cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : 24770523     EISSN : 26139820     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan, e-issn; 2613-9820, issn cetak; 2477-0523 mengundang para ilmuwan untuk mempublikasikan karya ilmiah berupa penelitian atau makalah yang dibuat dalam bentuk artikel berkaitan dengan isu-isu politik, sosial, hukum, kebudayaan dan perekonomian warga negara berdasarkan pancasila. Kewarganegaraan diperlakukan sebagai konsep strategis dalam analisis Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan diterbitkan setiap bulan April dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 184 Documents
Peranan Lembaga Swadaya Masyarakat Dalam Menekan Tingginya Angka Perceraian Di Desa Sumberjo Kulon Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung Nadea Yoan Aprilian
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v3i1.980

Abstract

Tujuan penelitian Menggambarkan Peranan Lembaga Swadaya Masyarakat dalam Menekan Tingginya Angka Perceraian di Desa Sumberjo Kulon Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Mengetahui peranan Lembaga Swadaya Masyarakat dalam Menekan Tingginya Angka Perceraian di Desa Sumberjo Kulon Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Jenis penelitian ini adalah Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh social yang tidak dapat dijelaskan, Dengan tujuan untuk memahami suatu fenomena dalam konteks sosial secara alamiah dengan mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang diteliti. Dengan instrument adalah dokumen, wawancara. Peranan Lembaga Swadaya Masyarakat dalam Menekan Tingginya Angka Perceraian di Desa Sumberjo Kulon Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung tercermin pada upaya LSM “Melati” mengontrol, mencegah, dan membendung dominasi dan manipulasi pemerintah terhadap masyarakat. Peranan ini umumnya dilakukan dengan advokasi kebijakan lewat lobi, pernyataan politik, petisi, dan aksi demonstrasi. Sebagai gerakan pemberdayaan masyarakat yang diwujudkan lewat aksi pengembangan kapasitas kelembagaan, produktivitas, dan kemandirian kelompok-kelompok masyarakat, termasuk mengembangkan kesadaran masyarakat untuk membangun keswadayaan, kemandirian, dan partisipasi. Perlindungan lembaga swadaya masyarakat desa Sumberjo Kulon kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung dilakukan lebih banyak di fokuskan pada perlindungan terhadap perempuan dan anak. Lembaga Swadaya Masyarakat yang merupakan lembaga sosial yang terdapat di desa diharapkan mampu memberikan konseling dalam menekan tingginya perceraian yang terjadi dimasyarakat baik secara langsung ataupun menggunakan media yang terdapat di masyarakat.
PEMBINAAN MORAL SISWA MELALUI PROGRAM PONDOK PESANTREN (STUDI DI MTs JAM’IYATUL ‘ULUM DEMANGAN) dewi masi toh
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v5i1.1011

Abstract

Moral coaching is an effort to fix students' moral values hat are increasingly degenerate.  The formulation problem in  this research  is  How  the process of student moral development through the boarding school program at MTs Jam'iyatul 'Ulum Demangan, Kras, Kediri and What are  supporting and inhibit factor of the student moral  development  through the boarding school program at MTs Jam’iyatul ‘Ulum, Demangan, Kras Kediri .The purpose of this researchis to know the process of student moral development through the Islamic boarding school program in MTs Jam'iyatul 'Ulum . As well as to know the supporting and inhibit factors during the proses moral guidance of students through Islamic boarding school programs in MTs Jam'iyatul 'Ulum .Thetypeof  research  conducted  is  qualitative  descriptive , and collecting the data is by sing method observation, interview. While for analysis the  author  uses tech of  descriptive  qualitative.Theresults of this researchis to show that student moral development through the boarding school program through several activities such as Activities: Congregational Prayer , TPA, etc. While the methods used are varies depends on situation and condition as method lecture, dialogue and gift assignment . As for supporting factor, that are adequate facilities and infrastructure, good cooperation between students foundations and guardians, etc. While the inhibiting factors are the absence of sincere intentions from students, parents who do not support, the influence of association outside the school , the influence of development of technology information such as TV, VCD and internet  And what values are instilled by moral guidance are religious, taqwa , honest , disciplined , democratic , fair , responsibility, mutual cooperation, appreciation and willing to sacrifice.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK IDENTITAS BANGSA MULTIKULTUR Andreas Andrie Djatmiko
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/ppkn.v2i2.338

Abstract

Di berbagai bangsa di belahan dunia manapun, persoalan identitas bangsa sedang dilandai berbagai persoalan. Hal itu dipicu oleh adanya kemajuan teknologi informasi yang pada akhirnya mempengaruhi berbagai sendi kehidupan manusia. Berbagai kebijakan dilakukan oleh masing-masing negara dengan tujuan membendung dampak negative dari penetrasi budaya asing ke berbagai budaya lokal yang mereka miliki. Indonesia sebagai bagian dari  masyarakat global dunia juga terpengaruh oleh arus budaya negatif  yang jika dibiarkan akan meniadakan berbagai budaya lokal yang selama ini menjadi identitas budaya setempat. Pemerintah Indonesia dengan berbagai program baik di bidang pendidikan, kebudayaan, teknologi dll mencoba membendung atau meminimalisir pengaruh negatif budaya asing agar tidak mempengaruhi generasi muda mendatang menjadi generasi yang tidak memiliki akar budaya. Kurikulum pendidikan yang berbasis pada  pendidikan karakter  diharapkan menjadi salah satu instrumen yang mampu memfilter pengaruh buruk yang datang dari budaya asing. Sebagai bangsa yang beragam budaya (multikultur) maka pengembangan kurikulum ditekankan pada pengembangan muatan lokal yang berbasis pada budaya setempat tanpa meninggalkan modernisasi terutama dalam teknik dan media pembelajaran dengan menitik beratkan pada penguasaan teknologi informasi. Perubahan gaya hidup yang melanda generasi muda di berbagai belahan negara tidak harus dihadapi secara emosional dengan menutup segala pintu masuk ke berbagai budaya lokal , akan tetapi disikapi dengan membentengi generasi muda Indonesia dengan karakter yang berbasis pada jati diri manusia Indonesia yang mengedepankan ramah tamah, murah senyum,religious,gotong royong sekaligus memiliki integritas moral dan penguasaan
Implementasi Program Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tulungagung Sebagai Bentuk Edukasi Formal Dalam Mengurangi Penyalahgunaan Narkoba Di Kalangan Pelajar Erika Novitasari
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v4i2.1003

Abstract

One This study aims to determine the implementation of the program Prevention and Eradication Abuse and Illicit Circulation of Drugs (P4GN) by the National Narcotics Agency (BNN) Tulungagung District as a form of formal education in reducing drug abuse among students. Location in this research is at office of National Narcotics Agency (BNN) of Tulungagung Regency. In this research the researcher use descriptive qualitative method. Respondents in this research are Kagab prevention field, Head of rehabilitation field, teacher Bimbingsn Counseling and students enrolled in drug rehabilitation participant in National Narcotics Agency (BNN) of Tulungagung Regency. Tekin data collection is by obserasi, interview and study documentation. In the data analysis the researcher uses 3 stages of data reduction, data presentation and mengabil conclusion and verification. The results of this study found that in the implementation of the program Prevention and Eradication Abuse and Illicit Circulation of Drugs (P4GN) by the National Narcotics Agency (BNN) Tulungagung District as a form of formal education in reducing drug abuse among students, that is in the implementation at school is already running, though not fully done with the maximum. So that there needs to be a regular evaluation and regular, in order to fully suppress the number of drug abuse among students
MODEL KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBENTUKAN DISIPLIN SISWA DI MA TERPADU AL ANWAR DURENAN TRENGGALEK Muhammad Irwawan Siswantoro; Didik Sukriono
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/a

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: model kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam pembentukan disiplin siswa di MA Terpadu Al Anwar Durenan Trenggalek. Pendekatan dan jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model Miles Huberman yaitu analisis pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: model kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam pembentukan disiplin siswa di MA Terpadu Al-Anwar Durenan Trenggalek yaitu melalui kegiatan keseharian siswa dengan adanya muhafadhoh yaitu kegiatan yang berkaitan dengan ilmu nahwu sorof dan memahami isi kitab sekitar 1000 baris kegiatan ini nantinya diharapkan ketika para siswa lulus mampu memahami arti dari hadis dan juga kitab supaya tidak ngawur dalam megartikannya.
Strategi Pembinaan Moral Siswa Melalui Pembudayaan 3S (Senyum, Sapa, Salam) Di SMA Negeri 1 Tulungagung Lucky Yunitasari
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v4i1.994

Abstract

Program pemerintah dalam peningkatan moralitas untuk generasi bangsa melalui pendidikan karakter. Melalui pembudayaan 3S yang diberlakukan di lingkungan SMA Negeri 1 Tulungagung merupakan stretegi pembinaan moral yang dilakukan melalui pembiasaan hal yang baik yang diterapkan  secara umum untuk seluruh warga sekolah khususnya siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tulungagung yang merupakan tergolong sekolah yang baru berdiri namun sudah berusaha untuk mewujudkan siswa yang bermoral untuk seluruh siswa melalui pembudayaan 3S. Penelitian ini bertujuan untuk nengetahui tahapan dalam membudayakan 3S dan untuk mengetahui hambatan dalam pembudayaan 3S sebagai strategi pembinaan moral siswa. Metode penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam tahapan pembudayaan 3S dilakukan melalui strategi oleh guru dengan cara sosialisasi pada waktu awal penerimaan siswa, penyisipaan kalimat-kalimat yang mengacu pada pembudayaan 3S  di kegiatan-kegiatan sekolah. Pemberian contoh secara langsung dari guru yang bersifat mengajak siswa untuk ikut membudayakan 3S , dan slogan tulisan yang menghimbau pembudayaan 3S. Namun dalam pembudayaan 3S yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tulungagung juga mengalami hambatan berupa perbedaan karakter  siswa, perbedaan cara pembinaan moral yang dilakukan dirumah denga disekolah, perubahan perkembangan jaman yang memepengaruhi perbedaan pemikiran generasi sekarang dan sifat yang berlebihan dalam menerapkan pembudayaan 3S di sekolah
Implementasi Nilai Pancasila dalam Kehidupan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya di Malang Bagus Pradhana Krisnamukti; Kadek Gita Hartini Dhamayanti; Yovita Maharani; Shania Aliyya Putri
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v6i1.1445

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan implementasi mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang dan unutk implementasi implementasi nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket dan observasi. Hasil penelitian dapat dilihat pada 104 responden yang menggunakan mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Malang pada sila pertama dengan kategori sering 53,8% responden, menggunakan sila pertama dengan kategori dapat membantu 46,2%. Dalam hasil penerapan, kedua dengan kategori kadang-kadang diperoleh, 1,9%, di kategori sering di 65,06%, sedangkan di kategori selalu di 33%.Hasil kuesioner dalam kategori kadang-kadang 2,2%, dalam kategori sering 53,2%, dan dalam kategori selalu sama dengan 44,6%. Untuk hasil kuesioner di ganda, kategorinya sering 68,9%, dan kategorinya selalu menunjukkan 31,1%. Dalam hasil angket untuk peserta sebanyak 43,3% dan dalam kategori selalu di 54,7%. Ini menunjukkan mengapa para siswa mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan baik dan menjadikannya sebagai karakter atau nilai pribadi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk hasil kuesioner di ganda, kategorinya sering 68,9%, dan kategorinya selalu menunjukkan 31,1%. Dalam hasil angket untuk peserta sebanyak 43,3% dan dalam kategori selalu di 54,7%.Ini menunjukkan mengapa para siswa mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan baik dan menjadikannya sebagai karakter atau nilai pribadi dalam kehidupan sehari-hari. Untuk hasil kuesioner di ganda, kategorinya sering 68,9%, dan kategorinya selalu menunjukkan 31,1%. Dalam hasil angket untuk peserta sebanyak 43,3% dan dalam kategori selalu di 54,7%. Ini menunjukkan mengapa para siswa mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan baik dan menjadikannya sebagai karakter atau nilai pribadi dalam kehidupan sehari-hari.
Hubungan Komunikasi Interpersonal Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA N 1 Pakel Tahun Pelajaran 2014/2015 Ferina Kikih Rahayu
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v1i1.1037

Abstract

Ferina Kikih Rahayu. 2015, Hubungan Komunikasi Interpersonal Dengan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar PKN Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Pakel Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci:Komunikasi interpersonal dengan teman sebaya, Prestasi Belajar PKn        Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan dengan adanya pendidikan manusia mampu bertahan hidup.Pendidikan di sekolah yang baik tercermin dari prestasi belajar.Prestasi belajar dipengaruhi oleh factor eksternal salah satunya yang dominan adalah komunikasi interpersonal dengan teman sebaya. Siswa usia remaja sangat tergantung dengan teman sebaya maka dari pada itu peneliti tertarik untuk meneliti masalah ini.Tujuan penelitiam ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal teman sebaya dengan prestasi belajar PKn siswa kelas XI IPS SMA N 1 Pakel Tahun pelajaran 2014/2015.       Metode pengambilan data utama yang digunakan adalah metode tes dan angket. Variabel penelitian ada dua macam yaitu komunikasi interpersonal dengan teman sebaya (X) dan variabel  prestasi belajarPKn (Y). Data penelitian yang diperoleh berupa skor komunikasi interpersonal dengan teman sebaya (X) dan skor prestasi belajarPKn (Y).selanjutnya untuk  mengetahui hubungan antara variabel komunikasi interpersonal dengan teman sebaya (X) dengan variabel prestasi belajar PKn (Y) digunakan teknik analisis statistik dengan rumus korelasi product moment dengan bantuan Microsoft excel dan SPSS 16 for Windows.         Pengujian hipotesis dilakukan dengan membandingkan nilai r hitung (rH) dengan r tabel (rt) dan dengan membandingkan p value.  Jika nilai r hitung (rH) lebih besar daripada r tabel (rt) maka hipotesis (Ha) diterima. Berdasarkan analisis data melalui rumus korelasi  product  moment   diperoleh nilai r hitung  sebesar = 0,876 ,  Nilai ini lebih besar daripada r tabel (rt) 1%sebesar 0,422 dan Ts 5% = 0,344, atau dapat dirumuskan rH= 0,876 rt = 0,304.  Dengan demikian hipotesis penelitian ini diterima, yang berarti Ada  hubungan  yang  positif dan signifikan  antara   komunikasi interpersonal dengan teman sebaya dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMA N 1Pakel tahun pelajaran 2014/2015.       Kesimpulan dari penelitian ini yaitu “ada hubungan yang positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal teman sebaya dengan prestasi belajar PKn kelas XI IPS SMA N 1 Pakel tahun pelajaran 2014/2015 diterima.Dari hasil analisis data dapat di interpretasikan bahwa semakin tinggi komunikasi interpersonal teman sebaya kelas XI IPS SMA N 1 Pakel tahun pelajaran 2014/2015 maka prestasi belajar PKn semakin tinggi pula, begitu pula sebaliknya.       Saran yang diajukan yaitu: 1.Bagi sekolah Dengan hasil penelitian ini sekolah, hendaknya memfasilitasi dan memberi contoh yang positif mengenai tata cara berkomunikasi interpersonal yang baik, sehingga iklim belajar menjadi nyaman dan prestasi belajar  PKn peserta didik menjadi baik pula. 2. Bagi guru Guru hendaknya lebih memperhatikan pola-pola komunikasi yang terjadi di kalangan peserta didik sehingga guru dapat berperan serta dalam penciptaan keharmonisan antara peserta didik sehingga prestasi belajar peserta didik baik. 3. Bagi siswa Dengan mengetahui hasil penelitian siswa diharapkan mampu memilih komunikasi secara efektif dengan teman sebayanya sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar PKn. 4. Bagi pembaca Penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan pemikiran bagi pembaca dan menambah ilmu pengetahuan. 5. Bagi peneliti Penelitian ini dijadikan sebagai pengalaman yang sangat berharga bagi perkembangan ilmu dan pengetahuan peneliti 6. Bagi perkembangan penelitian prodi PKn Penelitian ini dapat digunakan sebagai pijakan baru dalam perkembangan penelitian berikutnya sehingga khasanah ilmu PKn semakin bertambah.
Peran Himpunan Mahasiswa Prodi PPKn Dalam Meningkatkan Nilai Moral Pada Mahasiswa Program Studi PPKn Di STKIP PGRI TULUNGAGUNG Sinta Karunia Febriana
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v3i2.985

Abstract

Krisis moral merupakan masalah besar yang sedang dihadapi bangsa Indonesia. Moral bangsa yang berada di titik nadi merupakan tantangan bagi dunia pendidikan. Dewasa ini generasi muda dan akademisi mengalami kemerosotan moral. Indikasinya dapat dilihat maraknya tawuran di kalangan mahasiswa. Penelitian ini dilaksanakan di STKIP PGRI Tulungagung khususnya pada Himpunan Mahasiswa Prodi PPKn. Dengan tujuan  Untuk mengetahui peran HMP PPkn dalam meningkatkan nilai moral pada Prodi  PKn STKIP PGRI Tulungagung dan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara peran HMP PPKn dengan nilai moral pada mahasiswa Prodi PPKn di STKIP PGRI Tulungagung. Penelitian ini menggunakan metode wawancara, dokumentasi, observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran HMP PPKn dalam meningkatkan nilai moral mahasiswa prodi PPKn yaitu pengurus HMP akan membuat aturan-aturan khusus yang harus dipatuhi oleh semua mahasiswa khususnya prodi PPKn
Pengarauh Metode Drill Terhadap Kemampuan Menghafal Pembukaan UUD 1945 Siswa MTs Al Hikmah 2 Benda Sirampog Sri Wartulas
Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tingi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jr.v5i2.1362

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh positif metode drill terhadap kemampuan menghafal siswa dalam pembukaan UUD 1945. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) yaitu jenis penelitian yang mempunyai kelompok kontrol, tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX A MTs Al Hikmah 2 Benda Sirampog. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Al Hikmah 2 Benda Sirampog tahun ajaran 2018/2019. Besarnya pengaruh dapat dilihat dari nilai R Square = 0,724 = 72,4% yang berarti 72,4% kemampuan menghafal dipengaruhi oleh aktivitas siswa dan sisanya 27,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh aktivitas siwa terhadap kemampuan menghafal yang ditunjukkan pada persamaan regresi. Bentuk persamaan regresinya yaitu  artinya setiap penambahan variabel aktivitas siswa sebesar satu satuan maka akan menambah nilai kemampuan menghafal sebesar 1,038. Beradasarkan hal tersebut, maka disimpulkan yaitu terdapat pengaruh positif aktivitas siswa dalam pembelajaran metode drill terhadap kemampuaan menghafal pembukaan UUD 1945 Kata kunci: drill, menghafal, pembukaan UUD 1945