cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
KONTRIBUSI KEBIJAKAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI KOTA PALOPO Hisban hisban
Al-Qalam Vol 23, No 2 (2017)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.53 KB) | DOI: 10.31969/alq.v23i2.431

Abstract

           Penelitian ini membahas tentang  pelaksanaan kebijakan desentralisasi dalam bidang pendidikan di Kota Palopo, dan mencoba untuk mengungkap bagaimana kontribusi kebijakan tersebut pada lembaga pendidikan Islam di Kota Palopo. Penelitian ini bersifat diskriptif kualitatif, menggunakan beberapa jenis  pendekatan, yaitu: teologis, pedagogis, historis, sosiologis.  Penelitian ini menggunakan dua jenis sumber data,  yaitu  bersifat data primer dan  sekunder, yaitu : (1) data kepustakaan  (2) data dokumentasi, (3) data lapangan.  Adapun pengumpulan data menggunakan empat macam teknik, yaitu : : (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi. (4) Triangulasi.  Adapun teknik analisis data melalui proses tahapan-tahapan sebagai berikut: (1) Pengumpulan data (data interactive), (2) Reduksi data (data reduction), (3) Penyajian data (data display), dan (4) Penarikan kesimpulan ( conclusion drawing and verification). Untuk menguji validitas data, digunakan empat tahapan kegiatan, yaitu: perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analasis kasus negatif,  dan  melakukan member check.               Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa terlepas dari segala kelebihan dan kekurangannya, desentralisasi pendidikan di Kota Palopo telah berlangsung sesuai prosedur dan mekanisme yang ada. Kebijakan ini memberikan  pengaruh yang cukup besar bagi peningkatan layanan dan mutu pendidikan dalam berbagai aspeknya.  Desentralisasi  pendidikan memberikan kontribusi yang positif dan berarti bagi lembaga pendidikan Islam formal di Kota Palopo.  Dalam beberapa hal masih ditemukan kebijakan yang terkesan diskriminatif terhadap lembaga pendidikan Islam terutama dalam kaitannya dengan subsidi sarana-prasarana, distribusi ketenagaan dan kesejahteraan.          Implikasi penelitian ini mengindikasikan agar supaya desentralisasi pendidikan sebagai  suatu strategi kebijakan pembangunan di bidang pendidikan di Kota Palopo tetap dipertahankan dan dilanjutkan,  sistem pengelolaan dan pelaksanaannya diharapkan lebih ditingkatkan dalam rangka akselerasi  pencapaian mutu  yang lebih maksimal.  Demikian juga, penelitian ini mengindikasikan bahwa untuk mendapatkan apresiasi  yang sama dengan lembaga pendidikan umum, maka dalam konteks desentralisasi pendidikan, seyogyanya lembaga pendidikan Islam formal mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian format dan afiliasi kelembangaan  dengan satuan pendidikan umum.
KERAJINAN RUMAH TANGGA DI TANAH TORAJA Suatu Studi Mengenai Peranan Kerajinan Ukir-Ukiran Khas Toraja dalam Peningkatan Taraf Kesejahteraan Hidup Pengrajin pat badrun
Al-Qalam Vol 2, No 2 (1990)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.066 KB) | DOI: 10.31969/alq.v2i2.673

Abstract

Di dalam rumusan GBHN, kerajinanrumahtangga digolongkan ke dalam industrikecil. Pembinaannya telah diprogramkan sejakawal Repelita dan dalam Pelita V ini arahpembinaannya ditujukan kepada upayamemperluas lapangan pekerjaan serta kesempatanberusaha, meningkatkan ekspor, menumbuhkankemampuan dan kemandirian berusahaserta meningkatkan pendapatan pengusahakecil dan pengrajin.Namun demikian, masih diprtanyakanseberapa jauh arah pembinaan yang akan ditujuitu telah dapat tercapai, baik dalam skalanasional maupun daerah, terutama kontribusinyadalam meningkatkan tarap kesejahteraanhidup para pengrajin itu sendiri yang padaumumnya bermukim di pedesaan.
KETIKA171BERGOLAK (Studi Kasus Kerukunan Umat Beragama di Mataram) Sirajuddin Ismail
Al-Qalam Vol 11, No 2 (2005)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.501 KB) | DOI: 10.31969/alq.v11i2.591

Abstract

Sederetan konflik yang terjadi menunjukkan bahwa telah terjadipergeseran nilai, dimana nilai budaya ketimuran Indonesia yang kentaldengan nuansa agama, ramah dan santun berubah menjadi kurangterpuji, membawa kerugian baik moral maupun material, bahkansampai kepada korbanjiwa. Yang menarik adalah terjadinya konflikpada daerah yang selama ini sangat menjunjung tinggi nilai agamadan kulturnya, seperti masyarakat Kota Mataram yang selama inidikenal hidup rukun dengan multi agama, etnik dan kultur, tiba-tibaterjadi konflik SARA yang mengejutkan semua pihak, terutamapemerintah Kota Mataram.Penelitian ini berkesimpulan bahwa kerusuhan yang terjadi diKota Mataram mudah diredam karena masyarakatnya hanya ikutikutan.Masyarakat Sasak yang umumnya beragama Islam sangatpatuh kepada ulama yang dikenal dengan sebutan Tuan Guru. Dalammemelihara kerukunan umat beragama pasca kerusuhan (kerusuhan171), pemerintah Kota Mataram bersama tokoh agama dan adatmembentuk Forum Komunikasi Situasi Daerah (FOKOSIDA). Forumini menjadi pengayom dan atau induk dari beberapa lembaga danforum yang ada dan berfungsi sebagai sarana dialog dan komunikasidi antara mereka.
EKSISTENSI MUATAN LOKAL DALAM KURIKULUM LEMBAGA PENDIDIKAN AGAMA DAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN DI SULAWESI BARAT Sofyan Sofyan
Al-Qalam Vol 16, No 1 (2010)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.883 KB) | DOI: 10.31969/alq.v16i1.496

Abstract

Kurikulum adalah aspek penting dalam penyelenggaraan pembelajaran di lembaga pendidikan. Salah satu komponennyaadalah muatan lokal. Substansinya adalah aspek-aspek spesifik yang berkaitan lingkungan, sosial, budaya, dan atau tradisilokal. Aspek spesifik tersebut bekum diakomodir secara selektif dalam kurikulum madrasah diniyah dan pondok pesantren.pengakomodiran muatan lokal dalam kurikulum sebagai wadah pengakraban siswa dengan unsur lokalitasnya belumterjembatani secara memadai oleh madrasah aliyah dan pondok pesantren. tulisan ini dimaksudkan sebagai penguatan aspekspesifik lokal dalam penyusunan kurikulum muatan lokal.
EVALUASI PENEGERIAN MADRASAH Faridah Hanum
Al-Qalam Vol 21, No 2 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.882 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i2.230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas penyelengaraan madrasah setelah dinegerikan.Penelitian evaluasi penegerian madrasah menggunakan metode survey pada Madrasah Negeri (MI, MTsdan MA) yang tersebar di 12 propinsi meliputi: Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Banten, Sumsel, Riau, Babel,Lampung, Kalsel, Sulawesi Utara dan Bali. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Telah terjadi perubahansistem pengelolaan madrasah yang dinegerikan terkait dengan perekrutan, manajemen, pendidikdan tenaga kependidikan, sarana prasarana, dan kesiswaan; 2) Kendala dalam pengelolaan madrasahmencakup keterbatasan sarana prasarana, rendahnya anggaran dari pemerintah, dan rendahnyakompetensi guru; 3) Kebijakan penegerian madrasah membawa pengaruh terhadap meningkatnyaprestasi akademik dan non akdemik siswa serta tingginya animo masyarakat; dan 4) Strategi pemerintahmeningkatkan mutu madrasah dilakukan melalui perbaikan manajemen kurikulum, kesiswaan, saranaprasarana, pendidik dan tenaga kependidikan, keuangan dan hubungan masyarakat.
KUALITAS KINERJA PENGAWAS MADRASAH DALAM PERSPEKTIF GURU DAN KEPALA MADRASAH (Analisis Perbandingan Kepuasan Guru dan Kepala MI terhadap Supervisi Pengawas Madrasah di Sukoharjo dan Surakarta Jawa Tengah) Umi Muzayanah
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.744 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.318

Abstract

Pengawas madrasah memiliki tanggung jawab melaksanakan supervisi akademik dan manajerial pada madrasah. Oleh karenanya pengawas madrasah memiliki peran dan fungsi ganda, yang dalam kinerjanya bersentuhan langsung dengan seluruh komponen madrasah, dua diantaranya adalah guru dan kepala madrasah. Dengan pendekatan mixed method, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pengawas MI di Sukoharjo dan Surakarta yang secara geografis cukup berbeda, sekaligus menguji perbedaan kepuasan di dua wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kinerja pengawas MI dalam perspektif guru dan kepala madrasah masih relatif rendah. Pengawas MI belum melakukan pembinaan kepada madrasah dan guru secara optimal. GAP antara harapan guru dan kepala madrasah dengan kinerja pengawas seluruhnya bernilai negatif. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas kinerja pengawas MI belum sesuai dengan harapan guru dan kepala madrasah, baik di Sukoharjo maupun Surakarta. Hasil independent t test menunjukkan adanya perbedaan tingkat kepuasan guru dan kepala MI di Sukoharjo dan Surakarta. Bahkan tingkat kepuasan guru terhadap supervisi akademik pengawas di Surakarta lebih rendah dari Sukoharjo. Artinya luas wilayah dan jumlah madrasah binaan yang relatif kecil tidak menjamin tingginya kepuasan guru terhadap kinerja pengawas MI.
ORANG MELAYU DI KOTA TERNATE ABAD XV-XIV Usman Nomay
Al-Qalam Vol 20, No 2 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.61 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i2.198

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan sejarah orang Melayu di Kota Ternate, kedatanganorang Melayu, dan peranan orang Melayu pada abad 15-16. Metode yang dipakai dalam mendapatkandata adalah metode sejarah, yang terdiri atas; heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Setelahheuristik maka tahap yang kedua adalah kritik atas data yang telah diperoleh. Apakah data tersebut perludipakai dan cocok dengan topik yang sedang diteliti atau tidak. Tahapan berikutnya adalah interpertasi.Tahap ini dimaksudkan agar tidak terjadi penerimaan data mentah, tetapi harus ada interpertasi atasdata yang telah ditemukan. Kemudian tahapan yang terakhir adalah penulisan atas data yang sudahdianggap valid. Rempah-rempah sebagai komoditi utama yang menjadi salah satu penyebab kehadiraanorang Melayu ke Ternate. Rempah-rempah dibeli dengan harga yang murah di Ternate, dan dijual diwilayah lain akan mendatangkan keuntungan berlipat ganda. Nahkoda Ismail sebagai orang Melayu yangdatang dan pergi dari Malaka ke Ternate untuk membawa pedagang Melayu untuk membeli rempahrempah.Bukti yang masih terlihat hingga sekarang adalah Benteng Gamlamo atau Benteng Orangje.Yang mana benteng ini pernah menjadi gudang penyimpanan barang dagangan orang Melayu. DatukMaula Husain, orang Melayu yang sangat berperan dalam proses masuk dan berkembangnya Islam diTernate. Beliau mempunyai suara yang merdu dalam membaca al-Quran sehingga orang Ternate inginuntuk mengikutinya, dan diundang oleh sultan Ternate untuk mengajarkan baca-tulis al-Quran kepadaorang-orang yang ada di kesultanan Ternate. Masjid kesultanan Ternate awalnya berada di kampungMelayu, namun setelah itu dipindahkan ke tempat yang sekarang.
PEMETAAN NASKAH KLASIK DI PROVINSI MALUKU Mapping Classical Manuscript in Maluku Province Abd. Kadir M
Al-Qalam Vol 17, No 2 (2011)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.39 KB) | DOI: 10.31969/alq.v17i2.109

Abstract

Artikel ini mengnngkap mengnai kondisi pernaskahan di Provinsi Maluku, khususnya naskah klasikyang tersimpan oleh masyarakat Maluku yang dipetakan berdasarkan data-data inventarisasi yangtelah diperoleh di lapangan. Naskah Klasik yang telah diinventarisir pada umumnya ditulis kira-kirapada abad ke-17-20 berdasarkan klofon dan bahan alas yang digunakan. Kondisi fisik ke-63 naskahyang telah ditemukan, diperkirakan sekitar 80% dalam keadaan baik, utuh, dan masih bisa terbaca.Selebihnya sekitar 20% dalam kondisi memprihatinkan disebabkan usia dan tidak terpelihara denganbaik seperti yang tersimpan dalam bambu dengan waktu yang cukup lama mengalami rusak dan hancur.Adapun isi teks naskah terdiri atas khutbah Jumat, Hari Ray a Idul Fitri, khutbah Hari Ray a Idul Adha,khutbah nikah, dan khutbah maulid. Selain itu, naskah berisi tarekat, doa, akidah, fikhi, manasik haji,penanggalan, hadis, dan Alquran.
ISLAM DI PULO TENGAH Abdul Shodiq Kawu
Al-Qalam Vol 3, No 2 (1991)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.341 KB) | DOI: 10.31969/alq.v3i2.655

Abstract

Keadaan Fisik.Pulo Tengah, salah satu dusun yang tcrletakdalam wilayah Desa Amassang KecamaianPolewali Polmas. Terlctak ditengah pulau kccil,dan terpisah dari daratan Bajoe, dacrah pesisirpantai sebelah timur kota Kecamaian Polewali.Untuk mencapai lokasi ini, bisa ditempuh lcwatBinyang, dengan menggunakan perahu bermotor.Pada umumnya pengunjung yang bcrminalke Pulo Tengah lebih suka melintasi pesisirperkampungan Bajoe, dan menyebcrang ke sanadengan perahu - perahu nelayan yang digunakanuntuk menaagkap ikan. Dari pesisir Bajoe ini,Pulo Tengah dapat di jankau hanya sekitar 15Menit dengan perahu motor kecil.Dusun ini luasnya 300 hektar, terdiri darisatu buah Rukun kampung, tiga RT denganjumlah penduduk 456 jiwa, Mereka tersebar diPulo ini, dengan membangun rumah - rumahsederhana, model panggung. Pada umumnya,rumah tempat kediaman penduduk dibangundari kayu, beratap rumbia. Secara geografis,dusun ini, terisolir dari pusat aktiftas DesaAmassangan. Sentuhan - senluhan pembangunanfisik, sebagaimana yang sering terjadi di daratanDesa tidak banyak menyentuh kepentinganmasyarakat
PONDOK PESANTREN DAN RADIKALISME AGAMA (Studi Pada PPM. TMI Al Istiqamah Kabupaten Donggala) Abdul Kadir R
Al-Qalam Vol 13, No 1 (2007)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.932 KB) | DOI: 10.31969/alq.v13i1.573

Abstract

This research was conducted in Donggala, Middle Sulawesi. The focusresearch is Pesantren TMI Al-Istiqomah. This research aims to describehow radicalism potency in this Pesantren. This use quantitative andqualitative method, where data was collected by using questioner to anumber students and interview to the teachers. The data was analyzedby descriptive analysis..This research indicates that there are some indicators posed at Pesantrenpotency don't embrace radicalism understanding, such as: attitudefrown upon hardness by bomb suicide action, even though with reasonof jihad. They also confess and respect the existence of other religionfollowers.