cover
Contact Name
arief yanto
Contact Email
arief.yanto@unimus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurkep.anak@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak
ISSN : 23382074     EISSN : 2621296X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak (JIKA) was published by Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah. Jurnal Keperawatan Ilmu Keperawatan Anak (JIKA)is published twice in a year. JIKA publishes research results, research-based community service results, literature reviews, and case studies in the field of child nursing written by lecturers, nursing students, and clinic nurses in hospitals or health centers. JIKA is a continuation of Jurnal Keperawatan Anak with ISSN 2338-2074 published by the PPNI Jawa Tengah journal development team. JIKA is an online version of the journal with e-ISSN 2621-296X with the latest edition, the Jurnal Keperawatan Anak is no longer published.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024" : 6 Documents clear
HUBUNGAN PENERAPAN SPALK MANAKARRA DENGAN TINGKAT KECEMASAN ANAK PRASEKOLAH SELAMA PROSES PEMASANGAN INFUS Makhrufi M.A.S. Ardianto; Sulistyorini, Lantin; Rahmawati, Ira
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v7i1.1944

Abstract

Kecemasan adalah bentuk reaksi terhadap situasi yang dialami oleh seseorang dan sangat memberatkan dan dapat terjadi kapan pun. Spalk Manakarra menjadi suatu alat penunjang dalam meningkatkan kenyamanan anak-anak selama perawatan di rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini untuk mengurangi tingkat kecemasan yang dialami oleh anak usia prasekolah yang terpasang Spalk Manakarra. Metode dari desain penelitian yang digunakan quasi-experimental dengan hanya post tes dan dengan pendekatan kelompok kontrol yang tidak setara. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Mayoritas responden yang telah diberikan Spalk Manakarra mengalami kecemasan ringan pada 27 anak (77,1%) dan ada dalam grup kontrol, lalu 23 anak (65,7%) mengalami kecemasan tingkat sedang. Namun, pada kelompok Perlakuan, hanya terdapat satu indikator perasaan kecemasan yang diperoleh. Hasil analisis uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mann-Whitney dan didapatkan p value sebesar 0,00 (0,05) yang memiliki pengertian ada pengaruh dari tingkat kecemasan anak usia prasekolah selama hospitalisasi di Rumah Sakit Caruban. Hasil penelitian dari analisis statistik, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh akan tingkat kecemasan dalam grup kontrol dan Perlakuan. Kata kunci : kecemasan, usia prasekolah, dan spalk manakarra.   Anxiety was a normal reaction to situations that were very stressful for a person's life and could happen at any given time. Spalk Manakarra was one of the modified equipments to increase the comfort of children during treatment. The purpose of this study was to reduce anxiety in preschool children by utilizing Spalk Manakarra. This type of research is a quasi-experimental design with a posttest only non-equivalent control group design approach. The sample that used in this study consisted of 70 respondents, divided into two groups were control group and intervention group. The sampling technique used was purposive sampling. The majority of respondents who were given spalk manakarra were 27 people (77.1%) experiencing mild anxiety and in the control group, 23 people (65.7%) experienced moderate levels of anxiety. While in the behavior group, only an indicator of feelings of anxiety was obtained. Mann Whitney used as the analysis of research data and obtained a p-value = 0.000  (0,05), meaning that there are differences in the level of anxiety of preschool children during the hospitalization process at Caruban Hospital. Based on the results of the analysis, it could be concluded that there are differences in the level of anxiety in the control group and the intervention group. Hopefully, the healthcare providers could apply atraumatic care related to reducing anxiety in preschool children properly and detect aspects of indicators that are thought to affect anxiety factors. The benefits of this research were expected to be an alternative to reducing children's anxiety. Keywords: anxiety, preschool age children, spalk manakarra
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP PERILAKU ORANG TUA TENTANG PENCEGAHAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA ANAK Dewi, Ardhy Khartika; Wulandari, Bekti; Giftiyah, Maryatul; Indah, Imamah; Dewi, Rina Sari
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v7i1.2489

Abstract

Pneumonia merupakan radang akut yang menyerang jaringan paru dan sekitarnya. Berdasarkan sistem registrasi Balitbangkes tahun 2016 berjumlah lebih dari 800.000 anak meninggal di Indonesia disebabkan kasus pneumonia yang umumnya terkait dengan faktor internal dan faktor eksternal. Perilaku pencegahan perlu dilakukan guna menurunkan angka kejadian kasus pneumonia pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua terhadap kejadian pneumonia pada anak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian dengan teknik total sampling sebanyak 33 responden. Pengumpulan data melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner kemudian dilakukan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan orang tua antara lain, umur, pendidikan, pengalaman, pekerjaan, dan informasi. Orang tua yang anaknya dirawat karena pneumonia pada penelitian ini memiliki tingkat pengetahuan baik sebesar 66% dengan skor rata-rata 5,91, sikap baik sebesar 51,5% dengan skor rata-rata 38,42 dan perilaku baik sebesar 81,8% dengan skor rata-rata 6,27. Adanya hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan perilaku orang tua mengenai upaya pencegahan kejadian pneumonia pada anak namun tidak ada hubungan bermakna antara sikap terhadap perilaku orang tua mengenai pencegahan kejadian pneumonia pada anak mereka. Kata kunci : Anak pneumonia, Perilaku orang tua.   Abstract Pneumonia is an acute inflammation that attacks the lung tissue and its surroundings. Based on the Balitbangkes registration system in 2016, more than 800,000 children died in Indonesia due to pneumonia cases which were generally related to internal and external factors. Preventive behavior needs to be carried out to reduce the incidence of pneumonia cases in children. The aim of this research is to determine the relationship between knowledge, attitudes and behavior of parents on the incidence of pneumonia in children. This type of research is quantitative with a descriptive design using a cross sectional approach. The research sample used a total sampling technique were 33 respondens. Data were collected through interview using a questionnaire and then a Spearman correlation test was carried out. The research results show in this study had a good level of knowledge of 66% with a mean score of 5,91, a good attitude of 51.5% with a mean score of 38,42 and good behavior of 81.8% with a mean score of 6,27. There is a relationship between the level of parental knowledge and parental behavior regarding efforts to prevent pneumonia in children, but there is no significant relationship between attitudes and parental behavior regarding preventing pneumonia in their children   Keyword: Children with pneumonia, parental behavior.
the The Effect of Non-Nutritive Sucking on the Pain Response and Pulse Frequency of LBW Babies During Infusion Installation in the NICU Room at RSD Mangusada: The Effect of Non-Nutritive Sucking on the Pain Response and Pulse Frequency of LBW Babies During Infusion Installation in the NICU Room at RSD Mangusada Megantini, Ni Putu; Triana, Komang Yogi; Yunita Sari, Ni Luh Putu Dian
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v7i1.2534

Abstract

Bayi berat lahir rendah membutuhkan pertolongan dengan perawatan intensif dan seringkali mendapatkan tindakan invasif salah satunya pemasangan infus. Hal tersebut dapat menimbulkan nyeri sehingga dapat mempengaruhi stabilitas kardiovaskuler salah satunya peningkatan frekuensi nadi. Penatalksanaan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut salah satunya non nutritive sucking. Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh non nutritive sucking terhadap respon nyeri dan frekuensi nadi bayi BBLR saat pemasangan infus di ruang NICU RSD Mangusada. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan Post-test Only Control Group Design yang dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2023 dengan Jumlah sampel 32 responden di bagi menjadi 16 responden kelompok perlakuan dan 16 responden kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Kuesioner Neonatal Infant Pain Scale dan alat oksimetri. Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian rata-rata respon nyeri pada kelompok perlakuan menunjukkan hasil lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol yaitu mencapai 2.56, begitu juga rata-rata nadi kelompok kontrol menunjukkan hasil yang lebih rendah yaitu mencapai 136 x/menit. Hasil analisis pengaruh non nutritive sucking terhadap respon nyeri dan frekuensi nadi Bayi berat lahir rendah saat pemasangan infus didapatkan nilai p value <0,001, sehingga dapat dikatakan terdapat pengaruh non nutritive sucking terhadap respon nyeri dan frekuensi nadi Bayi berat lahir rendah saat pemasangan infus. Rekomendasi penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi perawat sebagai pilihan memberikan non nutritive sucking pada bayi berat lahir rendah untuk mengontrol nyeri saat prosedur invasif. Kata Kunci: BBLR, Nadi, Non-nutritive sucking, Nyeri Low birth weight neonates require intensive care and are usually subjected to invasive treatments such as IV instillation. This can cause pain and have an effect on cardiovascular stability by increasing pulse frequency. Non-nutritive sucking is one of the treatments available to help with this. The research that has been conducted aims to determine the effect of non-nutritive sucking on the pain response and pulse frequency of LBW babies during infusion installation in the NICU room of Mangusada Hospital. The study was conducted using a Post-test Only Control Group Design from September to October 2023, with a sample size of 32 respondents divided into 16 treatment group respondents and 16 control group respondents chosen using a purposive sampling technique. The Neonatal Infant Pain Scale Questionnaire and an oximetry equipment were used to collect data. The Mann Whitney test was used to examine the data. The results of the median pain response study in the treatment group showed lower results than the control group, reaching 2, as well as the median pulse of the treatment group showed lower results than the control group, reaching 136.5 x/min. The analysis of the effect of non-nutritive sucking on the pain response and pulse frequency of low birth weight babies during infusion yielded a p value of 0.001, indicating that non-nutritive sucking had an effect on the pain response and pulse frequency of low birth weight babies during infusion. It is intended that this research recommendation will provide input for nurses as an option to provide non-nutritive sucking to low birth weight babies to control pain during invasive procedures.  Keyword: LBW, Non-Nutritive sucking, Pain, Pulse
STUDI LITERATUR: GAMBARAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA: STUDI LITERATUR: GAMBARAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA Putri, Triyana Harlia; Rahmi, Dian; Rahmaniza, Rahmaniza; Mita, Mita; Novikadarti Rahma, RA Gabby Novikadarti Rahma
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v7i1.2563

Abstract

Bullying merupakan bentuk penindasan yang sering terjadi pada remaja, namun tidak semua remaja dapat menahan dampak dari bullying yang terjadi. Meskipun demikian, remaja yang menjadi perlaku bullying juga merupakan korban dari bullying yang didapatkan sebelumnya. Studi ini memiliki tujuan dalam mengidentifikasi gambaran perilaku bullying pada remaja. Studi ini menggunakan metode kajian literature atau telaah artikel, dengan framework SPIDER melalui metode PRISMA dengan kriteria artikel yang diterbikan dengan rentang tahun 2020-2023, artikel terbit pada jurnal nasional dan internasional berbahasa Indonesia dan Inggris dengan setting penelitian di Indonesia.Artikel 13.130 yang didapatkan dari beberapa pangkalan data seperti Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda dan Neliti. Perilaku bullying di kalangan remaja Indonesia, memiliki dampak serius pada aspek psikologis, sosial, dan pendidikan. Prevalensi bullying cukup tinggi, dengan variasi jenis bullying seperti verbal, sosial, dan fisik. Remaja perempuan lebih rentan terhadap bullying verbal, sementara laki-laki cenderung menjadi pelaku kekerasan fisik. Perubahan pada masa remaja dan pengaruh dari pergaulan sebaya menjadi faktor utama terjadinya bullying. Lingkungan sekolah merupakan tempat utama terjadinya bullying, dengan dukungan sosial kelompok memainkan peran penting. Perlu adanya upaya bersama untuk mencegah dan menanggulangi perilaku bullying agar remaja dapat tumbuh dan berkembang tanpa terhambat oleh dampak negatif dari bullying. Kata Kunci: Kesehatan mental, perundungan, remaja Bullying is a form that often occurs in teenagers, but not all teenagers can withstand the impact of bullying that occurs. However, teenagers who are perpetrators of bullying are also victims of previous bullying. This research aims to identify features of bullying behavior in adolescents. This study uses the literature review method or articles, with the SPIDER framework through the PRISMA method with the criteria for articles published in the period 2020-2023, articles published in national and international journals in Indonesian and English with a research setting in Indonesia. 13,130 articles obtained from several databases such as Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO, Google Scholar, Garuda and Neliti. Bullying behavior among teenagers, especially in Indonesia, has a serious impact on psychological, social and educational aspects. The prevalence of bullying is quite high, with various types of bullying such as verbal, social and physical. Adolescent girls are more vulnerable to verbal bullying, while boys tend to be the perpetrators of physical violence. Changes during adolescence and the influence of peer interactions are the main factors in bullying. The school environment is a primary setting for bullying, with group social support playing an important role. There needs to be a joint effort to prevent and overcome bullying behavior so that teenagers can grow and develop without obstacles due to the negative impacts of bullying. Keyword: mental health, bullying,adolescen
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN FASILITAS AIR BERSIH TERHADAP KEJADIAN STUNTING Mayuni, Tia; Evy Noorhasanah, S.Kep.,Ns,M.Imun; Rahayu, Suci Fitri; Tauhidah, Nor Isna
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v7i1.2629

Abstract

Kejadian stunting dapat pengaruhi oleh berbagai faktor risiko terutama nutrisi yang didapat setelahdilahirkan, seperti pemberian ASI ekslusif yang masih jauh dari target. Kualitas nutrisi juga perludiperhatikan terutama penggunaan air bersih guna mencegah penyakit pencernaan yang dapatmenyebabkan anak sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemberianASI eksklusif dan fasilitas air bersih terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerjaPuskesmas Pangkoh. Metode pada penelitian ini menggunakan metode survey analitik denganpendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak86 responden. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan ASI Ekslusifsebanyak (55,8 %) dan sebagian besar fasilitas air bersih dalam kategori cukup (54,6%). AnalisisBivariat menunjukan ada hubungan signifikan antara ASI eksklusif dengan kejadian stunting(Likelihood Ratio adalah sebesar 0,000, Asymp. Sig (2-sided) < 0,05) dan tidak ada hubungansignifikan antara fasilitas air bersih dengan kejadian stunting (Likelihood Ratio adalah sebesar 0,802,Asymp. Sig (2-sided) > 0,05).Kata kunci: ASI ekslusif, fasilitas air bersih, stunting The incidence of stunting can be influenced by various risk factors, especially nutrition obtainedafter birth, such as exclusive breastfeeding which is still far from the target. The quality ofnutrition also needs to be considered, especially the use of clean water, to prevent digestivediseases which can cause children to get sick. The aim of this research is to determine therelationship between exclusive breastfeeding and clean water facilities on the incidence ofstunting among toddlers in the Pangkoh Community Health Center working area. The method inthis research uses an analytical survey method with a cross sectional approach. The samplingtechnique used purposive sampling for 86 respondents. Data analysis using Chi Square. The resultsof this research showed that there was exclusive breastfeeding (55.8%) and most of the cleanwater facilities were in the sufficient category (54.6%). Bivariate analysis shows that there is asignificant relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting (LikelihoodRatio adalah sebesar 0,000, Asymp. Sig (2-sided) < 0,05 and there is no significant relationshipbetween clean water facilities and the incidence of stunting (Likelihood Ratio adalah sebesar0,802, Asymp. Sig (2-sided) > 0,05). Keywords: clean water facilities, exclusive breast feeding, stunting
KEMANDIRIAN DAN PERILAKU KESEHATAN ANAK TUNAGRAHITA TERHADAP KEMAMPUAN MENYIKAT GIGI Desreza, Nanda; Iqbal S, Muhammad; Nurfaradila, Nurfaradila; Nursadah, Nursadah
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 7 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v7i1.2652

Abstract

Anak tunagrahita sering menghadapi hambatan dalam menjaga kesehatan gigi. Keterbatasan fisik, mental, dan perkembangannya berkaitan erat dengan kerentanan masalah kesehatan gigi. Perawatan gigi yang baik merupakan faktor utama memastikan kesehatan gigi dan mulut mereka. Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami sejauh mana anak-anak tunagrahita dapat melakukan perawatan gigi secara mandiri serta bagaimana perilaku kesehatan gigi mereka sehari-hari dan kemampuan mereka dalam menyikat gigi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui kemandirian dan perilaku kesehatan anak tunagrahita terhadap kemampuan menyikat gigi di SLB Bukesra Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional study. Sampel sebanyak 30 responden dipilih dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 27 September sampai 12 Oktober 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup kemandirian, perilaku kesehatan gigi, dan lembar evaluasi kemampuan menyikat gigi. Analisa data hasil penelitian menggunakan uji deskriptif dan uji chi-square test. Hasil penelitian di dapatkan sebanyak 60% anak tunagrahita memiliki kebersihan mulut yang kurang bersih dan 76,7% mengalami gigi berlubang, 66% tingkat kemandirian masih memerlukan bantuan, 53% menunjukkan perilaku kesehatan gigi kurang baik dan 43,3% kemampuan menyikat gigi anak tunagrahita kurang tepat. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan antara kemandirian dengan kemampuan menyikat gigi (P-value 0,045), serta antara perilaku kesehatan gigi dengan kemampuan menyikat gigi (P-value 0,004). Oleh karena itu, diperlukan upaya meningkatkan kesadaran dan keterampilan merawat kesehatan gigi pada anak tunagrahita di SLB Bukesra Banda Aceh Kata kunci: Anak Tunagrahita, Kemandirian, Perilaku kesehatan gigi, Menyikat gigi\   Abstract Children with intellectual disabilities often face challenges in maintaining dental health. Their physical, mental, and developmental limitations are closely related to the vulnerability of dental health issues. Good dental care is a key factor in ensuring their dental and oral health. Therefore, it is crucial to understand the extent to which children with intellectual disabilities can independently perform dental care and their daily dental health behaviors, including their toothbrushing abilities. The aim of this research is to determine the independence and dental health behaviors of children with intellectual disabilities regarding their toothbrushing abilities at SLB Bukesra Banda Aceh. The research method used was correlational analytics with a cross-sectional study approach. A sample of 30 respondents was selected using total sampling techniques. Data collection was conducted from September 27 to October 12, 2023. Data were collected through questionnaires covering independence, dental health behaviors, and toothbrushing ability evaluation sheets. Data analysis was performed using descriptive tests and chi-square tests. The research results showed that 60% of children with intellectual disabilities had inadequate oral hygiene, and 76.7% experienced cavities. Furthermore, 66% of them still required assistance in independence, 53% exhibited poor dental health behaviors, and 43.3% had inadequate toothbrushing abilities. Correlation analysis indicated a relationship between independence and toothbrushing abilities (P-value 0.045), as well as between dental health behaviors and toothbrushing abilities (P-value=0.004). Therefore, efforts are needed to increase awareness and skills in maintaining dental health among children with intellectual disabilities at SLB Bukesra Banda Aceh  Keyword: Children with intellectual disabilities, Independence, Dental health behavior, Toothbrushing

Page 1 of 1 | Total Record : 6