cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL NERS LENTERA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 151 Documents
Gadget dan Prestasi Belajar pada Usia 13-15 Tahun di SMP Cahaya di Jl. Bulak Banteng Lor No. 68 Surabaya (Gadget and Learning Achievementat of the Age 13-15 Years in Cahaya High School at Bulak Banteng Lor No.68 Surabaya) Rusmini, Ni Putu
JURNAL NERS LENTERA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.171 KB)

Abstract

Pendahuluan: Tanggung jawab siswa sebagai siswa adalah belajar dengan baik, namun kenyataannya mereka sering melalaikan tanggungjawab karena pemakaian gadget. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara permainan gadget dengan penurunan prestasi belajar pada remaja usia 13-15 tahun di SMP Cahaya Surabaya. Metode: Jenis penelitian korelasi cross sectional. Populasi adalah seluruh siswa SMP cahaya berjumlah 960 siswa,dan sampel yang diambil 91 siswa,teknik sampling “Stratified sampling”. Terdapat dua variabel yaitu Variabel Independen adalah Gadget dan Variabel dependen adalah prestasi belajar. Pengumpulan data dengan mengunakan lembar kuesioner untuk gadget dan observasi untuk prestasi belajar. Data di analisis dengan Uji Rank Spearman. Hasil: Didapatkan hasil Sig. 0,905 ≥ 0,05 dengan nilai Correlation Coefficient (-0,13) maka disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara gadget dengan penurunan prestasi belajar pada usia 13-15 tahun di SMP Cahaya Surabaya. Pembahasan: Tidak adanya hubungan dapat disebabkan oleh beberapa faktor misalnya faktor intelektual, mengatur waktu antara belajar dan bermain gadget, mengaplikasikan gadgetnya ke arah yang positif. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pemakaian gadget dengan prestasi belajar.
HUBUNGAN ANTARA PENYAKIT INFEKSI DAN MALNUTRISI PADA ANAK 2-5 TAHUN Betan, Yasinta; Hemcahayat, Monthana; Wetasin, Kanokwan
JURNAL NERS LENTERA Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.558 KB)

Abstract

Introduction: Malnutrition is still a public health issue in Indonesia. In order to achieve Millennium Development Goals’ (MDGs) target, Indonesian government has improved the strategies to reduce the prevalence of malnutrition in children under five years old to be 15.5% in 2015. However, the prevalence of malnutrition including underweight and stunting increased from 17.9% and 35.6% in 2010 to 19.6% and 37.2% in 2013. The aim of this study was to examine the relationship between infection diseases and malnutrition among children 2-5 years old. Method: A cross sectional design was used in this study. Population of the study was children 2-5 years old in Wulanggitang subdistrict, East Flores, East Nusa Tenggara. A total sample of this study was 250 children. Purposive sampling was used to select the participants. Data were collected by face-to-face interview with a questionnaire and anthropometric measurements of weight and height. Achi-square test with α≤ 0.05 was used to analyze the data. Results: This study revealed that out of 250 participants, 40.4% had malnutrition and 58.8% had diseases including diarrhea and/or acute respiratory infection in the past six months. The study also revealed that occurrence of infection diseases (χ² = 48.56, p
Latihan Kultivasi Falun Dafa Dalam Mengontrol Tekanan Darah Orang Lanjut Usia (Lansia) Manungkalit, Maria
JURNAL NERS LENTERA Vol 1 (2013)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.046 KB)

Abstract

Hipertensi pada lansia dapat merupakan dampak dari proses penuaan yang terjadi pada sistem kardiovaskular. Latihan Kultivasi Falun Dafa (KFD) adalah salah satu penatalaksaanaan terapi nonfarmakologi pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untk menganalisis latihan KFD dalam mengontrol tekanan darah lansia dengan hipertensi. Penelitian menggunakan quasy experiment dengan pretest-posttest control group design. Jumlah responden berjumlah 30 orang yang diambil dari populasi lansia dengan hipertensi. Mereka dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu 15 responden sebagai kelompok eksperimen (dengan intervensi KFD) dan 15 responden sebagai kelompok kontrol (tanpa intervensi KFD). Latihan KFD merupakan variabel independen sedangkan tekanan darah adalah variabel dependennya. Data dianalisis dengan paired t test dan independent t-test (p ≤ 0,05). Hasil paired t-test menunjukkan bahwa latihan KFD pada kelompok eksperimen menurunkan secara signifikan tekanan darah sistolik (p=0,0001) maupun tekanan darah diastolik (p=0,0001), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi penurunan pada tekanan darah sistolik (p=0,190) maupun tekanan darah diastoliknya (p=0,503). Hasil independent t-test menunjukkan bahwa pada kelompok eksperimen post-intervensi dan kelompok kontrol post test ada beda yang signifikan, baik pada tekanan darah sistolik (p=0,001) maupun tekanan diastoliknya (p=0,0001). Dapat disimpulkan bahwa latihan KFD berpengaruh dalam mengontrol tekanan darah lansia dengan hipertensi.
DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEBERHASILAN ISTERI UNTUK MENYUSUI (Husband Support in Wife Breastfeeding Success) Wattimena, .; Yesiana, .; Minarti, .; Nainggolan, .; Somarwain, .
JURNAL NERS LENTERA Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.197 KB)

Abstract

Pendahuluan: Angka keberhasilan isteri menyusui minimal selama enam bulan belum mencapai 80% target dari World Health Organization. Suami sebagai pasangan yang ikut bertanggungjawab terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak, diharapkan mendukung isteri dalam masalah menyusui. Bagaimanakah hubungan dukungan suami dengan keberhasilan isteri untuk menyusui? Metode: Dua penelitian dilakukan di dua daerah Surabaya Tengah dengan 30 isteri dan 30 suami. Mereka mengisi kuesioner berskala Likert yang itemnya valid dan reliabel. Kuesioner pertama berisi pernyataan tentang dukungan suami, dan kedua berisi pernyataan tentang keberhasilan menyusui lebih dari enam bulan, baik secara eksklusif atau tidak. Data kedua kuesioner dianalisis secara statistik dengan uji korelasi Spearman. Hasil: Dukungan suami dengan keberhasilan isteri untuk menyusui berkorelasi positif dan signifikan. Pembahasan: Dukungan suami dalam membantu pekerjaan rumah tangga, melibatkan diri dalam merawat anak, memperhatikan asupan isteri yang memadai, memberi isteri dan anak kenyamanan dalam proses menyusui, serta meyakinkan isteri untuk dapat menyusui, merupakan dukungan positif. Dukungan ini berimbas positif pada usaha isteri untuk berhasil menyusui. Kesimpulan: Dukungan suami yang praktis dan emosional, yang meringankan beban isteri dalam berkeluarga serta menghargai dan membesarkan semangat, menjadi kekuatan isteri untuk berhasil menyusui. Temuan ini dapat disosialisasikan dalam program Promosi Kesehatan.
PENGARUH SLOW DEEP BREATHING TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA ( Effect Of Slow Deep Breathing To Decrease Rate Leather Patients Pre Operations Sectio Caesarea ) Zahroh, Roihatul; Maslahatul, Dewi
JURNAL NERS LENTERA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.486 KB)

Abstract

Introduction: Anxiety is an unpleasant and unjustified fear that is often accompanied by physiological symptoms. Slow deep breathing is a conscious action to regulate deep and slow breathing that can have a relaxing effect. Doing slow deep breathing is one type of nonfarmakologis therapy that serves to relax and decrease the level of anxiety. The purpose of this study was to analyze the effect of slow deep breathing on decreasing the anxiety level of patients with preoperative sectiocaesarea.Slow deep breathing techniques done with draw breath slowly, in maximum, next hold the breath for 3 seconds then exhaled slowly (over 10 x permenit). Methods: This research uses One Group Pre test-Post test design. Samples taken as many as 46 respondents by using Purposive Sampling. The independent variables are slow deep breathing and the dependent variable decreases the anxiety level of the patients with preoperative sectiocaesarea. Results: This research data is taken by using observation and interview.The result of Wilcoxon signed rank test statistic in getting the result of decrease of anxiety level (ρ = 0,000) means that there is influence of slow deep breathing to decrease of anxiety level of patient pre operation sectiocaesarea. Discussion: Provision of slow deep breathing is needed for decreased anxiety. Slow deep breathing in addition to decreasing anxiety can also cause immediate psychological effects that can help give a relaxed feeling, relieve tension and relax.
Penerapan Health Belief Model terhadap Keputusan Keluarga untuk Melakukan Kunjungan ke Puskesmas dalam Penanganan Dini Dengue Haemorhagic Fever (DHF) Susanti, .
JURNAL NERS LENTERA Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.469 KB)

Abstract

Pendahuluan: Degue Haemorhagic Fever (DHF) merupakan salah satu penyakit infeksius dan mengancam nyawa pasien. DHF yang diderita pasien sudah mengalami komplikasi berat di wilayah Tembok Dukuh. Penerapan health belief model, pasien mendapat penanganan awal sesegera mungkin. Metode: Desain yang digunakan deskriptif analitik. Populasi keluarga dengan pasien DHF dari Januari 2012 sampai Juli 2014. Clustered digunakan mengambil sampel. Jumlah sampel 65 responden. Variabel independen adalah penerapan health belief model meliputi kerentanan, dirasakan keseriusan, manfaat yang dirasakan, hambatan yang dirasakan, dan isyarat untuk bertindak. Variabel dependen adalah keputusan keluarga untuk mengunjungi Puskesmas dalam penanganan awal DHF. Data dikumpulkan dengan kuesioner terstruktur kemudian dianalisis dengan distribusi frekuensi masing kategori. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kerentanan keluarga berada di kategori sedang, keseriusan yang dirasakan keluarga dalam kategori tinggi, sebagian besar keluarga mendapat manfaat dan mendapat hambatan, dan semua responden memiliki isyarat untuk bertindak. Pembahasan: Keputusan keluarga untuk mengunjungi Puskesmas dalam penanganan awal DHF dipilih beberapa keluarga. Kesimpulan: Disimpulkan sebagian besar keluarga tidak memiliki keputusan mantap untuk mengunjungi Puskesmas dalam penanganan dini DHF. Hal ini dibuktikan ada sebagian keluarga memilih pelayanan kesehatan lain. Petugas kesehatan harus sosialisasi program Puskesmas terkait penanganan dini DHF sehingga keluarga percaya mengunjungi Puskesmas penting untuk penanganan awal DHF.
Literature Review: Pengaruh Terapi Musik terhadap Agitasi pada Lansia Demensia (A Literature Review: The Effect of Musical Therapy on Agitation in Elderly with Dementia) Prabasari P., Ninda Ayu
JURNAL NERS LENTERA Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.222 KB)

Abstract

Pendahuluan: Lansia demensia di Indonesia mendekati satu juta orang. Masalah utama yang muncul pada keluarga dan staff perawatan saat terjadinya agitasi pada lansia demensia. Penanganan perilaku agitasi meliputi penggunaan obat antipsikotik secara umum atau pembatasan fisik, tetapi penanganan tersebut tidak menjamin tidak terjadinya efek samping. Oleh sebab itu terapi musik dapat menjadi alternatifnya. Tujuan dari literature review adalah untuk me-review efektifitas terapi musik dalam mengurangi perilaku agitasi pada lansia demensia. Metode: Literature review dilakukan berdasarkan issue, metodologi, persamaan dan proposal penelitian lanjutan. Kriteria inklusi meliputi penerapan terapi musik pada lansia demensia, dan khususya pada perilaku agitasi. Dari 9 penelitian yang termasuk dalam criteria inklusi semuanya menggunakan metode eksperiman. Populasinya adalah seluruh lansia demensia dan sampel yang digunakan adalah lansia demensia yang mengalami perilaku agitasi. Variabel yang dilakukan pemeriksaan adalah perilaku agitasi, kecemasan dan keluarga. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 8 penelitian yang menyetujui bahwa terapi musik efektif mengurangi perilaku agitasi pada lansia demensia, sedangkan satu penelitian yang berbeda tidak memberikan suatu persetujuan dan menyarankan penelitian lanjutan dengan sampel dan dosis terapi yang lebih adekuat. Beberapa jenis musik tidak spesifik disetujui dan diketahui peneliti. Kesimpulan: Terapi musik efektif menurunkan perilaku agitasi pada lansia demensia.
PENGARUH JALAN PAGI TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANJUT USIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA KALIANGET TIMUR KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP (The Effect of Walking in the Morning to Change of Blood Pressure in Elderly with Hypertension in Kaliang Puspitasari, Dian Ika; Hannan, Mujib; Chindy, Leviana Dea
JURNAL NERS LENTERA Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.844 KB)

Abstract

Introduction: Walking in the morning is a mild activity suitable for elderly people as it can help control blood pressure in the long term. Inability of the elderly to perform daily physical activity can affect blood pressure changes. This study aims to analyze the influence of walking in the morning to changes in blood pressure in the elderly with hypertension. Method: This research pre-experiment design is using one group pre-post test design, with simple random sampling technique. The population in this study were elderly with hypertension in Kalianget Timur Village as many as 71 people, 60 samples. Data analysis using Wilcoxon statistical test. Results: The results showed that before walking in the morning is most (65%) blood pressure sistole 140-159 mmHg and diastole blood pressure entirely (100%)> 100 mmHg. Then after walking in the morning blood pressure decreases most (55%) sistole blood pressure is 140-159 mmHg and almost all (88.3%) diastole blood pressure> 100 mmHg. The result of data analysis obtained p = 0,000 (
Dinamika Psikologis di Dalam Kekurang-Berhasilan Untuk Menyusui Wattimena, Inge; Susanti, Natalia L.; Marsuyanto, Yusep
JURNAL NERS LENTERA Vol 1 (2013)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.17 KB)

Abstract

World Health Organization dan Pemerintah Indonesia menyarankan proses menyusui minimal selama enam bulan. Anjuran ini belum mencapai target yang diharapkan. Untuk mendalami penyebabnya dilakukan penelitian kualitatif pada enam ibu yang kurang berhasil menyusui lebih dari enam bulan. Melalui wawancara semi terstruktur, ungkapan para ibu ditranskripkan serta dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka semula sadar-diri tentang keunggulan Air Susu Ibu (ASI). Kemudian terjadi distraksi oleh faktor-faktor internal (stres fisik/psikis, kurang pengalaman, penurunan semangat/niat, insufisiensi ASI, dan kepentingan pribadi) maupun faktor-faktor eksternal (kurang dukungan, godaan susu formula, dan penolakan bayi). Kuatnya distraksi menyebabkan motivasi ibu melemah dan memilih untuk berhenti menyusui sebelum enam bulan. Keadaan ini membawa dua konsekuensi. Pertama, ibu yang merasa diri, anak, maupun keluarga sejahtera dan tidak terimbas oleh penghentian menyusui, membenarkan pilihan dengan alasan yang rasional. Kedua, ibu yang merasa diri, anak, dan keluarga kurang sejahtera sebagai akibat penghentian menyusui, menyesal, dan kemudian sadar-diri kembali tentang keunggulan ASI.
Kesiapan Mahasiswa Keperawatan Dalam Aspek Pengetahuan Dan General Skills Untuk Menghadapi Asean Economic Community (AEC) 2015 Werdani, Yesiana Dwi Wahyu
JURNAL NERS LENTERA Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : JURNAL NERS LENTERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.851 KB)

Abstract

Pendahuluan: Asean Economic Community (AEC) adalah persaingan pasar bebas di negara-negara ASEAN dalam bidang barang, jasa, investasi, tenaga kerja terdidik, dan aliran modal. Tenaga perawat merupakan salah satu sektor jasa yang memiliki mobilitas luas, sehingga mahasiswa keperawatan yang merupakan ujung tombak generasi dapat memiliki kesempatan untuk meraih peluang kerja yang kompetitif. Tujuan penelitian mengetahui kesiapan mahasiswa keperawatan dalam aspek pengetahuan dan general skills dalam menghadapi Asean Economic Community 2015. Metode: Desain penelitian deskriptif, populasi adalah seluruh mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya. Jumlah sampel sebanyak 106 mahasiswa yang diambil dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Hasil: pengetahuan responden tentang ASEAN dan 3 pilar ASEAN, mayoritas berada pada tingkatan cukup dengan persentase masing-masing secara berurutan yaitu sebesar 61% dan 50%. Mayoritas kemampuan general skills dalam bahasa inggris pada tingkatan baik yaitu sebesar 47% dan kemampuan teknologi informasi pada tingkatan sangat baik 72%. Diskusi: Belum optimalnya pengetahuan responden tentang ASEAN dikarenakan belum cukupnya paparan informasi melalui pembelajaran resmi ataupun media massa. General skills dalam berbahasa inggris dan penguasaan teknologi informasi merupakan bekal dasar dalam menghadapi AEC.

Page 2 of 16 | Total Record : 151