Jambura Journal of Educational Chemistry
The Journal of Educational Chemistry (JJEC) is the official journal of Chemistry Department, Faculty Mathematic and Natural Science, Gorontalo State University. JJEC is peer-reviewed articles publish articles twice a year in February and August. JJEC typically addresses chemical content, chemical education research, results of thought and research, instructional methods, and laboratory experiments.
Articles
193 Documents
Penerapan Model Quantum Learning Sebagai Upaya Menurunkan Kejenuhan Belajar Siswa Dalam Mempelajari Kimia
Lisnawati, Lilis;
Suryaningsih, Siti;
Muslim, Buchori
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 1 (2020): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (440.798 KB)
|
DOI: 10.34312/jjec.v2i1.2731
Siswa pada umumnya mengalami kejenuhan pada pembelajaran kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model quantum learning sebagai upaya menurunkan kejenuhan belajar siswa dalam mempelajari kimia. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperiment menggunakan desain matching pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di salah satu Sekolah Menengah Atas Swasta. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data mempergunakan teknik non tes, instrumen berupa kuesioner kejenuhan belajar. Teknik analisis data menggunakan SPSS versi 20. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney dari data N-gain yaitu sig.(2-tailed) = 0,093 / 2 = 0.0465 < 0,05 atau H0 ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan model quantum learning berperan sebagai upaya menurunkan kejenuhan belajar siswa dalam mempelajari kimia. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi bagi para guru untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran kimia di sekolah yang dapat menurunkan kejenuhan belajar siswa dalam mata pelajaran kimia.
Analisis Berpikir Kritis Kimia dalam Menyelesaikan Soal Two-Tier Berdasarkan Level Kemampuan Mahasiswa
Manik, Alusti Cundo;
Suryaningsih, Siti;
Muslim, Buchori
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 1 (2020): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (442.515 KB)
|
DOI: 10.34312/jjec.v2i1.2999
Berpikir kritis merupakan salah satu tujuan penting dalam pendidikan untuk menghadapi pembelajaran kimia abad ke-21 namun pada umumnya kemampuan tersebut masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan setiap soal two-tier berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis kimia dan level akademik mahasiswa. Metode penelitiannya deskriptif kualitatif pada 31 mahasiswa semester 2 tahun ajaran 2018/2019 Program Studi Pendidikan Kimia. Subjek dibagi atas tiga kelompok yaitu level kemampuan tinggi (14 orang), sedang (10 orang), dan rendah (7 orang). Instrumen yang digunakan berupa tes soal two-tier. Pengolahan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi (mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa baik secara keseluruhan maupun berdasarkan level kemampuan kimia (tinggi, sedang, rendah) sudah memiliki kemampuan menjelaskan suatu konsep kimia (grafik titrasi) namun masih rendah dalam mambandingkan kekuatan asam basa berdasarkan ikatan O-H dan keelektronegatifan. Sehingga kemampuan berpikir kritis kimia yang dimiliki mahasiswa mampu mendorong dalam memahami konsep-konsep dasar kimia lebih mendalam agar dapat memberikan pemahaman pada tingkat makroskopis maupun mikroskopis.
Implementasi Kecerdasan Emosional dan Minat Siswa pada Pembelajaran Kimia
Sari, Dewi Kurnia;
Suryaningsih, Siti;
Yunita, Luki
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 1 (2020): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.927 KB)
|
DOI: 10.34312/jjec.v2i1.4170
Kimia merupakan pelajaran sulit karena memiliki konsep yang bersifat abstrak. Akibatnya siswa mengalami kesulitan belajar kimia sehingga hasil belajarnya rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi dan kontribusi dari kecerdasan emosional dan minat siswa terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Penelitian berlokasi di dua SMAN Kota Tangerang dengan populasi seluruh kelas X dan 300 siswa sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket kecerdasan emosional dan minat serta nilai ujian akhir semester 1 untuk data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kecerdasan emosional dan minat memiliki korelasi dengan hasil belajar, 2) kecerdasan emosional dan minat memiliki kontribusi pada hasil belajar siswa sebesar 8,94%. Kesimpulannya kecerdasan emosional dan minat berperan dalam meningkatkan pemusatan perhatian siswa pada saat mata pelajaran kimia berlangsung.
Remediasi Miskonsepsi Siswa pada Konsep Asam dan Basa dengan Menggunakan Strategi Konflik Kognitif di Kelas XII MIA MAN 1 Kota Gorontalo
Solang, Sriwanda Van;
Salimi, Yuszda K;
Pikoli, Masrid
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jjec.v2i2.7196
Penelitian ini bertujuan untuk meremediasi miskonsepsi siswa dengan menggunakan strategi konflik kognitif. Desain penelitian ini yaitu one group pretest posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 95 siswa yang terbagi dalam tiga kelas. Data pada penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Tes pemahaman konsep yang diberikan berupa three-tier diagnostic test yang sudah di uji validatas dan relibilitas. Tes yang digunakan sudah dinyatakan valid oleh tim validator dengan kategori timggi (baik) realibilitas r = 0,88 (kategori tinggi) . Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test dengan taraf signifikasi α= 0,05 untuk melihat pergeeran miskonsepsi, uji Liliefors umuk menguji keterlaksanaan sintak. Penentuan kategori tingkat pemahaman siswa untuk mengidentifikasi konsepsi siswa digunakan pilihan ganda tiga tingkat (three- tier diagnostic test) yang dilengkapi dengan Certainty of Response Index (CRI). Certainty Of Response (CRI). Hasil uji Wilcoxon signed-rank test menunjukkan bahwa pada taraf signifikansi α= 0,05 memberikan hasil pada ketiga kelas secara individu masing-masing berada pada nilai 0,000 dan secara klasikal berada pada nilai 0,002; 0,002 dan 0,002. Ini menunjukkan bahwa α -value yang diperoleh lebih kecil dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya, strategi konflik dapat mereduksi miskonsepsi siswa pada konsep larutan asam basa.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Edmodo terhadap Pemahaman Konsep Hidrolisis Garam Siswa SMA ‎Negeri 1 Suwawa
Linggama, Fadila;
Lukum, Astin;
Paputungan, Mardjan
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jjec.v2i2.7100
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi Edmodo terhadap pemahaman konsep siswa pada materi hidrolisis garam. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain nonequivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik sampling purposive. Sampel penelitian untuk kelas ekperimen dan kelas kontrol masing-masing berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data menggunakan tes objektif sebagai instrumen yaitu tes berisi tentang materi hidrolisis garam. Tehnik analisis data untuk menguji hipotesis penelitian adalah statistik uji-t. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata post-tes kelas ekperimen dengan menggunakan aplikasi edmodo yaitu 79,73 sedangkan untuk kelas kontrol dengan menggunakan model pembeajaran discovery learning nilai rata-rata post-tes yaitu 55,46. Hasil analisis data untuk pemahaman konsep siswa menunjukan bahwa dalam taraf nyata 0,05 diperoleh nilai thitung > ttabel atau 20,06 > 1,67 dengan criteria pengujian terima H1. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Penggunaan Aplikasi Edmodo terhadap pemahaman konsep siswa pada materi hidrolisis garam.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Metode Demonstrasi ‎Terhadap Pemahaman Konsep Reduksi Oksidasi pada Siswa Kelas X SMA Negeri ‎‎1 Suwawa
Uge, Asna;
Lukum, Astin;
Rumape, Opir
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jjec.v2i2.7181
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan metode demonstrasi terhadap pemahaman Konsep reduksi oksidasi pada siswa Kelas X SMA Negeri 1 Suwawa. Penelitian ini merupakan penelitian True Experiment Design dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Suwawa dengan sampel penelitian berjumlah 54 siswa, untuk kelas eksperimen berjumlah 27 siswa dan kelas kontrol berjumlah 27 siswa. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan metode demonstrasi dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran discovery learning tanpa demonstrasi. Pengumpulan data menggunakan instrumen dalam bentuk tes pemahaman konsep siswa pada materi reduksi oksidasi. Analisis data menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian dengan taraf signifikan 5%. Nilai t hitung berdasarkan uji t adalah 4,42 yang lebih besar dari t tabel 1,67 pada dk= 52. yang berarti H0 ditolak atau menerima H1. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran discovery learning dengan metode demonstrasi terhadap pemahaman konsep siswa. Kata Kunci: Discovery Learning; Demonstrasi; Pemahaman Konsep; Reduksi Oksidasi.
Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Integrasi Peer ‎Instruction Terhadap Penguasaan Konsep dan Kemampuan ‎Berpikir Kritis SMA Terpadu Wira Bhakti pada Materi Reaksi ‎Reduksi Oksidasi (Redoks)‎
Saeng, Cicilia Yulianti;
Lukum, Astin;
Botutihe, Deasy N
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 3, No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jjec.v3i1.7087
Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing integrasi peer ‎instruction terhadap penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA ‎Terpadu Wira Bhakti pada materi reaksi reduksi oksidasi (redoks). Penelitian ini merupakan ‎penelitian kuantitatif dengan desain penelitian true experimental design dengan rancangan ‎posttest-only control design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 2 SMA ‎Terpadu Wira Bhakti masing-masing kelas berjumlah 24 siswa. Model pembelajaran yang ‎digunakan pada kelas eksperimen adalah pembelajaran inkuiri terbimbing integrasi peer ‎instruction sedangkan pada kelas kontrol adalah pembelajaran konvensional. Instrument ‎penelitian menggunakan tes objektif 20 nomor soal untuk mengukur penguasaan konsep siswa ‎sedangkan tes esay 6 nomor untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik analisis ‎data pada pengujian hipotesis menggunakan uji-t. dengan taraf signifikan α = 0,05. Berdasarkan ‎hasil perhitungan untuk penguasaan konsep siswa thitung = 2,11 > ttabel = 1,68, sedangkan untuk ‎perhitungan kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh nilai thitung = 5 > ttabel = 1,68.‎
Pengembangan Media Pembelajaran Tera-Tera untuk ‎Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Materi Larutan ‎Penyangga
Pakuna, Nurpepi;
Iyabu, Hendri;
Duengo, Suleman
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 3, No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jjec.v3i1.10140
Penelitian ini bertujuan menguji validitas media pembelajaran tera-tera untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi larutan penyangga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Adapun tahap tersebut yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluasi. Namun, dalam penelitian ini hanya sampai tahap development. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar validasi penilaian kelayakan media pembelajaran tera-tera. Kelayakan media tera-tera dinilai oleh 4 orang validator ahli yaitu 3 orang dosen kimia UNG dan 1 orang guru SMA. Hasil validasi pengembangan media pembelajaran tera-tera diperoleh persentase rata-rata 90,00% dengan kriteria sangat valid untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa media pembelajaran tera-tera yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran materi larutan penyangga.
Diagnosa Miskonsepsi Siswa SMA Negeri 1 Telaga Gorontalo ‎pada Materi Termokimia
Sihaloho, Mangara;
Hadis, Sutra S;
Kilo, Ahmad Kadir;
La Kilo, Akram
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 3, No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jjec.v3i1.7133
Tanpa disadari, setiap siswa senantiasa memiliki miskonsepsi pada materi kimia. Diganosa ‎miskonsepsi sejak dini sangat penting untuk menghentikan miskonsepsi agar tidak berpemngaruh ‎pada konsepsi beikutnya dan hasil belajar yang buru. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk ‎mendiagnosa miskonsepsi siswa SMA Negeri 1 Telaga Gorontalo pada materi termokimia dengan ‎cara tes diagnostik pilihan ganda dua tingkat. Sebanyak 25 soal pilihan ganda tersebut telah valid ‎dan reliabel serta diujikan pada 65 siswa SMA tersebut. Hasil yang diperoleh bahwa jumlah siswa ‎yang mengalami miskonsepsi sangat rendah, rendah, dan sedang masing-masing adalah 60 (92%), ‎‎3 (5%), dan 2 (3%). Sementara, miskonsepsi dengan kategori tinggi dan sangat tinggi tidak ‎ditemukan. Indikator materi yang mengalami miskonsepsi banyak adalah soal tentang teori atau ‎konsep dibandingkan dengan perhitungan. Teori tersebut tentnag membedakan jenis reaksi ‎eksoterm dan endoterm dan membedakan macam-macam perubahan entalpi molar. Hal ini ‎mengindikasikan bahwa siswa lebih banyak menghafal daripada memahami materi termokimia. ‎Hasil diagnosa ini dapat dijadikan acuan untuk pembelajran termokimia agar guru dapat ‎menerapkan cara yang tepat dalam pembelajaran
Identifikasi Miskonsepsi Menggunakan Tes Pilihan ‎Ganda dengan CRI Termodifikasi Materi Larutan ‎Elektrolit dan Non Elektrolit
Hasan, Meiske;
Lukum, Astin;
Mohamad, Erni
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 3, No 1 (2021): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34312/jjec.v3i1.10185
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa MAN 1 Kota Gorontalo tentang konsep larutan elektrolit dan non elektrolit dengan menggunakan Tes Pilihan Ganda dengan CRI Termodifikasi. Jenis Penelitian ini adalah deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 1 Kota Gorontalo sebanyak 225 orang. Instrument berupa soal pilihan ganda beralasan terbuka menggunakan CRI Termodifikasi dengan 25 soal pilihan ganda. Data penelitian diperoleh dari hasil tes pilihan ganda beralasan terbuka. Hasil Penelitian menunjukan bahwa menggunakan Tes Pilihan Ganda Dengan CRI Termodifikasi diketahui siswa Kelas X MAN 1 Kota Gorontalo mengalami Miskonsepsi dengan Persentase tertinggi pada indikator menjelaskan penyebab kemampuan larutan elektrolit yakni Miskonsepsi 1 sebesar 25%, Miskonsepsi 2 sebesar 18% dan Miskonsepsi 3 sebesar 12%. Indikator dengan nilai presentase terendah adalah Indikator pengertian larutan elektrolit dan non elektrolit yakni Miskonsepsi 1 sebesar 15%, Miskonsepsi 2 sebesar 10% dan Miskonsepsi 3 sebesar 6%.