cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 64 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 5 (2019)" : 64 Documents clear
ANALISIS SIKAP DAN MUATAN PEMBELAJARAN IPA PADA TEMA EKOSISTEM KURIKULUM 2013 KELAS V SERTA POTENSI BUDAYA LOKAL PENDUKUNG PEMBELAJARAN laili alfi rahmatin; A.A.I.N. Marhaeni; I.M. Gunamantha
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.366 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai sikap dan muatan pembelajaran IPA serta potensi budaya lokal pendukungnya dalam kurikulum 2013 tema Ekosistem di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan pencatatan dokumen dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah budayawan, guru kelas 5 sekolah dasar, guru SBdP, dan orang tua siswa kelas 5.Hasil penelitian pada buku guru dan buku siswa tema Ekosistem menunjukkan bahwa:(1) sikap spiritual yang muncul adalah ketaatan beribadah, berprilaku syukur, dan toleransi dalam beribadah; (2) sikap sosial yang muncul adalah jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri, (3) muatan pembelajaran IPA yang muncul adalah Lingkungan, alam semesta dan sumber daya alam, dan (4) nilai-nilai budaya lokal yang muncul dalam aktivitas anak kelas tinggi yang mendukung pengembangan nilai-nilai sikap pada tema Ekosistemyaitu, beberapa jenis permainan tradisional, cerita anak (satua), bernyanyi (magending), mengucapkan salam, dan kegiatan sembahyang (mebanten). Selanjutnya dari hasil temuan-temuan tersebut juga dihasilkan prototipe buku cerita anak berbasis budaya lokal pada tema Ekosistem kelas V sekolah dasar.
URGENSI PENDIDIKAN DEMOKRASI DAN MULTIKULTURAL BAGI MASYARAKAT PLURAL Andika Apriawan; Dewi Puspita Ningsih
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.182 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.846

Abstract

Pendidikan demokrasi dan multikultural adalah upaya penanaman dan penumbuhan pemahaman serta  kesadaran berfikir obyektif dari masyarakat dalam melihat realitas kehidupan sosial yang plural. Pluralitas sangat nampak dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang dengannya menjadikan upaya penananam dan penumbuhan pemahaman demokrasi dan multikultural menjadi penting. Pentingnya pendidikan ini akan menghindari masyarakat dari resiko pertikaian bahkan berakibat disintegratif. Resiko sosial yang sering dialami masyarakat yang plural yaitu kerapnya terjadi konflik destruktif yang mengatasnamakan kepentingan kelompok-kelompok sosial. Hal-hal lain juga yang dapat dirasakan dengan adanya pemikiran pendidikan demokrasi dan multikultural yaitu masyarakat mengetahui bahaya konflik horizontal yang kadangkala itu dapat diakibatkan oleh redahnya pemahaman dan kesadara masyarakat terhadap realitas sosial.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN KELAS V SDN 11 KOTA BIMA Shutan Arie Shandi; Furkan Furkan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.715 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.900

Abstract

SDN 11 Kota Bimamerupakan MI yang prestasinya lebih banyak dibandingkan MI yang lain di kawasan kecamatan Karanglewas terutama dalam bidang olahraganya. Berdasarkan observasi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 24 Oktober 2015 di SDN 11 Kota Bimadi peroleh informasi bahwa prestasi di bidang Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan lebih banyak dibandingkan bidang mata pelajaran lainya, dan yang paling banyak memperoleh prestasi adalah siswa kelas V dan pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan nilai rata-rata siswa selalu di atas KKM (75/Amat Baik). Berangkat dari latar belakang tersebut di atas, maka penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut: “Bagaimana Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas V di SDN 11 Kota Bima Kecamatan Mpunda”. Dalam hal ini penulis menggambarkan proses pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang berada di SDN 11 Kota Bima. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dimana penulis terjun langsung pada lokasi penelitian yaitu di SDN 11 Kota Bima yang bersifat deskriptif yaitu penelitian ini hanya menjelaskan dan menggambarkan bagaimana pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas V di SDN 11 Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, penulis berkesimpulan bahwa proses pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SDN 11 Kota Bimadilakukan dengan tiga tahapan yaitu kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.
TRADISI RITUAL NGAYU-AYU DALAM MENJAGA KELESTARIAN ALAM Rusman Hadi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.499 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.836

Abstract

Ritual Ngayu-Ayu yang dilakukan oleh masyarakat Sasak Desa Sembalun Lombok Timur NTB merupakan sebuah ritual adat yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah swt karena telah di berikan kesuburan tanah, kelimpahan hasil bumi, dan terhindar dari bencana. Melalui ritual ini masyarakat diharapkan terhindar dari segala macam penyakit. Oleh sebab itu, masyarakat Sembalun memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk sejarah terciptanya ritual Ngayu-Ayu sertamenjadikan proses ritualNgayu-Ayu sebagai wadah untuk menjaga keseimbangan alam di sekitarnya. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dengan metode kualitatif interpretatif. Data diperoleh dan dikumpulkan melalui sumber data primer dan sekunder. Data yang didapat dijelaskan dengan cara deskriptif interpretatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual Ngayu-Ayu yang dilakukan oleh masyarakat Sembalun Lombok Timur merupakan sebuah  ritual adat yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat karena hal ini dianggap berhubungan dengan sang pencipta. Melalui proses inilah masyarakat Sembalun menunjukkan rasa syukur kepada Allah swt, selain itu ritual Ngayu-Ayu juga dianggap sebagai sebuah hubungan horizontal antara manusia dengan manusia dan antara manusia dengan alam semesta yang wujud dari itu semua ialah terciptanya kelestarian alam sekitarnya.
Penerapan metode tanya jawab dalam upaya meningkatkan mutu belajar agama islam pada siswa SD kelas Vi Gelangsar lombok barat Awaluddin Awaluddin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.731 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.1003

Abstract

Tujuan dalam penelitian ingin mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran metode tanya jawab. Metode dalam penelitian adalah Penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan dari siklus ke siklus Penerapan metode pembelajaran metode tanya jawab mempunyai pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (68,18%), siklus II (77,27%), siklus III (86,36%).
MELAKSANAKAN PENDAMPINGAN BERBASIS KKG BAGI GURU KELAS SD NEGERI 12 AMPENAN SEMESTER DUA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sarbini Sarbini
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.84 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.865

Abstract

Latar belakang diadakannya Penelitian ini adalah rendahnya kompetensi guru sasaran Di SD Negeri 12 Ampenan dalam penyusunan Rencana Pelakssanaan Pembelajaran (RPP) yang baik dan benar yang berdampak kurang percaya diri dalam proses pembelajaran. Solusinya diadakan pendampingan baik secara kelompok maupun individu dalam penyusunan RPP yang baik dan benar. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan pendampingan berbasis KKG dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP yang baik dan benar, yang bermanfaat untuk meningkatkan profesionalisme sebagai kepala sekolah dan bagi guru untuk meningkatkan proses pembelajaran di kelas. Hipotesis tindakan: meningkatkan kompetensi guru guru sasaran SD Negeri 12 Ampenan semester satu tahun pelajaran 2018/2019 dalam menyusun RPP yang baik dan benar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus satu kali pertemuan. Tahapan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) hasil observasi Kepala Sekolah maupun observasi guru selama proses pendampingan telah memperoleh skor rata-rata > 4,0, 2) hasil kerja guru dalam penyusunan RPP mencapai > 85% dengan nilai rata-rata > 80,00. Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (3,40), observasi guru rata-rata (3,33) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (67,40) dengan prosentase ketercapaian (0%). Pada siklus II observasi Kepala Sekolah rata-rata (4,50), observasi guru rata-rata (4,67) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (87,37) dengan prosentase ketercapaian (100%). Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II. Kesimpulan; pelaksanaan pendampingan dapat meningkatkan kompetensi guru sasaran SD Negeri 12 Ampenan dalam penyusunan RPP berdasarkan KTSP dan Kurikulum 2013. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, dan kepada guru mata pelajaran agar mampu menyusun RPP yang baik dan benar.
ANALISIS KONDISI FISIK ATLIT POMNAS CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS MALUKU UTARA TAHUN 2019 Muliadi Muin; Ardiansyah Nur; Alief Lam Akhmady
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.298 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.863

Abstract

This study aims to determine the physical condition of POMNAS athletes in North Maluku badminton sport in 2019. This type of research is quantitative descriptive. The subjects of this study were all athletes who participated in POMNAS of North Maluku badminton sport as many as 4 people. Data collection techniques using tests and measurements namely physical condition tests which include: a) strength (muscle strength of the fingers, arm and shoulder muscle strength, leg muscle strength, back muscle strength), b) explosive power (arm and shoulder explosive power, leg muscle explosiveness, c) flexibility, d) speed, e) muscle endurance (stomach muscle endurance, arm and shoulder muscle endurance, leg muscle endurance and f) heart-lung endurance. The results of the study illustrate that the average level of physical condition of the North Maluku sports branch of POMNAS in 2019 is in the good category
Pendidikan Islam Multikultural Sebagai Modal Sosial Budaya Masyarakat Pluralis (Studi Tradisi Ngejot di Desa Lenek Kecamatan Aikmel Lombok Timur NTB) Naharudin Naharudin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.732 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.842

Abstract

Tujuan pendidikan Islam bukanlah sebatas mengisi pikiran dengan ilmu pengetahuan, tetapi meluas sebagai pembudayaan (enkulturasi), yakni pembentukan karakter dan watak masyarakat serta pembersihkan jiwa dengan akhlak yang baik dan nilai-nilai yang luhur. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pendidikan multikultural, yaitu untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dalam masyarakat yang serba majemuk. Sikap tersebut berawal dari kesadaran untuk saling menerima, mengakui dan menghargai orang lain dengan berbagai latar belakang yang ada, seperti etnis, ras, suku, aliran dan agama. Penanaman sikap dan nilai-nilai inklusif inilah yang menjadi akar dan pondasi dalam sistem pendidikan multikultural, terutama dalam pendidikan Islam.Tulisan ini menyajikan akulturasi tradisi budaya dan agama yang mendorong masyarakat agar memiliki sikap dan perilaku yang pluralis terhadap keberanekaragaman sehingga memandang orang lain setara dengan dirinya. Akulturasi tradisi keagamaan dan budaya lokal, seperti tradisi Ngejot di desa Lenek kecamatan Aikmel Lombok Timur merupakan bentuk tradisi melestarikan budaya leluhur dengan memberikan berbagai jenis makanan kepada sesama. Tradisi ini tetap langgeng di tengah- tengah gempuran modernisasi dan globalisasi yang pada muaranya menyebabkan pergeseran maupun pengikisan nilai dan sikap budaya masyarakat. Namun masyarakat di desa Lenek tetap menjaga dan mempertahankan tardisi yang ada khsusunya tardisi Ngejot ini. Keunikan lainnya dari tradisi ini terlihat dari bagaimana tradisi ini dikemas dalam sebuah festival. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, tradisi Ngejot merupakan implementasi dari nilai-nilai pendidikan Islam multikultural yang mengandung beberapa nilai, seperti silaturrahim, shadaqah, musyawarah, tasamuh, tolong menolong, saling berkasih saying, melawan hawa nafsu, menjaga perdamaian dan keamanan, dan patuh kepada pemimpin. Selain itu, Ngejot adalah tradisi yang mampu memberikan solusi kerukunan umat beragama di desa Lenek pada khususnya dan Lombok umumnya
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS PBL (PROBLEM BASED LEARNING) PADA POKOK BAHASAN LISTRIK DINAMIS UNTUK SMA/MA KELAS X Intan Kusuma Wardani; Maulidin Maulidin; Erna Fitriatun
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.572 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.917

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan kelayakan bahan ajar fisika berbasis PBL (Problem Based Learning) pada pokok bahasan Listrik Dinamis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan lima langkah awal metode Borg dan Gall, yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk, uji coba, dan revisi hasil uji coba. Kelayakan diukur dengan menggunakan uji validasi oleh tim ahli materi (dosen Fisika) dan pengguna bahan ajar (guru Fisika Madrasah Aliyah NW Kota Raja Kec. Sikur Lombok Timur).dan uji keterbacaan oleh siswa. Hasil validasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar fisika berbasis PBL (Problem Based Learning) dan penanaman nilai-nilai kewirausahaan pada pokok bahasan listrik dinamis mem-peroleh nilai rata-rata 3,57 yang berarti layak. Bahan ajar ini perlu dilakukan per-baikan berdasarkan saran dan kritik dari tim validator. Bahan ajar fisika ini belum dapat digunakan untuk pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk melakukan penelitian pengembangan lebih lanjut terhadap bahan ajar fisika tersebut dengan melakukan kajian eksperimen dan uji coba yang lebih luas, sehingga di-peroleh bahan ajar fisika berbasis PBL (Problem Based Learning) dan penanaman nilai-nilai kewirausahaan pada pokok bahasan listrik dinamis yang teruji validitasnya secara empiris dan siap digunakan.
PENYUSUNAN BATTERY TEST OLAHRAGA BOLA VOLI Furkan Furkan; Shutan Arie Shandi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.283 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun sebuah tes keterampilan untuk cabang  olahraga  bola  voli.  Tes  keterampilan  terdiri  dari  tes  individu  dan kelompok.   Tes   keterampilan   individu   meliputi   tes   ketepatan   dan   kinerja, sedangkan tes keterampilan kelompok yaitu tes keberhasilan dan bermain. Penelitian  ini  merupakan  penelitian  survei.  Populasi  yang  digunakan adalah atlet yang tergabung di klub bolavoli STKIP Taman Siswa Bima. Sampel dipilih secara purposive dengan ciri-ciri atlet, berjenis kelamin laki-laki, aktif berlatih, dan bersedia menjadi sampel. Hasil penelitian adalah terciptanya battery test dan petunjuk pelaksanaan untuk cabang olahraga bola voli. Battery test pada teknik servis dengan validitas 0.625 dan reliabiltas 0.768, pas bawah dengan validitas 0.643 dan reliabilitas 0.780,   pas   atas   dengan   validitas   0.684   dan   reliabilitas   0.807,   teknik memukul/smes dengan validitas 0.635 dan reliabilitas 0.756, dan teknik bendungan/blok dengan validitas 0.867 dan reliabilitas 0.920. Dengan adanya battery  test  dapat  dimanfaatkan  oleh  pelatih,  manajer  dan  official  tim  dalam rangka untuk memilih pemain, maka dapat diharapkan prestasi olahraga bola voli akan optimal.