cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,117 Documents
NILAI PENDIDIKAN NOVEL SRI RINJANI KARYA EVA NOURMA DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA Alpan Ahmadi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.611 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.851

Abstract

Karya sastra merupakan sebuah cermin realitas kehidupan yang digambarkan pengarang dengan memanfaatkan imajinasinya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan nilai pendidikan dalam novel Sri Rinjani karya Eva Nourma; dan 2) mendeskripsikan relevansi novel Sri Rinjani karya Eva Nourma dalam pembelajaran sastra. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa di dalam novel Sri Rinjani karya Eva Nourma terdapat nilai-nilai pendidikan, yaitu nilai pendidikan agama, sosial, dan adat atau budaya. Novel Sri Rinjani karya Eva Nourma ini juga relevan digunakan sebagai penunjang pembelajaran sastra di sekolah.
ANALISIS POTENSI MANAJEMEN PERENCANAAN PRESTASI DAN SISTEM INFORMASI KONI KOTA MATARAM Noor Akhmad; Fadli Zainudin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.962 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.923

Abstract

Dengan melihat prestasi atlet (lima) tahun terakhir kurang mengembirakan dari beberapa cabang olahraga yang pernah di ikuti hanya beberapa cabang olahraga yang dapat meraih hasil prestasi maksimal, berbagai permasalahan diantaranya; kurangnya pemahaman pengurus KONI, Pelatih, Wasit, Juri, Guru Olahraga, Orang Tua. Tujuan dari penelitian ini; untuk memperoleh data tentang potensi olahraga prestasi unggulan KONI Kota Mataram dalam tahap perencanaan meliputi, aspek pendanaan, pelatih olahraga, serta sarana dan prasarana di KONI Mataram. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Penentuan sumber data menggunakan metode (purposive sampling). Metode pengumpulan data melalui; observasi, wawancara, dan dokumen. Serta teknik analisis data secara statistik deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif, dianalisis secara deskriptif dimaksudkan mendapatkan gambaran umum tentang data yang meliputi rata-rata, dan standar deviasi, dan persen dengan menggunakan program SPSS Versi 20.00. Hasil Penelitian, berdasarkan rekapitulasi hasil deskriptif frekuensi serta pernyataan tentang manajemen perencanaan kategori baik. Ini dibuktikan dengan hasil pengujian analisis deskriptif frekuensi dari 35 jumlah responden dengan jumlah pertanyaan sebanyak 25 soal dan diperoleh skor sebesar 3320 dengan nilai persentase rata-rata 75,9%. Salah satu faktor tingkat keberhasilan yang rendah tersebut disebabkan jumlah sampel yang minim sehingga generalisasi dengan tingkat kesalahan sangat kecil atau sedikit. Dalam pelaksanaan proses perencanaan penentuan rancangan program kerja KONI Mataram, disusun melalui Musorda dengan skala prioritas yaitu program jangka panjang dan program jangka pendek, dan program tahunan ditentukan pada awal tahun melalui pelaksanaan Raparda. Program jangka panjang KONI Mataram mengacu pada pencapaian prestasi pada kejuaran-kejuaran yang akan dilaksanakan misalnya PRAPORDA maupun PORDA, sedangkan program jangka pendeknya adalah langkah-langkah yang akan ditempuh untuk mencapai prestasi tersebut
EKSISTENSI BUDAYA RIMPU MASYARAKAT SUKU MBOJO DI KABUPATEN BIMA Astuti Astuti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.544 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.843

Abstract

Rimpu mengandung arti penutup kepala dengan menggunakan sarung sebagai penutup kepala dan sebagian tubuh. Rimpu merupakan pakaian tradisional khas Suku Mbojo yang berada di Kabupaten Bima yang masih eksis digunakan oleh perempuan asli Suku Mbojo hingga saat ini. Fokus permasalahan yang diuraikan dalam tulisan ini yaitu bagaimana aplikasi budaya Rimpu pada keseharian masyarakat Suku Mbojo di Kabupaten Bima dan bagaimana unsur budaya islam yang terkandung di dalam budaya Rimpu pada masyarakat Suku Mbojo diKabupaten Bima. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan melibatkan masyarakat asli Suku Mbojo sebagai informan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung, interview, dan kajian literatur dari berbagai sumber. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Rimpu bagi masyarakat Suku Mbojo di Kabupaten Bima merupakan budaya yang sangat kental dan tidak dapat dipisahkan dari aktifitas kehidupan sehari-hari, masyarakat memiliki peran yang sangat peting dalam mempertahankan eksistensi budaya Rimpu masyarakat Suku Mbojo di Kabupaten Bima yang merupakan warisan budaya lokal yang berasal dari leluhur masyarakat Suku Mbojo di Kabupaten Bima. Simpulan dari penelitian ini yaitu budaya Rimpu masih memiliki eksistensi yang kuat dalam keseharian kehidupan masyarakat Suku Mbojo di Kabupaten Bima, dukungan dari masyarakat Suku Mbojo serta pemerintah sangat diperlukan dalam menjaga eksistensi Rimpu guna mempertahankan budaya lokal masyarakat Suku Mbojo di Kabupaten Bima.
PENGARUH LATIHAN FOOTWORK BERBASIS TEKNOLOGI TERHADAP KELINCAHAN DAN DAYA TAHAN SEKOLAH ATLET PB. LYANSA 2019 Lalu Sapta Wijaya Kusuma; Aminullah Aminullah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.795 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.824

Abstract

Salah satu bentuk latihan yang paling sering diterapkan dalam latihan bulutangkis adalah shadow movement (latihan bayangan), latihan ini bertujuan untuk mensimulasikan permainan bulutangkis untuk melakukan olah kaki (footwork) secara baik dan benar. Namun bentuk latihan tersebut terbilang sudah cukup klasik di dunia bulutangkis sehingga perlu adanya formula dan media khusus yang dapat memberikan motivasi dan semangat baru ketika atlet berlatih. Sehingga dalam hal ini peneliti mencoba menerapkan latihan berbasis teknologi sebagai pengganti shadow movement. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektif atau tidak latihan footwork berbasis teknologi dalam mengingkatkan kelincahan dan daya tahan atlet bulutangkis. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menerapkan pretest dan posttest pada subjek yang diteliti berupa tes awal sebelum dan tes akhir berupa tes kelincahan dan daya tahan. Intrumen kelincahan dilakukan Tes rangkaian olah kaki untuk mengukur kelincahan gerakan kaki yang melangkah ke depan kanan-kiri, ke samping kanan-kiri, dan belakang kanan-kiri dalam permainan bulutangkis. Tes ini dikemukakan oleh Tohar (1992). Tes ini mempunyai validitas sebesar 0,98 dan reliabilitas sebesar 0,93. Sedangkan untuk mengukur daya tahan digunakan bleep test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 12 pemain bulutangkis PB. Lyansa. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan tes perbuatan untuk mengukur kelincahan dan daya tahan. uji-t paired sample test. Adapun hasil penelitian berkesimulan dengan bantuan SPSS adalah korelasi maupun uji paired samples T-test hasil kelincahan (r-hitung = 0,801 dan T-test = 8,095) lebih kecil pengaruhnya dibandingkan dengan daya tahan (r = 0,959 dan T = 9,706), atau dengan kata lain latihan footwork berbasis teknologi lebih berpengaruh terhadap daya tahan dari pada kelincahan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan footwork berbasisi teknologi dapat meningkatkan kelincahan dan daya tahan pemain bulutangkis khususnya atlet PB. Lyansa Masbagik tahun 2019.
PENGARUH LATIHAN DOUBLE LEG BOX BOUND TERHADAP TINGGI LOMPATAN PEMAIN BASKET PADA SISWA PUTRA KELAS XI SMA NEGERI 3 SELONG TAHUN 2019 Subakti Subakti; Mohamad Ikhsan; Nurdin Nurdin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.86 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.897

Abstract

Permasalahan Utama Penelitian Ini Adalah Masih Rendahnya Tinggi Lompatan Pemain Basket Pada Siswa Putra Kelas XI SMA Negeri 3 Selong Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Double Leg Box Bound Terhadap Tinggi Lompatan. Sampel dalam penelitian ini Siswa Putra Kelas XI SMA Negeri 3 Selong Tahun Pelajaran 2018/2019  yang berjumlah 27 orang menggunakan probability sampling dengan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dan tergolong dalam eksperimen semu. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini, maka digunakan metode dokumentasi dan tes perbuatan. Sedangkan metode analisis data menggunakan rumus t-tes. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan rumus t-tes diperoleh nilai t-hitung sebesar 8,756 sedangkan besarnya nilai-nilai “t” taraf signifikansi 5% pada derajat kebebasan (27-1=26) adalah 2,056. Berdasarkan hasil analisis data tersebut yang menunjukan nilai t-hitung = 8,756 > nilai t-tabel sebesar 2,056.“Ada Pengaruh Latihan Double Leg Box Bound Terhadap Tinggi Lompatan Pemain Basket Pada Siswa Putra Kelas XI SMA Negeri 3 Selong Tahun Pelajaran 2018/2019”. Untuk membuktikan peningkatan Tinggi Lompatan dibuktikan dengan nilai pre-test dan post-test 1171,90 : 1241,30 dengan hasil tersebut menunjukkan peningkatan nilai rata-rata 69,40 setelah diberi perlakuan Latihan Double Leg Box Bound Terhadap Tinggi Lompatan Pemain Basket Pada Siswa Putra Kelas XI SMA Negeri 3 Selong Tahun Pelajaran 2018/2019.
Pengaruh Penerapan Lattice Multiplication Method Untuk Mengatasi Kesulitan Menyelesaikan Operasi Perkalian Farlina Wardiyana Fatmala; Pujilestari Pujilestari
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.493 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.993

Abstract

Banyak siswa SMPN 7 Pujut mengalami kesulitan menyelesaikan operasi hitung perkalian. Oleh karena itu peneliti melakukan penerapan lattice multiplication method untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan lattice multiplication method untuk mengatasi kesulitan menyelesaikan operasi perkalian pada siswa kelas VIII SMPN 7 Pujut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitian one group pre and posttest design. Sampel penelitian ini merupakan perwakilan siswa dari setiap rombel pada kelas VIII SMPN 7 Pujut yang direkomendasikan oleh guru matematika karena mengalami kesulitan menyelesaikan operasi perkalian yang berjumlah 20 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dianalisis menggunakan uji  (paired sample t test) berbantuan SPSS 16.0 diperoleh data   dan dengan   diperoleh  yang artinya  .  Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil tes sebelum diterapkan metode perkalian latis (pretest) dengan hasil setelah diterapkannya metode perkalian latis (posttest) yang diperoleh siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi penolakan terhadap  sehingga  diterima dimana  berbunyi: ada pengaruh penerapan lattice multiplication method untuk mengatasi kesulitan menyelesaikan operasi perkalian pada siswa kelas VIII SMPN 7 Pujut.
KESULITAN SISWA SMP DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA Samsul Hadi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.953 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.859

Abstract

Pemecahan masalah merupakan salah satu kompetensi siswa yang dikembangkan pada kurikulum pembelajaran matematis dalam menghadapi setiap permasalahan baik di pembelajaran maupun di kehidupan sehari-hari. Fokus penelitian ini adalah memperoleh gambaran tentang kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah matematis di salah satu SMP Negeri di kabupaten Lombok Timur, NTB, Indonesia. Partisipan dalam penelitian ini adalah 29 siswa kelas VIII yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan pada tahun ajaran 2017/2018. Pemilihan partisipan dilakukan dengan purposifsampling. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah, interview, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) siswa tidak mampu memahami, mengidentifikasi, dan menafsirkan masalah dengan baik dan benar, (2) siswa tidak mampu membuat representasi masalah ke dalam model matematis, (3) siswa tidak mampu menjalankan strategi penyelesaian masalah yang telah dibuat dengan benar, (4) siswa tidak mampu melakukan perhitungan dengan benar dan teliti, (5) semua siswa tidak mampu membuat strategi alternatif penyelesaian masalah, dan (6) hampir semua siswa terindikasi kesulitan dalam aspek bahasa, seperempat siswa dalam aspek konsep/pemodelan, dan hampir separuh siswa dalam aspek terapan.
Pengembangan Sumberdaya Manusia (PSDM) Unsur Perangkat Desa Dan Kader Pembangunan Manusia Se-Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok (Stunting Dan Konvergensi Pencegahan Stunting) Khosiah Khosiah; Sintayana Muhardini
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.697 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.985

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasanya. Bahkan, stunting dan malnutrisi diperkirakan berkontribusi pada berkurangnya 2-3% Produk Domestik Bruto (PDB) setiap tahunnya. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018 menunjukkan bahwa terdapat data 30,8% atau terdapat 7 Juta anak Indonesia terkena stunting. Hal ini merupakan permasalahan yang serius sehingga pemerintah dengan serius dalam penanganan dan pencegahan masalah stunting tersebut. Sejalan dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi No.16 Tahun 2018 bahwa salah satu prioritas penggunaan Dana Desa itu adalah salah satunya diperuntukkan untuk penanganan stunting melalui pelayanan kesehatan dan gizi. Penurunan stunting memerlukan intervensi yang terpadu, mencakup intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ceramah, metode tanya jawab dan metode diskusi, metode dokumentasi. Berdasarkan hasil pelatihan menunjukkan bahwa para kader pembangunan manusia (KPM) sudah mampu memahami permasalahan stunting dan upaya pencegahan dan penanganan stunting
PENGEMBANGAN BUKU SAKU BIOLOGI BERORIENTASI KEUNGGULAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK Tri Sari Wijayanti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.454 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa Buku Saku Biologi berorientasi keunggulan lokal untuk meningkatkan karakter siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang meliputi 5 tahap yaitu: analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Pada tahap Development, Buku Saku Biologi dinilai kelayakannya oleh peserta didik Kelas X IPA 1 dan X IPA 2 SMA Negeri 1 Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pengumpulan data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian melalui perhitungan statistik menghasilkan nilai t_hitung=3,585 pada taraf keyakinan 95% dan df 18, dan t_tabel= 1,734. Karena t_hitung>t_tabel maka dapat dikatakan signifikan responden merasakan perubahan sikap, sifat dan karakter yang lebih baik setelah memahami isi Buku Saku Biologi.
MENGENAL TRADISI BARAPAN KEBO DI KABUPATEN SUMBAWA Ranis Oktaviani
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.477 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.838

Abstract

Barapan kebo atau karapan kerbau merupakan permainan rakyat yang ada di Pulau Sumbawa, tepatnya di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Barapan kebo ini merupakan suatu tradisi masyarakat agraris Sumbawa termasuk Sumbawa Barat yang hingga kini masih hidup di “Tanah Samawa” (sebutan lain bagi Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat). Tradisi ini digelar oleh masyarakat Suku Samawa setiap menjelang musim tanam tiba.Konon ceritanya, barapan kebo merupakan acara selamatan yang muncul dari tradisi bertani masyarakat “Tanah Samawa”. Berangkat dari keinginan untuk menjadikan tanah yang mestinya siap ditanami padi sebanyak tiga kali. Dikarenakan jenis tanah di Pulau Sumbawa yang umumnya adalah tanah liat, maka barapan kebo diselenggarakan dengan tujuan untuk membantu petani dalam membajak sawah agar tanah yang akan ditanami dapat teroptimalkan dengan baik.

Page 16 of 112 | Total Record : 1117