cover
Contact Name
Marselius Sampe Tondok
Contact Email
marcelius@staff.ubaya.ac.id
Phone
+622178881112
Journal Mail Official
psikologi@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jl. Margonda Raya, No.100, Depok, Jawa Barat. 16424
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Gunadarma
Jurnal Psikologi (JPUG) accepts manuscripts based on empirical research, both quantitative and qualitative. Priority is given to quantitative research of the multivariate type. Meanwhile, the Jurnal Psikologi also accepts meta-analysis or systematic review manuscripts that have advantages in terms of novelty or unique variables.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2009)" : 13 Documents clear
PENGARUH PELIBATAN KARYAWAN DALAM PROSES PENYUSUNAN DAN PENERAPAN SISTEM PENILAIAN KINERJA TERHADAP PENINGKATAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN Caecilia Dana Risa; Haryanto Fadholan Rosyid
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelibatan karyawan dalam prosespenyusunan dan penerapan sistem penilaian kinerja terhadap peningkatan kepuasan kerjapada karyawan sebuah penerbitan buku di Yogyakarta. Subjek penelitian terdiri dari 12orang, 6 subjek untuk kelompok eksperimen, dan 6 subjek untuk kelompok kontrol. Kelompokeksperimen dilibatkan dalam proses penyusunan hingga penerapan sistem penilaian kinerja.Dengan melibatkan karyawan dalam proses penyusunan dan penerapan sistem penilaiankinerja maka karyawan akan memiliki kejelasan tujuan penilaian kinerja, mengetahuidengan pasti kinerja apa yang diharapkan, mengetahui sejauh mana kinerja dihasilkan,merasakan keadilan dalam penilaian kinerja, sehingga pada akhirnya kepuasan kerjakaryawan dapat meningkat. Hasil analisis non parametrik Mann-Whitney U menunjukkanbahwa pelibatan karyawan dalam proses penyusunan dan penerapan sistem penilaiankinerja dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan secara signifikan.AbstractThis research was aimed to investigate the impact of employee involvement in performanceappraisal system’s arrangement and implementation process toward employees’ jobsatisfaction increase at a publisher of Yogyakarta. Subjects of the research consist of twelveemployees, six subjects for experiment group and six subject for control group. Experimentgroup was involved in the arrangement and implementation process of performanceappraisal system. By involving the employees in a whole performance appraisal systemprocess, the employees would have the clarity of performance appraisal objectives,understand the expected performance, find out the performance outcomes, perceive thejustice of performance appraisal, in order to increase the employees’ job satisfaction. Mann-Whitney U non parametric analysis result indicated that involving the employees in anarrangement and implementation process of performance appraisal system increased theemployees’ job satisfaction significantly.
KECENDERUNGAN PERILAKU AVOIDANCE PADA ANAK YANG MENGALAMI KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Misbawaty Susy Suardy; Praesti Sedjo
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk kekerasandalam rumah tangga yang dialami subjek, bagaimana perilaku avoidance pada subjekyang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dan faktor penyebab perilakuavoidance pada subjek. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatifdengan pendekatan penelitian studi kasus. Subjek yang digunakan dalam penelitian iniadalah seorang anak perempuan berusia 7 tahun yang mengalami kekerasan dalamrumah tangga. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakanmetode wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa subjek telahmengalami beberapa bentuk tindak kekerasan yang dilakukan oleh orangtuanya.Kekerasan yang dialami subjek berupa pengabaian pemenuhan kebutuhan anak,kekerasan verbal-emosional, dan juga kekerasan fisik. Perilaku avoidance pada subjekdisebabkan karena adanya faktor kekerasan/penolakan dari orangtua dan temansebayanya (peer group). Perilaku avoidancenya dapat dilihat dari beberapa dimensiseperti tingkah laku subjek yang kelihatan (behavioral appearance), perilakuinterpersonalnya (Interpersonal conduct), persepsi dirinya (self-perception), ekspresiafektifnya (affective expression), model kognitifnya (cognitive style), serta mekanismepertahanan dasarnya (primary defense mechanism).AbstractThe purpose of this study is to determine the forms of domestic violence experienced bythe subjects, avoidance behavior subjects who experience domestic violence and thecauses avoidance behavior. In this study, the authors use qualitative methods with casestudy research approach. The subjects in this study was a 7-year-old girl whoexperienced domestic violence. Researcher use interview and observation method. Theresults showed that the subjects had experiencing some form of violence by parents.Violence experienced subjects in the form of neglect needs of children, verbal abuse,emotional, and physical violence. Avoidance behavior on the subject due to the violencefactor and rejection from parents and peers (peer group). Avoidance behavior subjectscan be viewed from several dimensions, such as behavioral appearance, interpersonalconduct, self-perception, affective expression, cognitive style, and the primary defensemechanism
PERAN KOMPETENSI EMOSI TERHADAP KOMPETENSI KEPEMIMPINAN Arie Arumwardhani
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi Indonesia dituntut untuk benar-benar siap menghadapi persaingandan pencapaian prestasi yang maksimal, terutama dari pengembangan sumber dayamanusia. Untuk itu perlu adanya kepemimpinan yang kompeten dalam mengelola organisasiyang mampu menghadapi persaingan pasar dunia. Penelitian ini dilakukan untukmengetahui peran kompetensi emosi terhadap kompetensi kepemimpinan dalam mencapaivisi dan misi organisasi pada badan usaha milik negara khususnya PT Jasa Marga(Persero). Partisipan dalam penelitian ini adalah karyawan PT Jasa Marga (Persero)setingkat manajer madya sejumlah 75 orang dengan tingkat pendidikan mulai diplomasampai dengan Strata 3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi emosiberpengaruh terhadap kompetensi kepemimpinan. Hasil pada pengembangan hipotesisadalah manajemen diri, dan keterampilan sosial berpengaruh terhadap keterampilanmanajerial; kesadaran diri, dan kesadaran sosial berpengaruh terhadap keterampilankonseptual, sedangkan komponen-komponen pada kompetensi emosi tidak berpengaruhterhadap keterampilan humanistis.AbstractIn this globalization era, Indonesia is demanded to be ready to enter the competitive area andgaining the achievement optimally, especially in the human resource development. Toachieve that goal, the leadership competence is a must. A leader should capable to managethe organization perfectly. The aim of this study is to measure the effect of emotionalcompetence of corporation leader towards the leadership competence in achieving theorganization vision and mission. This research is a case study with PT Jasa Marga(Persero) leaders. The participants of this study are 75 leaders with educational backgroundstarting from diploma to doctoral degree. The result shows that emotional competence has aninfluence to leadership competence. More ever, it is also shown that self-management andsocial competence influence managerial skill, self-awareness. Further, social awarenessinfluences conceptual skill, and the other components in emotional competence has noinfluence to humanistic skill.
DUKUNGAN ORANGTUA DAN PENYESUAIAN DIRI REMAJA MANTAN PENGGUNA NARKOBA Retno Widianingsih; MM. Nilam Widyarini
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak orang beranggapan bahwa pengguna narkoba adalah orang yang tidak bermanfaatdan produktivitasnya rendah. Padahal, hal ini tergantung pada penyesuaian dirinya danbagaimana orangtua memberi dukungan terhadap penyesuaian diri mereka di dalammasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris besarnya peranandukungan orangtua terhadap penyesuaian diri remaja mentan pengguna narkoba. Subjekpenelitian ini berjumlah 45 orang. Alat ukur yang akan dipakai untuk mengukur dukunganorangtua dan penyesuaian diri dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Orangtua yangdisusun berdasarkan komponen-komponen dukungan sosial dan Skala Penyesuaian Diridisusun berdasarkan aspek-aspek penyesuaian diri. Teknik analisa data menggunakan ujiregresi sederhana. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa hasil penelitian inimempunyai nilai F sebesar 24.247 dengan signifikansi sebesar 0.000 (P
IKLIM KELAS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA Priyatna Hadinata
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji besarnya kontribusi iklim kelas terhadapmotivasi belajar siswa SMA. Sampel pada penelitian berasal dari populasi siswa SMANegeri 57 Kedoya Jakarta Barat. Teknik sampling yang digunakan adalah samplingberjenjang, di mana terdapat sampel pada setiap tingkatan atau strata. Setiap tingkatandiwakili oleh satu kelas. Subjek penelitian berjumlah 121 siswa. Instrumen penelitianadalah kuesioner. Kuesioner dikembangkan untuk mengukur motivasi belajar dan iklimkelas. Konstribusi iklim kelas diukur menggunakan analisis regresi. Berdasarkan hasilpenelitian diketahui bahwa iklim kelas memberikan kontribusi yang signifikan terhadapmotivasi belajar siswa SMA. Kontribusi yang diberikan dinyatakan oleh nilai koefisiendeterminasi sebesar 31.7%, sedangkan 68.3% dipengaruhi oleh faktor lainnya.AbstractThe aim of this research is to measure the contribution of class climate to learningmotivation in senior high school students. The participants of this research is 121students from SMA 57 Kedoya, West Jakarta. The data is collected by questionairrewith stratified sampling. The questionairre is used to measure the class climate andlearning motivation. The contribution is measured by simple regression. The resultshows significant contribution of class climate to learning motivation in senior highschool students. The coeficient determinant of the contribution around 31.7%, and theother 68.3% is affected by the other variables.
KECERDASAN ADVERSITAS DAN INTENSI SEMBUH PADA PENGGUNA NARKOBA DI PANTI REHABILITASI Anggi Setio Wulandari; Liftiah Liftiah; Tri Esti Budiningsih
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan narkoba atau narkotika dan obat-obatan terlarang, di Indonesia kinisemakin meresahkan. Penyebaran narkoba saat ini sudah banyak tersebar dalammasyarakat. Para pengedar narkoba telah banyak mempengaruhi anak-anak di bawahumur dan bukan lagi anak-anak Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), tetapi jugaanak-anak Sekolah Dasar (SD). Kecerdasan Adversitas (KA-adversity quotient) adalahkemampuan seseorang dalam menghadapi dan bertahan terhadap kesulitan hidup dantantangan yang dialami serta perubahan yang terus menghadang dan menghadapisemua kesulitan tersebut sebagai suatu proses untuk mengembangkan diri dan potensipotensinya.Usaha itu dilakukan mencapai suatu tujuan tertentu. Tujuan dari penelitianini adalah untuk menganalisis hubungan kecerdasan adversitas dengan niat sembuhpada pengguna narkoba. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatifkorelasi. Responden dalam penelitian ini adalah para pengguna narkoba yangmelakukan pengobatan di panti rehabilitasi yang berada di Semarang. Teknikpengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil analisis data yangdilakukan menunjukkan ada hubungan signifikan antara KA dengan intensi sembuh.Korelasinya sebesar 0.789 dengan p = 0.0789. Intensi sembuh pada pengguna narkobadi panti rehabilitasi dalam kategori sedang ke bawah.AbstractNarcotic and its similarity abuse has been troubling Indonesian citizens. Drugs havespread out to society and bring negative impact not only on junior high school studentsbut also on elementary students. It’s not surprisingly then to meet many of drug addictsof adolescences. Adversity quotient is the ability to survive on life difficulties andchallenge, and continuously changing as the processes to self-develop, developpotencies, and reach particular aims. The objective of this study is to analyze therelationship adversity quotient and recovery intention. This research is categorized asquantitative research. The respondents are drugs addicts who are treating inrehabilitation centre of Semarang. Sampling technique deployed is purposive sampling.Result show that there is association between adversity quotient and recovery intentionin which the correlation was r = 0.789 and p = 0.789. Further it is found that adversityquotient level and intention to recover from using drug in rehabilitation centre was lowmedium.
KEKUATAN KARAKTER DAN KEBAHAGIAAN PADA SUKU MINANG Sari Zakiah Akmal; Fivi Nurwianti
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara kekuatan karakter dengankebahagiaan pada suku Minang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitiankuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengambil data. Data penelitiankemudian diolah dengan menggunakan teknik statistik multiple reggression. Partisipandalam penelitian ini berjumlah 165 orang suku Minang yang berdomisili di Sumatera Baratdan Jadebotabek yang berada pada rentang usia 18 sampai dengan 55 tahun. Penelitianmenggunakan alat ukur kebahagiaan yang dikonstruk berdasarkan teori kebahagiaanmenurut Seligman (2002) dan VIA-IS (Peterson dan Seligman, 2004) yang telah dimodifikasi.Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan karakterdengan kebahagiaan. Kekuatan karakter yang secara signifikan memberikan sumbanganterhadap kebahagiaan pada suku Minang adalah bravery, vitality, dan hope. Lima kekuatankarakter yang menonjol pada suku Minang adalah gratitude, kindness, fairness, integrity,dan citizenship.AbstractThe aim of this study is to measure correlation between character power and happiness inMinang ethnic. This research is using quantitave approach and questionnairre for collectingthe data. Multiple regression is using for the data analysis. Participants of this research is165 Minang people who live in West Sumatera and Jadebotabek region whose age from 18 to55 years old. This research is using happiness scale modified constructed from Seligman’stheiry (2000) and VIA-IS from Seligman and Patterson (2004). The result shows significancekontribution from power character such as bravery, vitality and hope to happiness. Beside,five dominant power characters can bee seen from Minang people are gratitude, kindness,fairness, integrity, and citizenship.
FEAR MANAGEMENT OF FLOOD Seto Mulyadi
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is intended to identify the management of fear toward flood of eachresidence and compare fear management of flood between 2 residences. Since fear ismental state, which can be explored by questioning the object, questionnaire is used asresearch instrument. Questionnaire was developed to measure fear management, sothat fear management is categorized as latent variable. Therefore, SEM is used toanalyze data. Result show that from the view of flood fear, there is different betweenhabitants in Kampung Melayu and Kelapa Gading. Habitants in Kampung Melayushown the more risk flood experience than them in Kelapa Gading. As well, it can befound also the different between habitants in the two areas based on fear of floodmanagement. It can be also stated that habitants in Kelapa Gading have bettermanaging the risk of flooding in long term than in Kampung Melayu; whereas habitantsin Kampung Melayu manage the risk of flooding in short term. This result can be usefulinformation to government in order to manage the relocation on the time needed.
HARGA DIRI DAN KECENDERUNGAN NARSISTIK PADA PENGGUNA FRIENDSTER Pradana Saktya Adi; M. Erna Agustina Yudiati
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena jejaring sosial seperti Friendster kian marak dijumpai sebagai saranaberinteraksi dalam dunia maya belakangan ini. Pengguna friendster sendiri adalahkelompok yang unik dengan karakteristik yang unik. Beberapa karakteristik psikologis yangditengarai menjadi ciri kas kelompok ini adalah kecenderungan narsistik dan harga diri.Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan antara kecenderungannarsisistik dan harga diri pada pengguna Friendster. Hipotesis yang diajukan adalah adahubungan negatif antara harga diri terhadap kecenderungan narsisistik pada penggunaFriendster. Semakin rendah harga diri, maka semakin tinggi pula kecenderungan narsisistikpada pengguna Friendster, sebaliknya semakin tinggi harga diri, maka semakin rendah pulakecenderungan narsisistik pada pengguna Friendster. Subjek penelitian memilikikarakteristik, yakni aktif menggunakan Friendster selama minimal enam bulan. Penelitianini menggunakan metode kuantitatif dengan alat ukur Skala Kecenderungan Narsisistik danSkala Harga Diri. Kedua skala tersebut disebar di Kota Yogyakarta dengan menggunakanincidental sampling dan jumlah subjek didapat sebanyak 70 orang. Berdasarkan hasilanalisis didapatkan rxy = -0,346 dengan p
HARGA DIRI DAN PRESTASI BELAJAR PADA REMAJA YANG OBESITAS Adinda Rizkiany Sutjijoso; Miranda D. Zarfiel
Jurnal Psikologi Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

tubuh yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat dapat berpengaruh pada hargadiri dan prestasi belajar mereka. Harga diri dan prestasi belajar saling berhubungan,dimana harga diri mempengaruhi prestasi belajar dan prestasi belajar mempengaruhiharga diri. Remaja yang menderita obesitas sering diasosiasikan dengan memilikiharga diri yang rendah. Lebih lanjut, obesitas juga berpengaruh pada prestasi belajar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan harga diri dan prestasibelajar tersebut pada remaja obesitas. Subyek berjumlah 31 orang, terdiri dari 18 lakilakidan 13 perempuan, berusia antara 14 tahun hingga 18 tahun. Seluruh subyekmerupakan siswa SMA dari 3 sekolah di Jakarta. Skala harga diri disusun berdasarkanCoopersmith Self-Esteem Inventory (1967) dan prestasi belajar dilihat berdasarkannilai rata-rata ulangan harian. Korelasi Pearson menunjukkan bahwa tidak terdapathubungan yang signifikan antara harga diri dengan prestasi belajar pada remaja yangobesitas. Hasil ini dapat disebabkan adanya faktor lain yang terkait dengan harga diridan prestasi belajar serta kemampuan lain yang dimiliki subyek.AbstractObesity is overweight condition which is impinged quite many of adolescens. As amatter of fact, body shapes that do not conform with society expectations can affect selfesteemand academic achievement of adolescene. Self-esteem and academicachievement are related, in which self-esteem could affects academic achievement andthe reverse, academic achievement could affects self-esteem. Obesity in teenagers areoften associated with low self-esteem. Furthermore, obesity also has an effect onacademic achievement. The purpose of this study is to examine the relationship betweenself-esteem and academic achievement at the youth obesity. It’s succeeded to recruit 31subjects, comprising 18 male and 13 female, aged between 14 years to 18 years. Thewhole subject is high school students from three schools in Jakarta. Self-esteem scalebased on Coopersmith Self-Esteem Inventory (1967) and academic achievement basedon the average value of daily tests. Pearson correlation showed that there is nosignificant relationship between self-esteem with academic achievement in this kind ofadolescent. This result can be caused by other factors associated with self-esteem andacademic achievement and other skills possessed by subject.

Page 1 of 2 | Total Record : 13