cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
ISSN : 25989944     EISSN : 26566753     DOI : -
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan merupakan kumpulan artikel ilmiah ilmu sosial dan pendidikan berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia. Terbit 3 kali setiap tahun pada bulan Maret, Juli, dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 2,509 Documents
Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Materi Mengenal Cara Menghadapi Bencana Alam Dengan Model Cooperative Tipe Circuit Learning Siswa Kelas VI Semester I SDN Batu Kembar Kecamatan Janapria Tahun Pelajaran 2015/2016 Aeniah, Bq
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.617 KB) | DOI: 10.58258/jisip.v4i1.1043

Abstract

Untuk membangkitkan semangat belajar  maka dalam pelajaran IPS  harus memilih metode yang tepat. Metode yang di pilih dalam pembelajaran harus metode dengan pendekatan yang berpusat pada siswa sehingga siswa merasa lebih terdorong untuk turut aktif dalam pembelajaran. Pendekatan Cooperative Circuit Learning merupakan pendekatan dengan konsep dasar yang mewadahi, menginspirasi, menguatkan, dan melatari pemikiran tentang bagaimana metode pembelajaran diterapkan berdasarkan teori tertentu. Pada materi Cooperative Circuit Learning  yang di ajarkan di Kelas VI   Sekolah Dasar Negeri Batu Kembar Kecamatan Janapria  pendekatan Cooperative Circuit Learning di rasa tepat sehingga akan di gunakan dalam penelitian ini sebagai cara untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada materi Pentingnya Koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan . Permasalahan yang di angkat dalam PTK ini adalah Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pentingnya Koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan  Melalui Pendekatan Cooperative Circuit Learning di Kelas VI  Sekolah Dasar Negeri Batu KembarKecamatan Janapria  Tahun Ajaran 2016/2017.  Hasil akhir dari penelitian ini adalah Dengan Pendekatan Cooperative Circuit Learning yang telah dilaksanakan maka terdapat peningkatan Semangat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pentingnya Koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan  pada siswa Kelas VI   Sekolah Dasar Negeri Batu KembarKecamatan Janapria  . Terbukti  dari data hasil belajar pada siklus 1 nilai rata rata yang siswa mencapai 72,1 Dan hasil rata rata nilai siswa yang pada siklus 2 ini mencapai 77,5. Dapat di simpulkan bahwa penggunaan  Pendekatan Cooperative Circuit Learning dalam meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS materi  Pentingnya Koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan .
Hubungan Kekerabatan Kupu-Kupu (Ordo Lepidoptera) Berdasarkan Ciri Morfologi Di Taman Wisata Alam Kerandangan Ali Imran
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.591 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v3i3.986

Abstract

Taman Wisata Alam Kerandangan merupakan bentuk kawasan pelestarian alam yang terutama dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam yang berada di wilayah kecamatan Batu Layar kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan studi sebelumnya disimpulkan bahwa Taman Wisata Alam Kerandangan  ini  memiliki  berbagai  macam  spesies  kupu-kupu  di  dalamnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kekerabatan kupu-kupu (ordo Lepidoptera) di Taman Wisata Alam Kerandangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengambilan sampel kupu-kupu diperoleh menggunakan  survei  eksploratif  (jelajah)  dengan  metode  jerat  (entrapping method). Lokasi sampling meliputi wilayah taman depan TWA Kerandangan sebagai pos 1 dan pos 2 berada di wilayah air terjun goa walet. Hasil tangkapan diidentifikasi karakter spesifik morfologi yang dimiliki untuk selanjutnya dihitung persentase kemiripan dan kesamaannya. Hubungan kekerabatan dianalisis menggunakan  rumus  Indeks  Kesamaan  Sorensen.  Hasil  menunjukkan  bahwa kupu-kupu yang terjerat berjumlah 10 spesies yang terbagi dalam 3 famili yaitu Papilionidae, Nymphalidae, dan Pieridae. Berdasarkan nilai yang diperoleh menggunakan rumus Indeks Kesamaan Sorensen untuk menggambarkan tingkat kedekatan hubungan kekerabatan antar spesies ordo Lepidoptera diperoleh hasil bahwa persentase hubungan kekerabatan terdekat jatuh kepada spesies Hebomoia glaucippe  dan  Catopsilia  pomona  sebesar  100%,  sedangkan  spesies  dengan tingkat hubungan kekerabatan terjauh yaitu antara Hebomoia glaucippe dengan Leptosia nina sebesar 60.4%.
Meningkatkan Aktifitas Dan Prestasi Belajar Matematika Melalui Penerapan Metode Permainan di Kelas VI SDN 2 Bakan Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2016/2017 Muksin, Muksin
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 2 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.722 KB) | DOI: 10.58258/jisip.v4i2.1074

Abstract

Hasil pengamatan di dalam kelas saat pembelajaran matematika berlangsung, siswa kelas VI cenderung pasif dan aktivitas belajar matematika siswa sangatlah kurang. Untuk pelajaran matematika nilai rata-rata yang diperoleh siswa kelas VI pada materi pengukuran berat yang merupakan materi sebelum dilakukannya penelitian ini adalah 50,37 dan persentase jumlah siswa yang mencapai standar ketuntasan belajar sebesar 33,33%. Nilai ini sangatlah jauh dari persentase jumlah siswa yang mencapai standar ketuntasan belajar mengajar (SKBM) yang ditetapkan di SD Negeri 2 Bakan, yaitu sebesar 60%. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan selama 2 bulan dengan menggunakan metode permaian dalam upaya meningkatkan aktivitas dan persetasi  belajar matematika siswa kelas VI  SDN  2  Bakan. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing terdiri dari dua pertemuan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut perencanaan, tindakan obervasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar pengamatan tiap pertemuan oleh observer untuk melihat data tentang aktivitas belajar, sementara data tentang hasil belajar diperoleh melalui nilai ulangan harian dan prestasi belajar matematika siswa di siklus 1, dan di siklus 2. Hasil yang diperoleh dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui model metode permainan, memperlihatkan peningkatan hasil aktivitas siswa terutama pada aktivitas untuk menyiapkan tempat, bahan dan alat sebesar 55,56%, aktivitas untuk mengungkapkan gagasan sebesar 66,67% dan untuk aktivitas membaca aturan permainan dan buku-buku mengalami sebesar 74,04%. Berdasarkan data prestasi belajar matematika siswa diperoleh nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 69,62 meningkat menjadi 73,51 pada siklus II. Presentase jumlah siswa yang mencapai standar ketuntasan juga meningkat pada siklus I sebesar 88,88% (Kategori Baik), meningkat menjadi 100% (Kategori Istimewa) pada siklus II.
Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Materi Mengidentifikasikan Benua-Benua Dengan Metode Discovery Siswa Kelas VI Semester I SDN Lingkuk Bunut Kecamatan Janapria Tahun Pelajaran 2017/2018 Salam, Salam
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.801 KB) | DOI: 10.58258/jisip.v4i1.1033

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan data di SDN Lingkok Bunut, khususnya Kelas VI terdapat permasalahan yang dihadapi oleh siswa yaitu kurangnya motivasi dari diri siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar mata pelajaran IPS, pernyataan tersebut didasarkan pula pada hasil nilai ulangan harian siswa pada mata pelajaran IPS yang cukup rendah dan daya serap siswa secara klasikal masih dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) secara klasikal yaitu 48,15%. Secara rinci dari 27 siswa Kelas VI Semester I SDN Lingkok Bunut Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan,yang mendapat nilai  80-100 adalah 2 siswa (7,41%), yang mendapat nilai 70-79 sebanyak 11 siswa (40,74%), yang mendapat nilai 60-69 sebanyak 3 siswa (11,11%), yang mendapat nilai 40-59 sebanyak 11 siswa (40,74%). Fakta ini menunjukkan bahwa siswa Kelas VI SDN Lingkok Bunut belum mencapai prosentase ketuntasan belajar secara klasikal yaitu 80% sesuai dengan KKM yang telah ditetapkan. Disamping itu pengajar menyadari bahwa metode pembelajaran yang dilakukan masih bersifat abstrak karena dalam memberikan penjelasan dilakukan secara singkat dan hanya mengunakan satu buku sumber. Berdasarkan hasil diskusi antara pengajar dan teman sejawat dan refleksi terhadap masalah tersebut disepakati bahwa pemecahan masalah akan dilakukan dengan menggunakan menggunakan Metode Discovery. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Pada masing-masing siklus dilakukan tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subyek penelitian menggunakan siswa Kelas VI  Sekolah Dasar Negeri Lingkok Bunut Hasil penelitian dengan menggunakan Metode Discovery dapat melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran, siswa dapat belajar mengajukan pertanyaan, mengembangkan pendapat, menghargai pendapat teman, dan belajar bekerjasama dengan teman, hal ini akan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa menjadi lebih baik.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEMATIK MEDIA BIODRAWING PADA SISWA KELAS IV SEMESTER I SDN 1 BUNKATE TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Tinding Tinding
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.604 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v3i2.1007

Abstract

Hasil belajar siswa kelas  IV pada siklus II ,memperoleh nilai rata – rata sebesar  84, dengan persentase ketuntasan  96% atau sebanyak 25 orang sudah tuntas belajar dan persentase siswa yang tidak tuntas sebanyak 4 %  atau 1 orang siswa belum tuntas belajar, maka dengan demikian  penelitian ini di hentikan sampai pada siklus II, karena ketuntasan klasikal sudah tercapai  yaitu ≥ 80 . Dari analisa kedua data tersebut dapat dikatakan terjadi peningkatan yang signifikan dimana hasil belajar siswa  pada siklus I diperoleh nilai rata – rata sebesar 69 meningkat pada siklus II menjadi 84 terjadi peningkatan sebesar 25 poin ,kemudian persentase ketuntasan dari siklus I sebesar 62 % meningkat pada siklus II menjadi 96 % meningkat sebesar  34 poin ,maka dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa Pendekatan Tematik dengan Menggunakan Media Biodrawing  dapat Meningkatkan Hasil Belajar Tema Indahnya Kebersamaan Sub tema Keberagaman Budaya Bangsaku dengan Media Biodrawing pada Siswa Kelas IV Semester I SDN 1 Bunkate Tahun Pelajaran   2018/2019  
KONSEP ITIKAD BAIK DALAM PENERAPAN BUSINESS JUDGMENT RULE BERDASARKAN SISTEM HUKUM PERSEROAN INDONESIA DAN MALAYSIA Bewani Octavianisa Masrurah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.745 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v3i3.830

Abstract

The Business Judgment Rule doctrine can protect directors from their responsibilities in making decisions for the company. Furthermore, it raises the question, how is the concept of good faith based on the Business Judgment Rule doctrine in Indonesia, and for that it is also compared to its application in Malaysia. This study aims to understand the concept of good faith that is always included in the application of Business Judgment Rules in the Indonesian legal system and how it is applied in Malaysia. This research is a normative research with a legislative approach and a conceptual approach both applicable in Indonesia and Malaysia. From the results of this study indicate that there are differences in the application of the concept of good faith in the Business Judgment Rule in Indonesia and Malaysia, one of which is the Companies Act of Malaysia clearly and completely stated about good faith for directors, while in Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas  is not explained clearly and in detail. 
Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan IPS Berbasis Kearifan Lokal Maja Labo Dahu Untuk Pembentukan Karakter Siswa SMP Kabupaten Bima Safruddin, Safruddin
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.434 KB) | DOI: 10.58258/jisip.v4i3.1188

Abstract

Pengembanga bahan ajar pendidikan IPS dapat mengembangkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan analisis, komunikasi, kerjasama dan bersaing dilingkungan masayarakat yang beragam, baik dikalangan lokal, Nasional, maupun global. Acuan tujuan tersebut berdasarkan  tantangan berat yang dihadapi siswa pada masa yang akan datang akibat dinamika hidup masayarakat global yang senantiasa berubah, maka pelajaran bidang studi IPS dirumuskan sebagai pengembangan pengetahuan, pandangan dan kopetensi analisis pada keadaan masyarakat ketika menghadapi situasi kehidupan dalam lingkungan masyarakat. Kehadiran bahan ajar IPS yang berbasis kearifan  lokal sangat dibutuhkan khusus bagi siswa. sumber bahan ajar yang bisa digunakan sebagai penunjang pembelajaran khususnya pembelajaran IPS, serta menambah pengetahuan dan wawasan siswa semakin luas. Bahan ajar harus diupayakan sesuai dengan konteks sosial budaya disekeliling siswa dan dapat menumbuhkan kepekaan siswa terhadap keberlangsungan budaya serta kearifan lokal didaerahnya. Generasi muda yang tumbuh pada masa seperti saat ini perlu berkembang lebih dari sekedar generasi dalam sejarah manusia, tatanan yang lebih tinggi, yang meningkat kemungkinan akan terjadi pada latar belakang ras, agama, bahasa, dan budaya yang berbedabeda. Maka generasi sekarang perlu memahami tentang budaya bangsanya. Kearifan lokal yang dimiliki suatu masyarakat dapat membangunan karakter  anak yang beridentitas Indonesia. Adapun alternatif yang dapat digunakan peneliti adalah mengembang bahan ajar sesuai dengan teori, karakteristik kebutuhan serta lingkungan tempat tinggal siswa, dan bahan ajar yang dapat menumbuhkan pemahaman siswa, bahan ajar yang dapat menumbuhkan karakter serta pemahaman siswa terhadap kearifan lokal masyarakat Bima.
INTERPRETASI MAKNA HAJI YANG MELEKAT PADA MASYARAKAT BUGIS nasruddin, nasruddin
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.194 KB) | DOI: 10.58258/jisip.v4i3.1159

Abstract

Interpretasi haji sangatlah bermakna di kalangan masyarakat bugis. Haji diinterpretasikan ke dalam kehidupan sosial masyarakat dan cara berpakaian digunakan untuk merujuk kepada simbol kehajian. Perilaku berpakaian adalah interpretasi makna dari simbol haji yang melekat pada masyarakat bugis. Semua pakaian dari berbagai macam bentuknya adalah simbolik. Pakaian adalah salah satu cara melambangkan status sosial seseorang dalam masyarakatnya. Gelar haji bagi masyarakat bugis pada umumnya dianggap sebagai simbol yang berharga dalam status sosial.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SEJARAH DAERAH BIMA BERBANTU QUICK RESPONSE CODES KELAS X SMA NEGERI 1 WOHA Nasruddin, Nasruddin
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.443 KB) | DOI: 10.58258/jisip.v4i3.1142

Abstract

The results of early observation found local content teaching materials history of Bima region in state Senior high school (SMAN) 1 Woha, during the time only printed materials that is kind of photocopy that only displays visually and impressed linear, teaching materials that have not combine audio visual that can be accessed directly by the learner throughout Android and smartphones, as the result students have difficulty in understanding the learning materials. In development of this instructional material has a goal to produce local content teaching history of Bima region is assisted by QR code. The development using dick and Carey’s model which are modified by eliminating the formative evaluation. The development of local content materials history of Bima region is asserted very proper to be used as a learning material with percentage of material lessons reach 87%. 86% of teacher guide, and 86% of students guide.
Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Melindungi Identitas Budaya Dan Hak Tradisional Masyarakat Hukum Adat Kabupaten Batang Hari Putra, Firmansyah; Darminto, Citra
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.081 KB) | DOI: 10.58258/jisip.v4i3.1175

Abstract

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif adalah suatu metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci untuk mencari masalah terkait kebijakan pemerintah daerah batang hari kemudian menganalisis penyebab masalah tersebut kemudian mencari solusi dan mengantisipasi masalah tersebut muncul kembali. Perbedaan suku, budaya dan adat istiadat suatu bangsa merupakan suatu Realitas sosial budaya bangsa Indonesia, dan hal ini menunjukan betapa eksisnya kesadaran primordial dalam kehidupan bangsa Indonesia, disamping merupakan kondisi alamiah disyukuri dan dikagumi, tetapi juga harus diwaspadai karena memiliki intensitas konflik yang cukup tinggi. Kebudayaan memberi bentuk kepada sikap hidup, sikap mental warga, dan pola hidup masyarakat sehari-hari. Sebaliknya, sikap dan pola hidup itu juga Memberi bentuk kepada kebudayaan. Kebudayaan itu dipelajari dan kebudayaan itu beradaptasi serta berkembang. Budaya daerah memiliki sejarah panjang dan memiliki kearifan dan keunggulannya masing-masing. Pada dirinya masing-masing, budaya itu mengandung unsur-unsur yang oleh para founding fathers kita disarikan dalam pancasila. Adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat merupakan salah satu modal sosial yang dapat dimanaatkan dalam rangka pelaksanaan pembangunan. Pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai sosial budaya masyarakat dibangun dengan mengkedepankan tiga pilar utama yaitu pilar pengembangan ekonomi masyarakat, pilar pelestarian dan pilar kemandrian masyarakat. Pada akhirnya diperlukan suatu kebijakan pemerintah daerah untuk melindungi Identitas Budaya Dan Hak Tradisional Masyarakat adalah suatu keharusan.

Page 30 of 251 | Total Record : 2509


Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 2 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 10, No 1 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 9, No 3 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 9, No 2 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 9, No 1 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 8, No 2 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 8, No 1 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 7, No 4 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November) Vol 7, No 4 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli) Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 7, No 2 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret) Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Januari) Vol 7, No 1 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 4 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 3 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 4 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 3 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 2 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 5, No 1 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 4 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 3 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 2 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 4, No 1 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) Vol 3, No 3 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2019): JISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2019): JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 3 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan More Issue