengan tujuan tercapainya tujuan dari organisasi tersebut. Setelah karyawan merasa senang dengan pekerjaannya, para karyawan akan saling menghargai hak dan kewajiban sesama karyawan sehingga terciptalah suasana kerja yang kondusif, pada akhirnya karyawan dengan bersungguh-sungguh memberikan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dan ini berarti kinerja yang maksimal lah yang akan ditunjukan oleh para karyawan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan dibantu dengan program GSCA, jenis penelitian ini yaitu dengan memperoleh informasi yang akurat mengenai motivasi para karyawan melalui evaluasi kinerja dengan cara menyebarkan kuisioner kepada para karyawan untuk memperoleh data yang akurat. Hasil pengujian model menggunakan uji GSCA menunjukan bahwa  Motivasi (X) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja (Y) diperoleh nilai estimate sebesar 0.681, dengan CR sebesar 3.18. Hasil pengujian signifikan, karena CR  > 1,96. Sedangkan Besarnya kontribusi variabel Motivasi (X) terhadap Kinerja (Y) adalah sebesar 54,9%, dan sisanya sebesar 45,1% yang dipengaruhi oleh variabel lain, misalnya seperti Gaya Kepemimpinan, Insentif, Lingkungan kerja, dan lain-lain. Kata kunci : Motivasi, kinerja,
ANALISIS KINERJA PEMERINTAH DESA UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN USAHA TANI DI DESA MATARAH KECAMATAN DUSUN TIMUR KABUPATEN BARITO TIMUR Setiawati, Budi; Farhani, Ahmad
Jurnal PubBis Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.992 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v3i2.62

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Kinerja Pemerintah Desa Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani di Desa Matarah Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur, serta untuk mengetahui dan menganalisis Faktor yang menghambat Kinerja Pemerintah Desa untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani di Desa Matarah Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data, melalui wawancara dan dokumentasi. Informan kunci meliputi PJ Kepala Desa, Kepala Urusan Pemerintahan dan Pembangunan, Ketua BPD, dan dua orang masyarakat. Teknik analisis data model interaktif milik Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Kinerja Pemerintah Desa Matarah kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani selama ini sudah berjalan dengan baik, berdasarkan indikator-indikator: Produktivitas, Responsivitas, Responsibilitas, Akuntabilitas. Faktor yang menghambat Kinerja Pemerintah Desa dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Usaha Tani ialah: Faktor Internal; Kurangnya kemampuan SDM Pemerintah Desa, kenaikan harga material. Faktor Eksternal; Kurangnya partisipasi masyarakat, adanya masyarakat yang tidak mendukung pembangunan infrastruktur jalan usaha tani. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada Pemerintah Desa, dan masyarakat Perlu dilakukan pembinaan dan pelatihan berupa peningkatan kemampuan SDM aparat Pemerintah Desa, Pemerintah Desa perlu mengadakan sosialisasi lebih dalam lagi untuk memberikan pemahaman tentang pola pemikiran masyarakat yaitu, perlunya mendukung pembangunan jalan usaha tani ini guna kesejahteraan masyarakat itu sendiri, Untuk masyarakat perlu kesadaran dari diri sendiri untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur jalan usaha tani, untuk tercapainya sebuah kemajuan. Kata Kunci: Kinerja, Pemerintah Desa, Pembangunan Infrastruktur
KUALITAS PELAYANAN MASYARAKAT DILIHAT DARI ASPEK TANGIBLE (BERWUJUD) PADA PUSKESMAS TANTA KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG Syahrani, Syahrani
Jurnal PubBis Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.587 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v3i2.63

Abstract

Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  dan  menganalisis bagaimanakah  Kualitas  Pelayanan  Di  Puskesmas  Tanta  agar  terciptanya pelayanan  yang  baik  terhadap  masyarakat.  Dalam  hal  ini  untuk  mengetahui Kualitas  Pelayanan  yang  di  berikan  kepada  masyarakat,  peneliti hanya memfokuskan pada satu indikator yaitu pada aspek Tangible (Berwujud). Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif-kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik angket atau kuesioner dengan 30 responden.  Teknik pengumpulan  data  yang  digunakan  yaitu  angket  atau  kuesioner.  Teknik  analisis  data menggunakan tabulasi distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa  Kualitas Pelayanan Masyarakat di llihat  dari  aspek  Tangible  (Berwujud)  pada  Puskesmas  Tanta  Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dapat dikategorikan ?cukup berkualitas?. Kata Kunci: Poli Umum, Kualitas Pelayanan, Pelayanan yang berkualitas
PENGARUH PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN KERJA MELALUI MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN RUMAH SAKIT PERTAMINA TANJUNG KABUPATEN TABALONG Avriyanti, Shinta; Sumarni, Indriati; Zuhro, Ma'rifatus
Jurnal PubBis Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.46 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v3i2.64

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis 1) pengaruh pendidikan terhadap motivasi karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 2) Untuk mengetahui pengaruh pendidikan terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 3) Untuk mengetahui pengaruh pengalaman kerja terhadap motivasi karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 4) Untuk mengetahui pengaruh pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 5) Untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 6) Untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pengalaman kerja, motivasi terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 7) Untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pengalaman kerja melalui motivasi terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong. Penelitian ini termasuk penelitian eksplanatory research. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode pengambilan sampel dengan metode probability sampling Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : 1) Studi kepustakaan; dan 2) Kuesioner atau Angket. Kuesioner atau Angket merupakan instrument  utama dengan sampel 30 responden dari perawat yang bekerja di rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong. Metode analisis data menggunakan Generalized Structured Component Analysis (GSCA). Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Tidak terdapat pengaruh Pendidikan terhadap Motivasi karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 2) Terdapat pengaruh Pendidikan terhadap Kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 3) Tidak terdapat pengaruh Pengalaman kerja terhadap motivasi karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 4) Terdapat pengaruh Pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 5) Tidak terdapat pengaruh Motivasi terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 6) Terdapat pengaruh Pendidikan, Pengalaman Kerja, Motivasi terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong; 7) Tidak terdapat pengaruh Pendidikan, Pengalaman kerja melalui Motivasi terhadap kinerja karyawan rumah sakit Pertamina Tanjung Kabupaten Tabalong. Kata Kunci: Pendidikan, Pengalaman Kerja, Motivasi, Kinerja
EFEKTIVITAS PELAYANAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN NON KOMERSIL DI KECAMATAN TELAGA BAUNTUNG KABUPATEN BANJAR (STUDI TENTANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANJAR NOMOR 4 TAHUN 2012) Susanti, Heni; Noor, Muhammad
Jurnal PubBis Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.493 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v4i1.222

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas jasa Ijin Bangunan (IMB) di Kecamatan Telaga Bauntung di Kabupaten Banjar berdasarkan peraturan daerah nomor 4 dari 2012.  Informasi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melalui studi perpustakaan untuk mengumpulkan data dan informasi melalui responden. Sementara analisis data melalui kualitatif deskriptif untuk mendapatkan kesimpulan akhir. Hasil kajian ini adalah: (a) berlakunya suatu dasar hukum yang tidak memberikan delegasi kewenangan kepada daerah, (b) sistem kerja tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga pelaksanaannya kurang efektif, dan (d) sesuai dengan kebutuhan masyarakat terhadap pa dalam mengatasi pengeluaran dalam pemerintahan adalah dengan (a) pemberdayaan peraturan kabupaten banjar nomor 4 dari 2012 sebagai dasar hukum untuk pokok bahasan dan obyek imb, (b) keterlibatan unit pelayanan sipil yang memadai dan camat sebagai aparat regional yang berpartisipasi dalam membantu imb dan (c) hukum dan peraturan yang memberikan fleksibilitas khusus untuk meminta izin dengan sistem layanan satu atap. Kata Kunci: Layanan ; Imb
IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL RUMAH SAKIT (STUDI STANDAR PELAYANAN MINIMAL RSUD H. DAMANHURI BARABAI KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 129 TAHUN 2008) Widiaswari, Roro Rukmini
Jurnal PubBis Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.809 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v4i1.223

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan pelaksanaan Permenkes No. 129/2008 dilihat dari 21 jenis jasa di H. Damanhuri Barabai Regional Hospital hulu sungai tengah District. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan jenis deskriptif. Kuesioner didistribusikan kepada responden untuk mendapatkan data primer, sementara data sekunder dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan dokumenter yang ditemukan di lapangan. Dengan menggunakan Skala Likert data dianalisis dan disajikan sesuai dengan tujuannya, kemudian menyimpulkan sesuai dengan temuan di lapangan. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah H. Damanhuri Barabai berdasarkan Permenkes nomor 129 tahun 2008 dalam hal aspek 21 jenis layanan yang dianggap termasuk dalam kategori yang sangat baik, karena Skor kriteria interpretasi menyatakan bahwa nilai 84,56% termasuk dalam kategori yang sangat baik. Keywords: pelayanan kesehatan dan karyawan.
PELAYANAN PEMBUATAN SURAT IZIN MENGEMUDI BAGI MASYARAKAT BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KEPOLISIAN RESOR KOTA BANJARMASIN Rahman, ABD; Ambrie, Muslih
Jurnal PubBis Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.754 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v4i1.224

Abstract

Fokus dinamika pada peningkatan kualitas layanan terletak pada kepuasan masyarakat sebagai pemangku kepentingan. Salah satu bentuk layanan responsif yang dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia adalah layanan manajemen SIM untuk orang dengan kebutuhan spesifik. Layanan SIM untuk orang berkebutuhan khusus dalam upaya menyediakan Layanan responsif dan memberikan akses yang setara kepada orang-orang dengan kebutuhan khusus dalam hal menyediakan layanan SIM. Pada saat yang sama, pengembangan studi dan penelitian tentang pelayanan publik untuk orang dengan kebutuhan khusus sangat penting untuk dilakukan. Salah satu hal lain, adalah bahwa masih ada sedikit yang tersedia literatur dan hasil penelitian yang berbicara tentang pola dan mekanisme pelayanan publik yang disediakan Untuk orang-orang dengan kebutuhan khusus. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumen. Hasil Penelitian menunjukkan Pelayanan SIM atas masyarakat berkebutuhan khusus berjalan sudah baik. Hal itu mengacu kepada indikator pelayanan publik yang baik berupa prosedur, kemudahan, kepastian waktu, kedisiplinan, akurasi, kelengkapan sarana prasarana, kenyaman dan keamanan. Adapun kendala yang masih terjadi adalah aplikasi online belum optimal, data base rekam jejak pelanggaran lalu-lintas belum tersedia, sarana kendaraan disabilitas untuk tes belum tersedia, demikian juga portal web pendaftaran dan pengaduan.  Kata kunci : Pelayanan, SIM, Disabilitas
OPTIMALISASI KINERJA PELAYANAN DI SEKTOR PUBLIK BERBASIS PELAKU (INDIVIDU) Setiawati, Budi
Jurnal PubBis Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : stiatabalong.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.312 KB) | DOI: 10.35722/pubbis.v4i1.230

Abstract

Sesuai dengan apa yang disimpulkan oleh  World Development Report 2004 dan hasil penelitian Governance and Desentralization Survey (GDS) 2002, menunjukan bahwa masih terdapat buruknya pelayanan publik dinegeri ini. GDS 2002 menemukan tiga masalah penting yang banyak terjadi di lapangan dalam penyelenggaraan pelayanan publik, yaitu pertama, besarnya diskriminasi pelayanan. Penyelenggaraan pelayanan  masih amat dipengaruhi oleh hubungan per-konco-an, kesamaan afiliasi politik, etnis, dan agama. Kedua, tidak adanya kepastian biaya dan waktu  pelayanan.   ketiga, rendahnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. Ini merupakan konsekuensi logis dari adanya diskriminasi pelayanan dan ketidak pastian tadi. (Agus Dwiyanto, dkk, 2003).        Salah satu mewujudkan kinerja pemerintahan yang bersih dan efisien, tanggap, dan akuntabel dapat dijelaskan dengan mengoptimalisasi kinerja pelayanan publik berbasis pelaku (individu)  dalam managemen kinerja disektor publik (Mahmudi, 2005) adalah sebagai berikut: pertama penampilan, semua Aparatur Sipil Negara baik kedudukan yang paling rendah sampai yang paling tinggi harus memiliki kepribadian dan karakter yang baik  dalam   melayani   masyarakat, Kedua ,disiplin dan ketaatan terhadap aturan, semua apartur dalam menjalankan tugasnya harus mempunyai komitmen dan keteguhan hati,  tekad yang  mantap  dan  janji untuk melakukan atau mewujudkan suatu yang diyakini. Ketiga, Kemauan dan Kemampuan belajar. seluruh aparatur Negara dalam menjalankan   tugasnya harus memiliki prinsip tidak ada yang  tidak bisa  semua bisa apabila ada kemauan yang keras dalam diri individu. Keempat, hubungan dengan pelanggan, bawahan, rekan kerja, dan atasan,  kebersamaan untuk menjalin hubungan yang baik adalah suatu sikap dan perilaku  individu yang  terbawa kedalam suatu ruang atau waktu yang sama menunjukkan tingkah laku secara spontan. Kelima, motivasi diri,  semangat yang berasal dari dalam atau dari luar yang mendorong prilaku individu sampai pada tingkatnya yang tertinggi. Keenam,  Kecermatan, ketelitian, keterampilan, dan kecepatan, dan kualitas dalam bekerja, apabila semua pegawai memiliki ketekunan, cekatan,  kehati-hatian, rajin, mendalami sesuatu pekerjaan yang secara konsisten berkelanjutan sesuai dengan komitmen yang disepakati, kesabaran, tidak emosional, tidak tegesa-gesa. Ketujuh, kemampuan beradaptasi,bekerja sama, dan kerja tim, setiap aparatur  yang  terkena   mutasi    antar  lembaga    maupun  antar  bagian bagian dalam  pekerjaan  harus  dapat  menyesuaikan  diri pada situasi dan kondisi yang baru, walaupun ada pekerjaan atau job yang tidak sesuai dengan latarbelakang pendidikan akibat dari ABS dan Like and des Like.  Kedelapan,Kemampuan mengatasi masalah, keberanian dan kearifan ( mengambil keputusan dan menangani konflik ) dengan cepat dan tepat waktu. Kesembilan, Kemampuan berkomunikasi lisan dan tulisan, seluruh aparatur  dalam    menjalankan  tugas pemberian  pelayanan yang baik mampu berkomunikasi baik secara tertulis  maupun secara lisan. Kesepuluh, Kemampuan memimpin dan mengorganisasi, tugas pemimpin sebagai pelaku melakukan keserasian, keselarasan dan kesimbangan (3K)  terhadap tugas-tugas organisasi. Kesebelas, Loyalitas, sifat rela berkorban dan jiwa pengabdian  terhadap instansi, bangsa, negara, dan  taat  serta setia dalam  menjalankan tugas dan kewajibannya. Kata kunci : Optimalisasi ; Kinerja ; Pelayanan Publik

Page 10 of 38 | Total Record : 376