cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 24770523     EISSN : 26139820     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan, e-issn; 2613-9820, issn cetak; 2477-0523 mengundang para ilmuwan untuk mempublikasikan karya ilmiah berupa penelitian atau makalah yang dibuat dalam bentuk artikel berkaitan dengan isu-isu politik, sosial, hukum, kebudayaan dan perekonomian warga negara berdasarkan pancasila. Kewarganegaraan diperlakukan sebagai konsep strategis dalam analisis Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan diterbitkan setiap bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
PENGARUH PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK KELAS X SMA N 13 MEDAN Ray Ardi Samosir
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i2.4267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran, kebiasaan belajar, dan hasil belajar siswa, (2) pengaruh parsial pelaksanaan pembelajaran terhadap hasil belajar, (3) pengaruh parsial kebiasaan belajar terhadap hasil belajar, (4) pengaruh simultan pelaksanaan pembelajaran dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar. Populasi penelitian berjumlah 199 siswa, sedangkan sampel yang digunakan berjumlah 67 siswa. Data dikumpulkan dengan dokumentasi dan kuesioner yang dianalisis menggunakan analisis regresi berganda meliputi uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi (R2). Data diolah menggunakan SPSS versi 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) pelaksanaan pembelajaran, kebiasaan belajar, dan hasil belajar tergolong dalam kategori cukup baik, (2) pelaksanaan pembelajaran secara parsial berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ditunjukkan dengan nilai thitung=5,570 ttabel=1,669, (3) kebiasaan belajar secara parsial berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ditunjukan dengan nilai thitung=9,154 ttabel=1,669. (4) pelaksanaan pembelajaran dan kebiasaan belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar  ditunjukkan dengan nilai Fhitung=126,102 Ftabel=3,14.
PERAN NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI PEDOMAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA Afifah, Qistin; Najicha, Fatma Ulfatun
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v8i2.4071

Abstract

Character and morals are attitudes or traits that must be owned by the younger generation. With the good character and morality of the younger generation, it will give birth to a nation and state that is of good quality and quality. The success and progress of a nation or country cannot be separated from the involvement of its people, especially the younger generation. So that the younger generation needs to equip themselves with character and morals that implement Pancasila values in them. The younger generation must make Pancasila a way of life which includes the basic concept of life that the nation aspires to. A view of life is embodied in human thoughts and ideas about the existence of life which is considered good which will bring a nation to be better.
Pancasila sebagai Perisai Penangkal Rasisme di Indonesia Rulinnanda Desta Aulia NurHidayah
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i1.4083

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman. Di era globalisasi, adanya keberagaman tersebut sangat memungkinkan terjadinya perpecahan dan rentan dengan masalah diskriminatif. Rasisme muncul karena terdapat banyak perbedaan yang dimiliki Indonesia seperti suku, bangsa, ras, agama, bahasa, budaya, warna kulit, dan masih banyak lainnya. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus menjaga persatuan dan kesatuannya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan dan Kesatuan bangsa Indonesia diwujudkan dengan peran Pancasila dalam keberagaman bangsa adalah mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila mempersatukan perbedaan suku, ras, etnis, agama, budaya, dan geografis dalam satu titik dan membangun kebhinekaan pada setiap silanya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis dan mengetahui lebih dalam apakah penerapan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia sudah benar-benar diterapkan oleh masyarakat Indonesia. Dan nyatanya seperti yang kita ketahui kekacauan atau konflik antar masyarakat masih banyak dan sering kali terjadi di sekitar kita. Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna dan arti yang sangat mendalam bagi Indonesia yang memiliki masyarakat dengan berbagai macam kebudayaan yang berbeda. Tetapi salah satu contoh konflik yang sering terjadi di masyarakat adalah rasisme dan diskriminasi. Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk, untuk menciptakan kehidupan yang rukun diantara perbedaan yang ada, nilai-nilai Pancasila harus benar-benar diterapkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kata kunci: Nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Rasisme, Diskriminasi.
Implikasi terhadap Hak-Hak Buruh dalam Penerapan Omnibus Law di Indonesia Arma Nasrul Mustofa; Fatma Ulfatun Najicha
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i2.4351

Abstract

Omnibus Law diadopsi pada tahun 2020 dengan tujuan untuk merombak sektor ekonomi dengan harapan untuk mendorong investasi dan meningkatkan daya saing suatu negara. Akan tetapi dengan adanya kebijakan baru ini, menuai berbagai kontroversi terutama terkait dengan perlindungan hak-hak buruh. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui implikasi dari hak-hak buruh setelah peraturan baru yakni Omnibus Law diterapkan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan kali ini adalah kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi literatur yang membahas berbagai artikel-artikel yang relevan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi berupa artikel yang dinilai relevan. Hasil dari penelitian ini akan berisi analisis kompleks untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait perdebatan seputar implikasi Omnibus Law terhadap hak-hak buruh di Indonesia. Dengan mempertimbangkan argumen yang beragam, diharapkan akan memberikan gambaran komprehensif tentang dampak konkrit dari kebijakan ini terhadap perlindungan buruh, kondisi kerja dan stabilitas ketenagakerjaan di Indonesia.
IMPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP MAHASISWA SEBAGAI “AGENT OF CHANGE” Prambudi, Yunike Dita; Najicha, Fatma Ulfatun
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v8i2.4073

Abstract

Indonesia is a unitary state consisting of various tribes and nations based on Pancasila as the basis of the state. Pancasila as the basis of the state must be implicated and realized in all community actions, including in tertiary institutions. Higher Education was formed in the context of educating the nation's life through students who have character in them, Students have a role as "agents of change" so students must be able to apply and practice Pancasila as a guideline for social life and academic life. Students are expected to develop as individuals who have a broad intellect, are creative, confident, innovative and have good social relations and a great enthusiasm to contribute to society, nation and state. This study aims to provide information about the importance of influence and how to apply Pancasila values to students who have the role of agents of change in Indonesia. This research method uses literature study by reading and searching from books, journals, and other literature study sources that are relevant to the subject matter and issues to be discussed.
Pengaruh Omnibus Law Terhadap Tingkat Kesengsaraan Masyarakat Indonesia Arma Nasrul Mustofa; Fatma Ulfatun Najicha
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i1.4087

Abstract

UU Cipta Kerja atau lebih dikenal dengan Omnibus Law merupakan kebijakan reformasi ekonomi yang bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Namun kebijakan ini menuai pro dan kontra dari berbagai pihak, terutama terkait dampaknya terhadap tingkat kesengsaraan rakyat. Artikel ini membahas beberapa sudut pandang dan argumentasi terkait Omnibus Law dan dampaknya terhadap tingkat kesengsaraan rakyat Indonesia. Sejumlah pihak menilai Omnibus Law dapat merugikan sejumlah pihak, terutama terkait kebijakan yang mewajibkan perlindungan tenaga kerja, percepatan deforestasi dan penggusuran, serta memfasilitasi investasi asing yang dapat memperluas pusat-pusat sosial. Namun di sisi lain, ada juga pandangan bahwa Omnibus Law dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan daya saing Indonesia, sehingga dapat meningkatkan kondisi ekonomi dan mengurangi tingkat kesengsaraan masyarakat. Kesimpulannya, artikel ini menunjukkan bahwa Omnibus Law memiliki dampak yang sangat kompleks dan beragam terhadap tingkat kesengsaraan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam dan berbagai upaya untuk meminimalisir dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif dari kebijakan ini bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENANGGULANGAN KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Muhammad Al Bahi; Muhammad Achyar Akbar; Iklimatul Hikmah; Aqbil Hizba Akmaludin; Sabilla Berliana Putri
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i2.4462

Abstract

Pelecehan seksual merupakan tindakan kejahatan yang dilakukan dengan perbuatan melecehkan, merendahkan, menghina yang mengakibatkan penderitaan secara psikis ataupun fisik. Pelecehan seksual yang terjadi pada kalangan mahasiswa sangat banyak terjadi, sehingga penting sekali perlunya adanya penanggulangan. Dengan adanya alat digital yang memudahkan pengguna dalam komunikasi lawan jenis dengan cepat yang bisa disalahgunakan untuk pelecehan seksual. Penulis menggunakan metode kuantitatif dalam penelitian ini. Yakni melihat perilaku mahasiswa yang terjaring dalam kejahatan sesksual tindakan pelecehan seksual bagi mahasiswa Universitas PGRI Semarang. Dilakukan dengan cara pengambilan sampel melalui kuisioner secara komprehensif. Pada penelitian ini penulis menemukan bahwa adanya dari kalangan mahasiswa Universitas PGRI yang pernah melakukan tindakan kejahatan seksual.
EKPLORASI HUBUNGAN ANTARA KOREAN WAVE DAN NILAI KEWARGANEGARAAN DI KALANGAN ANAK MUDA INDONESIA Astuti, Sabilla Tri; Najicha, Fatma Ulfatun
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v8i2.4074

Abstract

Korean Wave atau Hallyu telah menjadi fenomena global yang signifikan, termasuk di Indonesia. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada industri hiburan dan ekonomi, tetapi juga pada nilai kewarganegaraan di kalangan anak muda atau Indonesia. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengekplorasi hubungan antara Korean Wave dan nilai kewarganegaraan di kalangan anak muda Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Korean Wave dan nilai kewarganegaraan, yang berarti semakin besar pengaruh Korean Wave, semakin besar pula pengaruhnya terhadap nilai kewarganegaraan. Mengingat Korean wave saat ini sedang  popular dikalangan anak muda, diharapkan para anak muda tidak melupakan budaya negaranya sendiri dan bangga dengan budaya yang dimiliki. Diharapkan pula sikap nasionalisme terhadap negara negara lain tidak tergantikan untuk menjaga sikap patriotik di kalangan pemuda. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam pemahaman tentang dampak Korean Wave pada nilai kewarganegaraan dikalangan anak muda Indonesia. Rekomendasi yang dihasilkan dapat membantu pihak-pihak terkait dalam memanfaatkan potensi Korean Wave secara positif bagi masyarakat Indonesia.
Ideologi Pancasila Menjadi Pedoman Kehidupan Sehari-hari bagi Bangsa Indonesia Atna Sariputta; Fatma Ulfatun Najicha
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v9i1.4091

Abstract

Pancasila, dokumen pendirian negara, adalah pakta nasional yang luar biasa yang harus dihormati secara keseluruhan. Panchasila adalah dasar pemerintahan dan pemerintahan Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara juga berfungsi sebagai sumber hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ideologi Pancasila menjadi pedoman kehidupan sehari-hari bagi bangsa Indonesia. Metode penelitian di dalam jurnal ini adalah Metode kualitatif ini biasanya bersifat mutakhir atau datanya diperbarui dan disempurnakan secara teratur sebagai respons terhadap sifat lapangan yang selalu berubah. Hasil pada penelitian ini menjelaskan bahwasannya Dalam banyak kasus, para pemimpin dan lembaga yang mendukung mereka tidak. Dalam upaya meringankan kesengsaraan manusia, tindakan penegakan hukum masih dilakukan secara rutin. Jadilah dengan pemberi bukan ke kanan. Pancasila telah lama dipuja sebagai tiang yang di atasnya bangsa ini berpijak, serta dasar yang di atasnya semua eksistensi dibangun. Lebih sering daripada tidak, itu berfungsi sebagai bagian dekoratif untuk lanskap negara.
PENTINGNYA MENERAPKAN NILAI - NILAI PANCASILA DI TENGAH KEMAJEMUKAN Farah Az Zahra, Shabrina; Najicha, Fatma Ulfatun
RONTAL: Jurnal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v8i2.4080

Abstract

The State of Indonesia is a unitary state blessed with diversity, which consists of race, ethnicity, religion, language and culture which form one unit, namely the Indonesian nation. This pluralism can be found in all regions in Indonesia, from Sabang to Merauke, and is an inseparable part of the Indonesian nation. With this plurality, it does not rule out the possibility of conflict due to differences. Therefore, the role of Pancasila as a nation unifier is very much needed in the midst of this pluralism. The purpose of this research is to provide information about the importance of applying Pancasila values in the midst of pluralism. This research method uses literature study by reading and gathering information from reference journals and from other reference sources that are relevant to the subject matter to be discussed.