cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,117 Documents
EFFECT OF AZOTOBACTER SP AND UREA FERTILIZER (N) ON EFFICIENCY (N) UPTAKE AS WELL AS TOMATO CROP YIELD Anatje Lihiang
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4264

Abstract

One of the   important  commodities  that are widely  consumed  to  meet  nutritional  and food  needs,   especially  vegetables,   is  tomato  (Solanum lycopersium).  The need for  tomatoes  is increasing    both  in  quantity  and  quality.  But  until  now   the   need for   vegetables  in  quantity  and  quality  is difficult to   meet  using    conventional  agriculture.  For this  reason, the     application of biological fertilizers   that have the potential to  reduce the use of   inorganic  fertilizers  and are able to  efficiently  fertilize, namely      the use of  Azotobackter  sp.    The ability of   these  microbes  to  tether  nitrogen from  the air  largely depends  on   environmental conditions, especially the   availability of  organic  matter within  the   rhizosphere, aeration  and   soil moisture  .   Nitrogen is  a very important plant  nutrient.  The adequacy of the   supply of   nitrogen in plants  is characterized  by the   speed of  plant growth    and   dark  green leaf color.   In  the research of   Goeswono  Soepardi  (1983), stated  that  nitrogen tethering  by Azotobacter  sp  is only  about  25 kh  ha-1  N year-1.  Meanwhile, the   need for  nitrogen in   tomato plants  according to   Tisdale et al  (1985) is  82-120 kg ha-1  N  to   be able to  produce  about  30 tons of    ha-1 fresh   tomatoes .  This situation    shows  that  to  meet the   needs of  tomato  plants  for nitrogen, nitrogen   fertilization is still  needed even though they   have  received  additional    nitrogen   from  Azotobacter  inoculated sp, that is,   by  fertilizing  urea as  a source of  N.   The objectives of  this  study  are: 1.  Effect of  Azotobacter  sp  and   nitrogen fertilizers on N   uptake  by plants as   well as  tomato  crop   yield, 2.  The dose of nitrogen   fertilizer  on  the inoculation of   Azotobacter  sp  that gives  the highest tomato yield    .   Based on  the results   of the   research obtained , there was a noticeable  increase in N   uptake  in  the administration of   Asotobakter  sp  inoculant  treatment  and accompanied by      the  application of  nitrogen  fertilizers    than  those that were not  given   Asotobakter  sp  inoculants  and   nitrogen fertilizers  on each  treatment. The highest yield of fresh   tomatoes  was  found in the   A1N3 treatment with a     fresh   weight of   tomato fruits of   8,969.30 g / plant  with  a dose of nitrogen     fertilizer  90 kg
Reward And Punishment On Student's Motivation In Learning English Muhammad Khairi Ikhsan; Elmiati Elmiati; Herfyna Asty
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4141

Abstract

The purpose of this research is to find information about what types of rewards and punishments are used by teachers in classroom activities. This research is qualitative research with descriptive method. The participants in this study were one English teacher at SMK Kesehatan Padang and students who received rewards and punishments from the teacher in the classroom. To collect data, researchers used instruments, namely observation checklists and interviews. Researchers obtained data on how the role of teachers in using the types of reward and punishment in the classroom, as well as conducting interviews with students who received rewards and punishments in the classroom as participants. Based on data analysis, the researchers concluded that English teachers at SMK Kesehatan Padang use reward and punishment during English language learning. Among the 4 types of rewards and 2 types of punishment studied, the English teacher at SMK Kesehatan Padang uses three types of rewards, namely: social rewards, token rewards, material rewards, while two types of punishment are used, namely: presentation punishment, and removal punishment.
Upaya Meningkatan Disiplin Kerja Guru Dalam Melaksanakan Pembelajaran Di SMP Negeri 3 Sano Nggoang Abdul Sudin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i2.3750

Abstract

Tujuan penelitian tindakan sekolah untuk mengetahui tingkat kedisiplinan guru baik dalam hal mengajar maupun menysusun administrasi. Selain itu, adapun hasil penelitian ini: dimana Tingkat kepatuhan  guru di SMP Negeri 3 Sano Nggoang   baik  dan berhasil dalam menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan pembelajaran dan mengevaluasi  kegiatan  pembelajaran  sebesar  77,78  %  dan  guru  yang  belum  berhasil   akan diberikan bimbingan   program  tindaklanjut  yang  dilakukan  oleh kepala   sekolah. Tingkat Ketepatan waktu guru di SMP Negeri 3 Sano Nggoang baik dan berhasil  dalam menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan pembelajaran dan mengevaluasi  kegiatan  pembelajaran  sebesar  75,56  %  dan  guru  yang  belum  berhasil   akan diberikan bimbingan   program  tindaklanjut  yang  dilakukan  oleh kepala   sekolah. Tingkat Kesadaran  guru di SMP Negeri 3 Sano Nggoang baik dan berhasil dalam menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan pembelajaran dan mengevaluasi  kegiatan  pembelajaran   sebesar  80,00  %  dan  guru  yang  belum  berhasil   akan diberikan bimbingan   program  tindaklanjut  yang  dilakukan  oleh kepala   sekolah. Dilihat dari Tingkat Kesediaan  guru di SMP Negeri 3 Sano Nggoang amat  baik dan berhasil dalam menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan pembelajaran dan mengevaluasi  kegiatan  pembelajaran  sebesar  86,67  %  dan  guru  yang  belum  berhasil   akan diberikan bimbingan   program  tindaklanjut  yang  dilakukan  oleh kepala   sekolah serta Tanggungjawab  guru  di SMP Negeri 3 Sano Nggoang amat  baik dan berhasil dalam menyusun perencanaan, melaksanakan kegiatan pembelajaran dan mengevaluasi  kegiatan  pembelajaran  sebesar  82,22  %  dan  guru  yang  belum  berhasil   akan diberikan bimbingan   program  tindaklanjut  yang  dilakukan  oleh kepala   sekolah
GAYA BELAJAR MAHASISWA D3 TATA BUSANA FAKULTAS PARIWISATA DAN PERHOTELAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG Siti Mashitah; Ernawati Ernawati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.3951

Abstract

Basically, every student has a different learning style. This study aims to determine the dominant learning style in D3 Fashion Design students, Faculty of Tourism and Hospitality, Padang State University, which consists of visual, auditory and kinesthetic learning styles. The research method is descriptive quantitative. The population in this study were D3 Fashion Design students who were registered in the 2019 semester of January-June 2022, class of 2019, 2020 and 2021. The sample technique used was simple random sampling determined by the Slovin formula and obtained as many as 60 students. Data collection using a questionnaire. Analysis of research data using descriptive statistical analysis. The results showed that the learning style of D3 Tourism and Hospitality Fashion Design students at Padang State University with a visual learning style value of 42%, auditory 35% and kinesthetic 23%. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the most dominant learning style for D3 Fashion Design students is visual learning style.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Bangun Datar Sederhana dengan Media Manipulatif pada Siswa Kelas III Semester I SDN Lendang Telaga Tahun Pelajaran 2019 /2020 Baiq Isnaningsih
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar Matematika  materi bangun datar sederhana dengan menggunakan Media manifulatif   pada siswa kelas III  SDN semester I tahun pelajaran 2019 / 2020, jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Lendang Telage  tahun pelajaran  2019/2020  yang berjumlah 21 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes, Instrumen penelitian berupa tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Jika melihat perbandingan  hasil belajar dari siklus I menuju siklus II menunjukkan hasil yang  signifikan  dengan menggunakan media manifulatif pada materi bangun datar , dimana  pada siklus I diperoleh nilai rata – rata sebesar  64  kemudian pada siklus II meningkat pada siklus II  nilai rata – rata  diperoleh  sebesar 85  terjadi peningkatan sebesar  21 poin,  kemudian jumlah siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 9 siswa  dengan persentase ketuntasan sebesar  42 % meningkat pada siklus II jumlah siswa yang  tuntas belajar sebanyak  20 siswa  atau dengan persentase sebesar  95%  terjadi peningkatan sebesar  53 poin, begitu juga ketuntasan klasikal  yang dicapai pada siklus II sebesar  95%  sudah melampui  kriteria ketuntasan klasikal yang dipatok yaitu sebesar ≥85%, dengan demikian maka  indikator keberhasilan sudah tercapai. Dengan demikian  dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan menggunakan media manifulatif    dapat meningkatkan hasil belajar  Matematika siswa kelas III materi bangun datar sederhana  di SDN   Lendang Telage  Tahun pelajaran 2019  / 2020
Metode Latihan Sirkuit Dan Crossfit Sebagai Program Pembinaan Fisik Bulutangkis Lalu Sapta Wijaya Kusuma; Jamaludin Jamaludin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3837

Abstract

Olahraga bulutangkis membutuhkan komponen fisik yang kompleks untuk dapat bermain dengan baik, karena dalam permainan bulutangkis atlet dituntu untuk bergerak dengan cepat dan dengan akurasi yang tinggi untuk bergerak ke depan, samping kiri dan kanan, belakang kiri dan kanan secara tiba-tiba. Sehingga hal tersebut dibutuhkan komponen fisik yang baik, diantaranya adalah daya tahan, kecepatan, kekuatan, power, kelincahan, fleksibilitas, koordinasi, dan kecepatan reaksi yang baik untuk menerima shuttlecock yang datang secara tiba-tiba. Gerakan tersebut dilakukan dalam waktu yang relative lama, antara 45 sampai dengan 60 menit lebih dalam satu kali pertandingan. Kondisi tersebut dibutuhkan latihan yang tepat untuk mendapatkan komponen fisik yang prima dalam satu sesi latihan. Ada 2 jenis latihan yang dalam satu sesinya memiliki berbagai unsur fisik, diantaranya adalah (1) sirkuit training, dan (2) crossfit. Dua jenis latihan tersebut memungkinkan seorang pemain memiliki komponen motor ability yang kompleks dengan menerapkan kedua jenis latihan tersebut. Sirkuit dengan pola latihan post, yang terdiri dari 6-12 post dan membutuhkan tempat yang cukup luas untuk membuat lintasannya. Sedangkan crossfit jenis olahraga intensitas tinggi dengan system aerobik dan anaerobik, menggunakan beban tubuh ataupun alat resistance training, seperti burble, dumble, box jump, jump rope, bola medicine dan jenis alat lainnya yang dikerjakan secara individu maupun kelompok. Baik sirkuit dan crossfit kedua jenis latihan ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan atlet agar komponen fisik yang menjadi tujuan bisa tercapai dengan tepat dan tidak memakan waktu relatif lama.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Melalui Supervisi Akademik Di SMP Negeri 1 Taliwang Abdul Muis
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4319

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk menentukan prosedur supervisi akademik yang tepat dalam rangka peningkatan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam proses pembelajaran, yang pada akhirnya akan berdampak pada kualitas pendidikan.Penelitian Tindakan Sekolah dilakukan dalam dua siklus.Berbeda kegiatan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dimasukkan dalam setiap siklus. Kepala sekolah dan guru di SMP Negeri 1 Taliwang berperan sebagai peserta penelitian. Kepala sekolah bertanggung jawab atas supervisi akademik, dan guru di SMP Negeri 1 Taliwang adalah keduanya. subjek dan objek dalam perlakuan supervisi akademik. Strategi pengumpulan informasi adalah melalui pengawasan ruang belajar dengan tahapan mengatur pendidik dalam pengalaman pendidikan dan memperhatikan pembelajaran di wali kelas, untuk merekam peristiwa penting yang berhubungan dengan penelitian, terutama selama pengalaman yang terus bertambah. Persentase (%) keberhasilan digunakan sebagai konstanta dalam data a teknik analisis yang mengarahkan pengolahan data. untuk memperkuat interpretasi dalam kesimpulan berikut dengan memanfaatkan kriteria interpretasi skor: 80 hingga 100% (sangat baik), 66 hingga 79% (baik), 56 hingga 65% (cukup), dan 40 hingga 55% (kurang) Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran meningkat pada setiap tahapan, mencapai rata-rata 63% pada siklus I (cukup) dan 68% pada siklus II (baik). Dari siklus I kemampuan guru meningkat sebesar 5%. Secara khusus, kondisi awal sekolah meningkat secara signifikan dibandingkan dengan kondisi akhir pada siklus II. Ketepatan guru memasuki kelas meningkat sebesar 48%, demikian pula pemanfaatan media pembelajaran sebesar 32%, ragam metode sebesar 31%, dan strategi pembelajaran sebesar 36%.
Pengembangan Materi Ajar Sosiologi Berbasis Local Wisdom Maesa-Esaan di SMA Negeri 3 Tondano Abdul Rasyid Umaternate; Siti Fathimah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4122

Abstract

ABSTRACT This research is a continuation of previous research on the Utilization of Local Wisdom as a Learning Resource by Sociology Teachers at SMA Negeri 3 Tondano (Case Study on Sociology Learning Class X) in 2022, where in this study found some local wisdom of the Minahasa community that can be used in Sociology teaching materials in SMA class X are tailored to the basic competencies and core competencies as well as the objectives of learning sociology itself. The long-term goal of this research is to preserve and protect local cultures from being eroded by the currents of social change, with a specific target of innovation to produce a textbook based on local wisdom of the Minahasa Community through maesa-esaan. This study uses a development (R&D) method, namely developing a class X Sociology textbook based on local wisdom, which must have several components, namely the material feasibility component, the presentation feasibility component, the linguistic feasibility component, with the aim of producing a good textbook and provide a sociology teacher's perspective in providing a lesson. The development of textbooks uses a 4D model from Thiagarajan (1947) whose development model consists of four stages of development, namely define, design, develop, and dessiminate or be adapted into a 4-P model, namely Definition, Design, Development and Deployment. In this study, the development of textbooks was simplified only to the design stage, so that the material that had been developed was only used for Class X high school students at SMA N 01 Tondano, without being distributed to other schools. To achieve this goal, this research will be carried out in one year starting from a preliminary study and proceeding to the preparation of draft teaching materials. The product produced in this research is a draft of class X Sociology teaching materials based on local wisdom maesa-esaan. This research is expected to later be able to contribute to the quality of learning for Class X high school students in their daily lives which is also a place for enculturation and preservation of the culture of the Minahasa community itself. Based on the results of the analysis of the material, presentation and language, the objectives and teaching materials were formulated in the Class X Sociology subject. The teaching materials were designed and developed through local wisdom groups.
Meningkatan Hasil Belajar Pkn Materi Pengambilan Keputusan Bersama dengan Model Pembelajaran Cooperatif Learning pada Siswa Kelas V SD Negeri Dasan Baru Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2020/2021 Sri Wahidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3918

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri Dasan Baru kualitas hasil belajar Pkn kelas V masih dibawah KKM, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pkn, melalui metode bermain peran dengan model pembelajaran cooperatif learning.Dalam penelitian ini,penulis menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian ini berbentuk siklus yang terbagi menjadi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes formatif dan observasi. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen pengamatan observasi siswa dan kinerja guru dalam pembelajaraan, sedangkan untuk mengetahui kualitas hasil belajar siswa digunakan LKS berupa tes formatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bermain peran dengan model kooperatif learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pkn materi pengambilan keputusan bersama, dari nilai rata-rata prasiklus 53,88 menjadi 64,16 pada siklus I dan 78,38 pada siklus II.Dengan demikian hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salahah satu refrensi, bagi peneliti lain dan dapat digunakan sebagai salah satu model pembelajaran dalam rangka meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Picture And Picture Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Gambar Bercerita Peserta Didik Kelas V SDN 1 Srirande Mayske Rinny Liando; Grace Engelin Kuron; Putri Yeni Lestari
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3856

Abstract

One type of writing skill is writing pictures telling stories. This skill is a skill that can hone or train to convey ideas or ideas in his mind through pictures. The pictures that have been written form a sequential story. The results of an interview with one of the educators at SDN 1 Srirande found that in learning to write storytelling pictures there were still many students who scored below the minimum completeness criteria (KKM) with the minimum completeness criteria value for writing stories was 70. The type of research used in this study is classroom action research (CAR). The purpose of classroom action research is to improve the implementation of the learning process in education, especially in classroom learning and student learning outcomes. Based on the results of the research and discussion that has been presented, it can be concluded that there has been an increase in storytelling picture writing skills using the picture and picture learning model where in the first cycle the percentage value of the students' storytelling picture writing skills was 50% in the less category, while there was an increase in the first cycle. II where the results of students' storytelling picture writing skills with a percentage value of 100% with a very good category.

Page 36 of 112 | Total Record : 1117