cover
Contact Name
Iqbal Aidar Idrus Dm
Contact Email
idrusiqbal@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalofgovernment.uta45@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah)
ISSN : -     EISSN : 24601977     DOI : -
Core Subject : Social,
GOVERNMENT adalah Jurnal Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi daerah yang merupakan jurnal terbitan Prodi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
Implementasi Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Hidup pada Kegiatan Penambangan Intan di Kecamatan Cempaka, Banjarbaru Kuncoro, Decky; Islami, Ahmad Jamaluddin; Akhmad, Beni
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 11, No 1 (2025): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v11i1.9083

Abstract

Diamond mining in Cempaka District, Banjarbaru, significantly contributes to the local economy but also causes adverse environmental impacts. This study aims to assess the implementation of environmental management policies in diamond mining activities in the area and identify the factors hindering their implementation. The research uses a qualitative approach with in-depth interviews of key stakeholders, including local government, community members, and miners. The findings reveal that although environmental management policies have been implemented, key challenges such as weak law enforcement, lack of community participation, and limited resources for supervision hinder their effectiveness. Environmental impacts include land degradation, reduced water quality, and threats to biodiversity. The study recommends improving supervision, enforcing stricter laws, and raising community awareness and involvement in environmental management processes.
Analisis Value For Money Dalam Kinerja Keuangan Daerah Pada Retribusi Jasa Pasar (Studi Pada Pasar Induk Rau Kota Serang) Santoso, Louisa; Jikhan, Fat'Chatus Chanifa
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 11, No 1 (2025): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v11i1.8983

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menggunakan pendekatan Value for Money (VFM) untuk menganalisis kinerja keuangan daerah pada Retribusi Jasa Pasar di Pasar Induk Rau Kota Serang. Pendekatan Value for Money mengukur produktivitas tidak hanya dari perspektif keuangan tetapi juga dari perspektif non-keuangan yang mencakup efisiensi, ekonomi, dan efektivitas. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yang melibatkan pengumpulan data dari realisasi anggaran pendapatan dan belanja (terutama posisi Retribusi Jasa Pasar) serta data terkait aspek operasional pasar selama periode tersebut. Tiga komponen value for money dianalisis dan dibandingkan.
Tata Kelola Sampah Perkotaan dengan Model Co-creation di Kota Surabaya Wijayanto, Hendra; Zain, Herlina Muzanah
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 11, No 1 (2025): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v11i1.8936

Abstract

AbstrakPenelitian ini menganalisis efektivitas model co-creation dalam tata kelola sampah perkotaan di Surabaya menggunakan kerangka DART (Dialogue, Access, Risk Assessment, Transparency). Hasil penelitian menunjukkan Surabaya memiliki keberhasilan signifikan dalam co-creation di tingkat mikro, didukung oleh Dialogue yang kuat melalui Kader Lingkungan dan Access memadai terhadap Bank Sampah. Namun, analisis menunjukkan adanya kegagalan sistemik yang menghambat transisi ke co-creation strategis. Kesenjangan utama ditemukan pada Dialogue yang bersifat asimetris (mengabaikan sektor informal dan lemahnya negosiasi Extended Producer Responsibility dengan produsen) dan Transparency yang hanya terbatas pada data operasional mikro, sementara data komposisi sampah residu dan kontrak finansial TPA tidak transparan. Risiko sistemik (Risk Assessment) terhadap kapasitas TPA dan risiko kesehatan pemulung juga belum diinternalisasi sepenuhnya dalam kebijakan. Untuk mencapai tata kelola berkelanjutan, Pemkot Surabaya harus mentransformasikan DART menjadi model yang inklusif: melembagakan Dialogue multi-stakeholder yang setara, meningkatkan Access digital untuk mengurangi biaya partisipasi, menggunakan Transparency data residu untuk akuntabilitas produsen, dan menginternalisasi Risk Assessment pemulung. Kesimpulannya, Surabaya harus beralih dari co-creation mobilisasi komunitas menjadi co-creation kebijakan yang berbasis data.AbstractThis study analyzes the effectiveness of the co-creation model in urban waste management in Surabaya using the DART (Dialogue, Access, Risk Assessment, Transparency) framework. The results show that Surabaya has had significant success in co-creation at the micro level, supported by strong dialogue through environmental cadres and adequate access to waste banks. However, the analysis reveals systemic failures that hinder the transition to strategic co-creation. The main gaps are found in the asymmetric nature of the dialogue (ignoring the informal sector and weak negotiations with producers under Extended Producer Responsibility) and transparency, which is limited to micro-operational data, while residual waste composition data and landfill financial contracts are not transparent. Systemic risks (risk assessments) regarding landfill capacity and scavenger health risks have also not been fully internalized in policy. To achieve sustainable governance, the Surabaya City Government must transform DART into an inclusive model: institutionalizing equitable multi-stakeholder dialogue, increasing digital access to reduce participation costs, using residual data transparency for producer accountability, and internalizing scavenger risk assessments. In conclusion, Surabaya must shift from community mobilization co-creation to data-driven policy co-creation. 
Penanganan Konflik Agraria Berbasis Agile Governance: Studi pada Sengketa Lahan Publik dan Swasta di Kecamatan Siak Nisa, Ninda Nurhidayatun; Rafi, M.
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 11, No 1 (2025): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v11i1.8958

Abstract

Pemerintah merupakan kunci dalam penyelesaian konflik agraria dengan memastikan proses yang responsif, adaptif dan kolaboratif sesuai pendekatan agile governance. Pendekatan ini memungkinkan penanganan secara fleksibel berdasarkan dinamika di lapangan, membuka ruang partisipasi bagi seluruh stakeholders, serta mempercepat pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penanganan konflik agraria berbasis agile governance pada sengketa lahan publik dan swasta di Kecamatan Siak, sehingga dapat menjadi opsi bagi pemerintah lokal untuk menyelesaikan benturan yang terjadi di tengah masyarakat secara berkala. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian deskriptif kualitatif yang bersumber dari dokumen data kepustakaan. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi berdasarkan artikel jurnal, buku, media online dan website pemerintahan yang terkait dengan fenomena konflik sengketa lahan antara publik dan swasta di Kecamatan Siak. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan content analysis pada dokumen dan sumber bacaan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan agile governance yang meliputi good enough governance, human focused serta systematic and adaptive apporoach berperan sebagai landasan esensial bagi pemerintah lokal dalam menyelesaikan konflik agraria khususnya sengketa lahan, dimana pemerintah dapat merespons dinamika konflik secara lebih cepat dan fleksibel, tetapi juga memastikan bahwa proses penyelesaian tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat dan keseimbangan antar pihak yang terlibat. Substansi penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi untuk terus melakukan penguatan kapasitas pemerintah dalam merespons konflik secara cepat dan adaptif sehingga upaya penyelesaian dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan kepentingan seluruh pihak.

Page 12 of 12 | Total Record : 114


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 1 (2025): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 10, No 2 (2025): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 10, No 1 (2024): Journal Of Government: Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 9, No 2 (2024): Journal Of Government: Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 9, No 1 (2023): Journal Of Government: Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 8, No 2 (2023): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 8, No 1 (2022): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 7, No 2 (2022): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 7, No 1 (2021): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 6, No 2 (2021): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 6, No 1 (2020): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 5, No 2 (2020): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 5, No 1 (2019): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 4, No 2 (2019): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah Vol 3, No 1 (2017): Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Da Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Of Government (KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAN OTONOMI DAERAH) Vol 2, No 1 (2016): JOURNAL OF GOVERNMENT (KAJIAN MANAJEMEN PEMERINTAHAN DAN OTONOMI DAERAH) Vol 1, No 2 (2016): JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 1, No 1 (2015): JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) More Issue