cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan)
ISSN : 2548298X     EISSN : 25485024     DOI : -
Core Subject : Economy,
Diterbitkan oleh Sekolah Tinggi ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya secara berkala (setiap tiga bulan) yaitu setiap Maret, Juni, September, dan Desember, dengan tujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pengkajian, dan pengembangan bidang ekonomi dan keuangan, khususnya bidang akuntansi, manajemen, pasar modal hukum bisnis, perpajakan, sistem informasi, serta bidang ekonomi dan keuangan lainnya. Artikel yang dipublikasikan dalam EKUITAS dapat berupa Artikel Penelitian maupun Artikel Konseptual (non-penelitian).
Arjuna Subject : -
Articles 610 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI Farihatul Ula Riskiya; Laely Aghe Africa
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.486 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i1.4911

Abstract

Investors keep investing in the company with the aim of seeing how far the company's ability to generate profits. The company is said to be good if able to achieve the desired profit target. Profit is an indicator of the company in attracting investors to invest. This research aims to prove empirically about the effect of accrual reliability, cash flow operations, sales volatility, and firm size on earnings persistence. This research was conducted at manufacturing companies in the goods industry sector consumption listed on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2018. Method determination of the sample in this study using purposive sampling criteria for manufacturing companies using the currency Rp not experiencing a loss, the company is consistently listed that listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2015-2018 in order to obtain a sample as many as 112 companies. The analysis technique used in this study namely multiple linear regression analysis. Based on the research results, it is known that the reliability of accruals and operating cash flows has a positive effect on earnings persistence. Sales volatility and firm size have no effect on earnings persistence.
DETERMINAN PENGUNGKAPAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING (ISR) PADA PERUSAHAAN DI JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) Yeney Widya Prihatiningtias; Elok Riskika Putri; Nurkholis Nurkholis; Wiwik Hidajah Ekowati
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.992 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i1.5001

Abstract

This study empirically analyzes the factors affecting Islamic Social Reporting (ISR), including profitability, liquidity, industry type, board of commissioner size, and company size. ISR, based on its category, is measured using ISR Index assessed from the companies’ annual report. The populations are all companies listed in Jakarta Islamic Index (JII) in 2017-2019. The samples include 17 companies selected through purposive sampling method, and are analyzed by multiple regression method. The results of this study indicate that the type of industry and company size have a significant effect on ISR; whilst, the profitability, liquidity, and board of commissioner size have no significant effect on ISR because manufacturing industry tends to be wider in disclosing its social responsibility reports, and this is also the case with large companies. This may be because the larger the size of the company, the larger the stakeholder community that must be served. Furthermore, profitability, liquidity, and the size of the board of commissioners have no significant effect on ISR because the company's orientation may be purely on profit or other financial aspects and the quality of ISR is not determined mainly by the quantity of the board of commissioners but may be caused by the quality or diversity of its members.
SINERGI INOVASI, MODAL BUDAYA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENCIPTAKAN KESEJAHTERAAN UMKM I Made Sara; Made Setini; I Gusti Lanang Putu Tantra
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.346 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i1.5079

Abstract

The happiness level of MSME actors determines the regional economy. Small business innovation is the driving force behind MSMEs' happiness and business continuity. Business units classified as micro, small and medium enterprises (MSMEs) are the locomotives of the regional and national economies. This study aimed to analyze the influence of cultural capital and community involvement on the well-being of MSMEs either directly or through MSME innovation. This study was conducted on MSME agents. Data was collected through questionnaires from 350 MSME agents and 150 MSME agents, and data analysis was performed using the SEM PLS. The study results indicate that cultural capital and community involvement have a positive and significant impact on the innovations undertaken by MSMEs. The cultural capital and innovation of MSMEs have a positive and significant effect on the happiness of MSMEs. In contrast, the role of community participation has an insignificant effect on the happiness of MSMEs. MSME innovation controls the impact of cultural capital on MSME welfare with partial mediation, and MSME innovation controls the impact of public engagement on MSME welfare with complete mediation.
PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA PONDOK PESANTREN DI MADURA Nuzulul Qurnain; Gazali Gazali
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.542 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i2.5242

Abstract

Tujuan penelitian untuk menguji dan menganalisa kesadaran pribadi dan sikap mandiri memediasi pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa pesantren, tujuan ini terdiri dari: 1) Menguji dan menganalisa pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa pesantren, 2) Menguji dan menganalisa kesadaran pribadi memediasi pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa pesantren, 3) Menguji dan menganalisa sikap mandiri memediasi pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa pesantren. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan obyek penelitian yaitu Institut Ilmu Keislaman Annuqayah, Institut Dirosat Islamiyah Al-Amin, Universitas Islam Madura dan Pesantren Institut Agama Islam Al- Khairat. Analisa data dalam pengujian hipotesis penelitian menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan variabel pembelajaran kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa pesantren, diperoleh koefisien sebesar 0,48 dengan CR 4.327 dan P 0.000. P < 0.05,  kesadaran pribadi memediasi pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa pesantren berpengaruh signifikan, diperoleh hasil sobel test 2.821 diatas 1.98, dan p-value < 0.05, maka hipotesis diterima dan sikap mandiri memediasi pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa pesantren berpengaruh signifikan diperoleh hasil sobel test 3.650 diatas 1.98, dan p-value < 0.05, hipotesis diterima.
WORK LIFE HARMONY AKUNTAN: KAPAN DAN MENGAPA? Yessica Yessica; Sujoko Efferin
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.975 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i2.4275

Abstract

Profesi akuntan, terutama yang bergerak di industri konsultasi, identik dengan karakteristik yang tidak fleksibel dan menyita waktu. Karakteristik tersebut membuat akuntan kesulitan jika harus menyeimbangkan secara kaku waktu yang dihabiskan dalam aspek pekerjaan dengan aspek lain di luar pekerjaan. Oleh karena itu, konsep work life harmony lebih sesuai dengan akuntan, dimana setiap orang memiliki komposisi unik yang sesuai untuknya. Perusahaan berusaha untuk memfasilitasi pencapaian tersebut melalui berbagai program work life. Namun, program work-life belum tentu mengakomodasi kebutuhan para karyawan secara universal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perusahaan dapat menyusun berbagai nilai organisasi dan aktivitas untuk memberdayakan akuntan. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif kualitatif dan bertujuan untuk memahami keterkaitan nilai-nilai organisasi dan pemberdayaan karyawan terhadap pencapaian work life harmony pada akuntan PT S. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai organisasi yang diterjemahkan menjadi beragam aktivitas pemberdayaan berkontribusi terhadap pencapaian harmoni akuntan, yang pada akhirnya tampak pada subjective well being dan psychological well being akuntan. Organisasi tetap memiliki keterbatasan dalam mendukung pencapaian work life harmony akuntan. Pada tahap dimana semuanya bergantung pada motivasi intrinsik akuntan, maka organisasi tidak bisa lagi membantu. Oleh karena itu, penting bagi akuntan untuk berusaha agar dapat mencapai harmoninya.  
PERAN KEUANGAN MIKRO ISLAM TERHADAP KETAHANAN PANGAN PEDESAAN BERKELANJUTAN ERA REVOLUSI 4.0 Syamsuri Syamsuri; Rusyda Afifah Ahmad; Setiawan bin Lahuri; Mulyono Jamal
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.193 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i3.4807

Abstract

Makalah ini mengulas peran Lembaga Keuangan Mikro Islam (LKMI) dalam mewujudkan ketahanan pangan masyarakat pedesaan. Ketahanan pangan yang didefinisikan sebagai kondisi aman dari kelaparan atau ketersediaan makanan yang cukup, kemudahan akses dalam memperoleh makanan yang berkualitas dan bergizi, menjadi isu kajian yang terus menarik perhatian para pakar ekonomi. Hal itu karena ketahanan pangan merupakan salah satu indikator kesejahteraan dan bahkan strategi dalam menyelesaikan masalah kemiskinan. Problematika ini terus dialami masyarakat pedesaan khususnya, karena lemahnya dalam permodalan yang berdampak pada tingkat daya beli pangan. Akan tetapi pada aspek lain memberikan keuntungan bagi lembaga mikro konvensional dalam memanfaat situasai ini dengan meningkatkan suku bunga dan mengekang masyarakat menengah ke bawah. Maka, hadirnya LKMI dengan asas ta’awun melalui pembiayaan syariah dan program pemberdayaan di tengah masyarakat pedesaan layak untuk dikaji ulang karena menjadi solusi bagi masyarakat atas hambatan permodalan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat library research terhadap literatur yang berkaitan dengan keuangan mikro, dianalisa secara empiris, komparatif dan pemberian rekomendasi dengan beberapa karya teoritis, akhirnya makalah ini menyimpulkan bahwa LKMI memiliki peran dalam mewujudkan ketahanan pangan pada masyarakat pedesaan yaitu pengembangan ekonomi, adopsi teknologi baru, mekanisme pertanian yang lebih baik, peningkatan produktivitas, peningkatan standar hidup petani dan pemberantasan kemiskinan.
PENENTU KEEFEKTIFAN KREDIT USAHATANI: KASUS KELOMPOK IBU-IBU PENGAJIAN SEBAGAI PENGELOLA Jajat Sudrajat; Siti Sawerah; Nia Permatasari
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.12 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i3.4820

Abstract

Memahami beberapa faktor yang menentukan keefektifan kredit adalah aspek penting sebagai bahan rujukan bagi pengembangan kredit mikro, khususnya dalam pembiayaan usahatani yang diketahui sangat rumit. Studi ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penentu keefektifan kredit usahatani yang diselenggarakan melalui suatu skema khusus oleh kelompok ibu-ibu pengajian. Skema kredit khusus tersebut menekankan pada peran aktif perempuan sebagai pengelola dan penerima kredit. Untuk mencapai tujuan penelitian digunakan metode studi kasus-kualitatif. Data untuk analisisnya bersumber dari hasil kaji tindak di dua lembaga keuangan mikro (LKM)- An-Nur dan Nurul Hidayah, di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Hasilnya mengindikasikan bahwa beberapa faktor yang menjadi penentu keefektifan penyaluran kredit untuk petani, setidaknya akan meliputi empat aspek. Pertama, diterapkannya aspek mekanisme kredit yang sesuai dengan kondisi petani. Kedua, hadirnya dimensi modal spiritual dan modal sosial dari pengelola LKM yang kemudian berimplikasi pada tumbuhnya kepercayaan para petani. Ketiga, berfungsinya aspek pengawasan kredit yang berakar dari tingginya frekuensi pertemuan kelompok ibu-ibu pengajian dalam komunitas. Keempat, adanya stabilitas pendapatan petani sepanjang tahun sebagai implikasi dari usahatani sayuran yang merupakan sumber nafkah utama dari para petaninya.
OPTIMALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PASAR UMUM KABUPATEN BLITAR Susilo Susilo
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.071 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i3.4977

Abstract

Potensi sektor yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Blitar adalah pasar umum. Hal ini disebabkan karena penerimaan retribusi pelayanan pasar umum di Kabupaten Blitar mempunyai kontribusi yang cukup besar terhadap total penerimaan retribusi. Namun, penerimaan retribusi yang selama ini diperoleh belum optimal akibat adanya permasalahan dari sisi internal maupun eksternal. Berdasarkan hasil analisis menggunakan ATP dan SWOT, diperoleh strategi utama untuk mengoptimalkan penerimaan retribusi pelayanan pasar yakni (1) melakukan pembinaan terhadap petugas retribusi mengenai pemahaman tarif (2) menerapkan sistem e-retribusi (3) menaikkan tarif retribusi untuk pedagang yang mempunyai kemampuan membayar lebih tinggi dari tarif resmi (4) menurunkan tarif retribusi untuk pedagang yang mempunyai kemampuan membayar lebih rendah dari tarif resmi (5) mencetak karcis retribusi dengan besaran nominal yang sesuai dengan perda yang berlaku (6) melakukan revitalisasi pasar (7) melakukan sosialisasi kepada pedagang agar memiliki sikap disiplin dalam mentaati peraturan pasar pagi dan pasar siang, dan (8) melakukan sosialisasi kepada petugas retribusi agar tertib memberikan karcis kepada pedagang.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN GREEN PRODUCT Rina Wulandari; Miswanto Miswanto
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.704 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i2.5139

Abstract

Tujuan penelitian ini menguji pengaruh green poduct knowledge pada keputusan pembelian green product dengan green trust sebagai variabel mediasi. Tujuan penelitian ini juga menguji pengaruh moderasi perceived price pada hubungan antara green trust dengan keputusan pembelian green product. Penelitian ini merupakan penelitian explanatory research yang bertujuan untuk menguji dan menjelaskan hubungan kausal antara variabel penelitian melalui pengujian hipotesis. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan berupa data primer. Metode purposive sampling digunakan sebagai teknik penentuan sampel. Proses mendapatkan data dilaksanakan dengan cara survei yang berbentuk kuesioner. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan 192 responden yang merupakan konsumen The Body Shop. Penelitian ini memakai structural equation modeling (SEM) untuk menguji hipotesis. Temuan penelitian ini sebagai berikut. Green product knowledge dan green trust memiliki pengaruh positif pada keputusan pembelian green product. Selain itu, green trust mampu memediasi hubungan antara green product knowledge dan keputusan pembelian green product. Terakhir, perceived price mampu memoderasi pengaruh antara green trust dan keputusan pembelian green product.
TECHNOLOGICAL LITERACY AND RESOURCE MANAGEMENT IN SME INCOME Nanda Oktasavira Nanda Oktasavira; Hadi Ismanto
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 6 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.118 KB) | DOI: 10.24034/j25485024.y2022.v6.i4.5165

Abstract

The characteristics of SMEs continue to be highlighted, but the exciting thing behind their strengths are acute unresolved problems such as technology skills, human resource management and finance. Borrowing assumptions from resource-based theory, this study tries to examine the effect of technological literacy, working capital, and labour management on the income of SMEs. The sample consisted of 100 SMEs in 14 industries randomly assigned proportionally based on their industry type and filled out the research questionnaire directly. The collected questionnaires were tabulated and analyzed using the Partial Least Square method. The results show that technological literacy, working capital, and labour management positively affect business income individually and simultaneously. These findings record that 45 per cent of the sample do not integrate their products with competitors because they are less skilled in using information media to measure competitors' capabilities. In practice, technological literacy can be transformed for production, administration, and product marketing activities to maximize business income.

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 3 (2025): September Vol 9 No 2 (2025): June Vol 9 No 1 (2025): March Vol 8 No 4 (2024): December Vol 8 No 3 (2024): September Vol 8 No 2 (2024): June Vol 8 No 1 (2024): March Vol 7 No 4 (2023): December Vol 7 No 3 (2023): September Vol 7 No 2 (2023): June Vol 7 No 2 (2023) Vol 7 No 1 (2023): March Vol 6 No 4 (2022) Vol 6 No 3 (2022) Vol 6 No 2 (2022) Vol 6 No 1 (2022) Vol 5 No 4 (2021) Vol 5 No 3 (2021) Vol 5 No 2 (2021) Vol 5 No 1 (2021) Vol 4 No 4 (2020) Vol 4 No 3 (2020) Vol 4 No 2 (2020) Vol 4 No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019) Vol 3 No 3 (2019) Vol 3 No 2 (2019) Vol 3 No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018) Vol 2 No 3 (2018) Vol 2 No 2 (2018) Vol 2 No 1 (2018) Vol 1 No 4 (2017) Vol 1 No 3 (2017) Vol 1 No 2 (2017) Vol 1 No 1 (2017) Vol 20 No 4 (2016) Vol 20 No 3 (2016) Vol 20 No 2 (2016) Vol 20 No 1 (2016) Vol 19 No 4 (2015) Vol 19 No 3 (2015) Vol 19 No 2 (2015) Vol 19 No 1 (2015) Vol 18 No 4 (2014) Vol 18 No 3 (2014) Vol 18 No 2 (2014) Vol 18 No 1 (2014) Vol 17 No 4 (2013) Vol 17 No 3 (2013) Vol 17 No 2 (2013) Vol 17 No 1 (2013) Vol 16 No 4 (2012) Vol 16 No 3 (2012) Vol 16 No 2 (2012) Vol 16 No 1 (2012) Vol 15 No 4 (2011) Vol 15 No 3 (2011) Vol 15 No 2 (2011) Vol 15 No 1 (2011) Vol 14 No 4 (2010) Vol 14 No 3 (2010) Vol 14 No 2 (2010) Vol 14 No 1 (2010) Vol 13 No 4 (2009) Vol 13 No 3 (2009) Vol 13 No 2 (2009) Vol 13 No 1 (2009) Vol 12 No 4 (2008) Vol 12 No 3 (2008) Vol 12 No 2 (2008) Vol 12 No 1 (2008) Vol 11 No 4 (2007) Vol 11 No 3 (2007) Vol 11 No 2 (2007) Vol 11 No 1 (2007) Vol 10 No 4 (2006) Vol 10 No 3 (2006) Vol 10 No 2 (2006) Vol 10 No 1 (2006) Vol 9 No 4 (2005) Vol 9 No 3 (2005) Vol 9 No 2 (2005) Vol 9 No 1 (2005) Vol 8 No 4 (2004) Vol 7 No 4 (2003) More Issue