cover
Contact Name
Abu Muslim
Contact Email
abumuslim@kemenag.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
abumuslim@kemenag.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Al-Qalam
ISSN : 08541221     EISSN : 2540895X     DOI : -
Core Subject : Religion,
Al-Qalam Jurnal Penelitian Agama dan Sosial Budaya adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan 2 edisi dalam setahun oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar. Terbit sejak tahun 1990. Fokus Kajian Jurnal berkaitan dengan penelitian Agama dan Sosial Budaya. Lingkup Jurnal meliputi Bimbingan Masyarakat Agama dan Layanan Keagamaan, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Naskah keagamaan Kontemporer, Sejarah sosial keagamaan, Arkeologi religi, Seni dan Budaya Keagamaan Nusantara.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
POLA PERILAKU KEBERAGAMAAN SISWA SMA NEGERI KABUPATEN MANOKWARI Abdul Kadir R
Al-Qalam Vol 14, No 2 (2008)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.656 KB) | DOI: 10.31969/alq.v14i2.508

Abstract

This research aims to describe religious comprehension, attitude, andbehavior of high school student. This was conducted in SMAN I andSMAN 2 Manokwari, West Papua. Data was collected using questionerto among one hundred students of both high schools, and analyzedusing quantitative method.The result of research showed that religious comprehension, attitude,and behavior of high school student at good level. It means that moststudents of high school have good comprehension, good attitude, andgood behavior. But, this research also showed that few students havebad comprehension, bad attitude, and bad behavior.
SINTESA TASAWUF AKHLAKI DAN FALSAFI DALAM TEKS AL-MANHAL Sofyan Hadi
Al-Qalam Vol 21, No 2 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.772 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i2.241

Abstract

Hal yang sudah menjadi kesepakatan para peneliti bahwa corak tasawuf yang berkembang di Nusantaradibagi kepada dua kelompok besar; yaitu tasawuf dengan model akhlaki dan tasawuf dengan corak falsafi.Adapun tasawuf dengan corak akhlaki adalah aliran tasawuf yang lebih berorientasi kepada intensitasamaliyah dan lebih bertujuan dalam rangka pembentukan akhlak mulia bagi pengikutnya. Sementaratasawuf dengan corak falsafi adalah aliran tasawuf yang lebih identik dengan pemikiran-pemikiranfilosofisnya terutama konsep-konsep tentang Tuhan, makhluk, pencipataan semesta dan sebagainya.Kedua aliran tasawuf ini seakan tidak pernah menemukan titik temu dan kesamaan bahkan sejarahberdarah pernah ditorehkan akibat rivalitas keduanya. Apa yang terjadi dan dialami Hamzah Fanshuridan pengikutnya di Aceh ataupun Syaikh Siti Jenar di Jawa adalah fakta sejarah yang membuktikan betapakuatnya rivalitas kedua ajaran ini. Akan tetapi, naskah al-Manhal karya Syaikh Isma’il al-Minangkabawiternyata memberikan fakta berbeda di mana ajaran tasawuf akhlaki dan falsafi bisa bersatu di Nusantara.Melalui kitab al-Manhal ini Syaikh Ism’ail al-Minangkabawi mencoba melakukan sintesa antara konsepakhlaki dan falsafi dalam bungkus ajaran tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah.
PENGARUH TEKNIK SELF-MANAGEMENT DALAM MENGATASI SISWA YANG MENGALAMI KECANDUAN GAME ONLINE DI SMP NEGERI 17 MAKASSAR Nurhidayatullah nurhidayatullah
Al-Qalam Vol 23, No 1 (2017)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3122.772 KB) | DOI: 10.31969/alq.v23i1.377

Abstract

Penelitian ini menelaah Pengaruh Teknik Self-Management dalam mengatasi siswa yang mengalami kecanduan game online di SMP Negeri 17 Makassar. Masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagamanakah gambaran pelaksanaan self-management di SMP Negeri 17 Makassar? 2. Bagaimanakah gambaran kecanduan game online siswa sebelum dan sesudah diberikan teknik self-management di SMP Negeri 17 Makassar? 3. Apakah penerapan teknik self-management dapat mengatasi kecanduan game online siswa di SMP Negeri 17 Makassar? Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan teknik self-management di SMP Negeri 17 Makassar. 2. Gambaran kecanduan game online siswa sebelum dan sesudah diberikan teknik self-management di SMP Negeri 17 Makassar. 3. Pengaruh teknik self-management dalam mengatasi kecanduan game online siswa di SMP Negeri 17 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian single subject terhadap 3 subjek penelitian siswa di SMP Negeri 17 Makassar pada tahun ajaran 2016/2017. Pengumpulan data dengan menggunakan angket dan observasi. Analisis data menggunakan analisis visual dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Pelaksanaan self-management menggunakan 4 tahapan yaitu kontrak, self-monitoring, pemberian tugas, dan modifikasi lingkungan. 2. Hasil trand grafik sebelum intervensi stabil pada kategori tinggi, kemudian pada saat intervensi terjadi penurunan positif, dan setelah treatment diberikan trand grafik SSR tetap menurun lalu stabil mendatar. 3. Terdapat pengaruh teknik self-management dalam mengatasi siswa yang mengalami kecanduan game online.
ULAMA KHARISMATIK KH. HAMRAIN KAU ANUGRAH ATAS ILMU DAN AMALNYA Muhammad Subair
Al-Qalam Vol 21, No 1 (2015)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.648 KB) | DOI: 10.31969/alq.v21i1.209

Abstract

Saat ini, sosok ahli agama yang mendapat anugrah sebagai ulama kharismatik dan berpengaruh kuatdalam masyarakat sudah semakin berkurang, padahal sarjana fakultas agama yang dianggap sebagaiahli agama masa kini dipastikan semakin bertambah banyak. Jika keahlian mereka dalam bidang agamadapat diakui secara akademik, lalu mengapa masyarakat tidak ikut mengakui mereka sebagai ulamakharismatik.Apa sebenarnya yang menjadi penentu terbentuknya kharisma ulama, dan bagaimanakahcara untuk memperolehnya? Hal inilah yang diteliti dalam diri KH.Hamrain Kau di Gorontalo denganpendekatan deskriptif kualitatif, yang kemudian mengungkap bahwa KH. Hamrain Kau memperolehgelar sebagai pemimpin spiritual dalam masyarakat bukan hanya karena keahliannya dalam bidangagama, tetapi yang menjadi penentu adalahpengamalan ilmunya yang ia bangun secara konsisten danikhlas, mulai dari karakternya sebagai penuntut ilmu yang gigih, pekerja yang ulet, pengajar yang tulusdan rela berkorban demi misi mengamalkan ilmunya, serta sebagai orang yang bijak dalam menghadapiproblematika umatnya, kesemuanya terangkum menjadi sebuah kebiasaan hidup yang kemudianmengukuhkannya menjadi salah satu ulama kharismatik di Gorontalo.
SINKRETISASI SINRILIK DATU MUSENG DAN MAIPA DEAPATI PADA BUDAYA MASYARAKAT KABUPATEN GOWA Andi Hasrianti
Al-Qalam Vol 20, No 1 (2014)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.571 KB) | DOI: 10.31969/alq.v20i1.171

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang mengkaji tentang sinkretisme sinrilik DatuMuseng dan Maipa Deapati pada budaya masyarakat Kabupaten Gowa. Proses penggabungan danpengkombinasian unsur-unsur asli dengan unsur-unsur asing ini kemudian memunculkan sebuahpola budaya baru yang dikatakan sinkretis. Fenomena sinkretisasi diarahkan terutama pada sinkretisasiyang terjadi pada sistem kepercayaan, yang memang mengalami perubahan. Perubahan dimaksud yangterjadi adalah setelah masyarakat Makassar mengenal atau diperkenalkan pada agama Islam. Sinkretisasiyang dimaksud di sini menyangkut dua sistem prinsip yang berbeda, yakni Islam dan pra-Islam. Secarasederhana yang dimaksud dengan prinsip atau pandangan hidup orang Makassar pra-Islam di siniadalah keseluruhan perangkat nilai, pandangan hidup, aturan, dan pengetahuan yang dianut oleh orangMakassar sebelum diterimanya prinsip-prinsip ajaran Islam sebagai pedoman bagi kehidupan sebagianbesar orang Makassar, atau diterimanya ajaran-ajaran Islam sebagai perangkat pandangan hidup.
PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN STUDI : KEGIATAN ROHIS DI SMAN KOTA CIREBON marpuah marpuah
Al-Qalam Vol 22, No 1 (2016)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.103 KB) | DOI: 10.31969/alq.v22i1.300

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) sangatlah berperan penting untuk mengatasi banyaknya perilaku remaja yang menyimpang dari nilai-nilai keislaman. Fakta lapangan menunjukkan bahwa pelaksanaan dari pembelajaran PAI dalam kelas belum efektif, sebagian siswa hanya berfokus pada sisi kognitif dan minim pada pembentukan sikap dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan berbagai kegiatan keagamaan ROHIS yang berperan dalam meningkatkan peranan PAI untuk membentuk perilaku keagamaan siswa dan menciptakan budaya Islami di sekolah, serta kaitannya dengan peningkatan hasil belajar PAI siswa. Subjek penelitian adalah siswa SMA Negeri Kota Cirebon. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskrifitif naratif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Bentuk peranan ROHIS yaitu dengan membuat program-program kegiatan dan melaksanakan kegiatan keagamaan tersebut, seperti: kegiatan mentoring keagamaan dan pengajian dalam maupun antar sekolah, pengumpulan zakat, penyembelihan hewan qurban, kegiatan kesenian yang Islami (marawis, kaligrafi, nasyid, qasidah, qiro’ah dan mading yang dikelola oleh ROHIS). Pesantren kilat pada bulan ramadhan, mabid pada setiap akhir tahun, peringatan PHBI, dan 10 muharram, dan lain-lain. 2) Secara keseluruhan hasil yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan agama siswa, terciptanya budaya Islami di sekolah dengan kaitannya hasil belajar PAI siswa.
PONDOK PESANTREN DAN ISSU JIHAD (Studi Pada Pondok Pesantren Karya Pembangunan Manado Sirajuddin Ismail
Al-Qalam Vol 13, No 1 (2007)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.958 KB) | DOI: 10.31969/alq.v13i1.575

Abstract

This research was conducted in Manado, North Sulawesi. The focusresearch is Pesantren Karya Pembangunan. This research aims to findrelation between Pesantren and jihad issue. This use qualitative method.Data was collected by using interview and analyzed by qualitativedescription.This research indicates that students of this Pesantren equalize understandingof hardness in the form ofradicalism, fundamentalism, terrorism,war, demonstration; and differentiate with understanding of jihadbecause jihad in Islam has certain regulation that goals to obtain thekindness to human being.
ALIRAN PAHAM AGAMA ALLAH ALA PARURU DAENG TAU Saprillah Saprillah
Al-Qalam Vol 18, No 2 (2012)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.545 KB) | DOI: 10.31969/alq.v18i2.72

Abstract

AbstrakPenelitian ini adalah studi kasus yang dilakukan sebagai respon atas pemberitaan media massa lokal diSulawesi Selatan tentang seorang lelaki yang bernama Paruru Daeng Tau sedang menyebarkan aliransesat. Tujuan dari penelitian adalah untuk menggambarkan apa yang sesungguhnya dipahami Parurusebagai ajaran Agama Allah. Penelitian ini tidak bermaksud untuk menjadi bagian dari proses "penyesatan "Paruru tetapi untuk menyediakan informasi sedalam mungkin tentang Paruru dan Agama Allah-nya.Secara umum penelitian ini menemukan bahwa Paruru memang telah keluar dari agama lamanya, Islamdan sedang membangun cara pandang agama sendiri yang disebut Agama Allah, agama yang diyakininyasebagai Agama Nabi Adam. Penguasa Alam dalam cara pandang Paruru memiliki struktur (13 struktur)yang dipimpin oleh Allahu Akbar, dan memiliki tatacara peribadatan sendiri dengan bahasa Makassarsebagai bahasa pengantarnya.Kasus Paruru "mungkin" menarik didiskusikan dalam kerangkaperspektif sufistik. Pendekatan sufistikmemberi ruangyang dinamis, tidak hitam-putih, dan tidak tendensius dalam melihat kasus spritualismeyang "nyeleneh" seperti ini. Paruru sedang mengalami kebingungan spritualitas, mendapatkanpengetahuan yang berserakan sehingga perlu mendapatkan penataan spiritual (terutama penataansyariat) dari para pemuka agama.
PEMBINAAN DAKWAH DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLS. I UJUNG PANDANG Muhammad arsyad
Al-Qalam Vol 6, No 2 (1994)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v6i2.625

Abstract

Manusia diciptakan oleh AllahSubhanahu Wataala mempunyai kecenderungan,yaitu kecenderungan pada ha! -hal yang tidak terpuji "fasiq" dankecenderungan pada hal - hal yang taatatau yang terpuji "taqwa". 1)Kecenderungan tersebut di atas merupakanpotensi bagi diri pribadi setiapmasyarakat Sulawesi Selatan padaumumnya, dan masyarakat KotamadyaUjung Pandang pada khususnya, yang jugadisebut Sink (istilah lokal) yang berartiharga diri atau gengsi.
KEBINEKAAN YANG MENGESANKAN ; WAWASAN KEBERBAGAIAN GURU AGAMA DAN SISWA DI SMPN 1 TOMONI TIMUR mujizatullah mujizatullah
Al-Qalam Vol 24, No 1 (2018)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.232 KB) | DOI: 10.31969/alq.v24i1.456

Abstract

Penelitian ini dilatari oleh suatu asumsi bahwa guru agama dan siswa saat ini banyak terjangkiti penyakit intoleransi. Asumsi ini berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa lembaga sebelumnya, seperti PPIM UIN Jakarta (2016)  yang menunjukkan intoleransi meningkat di kalangan guru agama. Padahal sejatinya pendidikan agama bertujuan untuk menguatkan wawasan kebinekaan guru agama dan para siswa. Karena itulah tulisan yang merupakan hasil penelitian ini berupaya menggambarkan wawasan kebinekaan guru agama dan siswa dengan melihat kasus pada SMPN 1 Tomoni Timur, Mangkutana, Luwu Timur.  Penelitian dilakukan dengan cara  kualitatif.  Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Guru Agama, siswa serta mengamati langsung proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah yang terdiri dari siswa dan guru yang beragam agama dan etnis ini, mampu menerapkan toleransi dengan cukup baik.  Guru agama dan siswa yang selama ini dipersepsi intoleran, tidak terjadi di sekolah ini. Sebaliknya wawasan kebinekaan, baik guru agama maupun siswa terlihat sangat baik. Hal itu tercermin tidak hanya pada pengetahuan dan pemahaman tentang kebinekaan, tapi juga dalam penerapan sehari-hari dalam relasinya dengan guru atau pun siswa yang berbeda agama dan etnis