cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,117 Documents
Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Di PAUD Terpadu An-Nabawi Mala Mala; Nuligar Hatiningsih
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3846

Abstract

Penelitian dilatar belakangi masih kurangnya kesadaran diri anak, ada yang belum mematuhi peraturan sekolah, kurangnya rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya, dan tingkat sosialisasi yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui tingkat keterampilan sosial anak Melalui Pembelajaran berbasis proyek Di PAUD Terpadu An-Nabawi Kedaung, Kecamatan Pamulang. Yang menjadi subjek  dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 berjumlah 10 orang dengan perincian laki-laki 6 orang dan perempuan 4 orang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan yaitu teknik analisis kualitatif dan teknik analisis kuantitatif. Hasil dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan keterampilan sosial anak melalui pembelajaran berbasis proyek. Peningkatan ini terlihat dari jumlah anak yang memiliki keterampilan sosial dengan kategori Berkembang Sangat Baik yang meningkat dari 0% pada pra-siklus  menjadi 70% pada siklus II. Hal ini berarti terjadi peningkatan sebanyak 7 anak. Adapun jumlah anak yang memiliki keterampilan sosial ke dalam kategori Belum Berkembang menjadi menurun dari 60 % pada pra-siklus I menjadi 0% pada siklus II.
Pengaruh Model Discovery Learning terhadap Keterampilan Mengembangkan Hikayat ke Bentuk Cerpen Siswa Febrina Riska Putri; Upit Yulianti DN; Dwiyan Rahma Putri
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4186

Abstract

This research is motivated by the skills of developing folklore (saga) into the form of short stories for students who are still low. The problem found is that students have difficulty developing folklore (saga) into short story form because they do not understand the material to develop folklore (saga) into short story form. This has resulted in the ineffectiveness of learning to develop folklore (saga) into short stories in the classroom. This study aims to describe the effect of the discovery learning model to improve learning to develop folklore (saga) into short stories for class X students of SMA N 1 Gunung Talang. . The population of this research is the students of class X SMA N 1 X Gunung Talang in the academic year 2021/2022, totaling 252 people. Samples were taken in class X IPA 5 and X IPA 6, totaling 25 people. The research method used in this study is the research design used is a quasi-experimental (quasi-experimental). The instrument used in this study was student performance tests. The results of this study are first, the skills of developing folklore (saga) into short stories for class X SMA N 1 Gunung Talang without using the discovery learning model to get an average score of 57.6 including sufficient qualifications in the range of 56- 65%. Second, the skills of developing folklore (saga) into short stories for class X students of SMA N 1 Gunung Talang using the discovery learning model obtained an average score of 76.2 including good qualifications in the range of 76-85%. Third, there is a significant influence in the use of discovery learning models in developing folklore skills (saga) into short stories for class X students of SMA N 1 Gunung because tcount > ttable (6.96 > 1.68).
PENERAPAN PENILAIAN AUTENTIK GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ANEKDOT DI SMAN 1 WERA nurfidah nurfidah; Rostati Rostati; Muhammad Yani
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4135

Abstract

Penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa indonesia berbasis teks perlu ditinjau secara komprehensif, khususnya penerapan dalam proses pembelajaran menulis teks anekdot. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan penerapan penilaian autentik guru bahasa Indonesia SMAN 1 Wera dalam pembelajaran menulis teks anekdot. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini pada SMAN 1 Wera, responden penelitian ini berjumlah lima responden diantaranya satu orang wakil kepala sekolah/wakil kurikulum, dua orang guru bahasa indonesia dan dua orang peserta didik masing-masing sekolah. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian di SMAN 1 Wera bahwa guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran menulis teks anekdot yakni melakukan persiapan sebelum pelaksanaan penilaian autentik, pelaksanaan penilaian autentik dilakukan secara menyeluruh dari mulai perencanaan pembelajaran sampai pelaporan proses pembelajaran, dan penilaian autentik guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran menulis teks anekdot yakni melalui aspek kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta guru- guru dalam melakukan pelaporan penilaian autentik khususnya dalam pembelajaran menulis teks anekdot, dari ranah penilaian pengetahuan dalam teknis tes tulis, tes lisan, penugasan, dan penilaian keterampilan menggunakan teknik kinerja dan proyek. Secara keseluruhan penerapan penilaian autentik dapat melatih guru khususnya guru bahasa Indonesia karena penilaian autentik dapat mendorong kreativitas peserta didik, terutama dalam pembelajaran menulis teks.
Efektifitas Metode Latihan El Rondo Dan 1-2 Combination Pass Untuk Meningkatkan Passing Pemain Undikma Fc Soemardiawan Soemardiawan; Susi Yundarwati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3920

Abstract

Permasalahan pemain UNDIKMA FC, masih memiliki akurasi passing kurang baik, maka dari itu latihan akurasi passing sangat di butuhkan untuk pemain sendiri khususnya dan untuk tim pada umunya, dan menggunakan model latihan passing secara konvensional. Tujuan Penelitian Efektifitas metode latihan el rondo dan 1-2 combination pass untuk meningkatkan passing pemain UNDIKMA FC. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan atau desain dengan metode eksperimen, Adapun rancangan penelitiannya adalah menggunakan One group pretest–posttest design. Sampel keseluruhan pemain Pemain UNDIKMA FC”. Putra yang berjumlah 22 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive Sampling. Jadi dari hasil penelitian X1 latihan metode latihan el rondo Nilai thitung 6.813 dan X2  1-2 combination pass Nilai thitung 8. 861 terhadap hasil  Y hasil passing jauh lebih besar dari ttabel, 1.812  hal ini menunjukkan  bahwa hipotesis “Ha” (diterima) ada perbedaan Efektifitas metode latihan el rondo dan 1-2 combination pass untuk meningkatkan passing pemain UNDIKMA FC, maka penelitian ini signifikan, “H0” (ditolak)
Pemanfaatan Media Kartu Kata Untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Terhadap Materi Kosakata Anggota Tubuh Kelas I SDN 1 Licin Mayske Rinny Liando; Grace Engelin Kuron; Azizah Verdianti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3863

Abstract

The material or knowledge conveyed by utilizing the right learning media will produce something good, but if educators are not able to use the media properly, the material or knowledge they convey will not be maximally distributed. There are some materials that are difficult to convey or transfer to students, especially the intended students are low-grade students, namely the first grade of elementary school, one of which is about vocabulary material. The type of research used in this research is classroom action research(CAR). The purpose of classroom action research is to improve the implementation of the learning process in learning activities, especially in classroom learning and student learning outcomes. In the first cycle, the percentage value of student learning outcomes was 60% with a sufficient category. This increase occurred with the previous or pre-cycle results, namely the learning outcomes of students had a percentage of 50% in the less category. In the second cycle there has been an increase in learning outcomes using word cards for body parts vocabulary material with a percentage value of 95% with a very good category. Researchers assume that the media used to improve students' understanding will greatly determine the success of the learning carried out. Learning media is one of the determining factors for the success of the learning activities carried out.
THE EFFECTIVENESS OF THE USE OF RPP BY FIELD PRACTICE TEACHERS (PL) IN THE LEARNING PROCESS AT THE STATE HIGH SCHOOL OF 1 TONDANO Yoseph Daniel Arie Santie; Romi Mesra; Rahayu Rahayu
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4149

Abstract

One of the most important things that must be prepared before teaching in schools is the lesson plan (RPP) which has also been previously taught on campus in the Microteaching course. This lesson plan needs to be prepared by the PL teacher from the start so that students have guidelines in teaching. The purpose of this study is to reveal the extent to which the use of lesson plans by field practice teachers in the learning process at SMA Negeri 1 Tondano. The method used is a qualitative research method where this method basically looks at a phenomenon or social reality and then analyzes it using the researcher's own point of view. There are three lines of qualitative data analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are as follows: 1. Field Practice Teachers (PL)  do not really understand the use of RPP in PBM as a whole, 2. PBM implementation is carried out spontaneously not based on RPP, 3. RPP helps Field Practice Teachers (PL)  on certain components during PBM, 4. Some Field Practice Teachers (PL)  try to use lesson plans as much as possible in PBM, 5. PL teachers face many obstacles in using lesson plans in PBM
AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN LITERASI DI SDIT AL-HIKMAH MAYONG Ghalib Rafi Amrullah; Sri Utaminingsih; Sekar Dwi Ardianti
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang aktivitassiswa kelas 5 dalam proses pembelajaran literasi di SDIT Al-Hikmah Mayong. Penelitian ini menggunakan pendekatankualitatif dengan menggunakan metode kualitatif naratif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu guru kelas V serta siswa kelas V yang berjumlah 5 siswa sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian inidiperoleh melalui dokumen, catatan penelitian, artikel, bukureferensi beserta data pendukung lainnya. Teknik pengumpulandata yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dokumentasi dan pencatatan. Analisis data dalampenelitian ini menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianyang telah dilakukan menunjukkan bahwa aktivitas yang dilakukan siswa ketika pembelajaran dikelas meliputi aktivitasmelihat, aktivitas menulis, aktivitas berbicara, aktivitasmendengarkan serta aktivitas menggambar. Adapun pembelajaran literasi yang dilaksanakan di kelas V yaknisebelum pembelajaran siswa diajak membaca 5 hingga 10 menit, tidak hanya membaca saja namun juga menulis dan tanyajawab. Pada penelitian yang telah dilaksanakan dapatdisimpulkan bahwa Aktivitas siswa kelas V SDIT Al-Hikmah Mayong sangat beragam yang dikategorikan menjadi lima kategori meliputi aktivitas visual, aktivitas mendengarkan, aktivitas lisan, aktivitas menulis dan aktivitas menggambar. Aktivitas yang paling disukai siswa yakni diskusi karena dengandiskusi siswa dapat saling berinteraksi, dan bertukar pikiransehingga timbul ide-ide atau jawaban dari permasalahan yang harus dipecahkan.
Geografi Manusia dalam Perspektif Filsafat Ilmu Ita Mardiani Zain; Siti Masitoh; Mochamad Nursalim
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i4.4094

Abstract

Geography in Indonesia is now specialized, so geography is considered a part of science with physical and human aspects. This idea leads researchers to confine themselves to the auxiliary sciences of geography and often cuts other branches of science. Geology is often considered a science if it is not recognized by other scientists that the existence of geography in the future will be threatened. This study aims to explain human geography from the perspective of philosophy of science which includes ontology, epistemology and axiology of human geography. The ontology of human geography is part of the science of geography. The methods used in the landscape are complex in terms of geography, environment  and  geography. Epistemologically, human geography uses qualitative and quantitative methods based on extensive research. Axiologically, the existence of human geography is very important because it supports the development.
STIGMA MASYARAKAT TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM Novia Suhastini; Herlina Fitriana
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i3.3887

Abstract

Penelitian ini tentang stigma masyarakat terhadap anak yang berhadapan dengan hukummenggunakan pendekatan kualitatif, teknik purposive sampling, teknik pengumpulan data yaitu observasi non partisipan, wawancara, menggunakan teori stigma Erving Goffman yang kedua yaitu buruknya perilaku (anak yang berhadapan dengan hukum). Terdapat 26 jenis, definisi dan kriteria penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) dan salah satunya adalah anak yang berhadapan dengan hukum. Anak yang berhadapan dengan hukum adalah orang yang telah berumur 12 (dua belas) tahun tetapi belum mencapai umur 18 (delapan belas) tahun, meliputi anak yang disangka, didakwa, atau dijatuhi pidana. Stigma adalah penamaan yang sangat negatif kepada seseorang/kelompok sehingga mampu mengubah secara radikal konsep diri dan identitas sosial mereka. Faktor-faktor yang membentuk stigma terhadap anak yang berhadapan dengan hukum yaitu pelabelan, media penggambaran, faktor demografi, latar belakang kehidupan anak, bentuk kejahatan yang dilakukan. Stigma masyarakat terhadap anak yang berhadapan hukum negatif, akan diterima di lingkungan masyarakat dengan syarat adanya rehabilitasi, pengawasan, pembatasan lingkungan, jika tetap melakukan kejahatan anak tidak dapat diterima oleh masyarakat.
Pengaruh Penggunaan Media Augmented Reality Berbasis Android Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas Sekolah Dasar Miranti Widi Andriani; Amelia Ramadani
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v7i2.3849

Abstract

Media pembelajaran yang sekaligus sebagai sarana bimbingan merupakan alat yang digunakan untuk memperjelas pesan yang ingin disampaikan guru terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran inovatif haruslah menyenangkan dan dapat menarik minat siswa untuk belajar. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan media pembelajaran Augmented Reality (AR) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen.Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah single subject desain yang mana pretest dan postest diberikan pada satu kelompok yang sama. Hasilnya diperoleh nilai output sebesar 0,867  sementara koefisien determinasi sebesar 0,752 sehingga dapat disimpulkan bahwa variable Augmented Reality memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dengan persentase sebanyak 75,2%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa Penerapan media Augmented Reality dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

Page 34 of 112 | Total Record : 1117