cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
INOVASI PEMBELAJARAN AGAMA KRISTEN DI SMA OIKUMENE KENDARI Mujizatullah Mujizatullah
Al-Qalam Vol 21, No 2 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.985 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i2.236

Abstract

Pendidikan agama di SMA Oikumene Kendari merupakan bidang studi wajib di lembaga pendidikandengan tujuan membantu peserta didik memperoleh kehidupan yang bermakna. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui gambaran deskriptif mengenai inovasi pendidikan Agama di SMA Oikumene Kendar.Masalah yang diangkat adalah a) Bagaimana Pelaksanaan Inovasi pembelajaran Agama b) Bagaimanamodel Inovasi yang dilakukan c) Apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaanpendidikan Agama Kristen di SMA Oikumene Kendari. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatifmelalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah dan guru di Sma Oikumne Kendari. Hasil daripenelitian ini adalah: 1) Pelaksanaan Inovasi pendidikan Inovasi Pembelajaran Agama di SMAOikumene Kendari dengan mengembangkan sistem pendidikan pembelajaran agama yang Prularisdengan pembelajaran dengan berfokus kepada sikap toleransi dan menghargai perbedaan agama,model inovasi pembelajaran pendidikan agama dilaksanakan secara bersamaan pada ruangan yangterpisah. 2) metode yang digunakan adalah Contextual Teaching and Learning. 3) Faktor pendukungmengedepankan nilai-nilai prularistik, baik dilingkungan sekolah dan masyarakat, kemudian menepisanggapan yang ‘keliru’ mengenai SMA Oikumene. Dan terbukti, saat ini semakin banyak siswa daribeberapa latar belakang agama bersekolah di SMA Oikumene adanya dukungan dan kepedulian yangsemakin tinggi dari masyarakat terhadap pendidikan, memiliki lokasi yang luas dengan fasilitas yangcukup lengkap serta ditunjang oleh tenaga pendidik yang kompeten. 4) Kekurangan tenaga pendidikterutama guru agama Islam dan perlunya peningkatan kompetensi prifesional bagi tenaga pendidik.
ARSITEKTUR KHAS BUDAYA MAKAM TIPE MANDAR DI SITUS KOMPLEKS MAKAM LOMBENG SUSU MAJENE SULAWESI BARAT Rosmawati Rosmawati
Al-Qalam Vol 22, No 2 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2287.982 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i2.349

Abstract

Kawasan Majene sangat kaya dengan tinggalan budaya Islam, salah satunya adalah makam-makam kuno yang tersebar luas di daerah tersebut. Sebaran makam-makam kuno tersebut belum banyak diteliti dan dikaji secara ilmiah, sehingga tidak banyak yang diketahui dan difahami mngenai bentuk dan kandungan makna budaya yang terdapat pada makam-makam tersebut. Untuk itu, maka dalam tulisan ini akan dibuat tipologi jirat dan nisan makam yang terdapat di wilayah tersebut, dengan tujuan untuk dapat mengetahui tipe makam yang khas berkembang di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kajian pustaka untuk menyusun kerangka konseptual berupa gagasan, hipotesis atau teori; sebagai petunjuk awal di dalam mencari dan memahami data lapangan, terutama untuk mengetahui situs-situs yang akan disurvei dalam pengumpulan data lapangan; untuk mengetahui isu dan masalah yang wujud dalam kajian Zaman Islam di Sulawesi Barat. Pengumpulan data dari dua sumber, yaitu data arkeologi sebagai data primer dan data sejarah berupa tulisan sejarah maupun kronik lontaraq yang ada hubungannya dengan topik penelitian sebagai data sekunder. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa tipe khas makam Mandar, dapat dilihat pada peninggalan makam-makam kuno di kawasan Majene, yaitu jirat berteras lurus dengan konstruksi tiang pada keempat sudut jirat, nisan hulu badik, nisan mahkota, nisan pedang bertangkai dan bahan makam dibuat dari pada batu karang.
DAMPAK SERTIFIKASI GURU TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN PADA MADRASAH ALIYAH DI KOTA KENDARI Asnandar Abubakar
Al-Qalam Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.538 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i1.204

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak sertifikasi guru terhadap kualitas pendidikan padamadrasah aliyah yang ada di Kota Kendari. Dengan tersertifikasinya guru diharapkan kompetensiyang dimiliki juga dapat meningkat dalam memenuhi tugasnya memberikan kualitas pengajaranyang baik. Peningkatan kompetensi guru baik kompetensi pedagogik, kompetensi professional,kompetensi kepribadian maupun kompetensi sosial diharapkan juga berdampak pada peningkatankualitas madrasah aliyah. Penilaian dampak sertifikasi guru terhadap peningkatan kualitas madrasahdilihat dari aspek perencanaan program madrasah, pelaksanaan rencana kerja madrasah, peningkatanproses pembelajaran, peningkatan kompetensi sesama guru, dan pemanfaatan tunjangan sertifikasi.Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survey yaitu mengumpulkan data denganmenggunakan angket yang berisikan kuisioner sebagai instrumen utama. Data ini kemudian dianalisissecara deskriptif yang telah dikategorikan dalam skala linkert untuk mengetahui sejauhmana keterlibatanguru yang telah tersertifikasi pada proses peningkatan kualitas madrasah aliyah.
SYEKH YUSUF TUANTA SALAMAKA: Pemujaannya di Tanah Makassar Syahril Kila
Al-Qalam Vol 19, No 2 (2013)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.026 KB) | DOI: 10.31969/alq.v19i2.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan mengungkapkan faktor-faktor penyebab rencanapengembalian Syekh Yusuf ke Tanah Makassar. Penelusuran faktor-faktor penyebab itu dimaksudkanagar dapat mempahami dengan baik rencana pengembalian itu dan kegagalannya merupakan salahsatu penyebab terjadinya pemujaan terhadap beliau di Sulawesi Selatan. Dalam kajian ini dipergunakanmetode sejarah dengan mempergunakan pendekatan faktor. Hal ini dimaksudkan agar dapat memberikanpenjelasan tentang kondisio yang melatarinya, dengan demikian kajian ini bercorak deskriptif analitis.Pengembalian Syekh Yusuf ke Tanah Makassar adalah untuk dijadikan sebagai raja, namun hal ini terasaaneh sebab beliau tidak pernah berjuang di tanah kelahirannya dan beliau bukan pula bangsawan istana.Tetapi untuk meloloskan rencana itu, raja Gowa Sultan Abdul Djalil mengakui beliau sebagai saudaratiri Karaeng Bisei dan raja Abdul Djalil sendiri. Gagasan pengembalian itu muncul ketika KerajaanGowa berada di dalam ambang kehancuran akibat kekalahan dalam perang Makassar 1667 yang diakhiridengan perjanjian Bongaya. Gagasan itu gagal sebab Belanda menduga di balik rencana itu terkandungmaksud untuk menghancurkan kedudukan Belanda di Makassar.
STUDI PERBANDINGAN ANTARA BURNOUT PADA GURU MAN dan GURU SMUN DI SULAWESI SELATAN Ulfiani Rahman
Al-Qalam Vol 22, No 1 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.943 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i1.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: perbedaan kecenderungan burnout guru di MAN dengan guru di SMUN, perbedaan burnout berdasarkan masa bekerja; perbedaan burnout berdasarkan status perkawinan;Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif dengan lokasi penelitian pada guru-guru di 4 MAN dan 4 SMU dibagian Utara, Timur, Barat dan Selatan dari Sulawesi Selatan. Sebanyak 250 (106 guru MAN dan 144 guru SMUN) yang menjadi objek penelitian dan merupakan penelitian sampel. Data dikumpulkan melalui Skala Burnout yang digunakan Ulfiani (2013) dan  lalu diperkuat dengan wawancara. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik nonparametrik. Hipotesis pertama dianalisis dengan menggunakan analisis Mann Whytney, hipotesis kedua dan ketiga diuji dengan analisis Kruskall Wallis. Hasil penelitian melalui analisis Mann Wahitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan burnout antara guru di SMUN dengan guru di MAN. Dengan demikian hasil tersebut menunjukkan H1 diterima. Seterusnya, melalui analisis Kruskal Wallis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kecenderungan burnout guru di SMUN dengan guru di MAN berdasarkan masa bekerja dan status perkahwinan. Dengan demikian hasil tersebut menunjukkan bahwa H0 diterima.
POLA HUBUNGAN INTER DAN ANTAR UMAT BERAGAMA DESA KALITENGAH, KEC. WEDI, KLATEN Umar Soeroer
Al-Qalam Vol 6, No 2 (1994)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.096 KB) | DOI: 10.31969/alq.v6i2.620

Abstract

Dalam Garis-Garis Besar HaluanNegara dinyatakan, bahwa agama merupakansalah satu modal dasar pembangunan,oleh karena itu harus dibina dandikembangkan. Lebih lanjut ditegaskanbahwa atas dasar kepercayaan bangsa Indonesiaterhadap Tuhan Yang Maha Esa,maka peri kehidupan beragama dan perikehidupan berke-percayaan terhadap TuhanYang Maha Esa adalah selaras denganpenghayatan dan pengamalan Pancasila,serta kehidupan beragama dan kepercayaanterhadap Tuhan Yang Maha Esa makindikembangkan, sehingga terbina kerukunandiantara umat beragama dan penganutkepercayaan Terhadap Tuhan Yang MahaEsa dalam memperkokoh kesatuan danpersatuan bangsa dan meningkatkan amaluntuk bersama-sama membangunmasyarakat.
DAMPAK PELAKSANAAN PROGRAM SEKOLAH LIMA HARI TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI KOTA SALATIGA Siti Muawanah
Al-Qalam Vol 24, No 1 (2018)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.423 KB) | DOI: 10.31969/alq.v24i1.446

Abstract

Program Sekolah Lima Hari (PS5H) merupakan program yang menuai pro dan kontra. Puncaknya saat Mendikbud RI mengeluarkan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Di Jawa Tengah pro kontra program lima hari sekolah sudah lebih awal terjadi, sejak muncul SE Gubernur Jateng Nomor 420/006752/2015 yang kemduian ditindakanjuti dengan SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nomor 420/03737. Salah satu wilayah yang mengikuti SE tersebut adalah Kota Salatiga. Sayangnya, walaupun model yang dikehendaki SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah adalah model 11 (hari Sabtu libur total), tetapi  pelaksanannya di lapangan tidak demikian. Selain itu, pelaksanaan program tersebut juga berakibat pada pendidikan keagamaan di wilayah Salatiga. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menemukan tiga hal. Pertama, pelaksanaan PS5H tidak menggunakan model 11 sebagaimana diatur pasal 6 SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nomor 420/03737. Kedua, PS5H berdampak tidak langsung terhadap lembaga pendidikan keagamaan Islam. Ketiga, program tersebut berdampak langsung secara fisik, psikis, sosiologis, dan ekonomis. 
INDEKS PELAYANAN PENDIDIKAN AGAMA PADA SMAN DAN SMKN DI KOTA PALU, SULAWESI TENGAH rais, muhammad
Al-Qalam Vol 23, No 2 (2017)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.543 KB) | DOI: 10.31969/alq.v23i2.419

Abstract

Artikel bertujuan untuk mengukur indeks pelayanan pendidikan agama (Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Buddha) pada satuan pendidikan menengah, tepatnya pada SMAN dan SMKN sebagai sampel sasaran. Berkenaan dengan Pembelajaran Pendidikan Agama, Kementerian Agama sejatinya sebagai provider layanan, baik layanan berupa rekruitmen guru, penyediaan sarana dan prasarana, buku teks pegangan guru maupun siswa, dan sumber belajar lainnya, perangkat pembelajaran  dan juga kurikulum PAI. Penelitian ini memanfaatkan metode kuantitatif dengan fokus pada pengukuran berupa indeks, untuk mengukur mutu layanan pada sembilan unit layanan yang semestinya dipenuhi kementerian Agama.  Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tingkat/indeks layanan pendidikan agama di Kota Palu berada pada kategori puas, dengan nilai rata-rata unit layanan atau IKM sebesar 2,72, jika dikonversi dalam gradasi nilai, maka berada di nilai 68,63. IKM dengan mutu layanan B (puas). Meskipun demikian, nilai indeks ini masih menyisakan masalah beberapa masalah pada satuan pendidikan yang menjadi sampel penelitian, yang perlu dicarikan solusi konstruktif, terutama pada aspek: rekruitmen guru, pengadaan buku teks dan sumber belajar lainnya, penguatan kapasitas guru melalui pendidikan dan latihan, bimbingan teknis, dan pemenuhan sarana dan prasarana yang terkait langsung dengan pembelajaran agama di sekolah.
PELAKSANAAN UNDANG-UNDANG PERKAWINAN ( STUDY TENTANG TALAK, CERAI DAN POLIGAMI DI KECAMATAN BINAMU KABUPATEN JENEPONTO ) Sirajuddin Ismail
Al-Qalam Vol 2, No 2 (1990)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.266 KB) | DOI: 10.31969/alq.v2i2.670

Abstract

Sejak tahun 1928, pergerakan kaum wanitaIndonesia membahas tentang praktek perkawinandalam masyarakat, terutama yang terjadidi kalangan penganut agama Isalm. Padazaman penjajahan Belanda sudah ada undangundangperkawinan tertulis, yaitu undangundangperdata atau Bulgelijk Wetboek OrdonansiS. 1933-74 jo S. 1936-607, yaitu undang-undang yang berlaku bagi agama Kristendi Jawa, Minahasa dan Amboina.(H Amidhan DKK, TT : 43)Bagi umat Isalm belum ada undangundangyang mengatur tentang perkawinannya.Hal inilah yang mendorong kaum wanitaIndonesia untuk membahas keburukan-keburukanyang terjadi dalam perkawinan umatislam, di antaranya perkawinan di bawah umur,kawin paksa, talak, cerai dan poligamisewenang-wenang serta akibat dari padaperkawinan tersebut. Hal ini terjadi bukankarena tidak ada peraturan dalam Islam yangmengatur hanya orang tidak mentaati aturantersebut, di sebakkan karena tidak adanyaundang-undang perkawinan yang memberisangsi terhadap mereka yang melanggarnya.(H. Amidhan DKK, TT : 43)
MENUJU DAMAI DENGAN KEARIFAN BARU (Studi Kasus Pasca Konflik Di Aralle, Tabulahan dan Mambi) Hamdar Arraiyah
Al-Qalam Vol 11, No 2 (2005)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.814 KB) | DOI: 10.31969/alq.v11i2.588

Abstract

Faktor sejarah dan agama menjadi faktor utama terciptanyakonflik yang berkepanjangan di Mamasa. Pemicu konfliknya adalahpemekaran Kabupaten Mamasa. Bagi sebagian besar masyarakatMandar yang tergabung dalam Pitu Ulunna Salu dan Pitu Ba'banaBinanga merasa berkeberatan dengan dipilihnya Mamasa sebagaiibu kota kabupaten dan nama kabupaten. Ini karena secara historidan agama, masyarakat Mandar yang tergabung dalam ikatan komunaltujuh kerajaan yang secara kebetulan mayoritas beragama Islam,merasa lebih terhormat kedudukannya dibanding Mamasa yangkebetulan mayoritas beragama Kristen.Penelitian ini mencatat beberapa upaya-upaya pemerintahdaerah dalam usaha menangani persoalan konflik, setidaknya adasembilan kebijakan yang menjadi kerangka dasar untukmenanggulangi persoalan konflik di Mamasa khususnya di areal ATM(Aralle, Tabulahan dan Mambi). Namun hal ini tidak cukup untukmenyelesaikan persoalan yang terjadi. Karena itu kedua penelitimerekomendasikan perlunya persfektif baru dalam melihat konflik diMamasa, khususnya dengan mempertimbangkan pendekatan kultural.