cover
Contact Name
Meylinda Mulyati
Contact Email
meylinda@ukmc.ac.id
Phone
+628127894519
Journal Mail Official
jurnaltiukmc@gmail.com
Editorial Address
Bangau Street No 60 palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
SAINTEK: Jurnal ilmiah Sains dan Teknologi Industri
ISSN : 25808788     EISSN : 25978586     DOI : http://dx.doi.org/10.32524/saintek
Core Subject : Engineering,
This journal publishes current concept and research papers on Science and Tecnology of Industrial.
Articles 128 Documents
Pengukuran Beban Kerja Karyawan Pada Lantai Produksi Dengan Metode Work Sampling (Studi Kasus PT. Teluk Luas) Ernita, Tri
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 3 No 1 (2019): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.763 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v3i1.537

Abstract

PT Teluk Luas adalah perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang bergerak dalam Processing Crumb Rubber SIR 10 dan SIR 20 berorientasi Eksport 80% dan 20% lokal. Pada umumnya pekerjaan di PT. Teluk Luas ini masih manual seperti pembongkaran muatan karet hasil panen rakyat dari truk ke gudang bahan baku, mengangkat karet dari satu stasiun kerja ke stasiun berikutnya (stasiun pengepresan), memotong karet dan penjemuran hasil gilingan karet ketempat penjemuran yang telah disediakan. Untuk mencegah terjadinya kelebihan beban kerja maka perlu dilakukan pengukuran beban kerja terhadap karyawan yang melakukan pekerjaan dengan menggunakan tenaga fisik mereka. Work sampling adalah suatu teknik untuk mengadakan sejumlah besar pengamatan terhadap aktivitas kerja dari pekerja. Pengamatan aktivitas kerja untuk selang waktu yang diambil secara acak terhadap satu atau lebih pekerja dan kemudian mencatatnya apakah pekerja dalam keadaan bekerja atau menganggur. Pengukuran beban kerja tenaga kerja dengan metode work sampling untuk menghitung waktu baku, produksi standar, dan beban kerja. Dari hasil pengolahan data didapat waktu baku yang diperlukan untuk menghasilkan satu unit produk pada stasiun pengepresan adalah 1,68 menit. Beban kerja yang ditanggung oleh tenaga kerja pada stasiun pengepresan adalah 77,78%. Prosentase produktif lebih dari 75% terlalu berat bagi pekerja dalam melaksanakan aktivitas kerja.
Analisis Kehilangan Minyak (Oil Losses) Pada Proses Pengolahan CPO (Crude Palm Oil) Dengan Metode SPC (Statistical Proces Control) Studi Kasus di PT.Pabrik Nusantara (PTPN) 6 Solok Selatan Ernita, Tri; Jauhari, Gamindra; Helia, Tri Maiyuni
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 2 No 1 (2018): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.241 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v2i1.417

Abstract

In every manufacturing and service companies have their own provisions in running the company. Likewise with PTPN VI Solok Selatan, this company is managed by the state (SOE/ STATE-OWNED ENTERPRISES) which produces two types of products namely Crude Palm Oil (CPO) and Karnel (core). In its production process, the PTPN 6 Solok Selatan palm oil mill attempts to optimize the yield and improve product quality. Thus the South Solok oil palm plant is certainly trying to lose oil (oil losses) occur to a minimum. Quality control is statistically performed using statistical tools contained in statistical proces control (SPC). Statistical Process Control (SPC) is an analytical decision-making method that shows a process running well or not (Zagloel & Nurcahyo, 2013). Statistical Process Control (SPC) is used to monitor the consistency of processes used for the manufacture of designed products with the aim of obtaining controlled processes. Comparison of oil losses against normal conditions that exceeded the standard in the period July to December 2017, tankos of 0.77%, press 0.12%, nut by 0.02% and fat fit of 0.08%. Of the four measurements there is one measurement that is beyond the control limits that is on the nut, which resulted in oil losses there are four factors that influence the factors of HR, Machinery, Materials and Methods.
Analisis Tingkat Stres Mahasiswa Keperawatan Dalam Mengikuti Sistem Pembelajaran Blok sunarni, theresia
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 1 No 1 (2017): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.415 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v1i1.226

Abstract

Penerapan sistem blok dapat memberi dampak positif dan negatif terhadap mahasiswa. Evaluasi terhadap penerapan sistem blok perlu dilakukan untuk mengetahui dampak sistem yang diterapkan bagi mahasiswa. Demikian juga dampak penerapan sistem blok di Prodi Keperawatan FiKes UKMC yang sudah mulai berjalan dari 2013 dan belum pernah dievaluasi. Tingkat stres dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan skala Depression Anxiety and Stress Scale 42 (DASS 42). Skala pengukuran DASS 42 memuat 42 pernyataan yang berkaitan dengan tingkat depresi, kecemasan dan stres seseorang. Pernyataan stres yang terdapat pada DASS 42 dilakukan modifikasi, sehingga bisa menggambarkan keadaan dari subyek penelitian. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner dilakukan pada mahasiswa Prodi Keperawatan FiKes UKMC sebanyak 140 responden. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa tingkat stres responden rata-rata adalah 12,22, yang berarti mempunyai tingkat stres normal. Analisis statistik menggunakan uji korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antar masing-masing variabel. Hasil uji korelasi yang pertama berkaitan dengan jenis kelamin dan tingkat stres dihasilkan nilai koefisien korelasi sebasar -0.037 (p=0.668). Hasil pengujian korelasi kedua antara tingkat angkatan dengan tingkat stres dihasilkan koefisien korelasi sebasar -0.032 (p=0.710). Hasil pengujian korelasi yang ketiga antara IPK dengan tingkat stres menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0.011 (p=0.893). Hasil pengujian korelasi yang terakhir antara sistem blok dengan tingkat stres dengan nilai koesifisien korelasi sebasar -0.024 (p=0.778). Dari hasil pengujian ini diperoleh semua nilai p untuk empat hipotesis lebih besar dari 0.05, maka disimpulkan jenis kelamin, tingkat angkatan, dan sistem blok tidak berhubungan dengan tingkat stres mahasiswa.
Penerapan Metode Six Sigma Untuk Perbaikan Kualitas Di PP Sinar Tani Palembang William, Ixnatius Avilla
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 3 No 1 (2019): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.701 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v3i1.546

Abstract

Perbaikan kualitas membantu perusahaan meningkatkan penjualan dan mengurangan biaya-biaya, dimana keduanya dapat meningkatkan profitabilitas. PP Sinar Tani Palembang merupakan industri manufaktur yang bergerak dibidang penggilingan beras. Pengendalian kualitas masih sangat kurang hal ini ditunjukkan dengan data hasil timbangan yang seluruhnya melewati standar yang telah ditetapkan yaitu 5 Kg, 10 Kg dan 20 Kg. produk yang cacat : untuk beras kemasan 5 Kg sebanyak 0,585 atau 58,5%, beras 10 Kg sebanyak 0,604 atau 60,4% dan beras 20 Kg sebanyak 0,612 atau 61,2%. Terlihat dari persentase setiap bulannya PP Sinar Tani Palembang mengalami kerugian 21,363 Kg atau 1,068 kg per hari dengan nominal rupiah mencapai Rp 228.390,00 per bulan. Dengan menggunakan metode Six Sigma didapat bahwa ada 2 faktor penyebab kerugian ini adalah terjadinya kelebihan pada saat pengisian dan timbangan neraca geser/timbangan minyak yang digunakan tidak memiliki keakuratan sehingga hasil timbangan semuanya melebihi batas yang ditetapkan. Salah satu usulan yang dapat dilakukan adalah mengganti timbangan neraca/timbangan geser/timbangan minyak dengan timbangan digital sehingga hasil ukur lebih akurat. Terjadi penurunan persentase cacat, yaitu untuk berat 5 kg dari 0,585 menjadi 0,166; berat 10 kg dari 0,604 menjadi 0,145; berat 20 kg dari 0,612 menjadi 0,139. Sedangkan dari DPMO didapat peningkatan dari 2 sigma menjadi 3 sigma.
Desain RPS Mata Kuliah Perancangan Sistem Kerja& Ergonomi Berbasis Nilai-Nilai Dasar CHAMPION setiawan, heri
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 2 No 2 (2018): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.038 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v2i2.464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan contoh konkret desainRencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata kuliah Perancangan Sistem Kerja & Ergonomi (PSKE) berbasiskan nilai-nilai dasar CHAMPION meliputi;Charity, Humanity, Altruism, Managing-capacity, Persistence, Integrity, Open-minded, dan Noveltydari Prodi Teknik Industri, Universitas Katolik Musi Charitas dengan program KKNI.Basis harmonisasi dan internalisasi nilai-nilai dasar CHAMPION dalam RPS akan memberikan ciri khas yang membedakan dengan universitas lain. Harmonisasi RPSsangat memungkinkan untuk menghasilkan desain sistem kerja proses belajar mengajar yang ditinjau secara sistemik, holistik, interdisipliner dan partisipatif sehingga berdampak pada efektif, nyaman, aman, sehat, dan efisien (ENASE) sehingga produktivitas dapat dioptimalkan. Berdasarkan hasil penelitian desain RPS Mata kuliah PSKE, hasil belajar yang meliputi; sikap dan tata nilai berdampak sebesar 29,58%, keterampilan umum sebesar14,79%, keterampilan khusus sebesar33,80%, dan penguasaan pengetahuan sebesar21,83%. Diperoleh tiga metode pembelajaran yang menarik,yaitu; pembelajaran berpusat pada mahasiswasebesar 39,47%, interaksi/diskusi kelompok sebesar32,89%, dan berbasis proyek sebesar27,63%. Pengalaman belajar yang diminati, yaitu; tugas sebesar29%, kompilasi makalah sebesar27%, praktik sebesar20%, survei atau kunjungan sebesar16%, dan studi banding sebesar 8%. Kriteria/ rubrik penilaian yang dipilih, yaitu; tes penugasan sebagai pembelajaran, proyek, portofolio sebesar35,9%, tes tertulis sebesar30,9%, tes kinerja sebesar16,9%, tes observasi sebesar7%, dan tes partisipasi sebesar2,8%.
Analisis Elemen Gerakan Aktif dan Tidak Aktif Dengan Pendekatan 5S dan Micromotion Study Andrie P., Agustinus; Alfandianto, Alex
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 1 No 2 (2017): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.805 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v1i2.239

Abstract

Perkembangan dunia industri manufaktur dan jasa semakin meningkat pesat dari waktu ke waktu sehingga setiap pelaku industri harus siap berkompetisi dengan kompetitornya. Oleh karena itu masalah dan faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan produktifitas semakin menonjol dan perlu untuk diteliti. Penelitian ini dilaksanakan di industri perakitan mobil Tamiya.Pada penelitian ini yang diteliti yaitu metode kerja dan layout kerja operator, kemudian dilakukan usulan perbaikan dengan menerapkan metode 5S pada lingkungan kerja. Setelah dilakukan pengolahan data dan pembahasan terhadap data pengukuran waktu perakitan, analisis metode 5S pada layout baik sebelum dan sesudah usulan perbaikan dan jumlah hasil produksi masing-masing layout kerja ternyata jumlah hasil produksi pada layout sesudah usulan perbaikan dilakukan mengalami peningkatan dibandingkan layout sebelum usulan perbaikan dilakukan. Hal ini dibuktikan dengan indeks produktifitas yang meningkat dari sebelum usulan perbaikan dilakukan dimana indeks produktifitas sebelum usulan perbaikan adalah sebesar 97,5 %, sedangkan indeks produktifitas pada layout kerja sesudah usulan perbaikan 115 %. Oleh karena itu bisa dikatakan bahwa micromotion study dan metode 5S telah membawa efek yang baik bagi perbaikan metode kerja dengan menghilangkan gerakan tidak efektif dan menata lingkungan kerja agar lebih bersih dan rapi sehingga meningkatkan produktifitas kerja operator.
REDESIGN PAPAN TULIS DENGAN PRINSIP ERGONOMI PADA RUANGAN KELAS BIMBEL RHC Johanes, Ricky
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 4 No 1 (2020): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.369 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v4i1.671

Abstract

Bimbingan belajar (bimbel) RHC merupakan sebuah bimbingan belajar yang memberikan jasa les MIPA untuk siswa SMA. Bimbel ini terletak di Jalan Bangau No.1073, kota Palembang, Sumatera Selatan. Dalam usahanya untuk semakin maju dan berkembang, selain mengutamakan kepentingan murid bimbel RHC juga berusaha untuk meningkatkan kenyamanan pengajar. Selama ini kondisi kerja pengajar yang ada kurang nyaman bagi pengajar, sehingga mengakibatkan  keluhan musculoskeletal. Masalah yang terjadi adalah penggunaan papan tulis oleh orang dengan tinggi yang berbeda, mengakibatkan postur tubuh yang tidak baik seperti membungkuk dan menjinjit. Waktu penghapusan yang lama juga dapat membuat lelah pada bagian lengan. Metode yang digunakan yaitu perhitungan antropometri dan ergonomi. Dari pengolahan data dan analisis yang dilakukan didapatkan hasil perancangan papan tulis yang ergonomis dengan penghapus yang bersatu dengan papan tulis serta fitur height adjustable dimana tinggi maksimalnya adalah 211 cm.
PERANCANGAN MEJA DAN KURSI PADA STASIUN PENJILIDAN DI PERCETAKAN MULYA JAYA DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI Tjia, Vincent
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 4 No 1 (2020): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.743 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v4i1.674

Abstract

Percetakan Mulya Jaya adalah sebuah usaha yang bergerak dibidang percetakan dengan aktivitas kerja yang beragam, seperti fotokopi, penjilidan, pencetakan, dan lainnya yang berada di wilayah Sekip Madang, Palembang. Salah satu faktor penting bagi kesehatan dan kenyaman para pekerja atau operator adalah posisi dan sikap kerja dari para pekerja itu sendiri saat melakukan aktivitas kerjanya. Disinilah ergonomi berperan untuk melakukan penyesuaian posisi para pekerja dalam bekerja. Untuk mencapai ENASE, perlu dilakukan perubahan stasiun kerja, yang sebelumnya operator bekerja pada posisi berdiri dengan kaca etalase menjadi meja dan kursi yang berguna untuk mencapai ENASE. Penelitian ini menghasilkan rancangan meja dan kursi yang sesuai dengan kondisi dari pekerja yang ada. Untuk Kursi dengan ukuran lebar, panjang, dan tinggi dudukan kursi sebesar 45cm, 42cm, dan 44 cm, tinggi sandaran kursi 30cm hingga 55cm. Sedangkan untuk perancangan meja dimensi yang dihasilkan adalah ukuran panjang, lebar, dan tinggi meja sebesar 168 cm, 68cm, dan 74cm.
RANCANGAN PERBAIKAN POSTUR KERJA DAN TEMPERATUR LINGKUNGAN KERJA YANG ERGONOMI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TIANG KOTAK SAMPAH cahyadi, adhitya
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 4 No 1 (2020): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.498 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v4i1.675

Abstract

CV Tunas Karya Utama adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi kotak sampah fiber. Produk yang utama yang dihasilkan yaitu kotak sampah fiber. Permasalahan yang terjadi produksi yang tidak terpenuhi dari bengkel las tersebut, jumlah permintaan perhari hanya terpenuhi 30-40 tiang tong/hari dan target sekitar 40-50 tiang tong. Hasil dari wawancara kusioner Nordic Body Map (NBM) dan beban kerja yang dilakukan bagian pekerja pengelasan ditemukan postur kerja yang tidak alamiah/ tidak ergonomi dengan 91 total risiko keluhan (Hight Risk) dan denyut nadi kerja sebesar 116.61 denyut/menit (Medium Risk) dengan bekerja di temperatur lingkungan yang panas dengan suhu 33ºc-35ºc sehingga membuat karyawan menjadi cepat lelah. Hasil rancangan perbaikan postur kerja menggunakan pendekatan metode REBA dan temperatur lingkungan kerja dengan penambahan atap terpal di samping teras depan rumah didapatkan penurunan terhadap total keluhan Musculoskeletal Disorder (MSDs) yang signifikan sebesar 45 tingkat risiko (Low Risk), suhu lingkungan kerja menjadi 25ºc-29ºc, dan penurunan beban kerja kategori menjadi ringan 97,37 denyut/menit (Low Risk). Hasil produk meningkat sebanyak 50 tiang kotak sampah/hari dan permintaan/target menjadi terpenuhi.
ANALISIS KARAKTER ORGANISASI TENAGA KEPENDIDIKAN UNIKA DE LA SALLE MANADO MENGGUNAKAN MACROERGONOMIC ORGANIZATIONAL QUESTIONAIRE SURVEY Tumewu, Tryadi Wilhelmus
SAINTEK: Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 4 No 1 (2020): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.608 KB) | DOI: 10.32524/saintek.v4i1.673

Abstract

Budaya organisasi merupakan sistem penyebaran kepercayaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu organisasi dan mengarahkan perilaku anggota-anggotanya. Universitas Katolik De La Salle Manado merupakan salah satu institusi pendidikan yang memiliki motto ?Religio, Mores, Cultura?, dalam bahasa Latin yang berarti beragama, bersosial, dan berbudaya. Budaya organisasi yang baik tentunya akan menjadikan kondisi lingkungan pekerjaan, serta hubungan antar pekerja menjadi lebih baik yang akhirnya akan menghasilkan suatu hasil yang baik pula. Selama ini belum pernah dilakukan evaluasi terhadap kondisi organisasi universitas saat ini. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifikasi dan penilaian pengaruh karakteristik budaya organisasi terhadap kondisi organisasi saat ini dengan pendekatan Macroergonomic Organizational Questionaire Survey (MOQS). Karakteristik-karakteristik budaya organisasi yang akan dijadikan variabel penelitian  menurut Stephen P. Robbins yakni Innovation and risk taking, Attention to detail, Outcome orientation, People Orientation, Team Orientation, Aggressiveness, dan Stability. Penelitian ini menghasilkan nilai kontribusi masing-masing variable bebas(X) terhadap variable terikat(Y) Oragnisasi yang merepresentasikan Budaya Organisasi yang terbangun sebagai berikut, Innovation and risk taking : 0,10%., Attention to : 1,18%., Outcome orientation : 0,16%., People orientation : 0,06% ,Team Orientation : 65,44%., Aggressiveness : 29,206% , Stability : 31,92%,..

Page 6 of 13 | Total Record : 128