cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,117 Documents
Meningkatkan Pemahaman Sifat Magnet Dan Kegunaannya Melalui Model Pembelajaran Demonstrasi Pada Siswa Kelas V SDN I Mambalan Gunungsari Lombok Barat Tahun Pelajaran 2019/2020 Maria putu eka sukahati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1345

Abstract

Model pembelajaran dan alat peraga adalah alat bantu pengajaran yang secara sengaja dan terencana disiapkan atau disediakan guru untuk mempresentasikan dan atau menjelaskan bahan pelajaran serta digunakan siswa untuk dapat terlibat langsung dengan pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas, yang menggunakan pengembangan motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian ini berangkat dari masalah yang didapat di lapangan, kemudian dianalisis dan direfleksikan. Berdasarkan teori yang menunjang, kemudian dilaksanakan tindakan di lapangan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dua siklus kegiatan yaitu siklus 1  dan siklus 2. Masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahap kegiatan yaitu penyusunan rencana tindakan, melaksanakan tindakan, melaksanakan observasi, membuat analisis dilanjutkan dengan refleksi. Pada penelitian ini yang melaksanakan perbaikan pembelajaran adalah guru kelas V SD Negeri I MAMBALAN dibantu oleh teman sejawat yang bertugas mengamati dan mengumpulkan data selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Sedangkan sebagai subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas V SD Negeri I MAMBALAN tahun pelajaran 2019 / 2020 yang jumlahnya 17 siswa. Hasil penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Demonstration dapat meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam memahmi materi pelajaran IPA khususnya tentang magnet dankegunaannya. Sebagai bukti keberhasilan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah adanya peningkatan kemampuan siswa berdasar hasil evaluasi dan pengamatan yang dilakukan setiap akhir siklus yaitu rata-rata nilai 60,20 sebelum tindakan menjadi 68,8 setelah tindakan siklus I,  80,15 setelah dilaksanakan tindakan siklus II.
KOMPARASI KOMPETENSI SANTRI ASRAMA DAN NON ASRAMA DALAM BERKOMUNIKASI DI LINGKUNGAN PESANTREN ULIL ALBAAB Baiq Yulia Kurnia Wahidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 5 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i5.1296

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kompetensi komunikatif yang dimiliki oleh santri asrama dan nonasrama di Pondok Pesantren Ulil Albaab. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuasal Komparatif (Exs Post Facto).  Sampel dari penelitian ini adalah santri asrama dan nonasrama. Jumlah subjek 30 santri, di mana kelas asrama berjumlah 15 dan kelas nonasrama berjumlah 15 santri. Untuk mengukur tingkat kemampuan kompetensi komunikatif yang dimiliki oleh para santri digunakan instrumen, instrumen yang digunakan adalah angket yang berisi kriteria-kriteria penilaian dalam kompetensi komunikatif berpidato.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh santri asrama memiliki kompetensi yang lebih baik dari santri asrama, dengan perhitungan hasil nilai santri asrama memiliki nilai tertinggi 92 dengan rata-rata 84.2 sedangkan santri  nonasrama memiliki nilai tertinggi 76 dengan nilai rata-rata 58,7. Sehingga hipotesis Ha diterima dengan adanya perbedaan kompetensi komunikatif antara santri asrama dan nonasrama di Pondok Pesantren Ulil Albaab, dan menolak hipotesis 0 atau Ho.
UJI AKTIVITAS ANTIULCER AIR ALKALI TERIONISASI PADA MENCIT PUTIH JANTAN (MUS MUSCULUS) Adriyan Suhada; Bq. Fitria Maharani; Ni Komang Wijiani Yanti; Nur'aini Nur'aini
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v6i1.2275

Abstract

Alkaline water is water that has antioxidant content and has a structure that is rich in active hydrogen that can cure stomach ulcers. The purpose of this study was to determine the effectiveness of ionized alkaline water as an antiulcers in male white mice (mus musculus). Method of induction of gastric ulcer using aspirin, used as many as 24 male mice (mus musculus) aged 2-3 months used as mice test animals divided into 6 groups each group consisting of 3 animals all groups were given ulcer treatment for 7 days, then group I (negative control) were given aquadest group II (positive control) were given sucralfate, group III were given ph 8 alkaline water group IV was given ph 9.0 alkaline water, group V was given ph 9.5 alkaline water, and group VI was given alkaline water pH 11.5 treatment of each group for the next 7 days on the 14th day the mice were dissected and the gastric mucosa structure was observed and the mucosal damage value was determined. The results showed that alkaline water 9.5 and 11.5 had lower mucosal damage values than negative controls. It can be concluded that the alkaline water ph 9.5 and 11.5 are said to be effective in reducing gastric mucosal damage compared to the negative group given aquadest.
Karakteristik Sifat Fisik Dan Organoleptik Sirup Asam (Tamarindus Indica Linn.) Pada Berbagai Konsentrasi Gula Febrina Sulistiawati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.1255

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pengujian karakteristik sifat fisik berupa nilai pH dan viskositas serta sifat organoleptik berupa rasa dan warna pada sirup asam (Tamarindus indica Linn.) yang ditambahkan enam perlakuan konsentrasi gula. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi gula yang tepat dalam menghasilkan sirup asam dengan kualitas terbaik dan diharapkan dapat memperbanyak variasi produk olahan yang dihasilkan dari buah asam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal konsentrasi gula menggunakan enam perlakuan dengan tiga kali ulangan sehingga dihasilkan 18 unit percobaan. Hasil pengamatan selanjutnya dianalisis menggunakan analisis keragaman (ANOVA) pada taraf nyata 5%, bila terdapat beda nyata maka diuji lanjut menggunakan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan berbagai konsentrasi gula memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai pH, viskositas, rasa dan warna. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penambahan konsentrasi gula maka semakin tinggi pula nilai pH dan viskositas. Dan berdasarkan hasil uji organoleptik, sirup asam yang lebih disukai oleh panelis adalah sirup dengan penambahan konsentrasi gula 160 dan 180% dengan warna coklat.
Peningkatan Kinerja Guru dalam melaksanakan Pembelajaran yang Efektif melalui Supervisi Observasi Kelas di SDN Wora Tahun Pelajaran 2020-2021 Safruddin Safruddin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 6 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i6.1684

Abstract

Supervisi observasi kelas tidak bisa terlepas dari penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola pembelajaran. Apabila di atas dikatakan, bahwa supervisi observasi kelas  merupakan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran, maka menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa dihindarkan prosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan Kinerja Guru dalam melaksanakan Pembelajaran yang Efektif melalui Supervisi Observasi  Kelas Di SDN Wora Tahun Pelajaran 2020-2021. Jenis ini adalah Penelitian Tindakan sekolah, Desain Penelitian Tindakan Sekolah yang digunakan sesuai dengan model Mc.Taggar. Setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan, evaluasi  serta refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah guru SDN Wora Tahun Pelajaran 2019/2020 sebanyak 12 orang guru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan Angket.  Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa:  terdapat Peningkatan Kinerja Guru dalam melaksanakan Pembelajaran yang Efektif melalui Supervisi Observasi  Kelas Di SDN Wora Tahun Pelajaran 2020-2021, dengan nilai prosentase peningktan kinerja guru sebesar 58,33% pada siklus I dan 91,67 % pada siklus II. 
PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENERAPAN KONFLIK KOGNITIF TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS DAN SIKAP PESERTA DIDIK MTs.QUDWATUN HASANAH T.P 2019/2020 Mulia rasyidi; Asrorul Azizi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.1322

Abstract

Keterampilan berpikir kritis matematis, dan sikap positif peserta didik terhadap IPA Terpadu merupakan komponen penting yang harus dimiliki oleh seorang peserta didik, sehingga dengan memiliki keterampilan ini diharapkan  membantu peserta didik dalam memecahkan masalah IPA Terpadu, maupun masalah sehari-hari. Salah satu cara mengembangkan keterampilan ini adalah dengan pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif merupakan pembelajaran yang berdasarkan masalah, dimana pada masalah yang dikemukakan terdapat fakta, keadaan, situasi yang mempertentangkan struktur kognisi peserta didik. Dalam situasi ini terjadi konflik antara pengetahuan yang dimiliki peserta didik dengan situasi yang sengaja disediakan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampilan berpikir kritis matematis dan sikap peserta didik MTs.Qudwatun Hasanah Mertak Kesambik kelas VIII berdasarkan model pembelajaran, peserta didik, dan level sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik MTs.Qudwatun Hasanah Mertak Kesambik kelas VIII di Lombok Tengah. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi tes keterampilan IPA Terpadu, tes keterampilan berpikir kritis matematis, skala sikap peserta didik terhadap IPA Terpadu. Tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah: mengkaji dan menganalisis perbedaan keterampilan berpikir kritis matematis, sikap peserta didik peserta didik yang menerima pembelajaran berbasis masalah dengan strategi konflik kognitif dan pembelajaran konvensional ditinjau dari: a) keseluruhan, pengetahuan awal peserta didik (tinggi, sedang, dan rendah), dan level sekola
Penerapan Pembelajaran Metode Kerja Kelompok Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas V Semester Ganjil SDN 2 Ngali Tahun Pelajaran 2016/2017 Iswan Iswan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 6 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i6.1639

Abstract

Untuk membentuk anak menjadi demokratis kita  harus menekankan pelaksanaan prinsip kerjasama lebih besar faedahnya dan pada sistem persaingan. Kerja kelompok mempertinggi hasil belajar baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Pembelajaran Metode Kerja Kelompok dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas V Semester Ganjil SDN 2 Ngali Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Desain Penelitian Tindakan Kelas yang digunakan sesuai dengan model PTK Kemmis dan McTaggart. Setiap siklus meliputi perencanaan (plan), tindakan (action), pengamatan (observation), evaluasi (evaluation) serta refleksi (reflection). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas V SDN 2 Ngali Semester I sebanyak 27 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan lembar observasi.  Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka disimpulkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar PKn siswa sebelum penelitian tindakan kelas adalah 16,244 dan skor ideal yang mingkin dicapai yaitu 25, sedangkan rata-rata hasil belajar PKn siswa setelah diadakan tindakan kelas melalui metode kerja kelompok dengan bantuan tutor sebaya dan dua siklus yaitu Siklus I adalah 27,089 dan siklus II adalah 30,60, dan skor ideal yang dicapai yaitu 40. Dari hasil tersebut diperoleh keterangan bahwa hasil belajar PKn dalam hal ini kemampuan menyelesaikan soal-soal siswa kelas V SDN 2 Ngali mengalami peningkatan. (2)Adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar yakni sebelum diadakan tindakan tes awal 35,56%) yang tuntas, setelah diadakan tindakan siklus I 72,50% yang tuntas, dan Siklus II 97,50% yang tuntas. DARI Hasil ini diperoleh keterangan bahwa siklus II ini telah mencapai ketuntasan belajar secara klasikal sebagaimana yang telah ditetapkan oleh Depdiknas bahwa tuntas belajar secara klasikal jika telah mencapai 85% dari jumlah siswa yang telah memperoleh skor minimal 65% dan skor ideal.
ANALISIS KESULITAN DAN SELF-EFFICACY SISWA MA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA samsul hadi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 4 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i4.1312

Abstract

Pemecahan masalah merupakan bagian proses terpenting dalam pembelajaran matematika yang membutuhkan self-efficacy siswa dalam penyelesaian masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan-kesulitan dan self-efficacy siswa MA memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa kelas 11 di salah satu MA Negeri di Lombok, NTB. Sampel penelitian ditentukan dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes diagnostik terdiri atas 6 soal uraian, angket self-efficacy, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam pemecahan masalah matematika terletak pada pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif. Jenis kesulitan yang dialami siswa yaitu siswa kesulitan mengingat fakta, kesulitan mengingat konsep, memahami fakta dan konsep, menerapkan konsep, menerapkan prosedur penyelesaian masalah, menganalisis prosedur, mengevaluasi faktual, mengevaluasi konsep, mengevaluasi prosedur, dan mengomunikasikan metakognitif. Faktor-faktor kesulitan yang dialami siswa MA dalam memecahkan masalah matematika yaitu siswa merasa waktu pengerjaan soal tidak cukup, siswa belum terbiasa menyelesaikan soal-soal non rutin dalam pembelajaran matematika, siswa kesulitan dalam bahasa, konsep, terapan, dan penggunaan stategi yang tepat dalam pemecahan masalah matematika sehingga siswa mudah menyerah, dan siswa tidak mampu mengaitkan konsep yang satu dengan yang lain dalam penyelesaian masalah matematika yang dikerjakan. level Self-efficacy siswa MA berada pada kategori tinggi dalam menyelesaikan masalah matematika.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Literasi Sains Siswa Safnowandi Safnowandi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 5, No 6 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v5i6.1596

Abstract

The objectives of this research are to: 1) determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on cognitive learning outcomes; and 2) to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on students' scientific literacy. This type of research is a quasi experiment. The research design of pre-test-post-test non equivalent control group design. The population in this study were all class VII students of SMPN 1 Tanjung North Lombok Regency in the academic year 2017/2018 which consisted of 6 classes. The sampling technique used purposive sampling, in order to obtain class VII 3 as the experimental class and class VII 1 as the control class. The instruments used to collect data were multiple choice questions totaling 20 items to measure student cognitive learning outcomes and essay questions to measure content and the scientific context. Meanwhile, worksheets are used to measure the scientific process. The data analysis technique used two-way ANOVA with a significance level of 0.05% using SPSS 16 for Windows. The results showed that: 1) there was an effect of the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on cognitive learning outcomes (p <0.05); and 2) there is an effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on students' scientific literacy (p <0.05).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR GUGUS 2 SELONG LOMBOK TIMUR Made Ayu Pransisca
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 4, No 5 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jupe.v4i5.1301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media lingkungan terhadap sikap sosial dan hasil belajar IPA pada siswa kelas iv sekolah dasar gugus 2 selong lombok timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan pola dasar Single Factor Independent Groups Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 201 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 65 siswa ditentukan dengan teknik random sampling. Data sikap sosial siswa dikumpulkan dengan kuesioner, Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis menggunakan MANOVA berbantuan SPSS 16.00 for windows. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: pertama, sikap sosial siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media lingkungan secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 15,847; p < 0,05); kedua, hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media lingkungan secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 39,123; p < 0,05); ketiga, secara simultan sikap sosial dan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media lingkungan secara signifikan lebih baik daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (F = 31,207; p < 0,05).

Page 18 of 112 | Total Record : 1117