cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
suhartini.ismail@fk.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Perawat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25487051     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Perawat Indonesia (e-ISSN 2548-7051) diterbitkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Jurnal Perawat Indonesia atau disingkat JPI ini terbit 2 kali setahun. Jurnal ini mempublikasi artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan. Jurnal Perawat Indonesia menerima artikel-artikel dalam bidang ilmu keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021" : 12 Documents clear
STUDI KASUS: OBSERVASI PERBAIKAN LUKA PADA PASIEN WOUND DEHISCENCE DENGANNEGATIVE PRESSURE WOUND THERAPY (NPWT) DI RUANG KEMUNING V RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG Budiawan, Heri; Nugroho, Cahyo; Inriyana, Ria; Rahayu, Urip; Ibrahim, Kusman; Mustari Aji, Nandang
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.218 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.580

Abstract

Manajemen bedah dengan sistem tekanan negatif atau negative pressure wound therapy (NPWT) ini dapat menjadi pendekatan baru untuk mengurangi komplikasi luka seperti wound dehiscence. Didapatkan beberapa penelitian mengenai perbaikan luka setelah dilakukan intervensi NPWT, namun sedikit yang mengungkap secara keseluruhan dengan memaparkan berdasarkan data demografi, faktor-faktor wound dehiscence, dan observasi perbaikan luka pada pasien wound dehiscence dengan NPWT. Metode yang digunakan yaitu informed consent, pengumpulan data melalui data primer dan sekunder, lalu dokumentasi. Kriteria inklusi pada studi kasus ini yaitu responden dengan usia >18 tahun, post operasi dengan infeksi akut, infeksi luka post operasi < 3 minggu, dan terpasang NPWT. Didapatkan sampel pada studi kasus ini terdiri dari 2 orang. Data demografi menunjukkan bawa jenis kelamin, usia, lama rawat dan lokasi luka berpengaruh terhadap perbaikan luka. Faktor-faktor wound dehiscence terdapat pengaruh yaitu hipoalbumin, anemia, imobilisasi, dan penyakit penyerta, dimana untuk penyakit penyerta hanya terdapat pada pasien 2. Pengkajian luka pada post NPWT hari ke 6 yaitu lokasi, eksudat, kulit sekitar luka, dan terapi mempengaruhi terhadap perbaikan luka. Simpulan, perbaikan luka pada pasien 1 post pemasangan NPWT terlihat derajat perbaikan yang signifikan ditandai dengan adanya granulasi, pengurangan eksudat sesuai dengan konsep tahapan perbaikan luka. Namun pada pasien 2 pada post 6 hari pemasangan NPWT belum terlihat adanya perbaikan yang signifikan ditandai dengan belum terlihatnya adanya granulasi pada luka tersebut. Keterlambatan perbaikan luka pada pasien 2 dikaitkan dengan faktor penyakit penyerta (diabetes mellitus tipe 2), status vaskularisasi dan oksigenasi.
KONDISI LANJUT USIA YANG MENGALAMI HIPERKOLESTEROLEMIA DI POS PELAYANAN TERPADU ( POSYANDU ) LANJUT USIA DESA BETENGSARI, KARTASURA : PILOT STUDY Widiyono, Widiyono; Aryani, Atik; Dyah Herawati, Vitry
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.305 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.759

Abstract

Latar belakang: Hiperkolesterolemia berhubungan dengan bertambahnya usia dan merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular. Kejadian hiperkolesterolemia pada lansia berhubungan dengan asupan makanan berlemak dan faktor lainnya. Dampak hiperkolesterolemia adalah 80% pasien meninggal mendadak akibat serangan jantung. Tujuan:  Mengetahui gambaran kondisi lansia yang mengalami hiperkolesterolemia di Posyandu lansia Desa Betengsari, Kartasura. Metode: Penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dan merupakan pilot study. Total jumlah sampel adalah 29 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen untuk mengukur kadar kolesterol adalah GCU (Glukosa Colesterol Urid acid) merk EasyTouch. Hasil: semua responden memiliki riwayat kolesterol tinggi,, sebanyak 23 respponden (79,3%) berjenis kelamin perempuan, sebanyak 26 responden (89,7%) memiliki pola makan diet lemak jenuh, sebanyak 29 responden (100%) melakukan aktivitas fisik olah raga dan sebanyak 3 responden (10,3%) memiliki kebiasaan merokok. Kesimpulan penelitian ini 100 % lansia memiliki riwayat kolesterol tinggi. Saran diperlukan intervensi yang tepat untuk mengatasi hiperkolesterolemia. Selain pemberian terapi farmakologi (obat normolipidemia), perawat dapat memberikan terapi komplementer herbal yaitu rebusan daun salam yang terbukti efektiv untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah. 
PENGARUH TERAPI BEKAM KERING KOMBINASI AKUPRESSURE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI PRIMER Candrawati, Sang Ayu Ketut; Sukraandini, Ni Komang
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.887 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.761

Abstract

Latar Belakang: hipertensi adalah salah satu penyakit silent killer yang banyak dijumpai di Indonesia dan menduduki urutan keenam dari 12 penyakit tidak menular. Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Komplikasi penyakit hipertensi sangat berpengaruh terhadap penyakit kardiovaskuler dimana, 45% kematian disebabkan karena penyakit jantung dan 51% karena stroke. Bekam kering dan akupresur merupakan bagian dari terapi komplementer.  Bekam kering adalah tindakan non invasif, menggunakan cupping pada titik-titik meridian, berfungsi memperbaiki mikrosirkulasi pembuluh darah. Akupresur adalah rangsangan pada titik-titik saraf tubuh. Terapi bekam kering cocok dikombinasikan dengan akupresur, karena pada penderita hipertensi selain gangguan sirkulasi juga sering ditandai sakit kepala, sehingga bisa diatasi dengan pijat akupresur titik meridian GV 20 baihui yang efektif untuk mengurangi nyeri. Tujuaan penelitian: mengetahui adanya pengaruh terapi bekam kering kombinasi akupresur terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi primer. Studi ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk rancangan pre-post test with control group design. Jumlah sampel 30 pasien hipertensi primer yang diambil dengan purposive sampling. Data diukur dengan tensi digital merk onemed. Analisis data menggunakan independent T Test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan antara tekanan darah sistole pada kelompok intervensi setelah diberikan bekam kering kombinasi akupressure dengan kelompok kontrol dengan p.value 0,007<0,05. Serta ada pengaruh signifikan antara  tekanan  darah  diastole pada kelompok intervensi setelah diberikan bekam kering kombinasi akupresur dengan kelompok kontrol dengan p value 0,000<0,05. Terapi bekam kering kombinasi akupresur direkomendasi sebagai terapi alternatif atau terapi penunjang dalam perawatan pasien hipertensi primer.Latar Belakang: hipertensi adalah salah satu penyakit silent killer yang banyak dijumpai di Indonesia dan menduduki urutan keenam dari 12 penyakit tidak menular. Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Komplikasi penyakit hipertensi sangat berpengaruh terhadap penyakit kardiovaskuler dimana, 45% kematian disebabkan karena penyakit jantung dan 51% karena stroke. Bekam kering dan akupresur merupakan bagian dari terapi komplementer.  Bekam kering adalah tindakan non invasif, menggunakan cupping pada titik-titik meridian, berfungsi memperbaiki mikrosirkulasi pembuluh darah. Akupresur adalah rangsangan pada titik-titik saraf tubuh. Terapi bekam kering cocok dikombinasikan dengan akupresur, karena pada penderita hipertensi selain gangguan sirkulasi juga sering ditandai sakit kepala, sehingga bisa diatasi dengan pijat akupresur titik meridian GV 20 baihui yang efektif untuk mengurangi nyeri. Tujuaan penelitian: mengetahui adanya pengaruh terapi bekam kering kombinasi akupresur terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi primer. Studi ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk rancangan pre-post test with control group design. Jumlah sampel 30 pasien hipertensi primer yang diambil dengan purposive sampling. Data diukur dengan tensi digital merk onemed. Analisis data menggunakan independent T Test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh signifikan antara tekanan darah sistole pada kelompok intervensi setelah diberikan bekam kering kombinasi akupressure dengan kelompok kontrol dengan p.value 0,007<0,05. Serta ada pengaruh signifikan antara  tekanan  darah  diastole pada kelompok intervensi setelah diberikan bekam kering kombinasi akupresur dengan kelompok kontrol dengan p value 0,000<0,05. Terapi bekam kering kombinasi akupresur direkomendasi sebagai terapi alternatif atau terapi penunjang dalam perawatan pasien hipertensi primer.
The Reliability of Vibration based mobile phone in Detecting Peripheral Neuropathy in Patient with Diabetic Foot Ulcers Jasmin, Muh; Yusuf, Saldy; Amrullah, Fitria; Arifuddin, Fitrawati
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.393 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.803

Abstract

The aim of this study was to evaluate the reliability of mobile phone vibrations in detecting peripheral neuropathy in diabetic foot wound patients between the nurse and the patient's family. The design of this study was a pilot study with a cross sectional study approach. The study was conducted on 37 respondents in four wound care clinics in Makassar City and its surroundings. The instrument used is a mobile phone vibration using the vibrations-test application. Interater reliability analysis test used cohen's kappa test. The results showed that 67.6% of the patients did not feel the vibrations of the mobile phones performed by the nurses, while 70.3% of the patients did not feel the vibrations of the cellphones carried out by the family. Interrater reliability examination of diabetic feet using a mobile phone vibration shows an almost perfect agreement, namely (k = 0.973). The reliability of mobile phone vibrations using the vibrations-test application is quantitatively reliable. Thus, mobile phone vibrations can be used as an alternative screening tool to detect neuropathy in Diabetes Mellitus patients in the community.
PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU PADA SITUASI BENCANA: STUDI LITERATUR Astuti, Astuti; Wanda, Dessie
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.564 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.827

Abstract

Latar belakang: Peristiwa bencana menempatkan bayi dan anak usia dini menghadapi situasi krisis salah satunya perihal kebutuhan makanan. Bantuan yang datang seringkali tidak memperhatikan makanan untuk kelompok usia tersebut, sehingga berbagai risiko penyakit akibat nutrisi akan berdampak pada bayi dan anak usia dini. Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui praktik MPASI pada berbagai situasi bencana. Metode: Penelusuran literatur menggunakan beberapa database online dengan kata kunci "infant and young child feeding”, “complementary feeding", disaster, emergencies, dan refugee.  Filter Kriteria inklusi yang digunakan adalah berisi penelitian terkait MPASI, melibatkan anak usia 6-24 bulan pada situasi bencana, tahun pencarian dibatasi 10 tahun terakhir, artikel dapat diakses secara full text, dan artikel dalam Bahasa Inggris. Kriteria eksklusi yang ditetapkan adalah penelitian melibatkan anak berkebutuhan khusus dan artikel yang berisi systematic review . Hasil: Terdapat sembilan artikel yang lolos seleksi pada studi literatur ini.Tema yang muncul dari sembilan artikel tersebut adalah 1) pemberian MPASI di situasi bencana pada umumnya tidak mencapai Minimum Dietary Diversity; 2) terjadi kerawanan pangan;3) kondisi Water Supply, Sanitation, and Hygiene Promotion (WASH) sebagian besar buruk; dan 4) usia pengenalan MPASI kurang dari 6 bulan. Simpulan: Praktik pemberian MPASI di situasi bencana secara umum belum optimal. Bantuan yang diberikan selayaknya dapat menunjang pemberian MPASI sesuai standar
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA MAHASISWA KEPERAWATAN STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG Tafdhila, Tafdhila; Marleni, Lily; Saputra, Adi
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.629 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.832

Abstract

Pada pembelajaran online, mahasiswa dapat menjadi kurang aktif dalam menyampaikan aspirasi dan pemikirannya, sehingga dapat mengakibatkan pembelajaran yang menjenuhkan. Seseorang mahasiswa yang mengalami kejenuhan dalam proses belajar mengajar akan memperoleh ketidakmajuan dalam hasil belajar. Oleh karena itu, diperlukan pendorong untuk menggerakkan mahasiswa agar semangat belajar sehingga dapat memiliki prestasi belajar. Semangat belajar dapat dimiliki dengan meningkatkan motivasi belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment yaitu penelitian yang dilakukan pada satu kelompok saja yand dinamakan kelompok eksperimen tanpa ada kelompok control. Desain penelitian yang digunakan  yaitu  one group pre test dan post test, yaitu diukur dengan menggunakan pre test yang dilakukan sebelum perlakuan dan post test yang dilakukan setelah diberi perlakuan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa DIII Keperawatan Tingkat I yang berjumlah 28 orang. Hasil penelitian di dapatkan  rata-rata skor motivasi belajar sebelum dimulai pembelajaran daring adalah 108.54 (95 % CI Lower-Upper :102.37-114.70), median 112.00 dengan standar deviasi 15.901 dengan skor min-mak 80-135. Dari estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95 % CI diyakini bahwa standar rata-rata skor motivasi belajar sebelum dimulai pembelajaran daring pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang adalah antara 102.37-114.70 dan skor motivasi belajar setelah dimulai pembelajaran daring adalah 100.75 (95 % CI Lower-Upper :96.81-104.69), median 101.50 dengan standar deviasi 10.171 dengan skor min-mak 76-118. Dari estimasi interval dapat disimpulkan bahwa 95 % CI diyakini bahwa standar rata-rata skor motivasi belajar setelah dimulai pembelajaran daring pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang adalah antara 96.81-104.69. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value=0,016<0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dalam pembelajaran daring terhadap motivasi belajar mahasiswa di masa pandemic covid 19 pada mahasiswa keperawatan STIK Siti Khadijah Palembang
Nurses’ Disaster Mitigation Competencies in Public Health Center during Pandemic Covid-19 Husna, Cut; Jayanti, Afrida; Fithria, Fithria
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.176 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.842

Abstract

Mitigation is an effort to reduce disaster risk through physical development, public awareness, and community capacity building in facing disaster. The public health center (Puskesmas) as a facility is the spearhead of individual and community health services, especially in disaster situations. Nurses as the frontline in providing health services are expected to have competence in dealing with disasters. Increased disaster mitigation for nurses could be done by understanding disaster risk, disease prevention, health promotion, and policy development and planning. This study aims to determine the nurses’ competencies in disaster mitigation in the public health center. This research is a descriptive explorative with a cross-sectional study design. The total sampling method was carried out at two Puskesmas totaling 42 respondents. Data collection using Google-form in a dichotomy scale developed by researchers totaling 23 questions adopted from ICN-WHO, 2009. The questionnaire tested reliability with Cronbach Alpha = 0.7. The results of the study showed that the nurse's disaster mitigation competencies were at a good level (54.8%). For the sub-scales understanding of disaster risk (47.6%), disease prevention (76.2%), health promotion (61.9%) and policy development and planning (35.7%) are good competencies. It is recommended to health workers and community health centers to improve disaster risk management by making policies and plans that are organized by involving across professions, sectors, and all components of society.
Pengetahuan Ibu Tentang Diet Gluten dan Kasein Pada Anak Penyandang Autis di SLB Wilayah Kabupaten Garut Nurhidayah, Ikeu; Achadiyanti, Destia; Ghraha Ramdhanie, Gusgus
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.196 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.849

Abstract

Diet Gluten Free Casein Free (GFCF) merupakan salah satu jenis terapi yang dapat dilakukan pada anak penyandang autis untuk mengurangi perilaku hiperaktif dan tantrum atau mengamuk, namun penerapan diet ini masih rendah dikalangan ibu. Penerapan diet yang tidak baik dan tidak tepat dapat menimbulkan masalah kesehatan dan perilaku hiperaktif pada anak penyandang autis. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka dibutuhkan pengetahuan ibu mengenai diet GFCF. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gembaran pengetahuan ibu tentang diet  gluten dan kasein pada anak penyandang autis di SLB Wilayah Kabupaten Garut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, jumlah sampel 34 ibu dengan anak penyandang autis di SLB Wilayah Kabupaten Garut, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari responden pengetahuan ibu kurang yaitu sebanyak (58,8%). Diperlukan kunjungan rutin oleh perawat komunitas, perawat keluarga maupun perawat anak untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai diet gluten dan kasein pada ibu dengan anak penyandang autis di sekolah maupun di lingkungan rumah.
The Relationship of Knowledge and The Role of Cadres in Handling Mental Disorder in The Working Area of Kedungwuni II Primary Health CareR Nafiah, Hana; Dzil K, Aisyah
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.866 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.852

Abstract

Mental disorder are the conditions with psychiatric malfunctioning including thought process, emotion, volition, and psychomotor behavior. Mental health cadres have an important role in the effort to deal with mental disorder in the community. Knowledge has an influence on the ability of cadres to carry out role in the community. The aim of this study was determine the relationship between knowledge and the role of cadres in handling mental disorder in the working area of Kedungwuni II Primary Health Care. The research method used correlative study, to correlate knowledge and role variable. Sample in this study where 71 cadres in the working area of Kedungwuni IIn Primary Health Care who appropriate inclusion criteria. Result of this study showed that most of the cadres 41 people (57,7%) have good knowledge and 42 people (59,1%) have a good role in handling mental disorder. The result of data analyzed showed that there was significant relationship between knowledge and the role of cadres in handling mental disorder in the working area of Kedungwuni II Primary Health Care with p value =0.010 (p value < 0.05). Refresher on cadres training on handling mental disorder need to updating cadres’ knowledge so that mental disorder services in the primary level can be handle optimally. Keywords: knowledge; role of cadres; caring for mental disorder
ANALISA PENULARAN COVID-19 PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Banjarnahor, Seriga
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): May 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.013 KB) | DOI: 10.32584/jpi.v5i1.857

Abstract

COVID-19 masih menjadi wabah yang belum teratasi diseluruh dunia. Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan yang bekerja di garis depan pelayanan kesehatan sangat beresiko terpapar COVID-19. Hingga saat ini, perawat yang meninggal akibat terpapar COVID-19 telah meningkat jumlahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola penularan COVID-19 pada perawat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Responden penelitian berjumlah 31 perawat, yang diperoleh dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penularan COVID-19 pada perawat terjadi karena adanya riwayat kontak dengan pasien COVID-19 (80,6%), kebiasaan makan bersama dengan rekan kerja (67,7%), merawat pasien yang terkonfirmasi COVID-19 di ruangan non isolasi (67,7%), riwayat kontak dengan petugas rumah sakit yang terkonfirmasi COVID-19 (51,6%), dan mengunjungi tempat keramaian seperti pasar (45,2%)

Page 1 of 2 | Total Record : 12