cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding PESAT
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
STANDAR KELAYAKAN AREA PEMUKIMAN BARU TERHADAP KEBERLANGSUNGAN HIDUP DARI KORBAN TSUNAMI SETELAH 11 TAHUN PASCA BENCANA TSUNAMI DI BANDA ACEH Armia, Armia
Prosiding PESAT Vol 6 (2015)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana tsunami yang melanda kota Banda Aceh pada 26 Desember 2004 menghancurkan infrastruktur kota dan semua aspek kehidupan masyarakat. Gempa bumi yang sangat kuat dengan kekuatan 9,0 Skala Richter dan tercatat sebagai salah satu gempa bumi terkuat yang pernah terjadi di Indonesia dan dunia. Data dari BAPPENAS dalam laporan Assessment (2005) lebih dari 126.915 orang dilaporkan tewas dan 37.063 orang hilang. Ratusan korban yang selamat ribu menjadi tunawisma. Gempa bumi menghancurkan infrastruktur, pemukiman, perumahan, bangunan umum, sekolah, dan toko-toko. Bencana ini juga mempengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk kondisi psikologis mereka dan tingkat kesejahteraan. Setelah 11 tahun Tsunami semua dari korban tsunami sudah di relokasi ke pemukiman baru. Paper ini akan mengkaji kelayakan dan standarisasi area relokasi (pemukiman baru) dan juga sejauh mana pengaruh lokasi pemukiman baru tersebut terhadap keberlangsungan hidup mereka di masa yang akan datang dengan pengamatan langsungsetelah 11 tahun bencana tsunami.
KARAKTERISTIK KECELAKAAN DAN SOLUSI PENANGANAN UNTUK MENGURANGI ANGKA KECELAKAAN DI KOTA BENGKULU Pujiastutie, Elly Tri; Sazuatmo, Sazuatmo; Antoro, Edito Dwi
Prosiding PESAT Vol 6 (2015)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dua tahun terakhir ini kecelakaan lalu lintas di Indonesia oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dinilai menjadi pembunuh terbesar ketiga, dibawah penyakit jantung koroner dan tuberculosis/TBC. Tingginya angka kecelakaan lalu lintas mendorong segera dilakukannya penggalangan seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menekan angka kecelakaan di Indonesia dan khususnya kota Bengkulu yang mempunyai gejala sama. Kondisi kota Bengkulu dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi menyebabkan meningkatnya daya beli mayaraka akan alat transportasit. Pertumbuhan kendaraan cukup signifikan berdampak terhadap lalu lintas dan kondisi jalan kota Bengkulu, seperti bertambahnya volume lalu lintas, menurunnya kualitas jalan,perencanaan yang tidak memenuhi standar geometrik dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Tata guna lahan yang belum tertata secara baik, etika dan kesadaran berlalu lintas yang rendah memperburuk kondisi ini.Tujuan khusus dari penelitian ini adalah dari hasil evaluasi darah rawan kecelakaan diharapkan dapat mengetahui karakteristik kecelakan yang ada di kota Bengkulu sehingga dapat memberikan solusi penanganan di daerah rawan kecelakaan berdasarkan karakteristik kecelakaan tersebut, diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan di Kota Bengkulu. Analisis Deskriptif dilakukan dalam penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kecelakaan dan penyebabnya pada ruas-ruas rawan kecelakaan dan analisis Regresi untuk mengetahui hubungan antar jumlah kecelakaan dan jumlah volume lalu lintas serta kecepatan kendaraan. Jalan Pariwisata selama 3 tahun berturut – turut menempati angka kecelakaan dengan nilai cukup tinggi rata – rata 16 kejadian per tahun. Tertinggi ditahun 2012 mencapai 21 kejadian kecelakaan. Hasil Analisis regresi didapat persamaan = 0,001 – 0,352 ,fungsi hubungan jumlah kecelakaan dan volume lalu lintas dengan R2= 0,638 yang menunjukkan besarnya pengaruh perubahan variansi volume lalu lintas terhadap variansi jumlah kecelakaan.Hasil analisis hubungan antara jumlah kecelakaan dan kecepatan adalah regresi linier dengan persamaan = 0,21 –3,153 dan R2= 0,799. Kecepatan kendaraan mempengaruhi jumlah kecelakaan lalu lintas ditandai dengan nilai R2lebih dari 0,6
PENGEMBANGAN BAHASA PADA CERITA ANAK DI TELEVISI Humaira, Hera Wahdah
Prosiding PESAT Vol 6 (2015)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk a) mendeskripsikan perkembangan bahasa cerita anak yang ditayangkan di televisi b) mendeskripsikan bahasa yang digunakan pada cerita anak yang ditayangkan di televisi. Metode Penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa berubah yaitu pada zaman sebelumnya terdapat bahasa Indonesia yang dominan, tetapi perkembangan bahasa sekarang terdapat bahasa terjemahan dari Jepang, dan Hindi yang diubah menjadi bahasa Indonesia menggunakan pengisi suara. dari tiga cerita Adit dan Sopo Jarwo, Naruto Sippuden dan Little Krisna yang diamati yaitu terdapat kelemahan bahasa yang terlalu berat untuk anak-anak.
KOMPARATIF KEIGO BAHASA JEPANG DENGAN KRAMA BAHASA JAWA Wulandari, Anastasia Dewi
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul komparatif keigo bahasa Jepang dengan krama bahasa Jawa (kajian sintaksis dan semantik). Metodeyang digunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif komparatif. Tujuan penulisan ini untuk mendeskripsikan keigo bahasa Jepang dengan krama bahasa Jawa. Berdasarkan hasil analis, penulis menyimpulkan bahwa sonkeigo dengan kramainggil merupakan ragam bahasa yang digunakan untuk meninggikan orang lain, kenjougo dengan kramandhap merupakan ragam bahasa merupakan ragam bahasa yang digunakan untuk menghormati orang lain dengan merendahkan diri sendiri, dan teineigo dengan krama lugu merupakan ragam bahasa yang digunakan tanpa meninggikan atau merendahkan orang lain. Perbedaannya adalah bahwa di Jepang ada 2 konsep yang dikenaldengan uchi dan soto. Artinya bahwa bahasa Jepang memperhatikan kepada siapa penutur itu berbicara.
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, PERPUTARAN KAS, STRUKTUR MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PENYEDIA SPARE PART OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2014 Prabowo, Andrean Bagus; Setyadewi, Aprianita Ayu
Prosiding PESAT Vol 6 (2015)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perputaran modal kerja, perputaran kas, struktur modal dan ukuran perusahaan terhadap kinerja perusahaan pada perusahaan penyedia spare partotomotif. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan spare part otomotif yang terdaftar di BEI periode 2011-2014. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 12 perusahaan spare part otomotif. Cara pengambilan smapel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis linear berganda.Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi.Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa (1) pengujian secara bersama-sama (simultan) perputaran modal kerja, peputaran kas, struktur modal dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap return on investment,(2) pengujian secara parsial menunjukan bahwa perputaran modal kerjatidak berpengaruh terhadap return on investment (3) pengujian secara parsial menunjukan bahwa perputaran kas tidak berpengaruh terhadap return on investment, (4) pengujian secara parsial menunjukan bahwa struktur modal berpengaruh terhadap return on investment, (5) pengujian secara parsial menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap return on investment.
TRANSPARANSI KEUANGAN DAN KINERJA PADA WEBSITE PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA Martani, Dwi; Fitriasari, Debby; Annisa, Annisa
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-government in Indonesia is starting since the issuance of Presidential Instruction No.3/2003. The objective of this research to analysis the development of e-government whichfocuses on the financial and performance information transparency. Using a descriptiveanalysis on the 429 Indonesian local government websites during mid-May to July 2013,this research finds that the level of financial and performance information transparencyis 15%. Most local government website disclose financial and performance informationin the form of news and Local Government in Figures. While for the most importantfinancial and performance information in the form of budgets, financial statements andperformance reports are disclosed only by not more than 10% local government. Fromeleven local government with the best score, seven are located in Java and in the form ofcity.
PERENCANAAN PONDASI KELOMPOK TIANG BOR BERDASARKAN GEMPA KUAT (CAPACITY DESIGN) Prasetiyaningsih, Ratih Dwi; Wulandari, Sri
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin banyaknya pembangunan gedung-gedung bertingkat di Indonesia, makasemakin penting pula arti perencanaan struktur bangunan bertingkat, terutamaperencanaan terhadap gempa. Perencanaan pondasi harus konsisten denganperencanaan struktur atasnya. Apabila struktur atas direncanakan berdasarkan gempakuat maka perencanaan pondasinya juga harus berdasarkan gempa kuat, sehinggabila bangunan tersebut terkena gempa kuat diharapkan struktur tersebut mampumelakukan perubahan bentuk secara daktail sehingga tidak sampai mengalamikeruntuhan total. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perilakudari pondasi yang terkena beban gempa dengan perencanaan berdasarkan gempa kuat.Acuan yang digunakan dalam perencanaan pondasi kelompok tiang berdasarkangempa kuat (Capacity Design) adalah jurnal dari M.J Pender yaitu A Seismic PileFoundation Design Analysis mengenai perencanaan pondasi tiang terhadap bebanbebanyang bekerja khususnya beban gempa. Dalam studi ini diambil berdasarkansecara kapasitas, lokasi yang ditinjau adalah di daerah Jakarta Selatan dimanatermasuk ke dalam wilayah gempa 3. Gedung yang direncanakan adalah gedungRumah Sakit dengan tinggi 12 lantai. Perhitungan penurunan tiang tunggalmenggunakan metode semi empiris dan penurunan kelompok tiang menggunakanmetode empiris yang dikeluarkan Mayerhoff. Dalam desain digunakan pondasi tiangbor berdiameter 0.8 m serta panjang 18 m. Kapasitas dukung aksial ultimit pondasitiang yang terbesar adalah 161.42 ton sedangkan kapasitas dukung lateral ultimitsebesar 186 ton. Penurunan terbesar yang terjadi pada tiang tunggal adalah sebesar0.03 m sedangkan pada kelompok tiang sebesar 0.007 m. Jumlah tiang untuk satukelompok tiang adalah mulai dari 4 sampai 14 buah dengan dimensi pile cap terbesaradalah 7.5 m x 4.5 m dan tebal pile cap 1 m. Tulangan pondasi yang digunakan adalah25D16 untuk tulangan longitudinal dan D13-35 untuk tulangan spiral. Tulangan pilecap yang digunakan adalah D25-160.
IMPLEMENTASI PSAK 50 DAN 55 SEBELUM DAN SESUDAH KONVERGENSI PENERAPAN IFRS IAS 32 DAN 39 SERTA DAMPAKNYA TERHADAP LABA DAN HARGA SAHAM PADA INDUSTRI PERBANKAN Budiarti, Age Estri; Sularto, Lana
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan IFRS ini menyebabkan adanya penyesuaian atas beberapa regulasi antara prinsipprinsipakuntansi yang digunakan di suatu Negara dengan prinsip-prinsip akuntansi yangterdapat di IFRS. Penelitian ini bertujuan untuk adanya perbedaan atau tidak yang signifikanantara penerapan implementasi PSAK 50 & 55 sebelum dan sesudah konvergensi IFRS : IAS 32& 39 pada industri perbankan serta pengaruh dari adanya konvergensi IFRS tersebut terhadaplaba, dan juga terhadap harga saham. Pengujian hipotesis ini dapat menggunakan analisispaired sample t-test dan regresi linier sederhana. Hasil dari penelitian ini adalah bahwaterdapat perbedaan yang cukup signifikan antara penerapan PSAK 50 dan 55 sebelum dansesudah adanya konvergensi IFRS : IAS 32 & 39. Sedangkan hasil dari uji regresi liniersederhana yaitu ada pengaruh yang signifikan antara penerapan PSAK 50 & 55 sesudahadanya konvergensi IFRS : IAS 32 & 39 terhadap laba.
MEMBANGUN NATION BRANDING DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING SEKTOR PARIWISATA INDONESIA Lestari, Retno Budi; Aprilia, Rini
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model konseptual yang tepat dalampenciptaan nation branding sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing sektorpariwisata Indonesia serta memperbaiki citra Indonesia. Metode kualitatif dengan datasekunder digunakan untuk menganalisis model konseptual yang tepat untuk nationbranding. Untuk meningkatkan daya saing pariwisata selain membangun merek denganmenggunakan konsep positioning ,differentiation dan brand juga harus didukungdengan pembangunan infrastruktur, sinergi dengan industri kreatif, kestabilan politikdan keamanan, perbaikan birokrasi dan transparansi dalam pemerintahan agar mampumemperbaiki karakter bangsa. Sebuah merek tanpa karakter akan sia-sia dan bangsaIndonesia harus memiliki karakter agar memiliki daya saing di mata internasional.
MODEL PEREMAJAAN KEBUN KARET RAKYAT THE MODEL OF SMALLHOLDER RUBBER ESTATE REPLANTING Jenahar, H. Tirta Jaya
Prosiding PESAT Vol 5 (2013)
Publisher : Prosiding PESAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is the model of smallholder rubber estate replanting himself.Study on February untill April 2013 with fundament ability of economis, replanting cost,credit and method of rubber replanting. The Analysis used study libraly and second data.The results indicate that the model of smallholder rubber estate replanting himself can beuse the farmer for to do rubber estate replanting.

Filter by Year

2013 2015